Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Yogyakarta, FTI UII — Fakultas Teknologi Industri Universitas Islam Indonesia (FTI UII) menyelenggarakan Temu Orang Tua/Wali Mahasiswa Baru Angkatan 2026 secara daring. Kegiatan ini menjadi ruang perkenalan sekaligus komunikasi awal antara fakultas, program studi, dan orang tua/wali dalam mendampingi perjalanan pendidikan mahasiswa selama menempuh studi di FTI UII.

Kegiatan dihadiri oleh jajaran pimpinan FTI UII, ketua dan sekretaris program studi, dosen pembimbing akademik, serta orang tua/wali mahasiswa baru angkatan 2026. Dalam kegiatan tersebut, peserta mendapatkan berbagai informasi mengenai lingkungan fakultas, layanan dan fasilitas kampus, sistem akademik, hingga berbagai peluang pengembangan mahasiswa.

Dekan FTI UII, Prof. Dr. Sri Kusumadewi, S.Si., M.T., dalam sambutannya menyampaikan ucapan selamat datang kepada para orang tua/wali mahasiswa baru angkatan 2026. Ia menekankan pentingnya komunikasi dan kolaborasi antara fakultas, mahasiswa, serta orang tua dalam mendukung keberhasilan proses pendidikan.

Orang tua/wali juga diharapkan tidak ragu untuk berkomunikasi dengan pihak fakultas, program studi, maupun dosen pembimbing akademik apabila terdapat kendala yang dihadapi mahasiswa. Kolaborasi tersebut diharapkan dapat membantu mahasiswa menjalani proses pembelajaran dengan baik serta berkembang menjadi generasi yang membanggakan keluarga, agama, dan bangsa.

Pada kesempatan tersebut, Dekan FTI UII juga memperkenalkan jajaran pimpinan fakultas, yaitu Prof. Dr. Sri Kusumadewi, S.Si., M.T. selaku Dekan FTI UII, Dr. Ir. Muhammad Khafidh, S.T., M.T., IPP. selaku Wakil Dekan Bidang Akademik, Riset, dan Rekognisi, Dr. Ir. Wahyudi Budi Pramono, S.T., M.Eng., IPM. selaku Wakil Dekan Bidang Keuangan dan Sumber Daya, serta Dr. Ir. Agus Mansur, S.T., M.Eng.Sc., IPU., ASEAN Eng. selaku Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan, Keagamaan, dan Kealumnian.

Selain itu, diperkenalkan pula jajaran pimpinan program studi yang berada di lingkungan FTI UII.

Materi selanjutnya disampaikan oleh Wakil Dekan Bidang Keuangan dan Sumber Daya, Dr. Ir. Wahyudi Budi Pramono, S.T., M.Eng., IPM. Pada sesi tersebut, orang tua/wali diperkenalkan dengan berbagai fasilitas yang tersedia di lingkungan FTI UII dan Universitas Islam Indonesia.

FTI UII memiliki berbagai fasilitas pendukung kegiatan akademik dan kemahasiswaan. Mahasiswa dapat memanfaatkan ruang pembelajaran, laboratorium, ruang kegiatan mahasiswa, fasilitas ibadah, kantin, serta berbagai sarana pendukung lainnya.

Dalam pemaparannya juga disampaikan mengenai berbagai fasilitas yang tersedia di lingkungan UII, termasuk perpustakaan, poliklinik, masjid, auditorium, fasilitas olahraga, serta layanan pendukung mahasiswa lainnya.

Selain fasilitas fisik, UII juga menyediakan berbagai layanan digital yang dapat membantu mahasiswa maupun orang tua/wali dalam memantau proses perkuliahan.

Wakil Dekan Bidang Akademik, Riset, dan Rekognisi, Dr. Ir. Muhammad Khafidh, S.T., M.T., IPP, memberikan pemaparan mengenai perjalanan akademik mahasiswa selama menempuh pendidikan di FTI UII.

Dalam sesi tersebut dijelaskan bahwa proses pendidikan mahasiswa tidak hanya berkaitan dengan kegiatan perkuliahan di kelas. Mahasiswa juga memiliki berbagai kesempatan untuk mengembangkan pengalaman dan kompetensi melalui penelitian, magang, kompetisi, kegiatan internasional, organisasi kemahasiswaan, hingga program double degree.

FTI UII juga menyediakan pendampingan akademik melalui Dosen Pembimbing Akademik (DPA). DPA menjadi salah satu pihak yang dapat mendampingi mahasiswa dalam persoalan akademik selama menjalani studi.

Selain pendampingan akademik, UII juga menyediakan layanan konseling di tingkat universitas yang dapat dimanfaatkan mahasiswa ketika membutuhkan dukungan terkait berbagai persoalan yang dihadapi selama masa studi.

Orang Tua Dapat Memantau Perkembangan Studi Mahasiswa

Salah satu informasi penting dalam kegiatan tersebut adalah pemanfaatan UII Gateway dan Single Sign-On (SSO) Orang Tua. Melalui sistem tersebut, orang tua/wali dapat memperoleh informasi mengenai perkembangan putra-putrinya selama menjalani perkuliahan.

Orang tua/wali dapat memantau berbagai informasi, antara lain presensi, perkembangan studi, nilai, serta informasi pembayaran. Kehadiran sistem tersebut diharapkan dapat memperkuat komunikasi dan keterlibatan orang tua dalam mendampingi mahasiswa selama menjalani pendidikan di UII.

FTI UII juga mendorong orang tua untuk melakukan pemantauan secara berkala sehingga apabila terdapat hal yang perlu mendapatkan perhatian, komunikasi dengan mahasiswa maupun pihak kampus dapat dilakukan lebih awal.

