fti_uii-teknik_mesin_forkom-1Program Studi (Prodi) Teknik Mesin Fakultas Teknologi Industri Universitas Islam Indonesia (FTI UII) memprakarsai bangkitnya kembali forum komunikasi Teknik Mesin Yogyakarta. Hal ini dilakukan dengan menghadirkan perwakilan dari berbagai universitas di Yogyakarta yang memiliki Prodi Teknik Mesin pada Jumat (07/02/2014) di ruang Training Laboratorium Teknik Mesin FTI UII.  Dalam pertemuan ini dibahas proses regenerasi dan refreshing pengurus serta rencana program di masa yang akan datang.

 

Sungguh luar biasa semangat dari masing-masing perwakilan Prodi Teknik Mesin ini untuk segera membentuk kepengurusan baru, untuk itu Kaprodi Teknik Mesin FTI UII Agung Nugroho Adi ST., MT. menyampaikan dalam waktu dekat segera dikirimkan undangan ke seluruh Prodi Teknik Mesin di Yogyakarta untuk pertemuan lanjutan. Pertemuan yang akan datang sebagaimana diungkapkan Agung, “pertemua yang akan datang dilaksanakan di Ist. Akprind Yogyakarta pada 7 Maret 2014”. “Hal penting untuk dibicarakan pada pertemuan yang akan datang antara lain mengenai struktur organisasi dan divisi, rencana program kerja, pemetaan tim-tim kecil untuk masing-masing divisi kerja”, ungkap Kaprodi Teknik Mesin FTI UII.

 

Dalam kesempatan pertemuan kemarin diingatkan kembali tujuan mulia pendirian Forum Komunikasi Teknik Mesin Yogyakarta adalah sebagai (1) menciptakan kondisi yang kondusif untuk meningkatkan kerja sama antar perguruan tinggi Tekni Mesin di Yogyakarta dalam melaksanakan Tri Dharma Perguruan Tinggi, (2) meningkatkan interaksi antar perguruan tinggi anggota dan (3) meningkatkan sumber daya anggota dalam menghadapi tantangan dan persaingan global.

 

Usainya ramah tamah dan diskusi, seluruh perwakilan Prodi Teknik Mesin untuk wilayah Yogyakarta didampingi Kaprodi Teknik Mesin FTI UII dan beberapa dosen juga laboran mengunjungi laboratorium Prodi Teknik Mesin FTI UII sekaligus melakukan studi banding.

 

Eko S./Adi

“Bagaimana pendapat saudara tentang kuliah di Konsentrasi Forensika Digital?” menjadi topik sebuah survei kecil dari Program Pascasarjana Fakultas Teknologi Industri Universitas Islam Indonesia (PPs FTI UII) yang dilakukan pada Januari 2014. Respondennya adalah Mahasiswa aktif PPs FTI UII, berikut adalah beberapa pendapat mahasiswanya.
“Kuliah di Konsentrasi Forensika Digital, Magister teknik Informatika, (MI Pps FTI UII) merupakan pilihan yang tepat, fasilitas Laboratorium yang lengkap, dosen yang Kompeten, serta peluang keahlian digital forensics yang masih terbuka di Indonesia” ujar Nur Widiyasono Dosen Universitas Siliwangi Tasikmalaya Jawa Barat.
Berbeda dengan Rosmiati menyatakan “Saya memilih Universitas Islam Indonesia (UII) untuk melanjutkan S2 di PPs FTI UII karena adalah salah satu universitas yang terbaik di Indonesia dan juga sudah mendapatkan akreditasi A dari BAN PT”.
“Hanya PPs FTI UII yang menyediakan konsentrasi ini, yang lain (Perguruan Tinggi lain-red) belum ada yg menyediakan konsentrasi forensika Digital. Terdapat juga Pusat Study Forensika Digital dan Laboratorium” tambah Rosmiati, yang juga Dosen STMIK Dipanegara Makassar Sulawesi Selatan.
“Ambil kuliah di PPs FTI UII, konsentrasi Digital Forensik membuka peluang menjadi Ahli Forensika Digital. Di Indonesia, Ahli di bidang ini masih sangat terbatas dan jangan lupa UII perguruan tinggi 5 besar terbaik di Indonesia” tutup  Nur Widiyasono.