Temu wali mahasiswa angkatan 2026 juga menjadi momentum untuk memperkenalkan pola komunikasi yang diharapkan dapat dibangun sejak awal antara kampus, mahasiswa, dan orang tua/wali.

Menurut pemaparan dalam kegiatan tersebut, temu wali pada angkatan 2026 dilakukan lebih awal agar orang tua/wali dapat mengenal sistem pemantauan mahasiswa melalui UII Gateway dan SSO Orang Tua. Setelah mahasiswa menjalani semester pertama, FTI UII juga merencanakan kegiatan temu wali yang memungkinkan orang tua/wali berdiskusi lebih lanjut dengan dosen pembimbing akademik mengenai perkembangan mahasiswa.

Dengan adanya komunikasi yang terjalin secara berkelanjutan, fakultas berharap proses pendampingan mahasiswa dapat dilakukan secara lebih optimal.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan sesi tanya jawab yang memberikan kesempatan kepada orang tua/wali untuk menyampaikan pertanyaan seputar akademik, program internasional, dosen pembimbing akademik, double degree, serta berbagai hal yang berkaitan dengan perjalanan studi mahasiswa di FTI UII.

Melalui kegiatan Temu Orang Tua/Wali Mahasiswa Baru Angkatan 2026, FTI UII berkomitmen membangun sinergi dengan orang tua/wali sebagai bagian penting dalam mendukung proses pendidikan mahasiswa. Kolaborasi antara kampus, mahasiswa, dan keluarga diharapkan dapat menjadi fondasi bagi mahasiswa untuk menjalani masa studi dengan baik sekaligus mengembangkan kompetensi, karakter, kepemimpinan, dan pengalaman yang bermanfaat bagi masa depan.

Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Yogyakarta, 30 September 2026 — Fakultas Teknologi Industri Universitas Islam Indonesia (FTI UII) turut mendukung pelaksanaan Program Talenta Unggul Nasional (TUNAS) 2026 yang digagas oleh Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) Republik Indonesia. Program ini menjadi bagian dari upaya nasional untuk mengidentifikasi dan memetakan lulusan dengan potensi unggul sesuai kebutuhan sumber daya manusia pada sektor-sektor strategis.

 

Pelaksanaan tes TUNAS di lingkungan UII berlangsung pada 28–30 September 2026 di Auditorium Abdul Kahar Muzakkir, Kampus Terpadu UII. Kegiatan dilaksanakan dalam tiga sesi setiap harinya, yaitu pukul 08.00–10.00 WIB, 12.00–14.00 WIB, dan 16.00–18.00 WIB.

Selama tiga hari pelaksanaan, sekitar 900 peserta mengikuti tes di lokasi UII. Peserta tidak hanya berasal dari UII, tetapi juga dari sejumlah perguruan tinggi lain yang tergabung dalam klaster pelaksanaan tes di wilayah Yogyakarta.

Program TUNAS dirancang untuk membangun Database Talenta Unggul Nasional dengan menghimpun data lulusan dari berbagai perguruan tinggi. Pemetaan dilakukan melalui sejumlah asesmen, termasuk Tes IQ serta Tes Spirit & Grit, yang digunakan untuk memperoleh gambaran mengenai kemampuan, potensi, dan daya juang peserta.

Hasil asesmen tersebut selanjutnya dapat menjadi bagian dari Talent Pool SDM Strategis. Data talenta yang terhimpun kemudian dapat dipadankan dengan kebutuhan kompetensi pada berbagai sektor strategis melalui mekanisme talent matching.

Program ini mencakup sejumlah bidang prioritas, antara lain pangan, kesehatan, energi, hilirisasi dan industrialisasi, kecerdasan artifisial dan semikonduktor, material dan manufaktur maju, pertahanan, serta maritim.

Bagi lingkungan Fakultas Teknologi Industri, program tersebut memiliki relevansi yang erat dengan bidang keilmuan dan kompetensi yang dikembangkan melalui berbagai program studi di FTI UII, khususnya dalam mendukung kesiapan lulusan menghadapi kebutuhan industri dan sektor strategis nasional.

Alumni FTI UII dalam Pemetaan Talenta Nasional

Keterlibatan alumni menjadi salah satu bagian penting dalam pelaksanaan TUNAS 2026. Dari lingkungan UII, sebanyak 1.699 alumni mendapatkan undangan untuk mengikuti program ini, dengan 385 alumni tercatat mengikuti tes.

Keikutsertaan alumni dalam asesmen memberikan kesempatan untuk memetakan potensi dan kompetensi mereka dalam sebuah basis data talenta nasional. Bagi alumni FTI UII, proses tersebut dapat menjadi salah satu ruang untuk memperkenalkan kompetensi yang dimiliki sekaligus membuka kemungkinan keterhubungan dengan kebutuhan tenaga profesional pada berbagai sektor.

Hal tersebut sejalan dengan karakter pendidikan di FTI UII yang tidak hanya menekankan penguasaan keilmuan dan teknologi, tetapi juga mendorong lulusan agar memiliki kompetensi yang relevan dengan perkembangan industri serta kebutuhan masyarakat.

FTI UII Dorong Kesiapan Talenta di Era Industri

Perkembangan industri dan teknologi membutuhkan sumber daya manusia yang memiliki kombinasi antara kompetensi teknis, kemampuan berpikir, serta daya adaptasi yang kuat. Karena itu, pemetaan talenta seperti yang dilakukan melalui TUNAS menjadi salah satu bagian penting dalam membangun keterhubungan antara lulusan perguruan tinggi dengan kebutuhan pembangunan nasional.

Keterlibatan FTI UII dalam mendukung ekosistem tersebut juga menjadi bagian dari komitmen fakultas untuk terus memperkuat hubungan antara pendidikan, pengembangan kompetensi, dunia industri, dan kebutuhan sumber daya manusia nasional.

Pelaksanaan Tes TUNAS di UII dikoordinasikan oleh Direktorat Karier dan Alumni UII (UII Career Center). Kegiatan tersebut juga mendapatkan pemantauan dari perwakilan Kemdiktisaintek untuk memastikan pelaksanaan asesmen berjalan sesuai dengan ketentuan yang telah ditetapkan.

Koordinator pelaksanaan TUNAS di UII, Allan Fatchan Gani, S.H., M.H., menyampaikan bahwa kepercayaan kepada UII sebagai salah satu lokasi pelaksanaan merupakan kesempatan bagi perguruan tinggi untuk berkontribusi dalam proses pemetaan dan pengembangan talenta unggul Indonesia.

“Direktorat Karier dan Alumni UII menyambut baik kepercayaan yang diberikan kepada UII sebagai salah satu tuan rumah pelaksanaan TUNAS 2026 dan berharap kegiatan ini dapat memperkuat kolaborasi dalam pemetaan serta pengembangan talenta unggul nasional.”

Melalui dukungan terhadap pelaksanaan TUNAS 2026, FTI UII turut mengambil bagian dalam ekosistem pengembangan talenta Indonesia. Program ini diharapkan dapat memperkuat keterhubungan antara kompetensi lulusan, kebutuhan dunia kerja, serta sektor-sektor strategis yang membutuhkan sumber daya manusia berkualitas.

Bagi FTI UII, keterlibatan tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya memperkuat peran perguruan tinggi dalam menyiapkan talenta teknologi dan industri yang adaptif, kompeten, dan relevan dengan kebutuhan masa depan.

sumber : https://career.uii.ac.id/uii-jadi-tuan-rumah-pelaksanaan-tes-tunas-dukung-pemetaan-talenta-unggul-nasional/

Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Yogyakarta, 21 September 2026 — Fakultas Teknologi Industri Universitas Islam Indonesia (FTI UII) menyelenggarakan Studi Umum Pengembangan Diri Qur’ani (PDQ) Periode 2026/2027 dengan tema “PLOT TWIST: Unlock Your Leadership Skills”. Kegiatan yang berlangsung di Masjid Ulil Albab UII ini menghadirkan Ir. Winda Nur Cahyo, S.T., M.T., Ph.D., IPM., ASEAN Eng. sebagai narasumber.

Kegiatan mengajak mahasiswa memahami bahwa kepemimpinan bukan sesuatu yang hadir secara instan, melainkan hasil dari proses panjang dalam membangun karakter, spiritualitas, ilmu, adab, pengalaman, hingga kemampuan memberikan manfaat bagi orang lain.

Melalui konsep “7 Fase dari Usia Muda ke Pemimpin Qur’ani”, peserta diperkenalkan pada tahapan pembentukan diri yang dimulai sejak masa kanak-kanak hingga mampu membimbing dan melahirkan pemimpin baru. Ketujuh fase tersebut meliputi:

Fase Rentang Usia Fokus
Fase 0 0–7 tahun Menanam fitrah
Fase 1 7–12 tahun Pembiasaan ibadah dan adab
Fase 2 13–18 tahun Mencari dan mengikat identitas
Fase 3 18–23 tahun Tempaan ilmu dan adab
Fase 4 23–30 tahun Ujian lapangan
Fase 5 30–40 tahun Menerima dan menjalankan amanah
Fase 6 40 tahun ke atas Melahirkan pemimpin baru

Bagi mahasiswa, Fase 3 menjadi bagian penting dalam perjalanan pembentukan diri. Pada tahap ini, mahasiswa tidak hanya dituntut mengembangkan kompetensi akademik, tetapi juga membangun adab, kedewasaan, kemampuan memimpin, serta fondasi ruhani. Masa perkuliahan dipandang sebagai fase tempaan untuk mempersiapkan diri menghadapi tanggung jawab yang lebih besar.

Materi juga membahas pentingnya pengalaman dan amanah dalam kepemimpinan. Seorang pemimpin tidak hanya dituntut mampu menjalankan tanggung jawab, tetapi juga memahami kondisi orang yang dipimpinnya. Karena itu, pendekatan kepemimpinan perlu disesuaikan dengan kapasitas dan kesiapan masing-masing individu.

Pada fase terakhir, kepemimpinan diarahkan pada kemampuan melahirkan pemimpin baru. Seorang pemimpin tidak lagi berorientasi menjadi pihak yang paling penting, tetapi berperan dalam membimbing dan mengembangkan generasi berikutnya.

Sebagai penutup, peserta diajak melakukan refleksi dan muhasabah terhadap fase kehidupan yang sedang dijalani. Materi menekankan bahwa tidak ada kata terlambat untuk memperbaiki proses pembentukan diri. Pesan utama yang disampaikan adalah “yang menjadi masalah bukan terlambat, tetapi melompat.”

Melalui kegiatan ini, mahasiswa FTI UII diharapkan dapat memandang kepemimpinan sebagai perjalanan yang dibangun melalui ilmu, adab, ujian, amanah, dan keteladanan, hingga pada akhirnya mampu memberikan manfaat dan menumbuhkan pemimpin baru.

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Yogyakarta, 19 September 2026 — Fakultas Teknologi Industri Universitas Islam Indonesia (FTI UII) menyelenggarakan Kuliah Perdana Mahasiswa Baru Program Pascasarjana dan Program Profesi Tahun Akademik 2026/2027, Sabtu (19/9). Kegiatan berlangsung di Ruang Learning Space 2, Lantai 1, FTI UII, dan diikuti oleh mahasiswa secara luring maupun daring.