Jerri Irgo

 

“Saya mengambil konsentrasi Informatika Medis karena saya sangat tertarik dengan konsentrasi ini, gimana enggak dosennya yang juga sekaligus Direktur Program Pascasarjana Fakultas teknologi Industri Universitas Islam Indonesia (PPs FTI UII) adalah salah satu dosen favorit dan yang terbaik di Indonesia. Beliau juga penulis yang sangat produktif, hampir setiap referensi di skripsi saya dan beberapa teman sewaktu S1 selalu menyebut nama beliau Dr Sri Kusumadewi” ujar Syaiful Hendra.
“Dikalangan mahasiswa, beliau lebih akrab di panggil ibu Cicie, kami juga menyebutnya Professor SPK (Sistem Pendukung Keputusan). Beliau mendapat gelar Doktor Ilmu Komputer (S3) tercepat hanya dalam waktu 1 tahun 11 bulan dengan IPK sempurna 4.0 sungguh prestasi yang luar biasa dimana orang lain harus menempuh 4-5 tahun untuk menyelesaikan S3”
Hal tersebut disampaikan Syaiful Hendra, Dosen STMIK Adhi Guna, Palu, Sulawesi Tengah yang juga tercatat sebagai Mahasiswa Magister teknik Informatika Program Pascasarjana FTI UII Angkatan VII Semester 2 Konsentrasi Informatika Medis.
“Dengan fasilitas yang sangat memuaskan, biaya kuliah yang relatif murah dan suasana jogja yang sangat mendukung untuk belajar, berangkat dari beberapa hal tersebut saya yakin untuk memilih kampus ini untuk kembali menimba ilmu dan mengambil gelar Magister Komputer di PPS FTI UII saya melanjutkan studi sesuai disiplin ilmu saya sewaktu S1 yaitu teknik informatika” ujarnya
“So tunggu apalagi, ingin jadi luar biasa??? belajar sama yang luar biasa, ayo gabung di PPS FTI UII Yogyakarta” pungkas Syaiful Hendra.

 

Jerri Irgo

fti_uii-LEM_FTI_UII_BazarKamis (5/12) LEM FTI UII bidang Biro Usaha (Birus) mengadakan bazar yang bertempat di depan parkir timur FTI UII. Bazar ini diselenggarakan untuk menyalurkan semangat berwirausaha mahasiswa. Bazar ini sebagai wadah mahasiswa FTI UII dalam usaha pencarian dana untuk pribadi maupun untuk kepanitiaan. Birus bekerja sama dengan IDEXindo serta pengisi acara dari komunitas musik di FTI UII yaitu Imunity, Cemc dan Kosmik. Selain itu juga ada penampilan dari Djemuran yang melakukan flash mob.

 

 

Acara dimulai pukul 10.00 hingga 16.00. Namun dikarenakan hujan, acara dipindah tempat menjadi di dalam kantin. Di dalam kantin, IDEXindo mengadakan sosialisasi BBM cross platform. Selain itu juga ada penampilan band dan pembagian merchandise baju bagi pengguna BBM for android serta ada live radio.

 

 

Adanya event ini dapat menjadi pemicu bagi mahasiswa lain untuk mengimplementasikan semangat berwirausahanya dalam bentuk nyata.

 

fti_uii-LEM_FTI_UII_1_Upgrading_FungsionarisLembaga Eksekutif Mahasiswa (LEM) Fakultas Teknologi Industri Universitas Islam Indonesia (FTI UII) menyelenggarakan upgrading untuk seluruh fungsionarisnya. Hal ini merupakan salah satu program kerja dari bidang Kampus dan Sumber Daya Mahasiswa (KPSDM). Acara ini dilaksanakan sebanyak dua kali. Upgrading pertama dilaksanakan dua hari pada Sabtu (30/11/2013) dan Ahad (1/12/2013) bertempat di pantai Pok Tunggal, Gunungkidul.

 

Malam dimulai dengan acara perkenalan masing-masing bidang dan fungsionaris di bidang tersebut. Kemudian ada games yang dibuat oleh KPSDM untuk mengakrabkan masing-masing fungsionaris. Setelah itu masing-masing bidang menyampaikan program kerjanya dan semua fungsionaris berhak memberi kritik atau saran kepada bidang tersebut. Acara dilanjutkan dengan bakar jagung, berbincang santai serta bermain gitar dan bernyanyi bersama.