Kuliah perdana menjadi momentum awal bagi mahasiswa baru untuk mengenal lebih dekat lingkungan akademik FTI UII, jajaran pimpinan fakultas dan program studi, serta berbagai ekosistem pembelajaran, penelitian, dan kolaborasi yang dapat dimanfaatkan selama menempuh pendidikan.

Dekan FTI UII, Prof. Dr. Sri Kusumadewi, S.Si., M.T., dalam sambutannya menyampaikan ucapan selamat datang kepada mahasiswa baru Program Pascasarjana dan Program Profesi FTI UII.

Pada Tahun Akademik 2026/2027, sebanyak 180 mahasiswa baru bergabung dalam Program Pascasarjana dan Program Profesi FTI UII. Dari jumlah tersebut, 44 mahasiswa mengikuti kegiatan secara luring, sementara mahasiswa lainnya mengikuti kegiatan secara daring.

“Selamat datang dan selamat bergabung dengan perahu besar Fakultas Teknologi Industri,” menjadi salah satu pesan yang disampaikan dalam sambutan Dekan FTI UII.

Dalam sambutannya, Dekan mengingatkan bahwa memasuki jenjang pendidikan profesi dan pascasarjana merupakan sebuah proses untuk “naik kelas”. Peningkatan tersebut tidak hanya berkaitan dengan kompetensi dan pengetahuan, tetapi juga mencakup pola pikir, kemampuan mengambil keputusan, serta keberanian untuk bertanggung jawab.

Lebih dari itu, proses pendidikan diharapkan dapat membentuk mahasiswa menjadi pribadi yang mampu memberikan manfaat lebih luas bagi masyarakat, bangsa, dan negara.

Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan pemaparan bertajuk “Mengenal FTI UII: Struktur Ekosistem Akademik dan Peluang Kolaborasi” yang disampaikan oleh Wakil Dekan Bidang Akademik, Riset, dan Rekognisi FTI UII, Dr. Ir. Muhammad Khafidh, S.T., M.T., IPP.

Dalam sesi tersebut, mahasiswa diperkenalkan dengan berbagai aspek ekosistem akademik FTI UII, mulai dari struktur fakultas, program studi, laboratorium, pusat studi, hingga berbagai fasilitas yang dapat mendukung proses pembelajaran dan penelitian.

Mahasiswa juga mendapatkan gambaran mengenai berbagai ruang pengembangan akademik dan riset yang tersedia di FTI UII, di antaranya melalui keterlibatan dalam research group, kegiatan pusat studi, FTI Talks, seminar dan konferensi, serta berbagai bentuk kolaborasi akademik dan profesional.

Selain itu, mahasiswa diperkenalkan dengan berbagai peluang pengembangan pengalaman akademik dan profesional, seperti student exchange, sandwich program, international exposure, joint supervision, joint publication, serta kegiatan kolaboratif lainnya.

Pesan “Stay Engaged” turut ditekankan sebagai bagian penting dalam perjalanan mahasiswa, yaitu dengan tetap terhubung dan aktif dalam program studi, proses perkuliahan, dosen, kelompok riset, serta ekosistem akademik FTI UII.

Kuliah perdana kemudian dilanjutkan dengan sesi siraman rohani yang disampaikan oleh Ustaz Tito Yuwono, S.T., M.Sc., Ph.D.

Dalam sesi tersebut, mahasiswa diajak untuk memaknai perjalanan pendidikan bukan semata-mata sebagai proses memperoleh gelar akademik, tetapi juga sebagai bagian dari ikhtiar dalam menuntut ilmu yang bermanfaat.

Mahasiswa diingatkan mengenai pentingnya menjaga semangat belajar, mengamalkan ilmu yang diperoleh, serta membangun kebiasaan-kebiasaan baik secara konsisten.

Pesan tersebut menjadi pengingat bahwa perjalanan pendidikan pada jenjang pascasarjana dan profesi membutuhkan ketekunan, kedisiplinan, konsistensi, dan komitmen. Ilmu yang diperoleh diharapkan tidak berhenti di ruang akademik, tetapi dapat memberikan manfaat dalam kehidupan dan lingkungan sekitar.

Menjembatani Riset dan Dampak Industri

Salah satu sesi utama dalam Kuliah Perdana kali ini adalah kuliah umum industri dengan tema “From Research to Industrial Impact: Bridging Academia and Industry.”

Sesi tersebut menghadirkan Dr. Muhammad Subhan Iswahyudi, Senior General Manager Telkom Corporate University, PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk., sebagai narasumber secara daring melalui Zoom. Sesi dipandu oleh Dr. Ir. Bambang Suratno, S.T., M.T., Ph.D., IPM.

Dalam pemaparannya, Muhammad Subhan menjelaskan bahwa perkembangan teknologi digital yang semakin pesat telah membawa masyarakat memasuki era Revolusi Industri 4.0. Disrupsi teknologi memberikan dampak pada berbagai aspek kehidupan dan mendorong perubahan yang berlangsung semakin cepat.

Di tengah arus perubahan tersebut, penguasaan teknologi dan kemampuan berinovasi menjadi bagian penting dalam mempersiapkan masa depan. Dunia pendidikan dan industri memiliki peran strategis dalam membangun talenta yang mampu beradaptasi dengan perkembangan sekaligus menghasilkan inovasi.

Muhammad Subhan turut memperkenalkan Telkom Corporate University (Telkom CorpU) yang berawal dari lembaga pendidikan telekomunikasi dan kemudian berkembang menjadi Corporate University yang mengintegrasikan aspek Learning, Research, dan Innovation sebagai bagian dari penggerak transformasi Telkom Group.