 

Hari kedua Upgrading pertama dimulai dengan games yang dibuat oleh bidang KPSDM dengan tujuan untuk membangkitkan rasa kekompakan dan persaudaraan di kalangan fungsionaris. Setelahnya peserta dipersilahkan bersenang-senang dengan bermain air di pantai dan bermain bola di sekitarnya. Setelah acara selesai, maka peserta dipersilahkan untuk membersihkan diri dan packing barang bawaan untuk persiapan pulang. Setelah selesai packing, peserta diajak makan siang di atas bukit yang ada di pantai Pok Tunggal. Acara Upgrading pertama ini ditutup dengan makan bersama, kritik dan saran mengenai apa yang dirasakan di LEM FTI UII selama berjalannya kepengurusan serta foto bersama.

 

Tidak hanya Upgrading pertama yang dijalankan, akan tetapi dilanjutkan dengan Upgrading kedua. Penyelenggaraan acara ini sebagai lanjutan untuk lebih mendekatkan diri antara sesama fungsionaris LEM FTI UII.

Upgrading kedua ini dilaksanakan pada hari Minggu (5/1) bertempat di Magelang. Bentuk acara pada Upgrading kali ini yaitu dengan rafting di sungai Elo. Sebelum memulai rafting, diberikan terlebih dahulu penjelasan oleh instruktur mengenai keselamatan saat rafting dan melakukan stretching. Rafting ini menyusuri sungai Elo dengan jalur sepanjang 12 km dan terdapat satu tempat pemberhentian.

 

Terdapat 5 perahu dalam rafting ini. Para peserta disuguhi pemandangan yang indah di sekitar sungai Elo. Jalur yang dilalui terdapat aliran sungai dengan arus deras dan arus tenang. Di setiap arus tenang, para instruktur dan peserta rafting bermain-main dengan saling menceburkan diri ke dalam sungai. Setelah selesai, para peserta rafting dipersilahkan untuk membersihkan diri, makan dan packing untuk pulang.

fti_uii-kholid_haryono“Alhamdulillah pelatihan berjalan lancar dan antusias peserta sangat baik” ungkap Ahmad Luthfi, Dosen Program Studi Teknik Informatika FTI UII seusai pelaksanaan Pelatihan ICT Mis Use dan Enterprener Online langsung kepada masyarakat dalam hal ini santri remaja PP Anwar Futuhiyah Wedomartani (26/01/2014)

 

Ahmad Luthfi, sekaligus sebagai ketua tim Pengabdian kepada Masyarakat mengatakan “kami terutama kalangan akademisi bidang teknologi informasi merasa terpanggil untuk memberikan sumbangsih terbaik kepada teman-teman Relawan TIK Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta”.

 

“Bukan hanya modul dan bahan ajar interaktif yang kami buat tapi juga contoh implementasinya kita ajak pengurus Relawan TIK mengadakan Tidak berhenti di sini” ujarnya

 

Ahmad Luthfi berharap “kegiatan ini akan terus berlanjut untuk modul dan bahan ajar terutama tema-tema produktif sehingga teman-teman Relawan TIK dapat optimal menjalankan visi organisasinya yakni melakukan edukasi dan sosialisasi pemanfaatan dan pembelajaran TIK untuk peningkatan kualitas hidup dalam rangka menuju masyarakat Indonesia yang Informatif”.

 

“Program Studi teknik Informatika FTI UII mendukung penuh peran dosen dalam pendampingan dan memfasilitasi segala kegiatan sosial yang dilakukan oleh teman-teman Relawan TIK Provinsi D.I Yogyakarta” tutup Ahmad Luthfi.

 

Jerri Irgo

 