Telkom CorpU juga berperan dalam pengembangan digital talent serta mendukung kesiapan inovasi nasional. Pada aspek Learning, pengembangan talenta dilakukan melalui pendekatan Dynamic Curriculum yang menggabungkan Formal Learning, Social Learning, dan Experiential Learning.

Pendekatan tersebut menjadi bagian dari upaya membangun proses pembelajaran yang adaptif terhadap perkembangan teknologi dan kebutuhan industri. Pengelolaan pengetahuan serta pengembangan inovasi secara berkelanjutan juga menjadi bagian penting dalam membangun ekosistem talenta digital.

Rangkaian kuliah umum kemudian dilanjutkan dengan sesi yang menghadirkan Mukhammad Andri Setiawan, S.T., M.Sc., Ph.D., dengan tema “From Research Assistant to Research Agent: The Emerging Role of Agentic AI in Academia.”

Dalam pemaparannya, Mukhammad Andri Setiawan membahas perkembangan Artificial Intelligence (AI) dan kemunculan AI agent yang semakin mampu membantu manusia dalam menjalankan berbagai pekerjaan, termasuk dalam lingkungan akademik dan penelitian.

Di tengah semakin luasnya pemanfaatan AI, ia menekankan pentingnya sikap kritis dalam menggunakan teknologi tersebut. Salah satu prinsip yang disampaikan adalah “Do Not Trust AI”. Prinsip ini menjadi pengingat bahwa hasil kerja AI tetap perlu diperiksa, diverifikasi, dan dikonsolidasikan oleh manusia.

Menurutnya, AI dapat memiliki kemampuan yang sangat baik pada satu aspek, tetapi tetap memiliki keterbatasan pada aspek lainnya. Karena itu, kecanggihan sebuah agent tidak berarti bahwa seluruh hasil atau keputusan yang dihasilkan dapat diterima tanpa pengawasan.

Konsep Human in the Loop menjadi salah satu bagian penting dalam pembahasan tersebut. Manusia tetap memiliki peran untuk mengawasi, memeriksa, melakukan intervensi, serta memastikan agent menjalankan tugas sesuai dengan tujuan yang telah ditetapkan.

Dengan demikian, AI dapat dimanfaatkan sebagai alat bantu untuk meningkatkan efektivitas pekerjaan, sementara keputusan dan kontrol akhir tetap berada pada manusia. Prinsip “Do Not Trust AI” dan Human in the Loop menjadi pengingat bagi mahasiswa untuk memanfaatkan perkembangan AI secara kritis, bertanggung jawab, dan tetap menempatkan peran manusia sebagai bagian penting dalam proses pengambilan keputusan.

Rangkaian Kuliah Perdana Program Pascasarjana dan Program Profesi FTI UII Tahun Akademik 2026/2027 memberikan gambaran yang lebih luas kepada mahasiswa mengenai perjalanan yang akan mereka tempuh selama berada di lingkungan FTI UII.

Berbagai perspektif yang disampaikan diharapkan dapat menjadi bekal bagi mahasiswa untuk menjalani proses pendidikan secara aktif dan terarah. Dengan memanfaatkan ekosistem akademik, riset, dan kolaborasi yang tersedia, mahasiswa diharapkan mampu mengembangkan kompetensi sekaligus menghasilkan karya yang memberikan manfaat bagi masyarakat dan dunia profesional.

Kuliah perdana ini menjadi langkah awal bagi mahasiswa baru untuk memulai perjalanan akademik di FTI UII dengan semangat belajar, keterbukaan terhadap kolaborasi, serta kesiapan menghadapi perkembangan teknologi dan kebutuhan dunia yang terus berubah.

Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Yogyakarta, 15 September 2026 — Fakultas Teknologi Industri Universitas Islam Indonesia (FTI UII) menyelenggarakan Pengajian Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW pada Selasa (15/9), bertempat di Ruang Auditorium Lantai 3 Gedung KH Mas Mansur FTI UII. Kegiatan ini diikuti oleh dosen, tenaga kependidikan, satuan pengamanan, pegawai koperasi, teknisi, cleaning service, serta keluarga besar FTI UII.

Rangkaian kegiatan diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an oleh qari, yang mengumandangkan Surah Al-Ahzab ayat 21–24. Ayat tersebut menjadi salah satu landasan utama dalam pengajian, khususnya mengenai keteladanan Rasulullah SAW dan sikap orang-orang beriman dalam meneladani ajaran beliau. Dalam Surah Al-Ahzab ayat 21 disebutkan bahwa pada diri Rasulullah SAW terdapat uswatun hasanah atau suri teladan yang baik bagi orang-orang yang mengharap rahmat Allah dan hari akhir serta banyak mengingat Allah.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan rangkaian acara berupa penampilan hadroh, tadarus, pembukaan, pembacaan Kalam Ilahi, sambutan pimpinan fakultas, pengajian inti, penutup, dan ramah tamah. Berdasarkan susunan acara, pengajian inti berlangsung pada pukul 10.00–11.00 WIB.

Rasulullah SAW sebagai Uswatun Hasanah

Dalam pengajian yang disampaikan oleh Ustadz Miftahul Khoir, S.Sos., M.Sos. (Miko Cak Coy), keteladanan Rasulullah SAW menjadi pesan utama yang relevan untuk diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Rasulullah SAW merupakan Uswatun Hasanah, yaitu teladan terbaik bagi umat manusia. Keteladanan tersebut tercermin melalui ucapan, perbuatan, dan sikap beliau dalam menghadapi berbagai persoalan kehidupan. Pesan tersebut mengajak umat Islam untuk tidak hanya mengenang kelahiran Rasulullah SAW, tetapi juga menghadirkan nilai-nilai akhlak beliau dalam kehidupan sehari-hari.

Setidaknya terdapat tiga nilai utama keteladanan Rasulullah SAW yang dapat menjadi refleksi bersama.

1. Lemah Lembut dan Pemaaf

Rasulullah SAW memberikan teladan dalam menghadapi perlakuan buruk dengan sikap yang penuh kelembutan dan pemaafan. Beliau tidak membalas keburukan dengan keburukan. Bahkan ketika menghadapi berbagai penolakan dan perlakuan menyakitkan dalam perjalanan dakwahnya, Rasulullah SAW tetap menunjukkan kasih sayang dan mendoakan kebaikan.

Sikap tersebut sejalan dengan pesan Allah SWT dalam Surah Ali ‘Imran ayat 159 tentang pentingnya bersikap lemah lembut dan memaafkan kesalahan orang lain.

Dalam kehidupan sehari-hari, nilai ini dapat diwujudkan melalui kemampuan menjaga ucapan, mengendalikan emosi, menghargai perbedaan, serta memberikan ruang bagi orang lain untuk memperbaiki kesalahan.

2. Menumbuhkan Kasih Sayang Antar-Sesama

Keteladanan Rasulullah SAW juga tercermin melalui kasih sayang kepada sesama. Beliau memberikan perhatian kepada orang-orang di sekitarnya, mendengarkan dengan baik ketika seseorang berbicara, serta menunjukkan kepedulian kepada kelompok yang membutuhkan.

Semangat kasih sayang tersebut dapat diterapkan dalam kehidupan bermasyarakat maupun di lingkungan kerja. Hal sederhana seperti menyapa dengan senyum, mendengarkan rekan kerja, membantu orang yang mengalami kesulitan, serta aktif dalam kegiatan sosial merupakan bentuk nyata menghadirkan nilai kasih sayang dalam kehidupan sehari-hari.

3. Menjadi Pribadi yang Bermanfaat

Keteladanan Rasulullah SAW juga mengajarkan pentingnya memberikan manfaat bagi orang lain. Kehidupan beliau didedikasikan untuk membimbing umat menuju kehidupan yang lebih baik, berlandaskan ilmu, iman, dan akhlak.

Nilai tersebut menjadi pengingat agar setiap individu tidak hanya berorientasi pada kepentingan diri sendiri, tetapi juga berusaha memberikan kontribusi positif bagi lingkungan di sekitarnya.

Prinsip “sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi manusia lainnya” menjadi salah satu pesan yang relevan untuk direnungkan. Dalam konteks kehidupan sivitas akademika, semangat tersebut dapat diwujudkan melalui pekerjaan yang amanah, pelayanan yang baik, berbagi ilmu, serta kontribusi nyata bagi kemajuan institusi dan masyarakat.

Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di FTI UII menjadi momentum untuk kembali merefleksikan keteladanan Rasulullah SAW dan menerapkannya dalam kehidupan. Nilai kelembutan, kasih sayang, kepedulian, serta semangat memberikan manfaat merupakan bagian dari akhlak yang dapat dihadirkan dalam kehidupan pribadi maupun profesional.

Melalui kegiatan ini, keluarga besar FTI UII diharapkan tidak sekadar memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW sebagai sebuah agenda tahunan, tetapi juga menjadikannya sebagai momentum untuk memperkuat akhlak, mempererat silaturahmi, dan meningkatkan semangat memberikan manfaat bagi sesama.

Kegiatan kemudian ditutup dengan ramah tamah yang menjadi ruang untuk mempererat kebersamaan dan silaturahmi di lingkungan Fakultas Teknologi Industri Universitas Islam Indonesia.

Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Yogyakarta, 1 September 2026 — Fakultas Teknologi Industri Universitas Islam Indonesia (FTI UII) menyelenggarakan acara Pisah Sambut Pimpinan Jurusan dan Pimpinan Program Studi Periode 2022–2026 dan 2026–2030. Kegiatan berlangsung di Auditorium Lantai 3 FTI UII dalam suasana hangat dan penuh apresiasi terhadap dedikasi para pimpinan periode sebelumnya sekaligus penyambutan bagi para pimpinan Program Studi periode baru.

Acara diawali dengan registrasi dan pembukaan, dilanjutkan dengan pembacaan Kalam Ilahi. Hadir dalam kegiatan tersebut pimpinan FTI UII, para pimpinan Jurusan dan Program Studi periode 2022–2026, pimpinan Program Studi periode 2026–2030, kepala divisi dan kepala urusan, dosen, tenaga kependidikan, serta tamu undangan.

Dalam kesempatan tersebut, Dr. Diah Retno Sawitri, S.T., M.Eng., yang mewakili jajaran pimpinan Jurusan periode 2022–2026, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang selama ini memberikan dukungan terhadap pelaksanaan tugas kepemimpinan. Ia menyampaikan bahwa selama kurang lebih empat tahun, kerja sama antara pimpinan fakultas, pimpinan Program Studi, dosen, tenaga kependidikan, divisi, dan administrasi menjadi bagian penting dalam menjalankan amanah.

Sambutan berikutnya disampaikan Dr. Eng. Ir. Hendra Setiawan, S.T., M.T., IPM., yang mewakili pimpinan Program Studi periode 2022–2026. Dalam sambutannya, Hendra menyampaikan rasa syukur karena para pimpinan Program Studi periode sebelumnya telah menyelesaikan amanah yang diberikan, baik selama dua, tiga, maupun empat tahun masa kepemimpinan.