“Sebagai akademisi yang memiliki tanggungjawab kepada masyarakat, dosen jurusan teknik informatika Fakultas Teknologi Industri Universitas Islam Indonesia (FTI UII) dalam skema pengabdian kepada masyarakat menyelenggarakan kegiatan penyusunan modul dan materi ajar interaktif berkaitan tema ICT Mis Use (penyalahgunaan TIK) yang nantinya akan digunakan oleh anggota relawan TIK Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta”, ujar Kholid Haryono.
Kholid Haryono selaku ketua Relawan TIK Wilayah Provinsi Yogyakarta menyatakan “Workshop dilakukan bersama-sama pengurus Relawan TIK di kampus terpadu Gedung Mas Mansur FTI UII (24-25/01/2014). Hasil dari workshop diimplementasikan dalam pelatihan ICT Mis Use dan Enterprener Online kepada Santri Pondok Pesantren Anwar Futuhiyah Yayasan Daarul Yatama desa Wedomartani Ngemplak Sleman Yogyakarta (26/01/2014)”.
Relawan TIK D.I.Y sendiri terbentuk atas inisiasi Program Studi Teknik Informatika FTI UII dalam rapat kerja Relawan TIK Nasional di Surabaya (05/2013). Sebagai lembaga swadaya masyarakat yang beranggotakan para penggiat TIK diseluruh Indonesia tanpa melihat background nya apa. Secara umum anggota relawan TIK terdiri dari akademisi (dosen, guru, presenter, peneliti), praktisi, birokrat (lembaga pemerintah dan pengusaha) dan siapa saja yang peduli dengan peningkatan produktifitas dan penegahan ICT Mis Use terkait pemanfaatan TIK.
Kholid Haryono menambahkan “kebutuhan modul terutama bahan ajar interaktif dalam bentuk slide, kumpulan film, animasi maupun gambar-gambar yang dapat bercerita banyak kepada masyarakat merupakan kebutuhan penting bagi anggota relawan TIK, mengingat anggota relawan TIK bukan hanya berasal dari kalangan akademisi dan guru, tapi juga para praktisi yang ada diantaranya memiliki keterbatasan berbicara di depan umum, maka dengan modul dan bahan ajar interaktif diharapkan anggota relawan TIK dapat membawakan materi secara menarik melalui modul yang dibuat oleh fasilitator dosen-dosen Teknik Informatika UII dalam skema pengabdian masyarakat tersebut”.
“Pengabdian bukanlah merupakan suatu bentuk pengorbanan, pengabdian adalah sebuah kehormatan  “ pungkas Kholid Haryono  mengutip quote Anis Baswedan.

 

Jerri Irgo

 

Setelah melewati tahap Pemilihan Bakal Calon Rektor pada 8 Januari silam, kini Pemilihan Rektor UII memasuki tahapan pemaparan action plan oleh masing-masing kandidat. Kelima kandidat terpilih, masing-masing Prof. Drs. Hadri Kusuma, MBA, DBA. (FE), Prof. Jawahir Thontowi, SH., Ph.D. (FH), Prof. Ir. Mochamad Teguh, MSCE., Ph.D. (FTSP), Nandang Sutrisno, SH., LLM., M.Hum., Ph.D. (FH), dan Prof. Ir. Sarwidi, MSCE., Ph.D., IP-U (FTSP) diminta memaparkan action plan seandainya terpilih sebagai Rektor UII nantinya. Action plan sendiri merupakan garis besar kebijakan yang menjadi prioritas utama tiap calon rektor sesuai dengan arahan dari Pengurus Yayasan Badan Wakaf (PYBW) UII untuk menjadikan keunikan sebagai keunggulan dalam pengembangan UII. Pemaparan action plan berlangsung di Auditorium Kahar Muzakkir UII, Selasa (4/2) dan dihadiri oleh segenap civitas akademika UII baik dari kalangan mahasiswa, dosen, maupun tenaga kependidikan.

 

detail : Paparkan Action Plan, Lima Calon Rektor UII Siap Bersaing di Senat Universitas

sumber : Humas UII

 