Sementara itu, mewakili pimpinan Program Studi periode 2026–2030, Irfan Aditya Dharma, S.T., M.Eng., Ph.D., menyampaikan apresiasi kepada para pimpinan periode sebelumnya. Ia berharap FTI UII ke depan semakin solid, mampu memperkuat sinergi, serta istiqamah dalam membawa fakultas menuju kondisi yang lebih baik.

Dekan FTI UII: Fondasi yang Kuat untuk Melanjutkan Kemajuan

Dekan FTI UII, Prof. Dr. Sri Kusumadewi, S.Si., M.T., dalam sambutannya memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada para pimpinan Jurusan dan Program Studi periode 2022–2026 atas dedikasi, waktu, energi, pemikiran, dan kontribusi yang telah diberikan untuk kemajuan unit-unit di lingkungan FTI UII.

Menurutnya, berbagai capaian FTI UII selama periode tersebut, termasuk predikat unggul pada sejumlah Program Studi, prestasi mahasiswa, serta peningkatan kompetensi dosen, tidak terlepas dari kontribusi dan kepemimpinan para pimpinan sebelumnya.

“Saya kira waktu dan tenaga itu tidak bisa digantikan oleh apa pun. Saya yakin panjenengan semua ikhlas melakukan itu dan kemudian sudah membawa unit itu menuju unit yang sangat luar biasa,” tutur beliau.

Dalam sambutannya, Dekan juga menyampaikan ucapan selamat datang kepada para pimpinan Program Studi dan Sekretaris Program Studi periode 2026–2030. Ia menekankan bahwa dinamika perguruan tinggi, termasuk dinamika mahasiswa dan dosen, akan menjadi tantangan tersendiri dalam empat tahun mendatang. Namun, ia meyakini kemampuan para pimpinan baru, dengan dukungan dosen dan tenaga kependidikan, akan mampu membawa FTI UII terus berkembang.

Sri Kusumadewi juga mengapresiasi pimpinan periode sebelumnya yang telah meletakkan fondasi yang kuat serta keteladanan yang dapat menjadi pijakan bagi kepemimpinan Program Studi periode berikutnya.

Ia menutup sambutannya dengan pesan kepada seluruh sivitas akademika untuk tetap sehat, bersemangat, dan terus berkarya dengan senantiasa menyertakan nama Allah SWT dalam setiap aktivitas.

Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan sesi foto bersama antara pimpinan fakultas, pimpinan Jurusan periode sebelumnya, serta pimpinan Program Studi periode 2026–2030. Setelah itu, para hadirin diberikan kesempatan untuk menyampaikan ucapan selamat kepada para pimpinan Program Studi yang menerima amanah baru.

Acara Pisah Sambut ini menjadi momentum untuk menghargai dedikasi kepemimpinan periode 2022–2026 sekaligus membangun semangat baru menuju periode 2026–2030. Dengan fondasi yang telah dibangun, sinergi antara pimpinan, dosen, dan tenaga kependidikan diharapkan semakin kuat dalam mewujudkan kemajuan FTI UII di masa mendatang.

Rangkaian acara ditutup dengan ucapan selamat kepada para pimpinan Program Studi periode 2026–2030, kemudian dilanjutkan dengan makan siang bersama di FTI Corner.

Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Yogyakarta, 19 Agustus 2026 — Fakultas Teknologi Industri (FTI) Universitas Islam Indonesia (UII) melalui Direktorat Pengembangan Karier dan Alumni (DPKA) UII menyelenggarakan Pembekalan Wisudawan dan Mahasiswa Tingkat Akhir FTI UII pada Rabu, 19 Agustus 2026, bertempat di Auditorium FTI UII.

Mengusung tema “Beyond Graduation: Menjemput Peluang, Membangun Karier”, kegiatan ini ditujukan bagi calon wisudawan dan mahasiswa tingkat akhir FTI UII sebagai bekal untuk menghadapi transisi dari dunia akademik menuju dunia profesional.

Kegiatan menghadirkan Nur Pratiwi Noviati, S.Psi., M.Psi., Psikolog sebagai narasumber. Pembekalan difokuskan pada strategi memasuki dunia kerja serta berbagai hal yang perlu dipersiapkan mahasiswa sebelum memasuki proses rekrutmen. Materi tersebut merupakan bagian dari pembekalan yang disampaikan oleh Direktorat Pengembangan Karier dan Alumni UII pada 19 Agustus 2026.

Dari Kampus Menuju Dunia Kerja

Dalam materi pembekalan, mahasiswa diajak memahami potret dunia kerja masa kini, termasuk perubahan lingkungan kerja dan tuntutan profesional. Alumni UII juga diharapkan mampu membawa karakter sebagai insan ulil albab yang berkepribadian Islami, berwawasan mondial, unggul dalam karya, berpikir intelektual, dan berjiwa Indonesiawi.

Pesan utama pembekalan dirangkum dalam pertanyaan “After Graduate, What’s Next?”, yang kemudian diarahkan pada strategi mahasiswa dalam memasuki dunia kerja. Dua aspek utama yang menjadi perhatian adalah Outstanding Curriculum Vitae dan Well-Prepared Work Interview.

Salah satu dokumen penting yang perlu dipersiapkan sebelum melamar pekerjaan, magang, beasiswa, maupun kesempatan profesional lainnya adalah Curriculum Vitae (CV). Dalam materi pembekalan dijelaskan bahwa CV merupakan dokumen yang berisi riwayat hidup dan menjadi salah satu instrumen penting untuk memperkenalkan kompetensi serta pengalaman kepada calon pemberi kerja.