Jerri Irgo

Kompetensi pendukung lulusan yang mengambil konsentrasi Sistem Informasi Enterprise (SIE) di Magister Teknik Informatika Program Pascasarjana Fakultas Teknologi Industri Universitas Islam Indonesia (MI PPs FTI UII) adalah unggul sebagai Pengelola dan penyedia sumber daya manusia yang memiliki kualitas dan kompetensi dalam pengembangan dan implementasi teknologi informasi untuk kepentingan bisnis mulai dari skala kecil, seperti: Usaha Kecil Menengah (UKM) atau Small Medium Business (SMB) hingga skala besar (enterprise). Selain itu juga unggul sebagai Katalisator sekaligus implementator teknologi informasi dalam meningkatkan daya saing perusahaan dan Pengembang sistem dan teknologi informasi untuk kebutuhan Enterprise Resource Planning (ERP).
Hal tersebutlah yang menjadi alasan kuat bagi seorang Hajra Rasmita, Mahasiswi MI PPs FTI UII yang mengambil konsentrasi  Sistem informasi Enterprise angkatan VII.
Hajra,yang juga Dosen di STMIK Bina Mulia Palu Sulawesi Tengah ini menjelaskan “Saya memilih kuliah di PPs FTI UII karena UII adalah kampus swasta yg berkualitas di Yogyakarta.  UII mendapat akreditasi A dengan urutan ke 6 dari PTN dan PTS di seluruh indonesia, membuktikan bahwa UII memiliki prestasi yang tidak diragukan dalam hal kualitas”.
“Sistem Informasi Enterprise merupakan jurusan yang banyak diminati oleh mahasiswa yang ingin menjadi CIO (Chef InfoRmation Officer)” ujarnya, yang disampaikan melalui pesan singkat, Kamis (30/01/2014).
Hajra juga menambahkan “Saya memilih Sistem informasi enterprise karena S1 saya dulu sistem informasi Pariwisata dan berharap dengan kuliah mempelajari Sistem Enterprise saya dapat  menjadi salah satu CEO di sebuah perusahaan dan bisa menjadi Dosen yang berkualitas”.
“So Don’t be late untuk mendaftar dan bergabung belajar bersama di Magister Teknik Informatika Program Pascasarjana Fakultas Teknologi Industri Universitas Islam Indonesia, cepat dan tepat dalam mengambil keputusan untuk masa depan yang lebih baik merupakan ciri orang yang sukses” pungkas Hajra Rahmita.

 

Jerri Irgo

kunjungan_uthm_malaysiaTeknologi pengelolaan Serat Daun Nanas Jadi Serat Benang di Laboratorium Program Studi Teknik Kimia Fakultas Teknologi Industri Universitas Islam Indonesia (FTI UII) menjadi alasan kuat Prof Madya Dr Waluyo Adi Siswanto, untuk melakukan kunjungannya,
Hal tersebut disampaikan Ir Sukirman, MM, Sekretaris Prodi Teknik Kimia,  Kamis petang (30/01/2014) di ruang kerjanya, Gedung Mas Mansur Kampus Terpadu UII, Yogyakarta seusai menerima kunjungan delegasi UTHM Malaysia.
“Alasan Prof Madya Dr Waluyo Adi Siswanto, Departemen of Engineering Mechanics, Faculty Of Mechanical And Manufacturing Engineering Universiti Tun Hussein Onn Malaysia (UTHM) 86400 Parit Raja, Batu Pahat Johor, Malaysia melakukan kunjungan bersama delegasinya adalah untuk mendapat penjelasan langsung terkait mekanisme pengelolaan Serat Daun Nanas yang telah dilakukan para Dosen-Dosen Peneliti Prodi Teknik Kimia FTI UII” ujar Ir Sukirman, MM.
Ir Sukirman, MM menambahkan “Beliau juga sangat tertarik dengan inovasi dari temen-temen (Dosen-Dosen Peneliti) dari Prodi Teknik Kimia FTI UII. Adapun Program tersebut merupakan hasil hasil dari Program Hibah Kompetisi Institusi  (PHKI) Tahun 2009”
Alasan lainnya Nanas Spanish yang popular ditanam di Malaysia yang di produksi menjadi nanas kaleng, terdapat dua yang memang terkenal yaitu kultivar Masmerah dan Gandul, keduanya kultivar ini telah ditanam di Johor, berdasarkan kajian akademis ternyata hingga saat ini, seratnya belum dioptimalkan.
“Kondisi lapangan tersebut, menjadi salah satu tawaran terjalinnya kerjasama di bidang pembinaan industri nanas di malaysia antara Fakultas Teknologi Industri Universitas Islam Indonesia (FTI UII) dan Departemen of Engineering Mechanics, Faculty Of Mechanical And Manufacturing Engineering Universiti Tun Hussein Onn Malaysia (UTHM) Malaysia, disamping membuka peluang untuk melakukan riset bersama” pungkas Ir Sukirman, MM

Jerri Irgo
Berita Terkait

Kunjungan UTHM Malaysia ke Teknik Kimia FTI UII

Teknologi Pemanfaatan Serat Daun Nanas Sebagai Alternatif Bahan Baku Tekstil