Mahasiswa diingatkan untuk mencantumkan informasi pendidikan secara kronologis, pengalaman profesional, prestasi, serta keterampilan yang dimiliki. Pengalaman yang dapat dicantumkan tidak terbatas pada pekerjaan formal, tetapi juga dapat berupa magang, kerja praktik, asisten dosen, asisten praktikum, pekerjaan paruh waktu, maupun pengalaman dalam tim proyek.

Selain itu, keterampilan dapat dibedakan menjadi hard skills dan soft skills. Hard skills antara lain sertifikasi, kursus, kemampuan bahasa, komputer, dan pemrograman. Sementara itu, soft skills dapat berupa kepemimpinan, komunikasi, public speaking, problem solving, serta kemampuan manajemen waktu dan diri.

Dalam pembekalan, mahasiswa juga mendapatkan sejumlah kiat praktis dalam menyusun CV. Di antaranya membuat personal statement yang sesuai dengan posisi yang dilamar, mencantumkan informasi yang relevan, mengukur kemampuan dan pencapaian, serta menjaga CV tetap ringkas dengan maksimal dua halaman.

Sebaliknya, mahasiswa perlu menghindari informasi pribadi yang tidak relevan, informasi yang tidak detail, klaim atau informasi palsu, desain yang terlalu ramai, praktik copy-paste, penggunaan foto selfie, serta mengirimkan CV tanpa melakukan pengecekan ulang.

Bersiap Menghadapi Wawancara Kerja

Mahasiswa dibekali sejumlah strategi untuk menghadapi wawancara, mulai dari memperhatikan penampilan, datang lebih awal, menjaga fokus, memberikan impresi positif, hingga menjawab pertanyaan secara tepat, cerdas, dan jujur.

Sikap profesional juga menjadi perhatian. Mahasiswa diingatkan untuk memperkenalkan diri dengan jelas, menggunakan bahasa formal, menunjukkan sikap percaya diri, serta mengucapkan terima kasih setelah wawancara selesai.

Menerapkan Prinsip STAR dalam Wawancara

Salah satu strategi yang diperkenalkan adalah prinsip STAR, yaitu:

Tahapan Makna Fokus Jawaban
S — Situation Situasi Menjelaskan konteks atau situasi yang dihadapi
T — Task Tugas Menjelaskan tanggung jawab yang dimiliki
A — Action Tindakan Menjelaskan langkah konkret yang dilakukan
R — Result Hasil Menjelaskan hasil atau dampak dari tindakan

Dengan pendekatan tersebut, mahasiswa dapat menyampaikan pengalaman secara lebih terstruktur dan menunjukkan kontribusi yang telah dilakukan dalam sebuah kegiatan atau proyek.

Penghargaan bagi Mahasiswa dengan IPK Tertinggi

Selain pembekalan karier, kegiatan ini juga menjadi momentum apresiasi bagi mahasiswa berprestasi. Dalam kesempatan tersebut, dilakukan penyerahan bingkisan kepada mahasiswa dengan IPK tertinggi pada masing-masing program studi.

Berikut daftar mahasiswa penerima apresiasi:

No. Nama Program Studi IPK
🏆 1 Nur Achmad Akbar Baharuddin Teknik Kimia 3,98
🏆 2 Zahid Anugrah Muzaffar Rana Teknik Industri 3,94
🏆 3 Hardy Febryan Informatika 3,99
🏆 4 Muhammad Umar Arrasyid Informatika Program Internasional 3,89
🏆 5 Defan Faiz Adytama Teknik Elektro 3,82
🏆 6 Ferry Fadli Hermawan Rekayasa Tekstil (Material) 3,70
🏆 7 Alvin Agustin S2 Magister Teknik Industri 3,95
🏆 8 Kholid Haryono S3 Doktor Rekayasa Industri 4,00

Apresiasi ini menjadi bentuk penghargaan atas capaian akademik mahasiswa sekaligus motivasi bagi mahasiswa lainnya untuk terus mengembangkan prestasi dan kompetensi selama menempuh pendidikan di FTI UII.

Membangun Karier Setelah Lulus

Pembekalan juga memberikan gambaran mengenai berbagai layanan yang dapat dimanfaatkan mahasiswa dan fresh graduate dalam mempersiapkan karier. DPKA UII menyediakan sejumlah layanan, antara lain Career Counselling, Career Seminar, Career Mentoring, serta Build Professional Network Advance Level.

Melalui kegiatan ini, FTI UII berharap calon wisudawan dan mahasiswa tingkat akhir tidak hanya siap menyelesaikan studi, tetapi juga memiliki kesiapan untuk menjemput peluang dan membangun karier setelah lulus.

Bekal berupa kompetensi akademik, pengalaman, kemampuan menyusun CV, kesiapan menghadapi wawancara, serta karakter profesional diharapkan menjadi modal bagi mahasiswa FTI UII untuk berkontribusi di dunia kerja dan masyarakat.

Sebagaimana pesan yang turut disampaikan dalam materi pembekalan:

“Sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi manusia.”

(HR. Ahmad, ath-Thabrani, ath-Daruqutni)

Dengan semangat “Beyond Graduation: Menjemput Peluang, Membangun Karier”, FTI UII terus mendorong mahasiswa untuk mempersiapkan masa depan sejak di bangku kuliah, menjadi lulusan yang unggul, profesional, berkarakter, dan memberikan manfaat yang luas.

Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh,

Yogyakarta, FTI UII — Fakultas Teknologi Industri Universitas Islam Indonesia (FTI UII) melaksanakan rangkaian Pemilihan Ketua Program Studi (Kaprodi) Periode 2026–2030 pada 12–14 Agustus 2026. Kegiatan berlangsung di Learning Space (LS) 1 dan LS 2 FTI UII dan diikuti oleh kelompok program studi di lingkungan FTI UII.

Pemilihan Kaprodi merupakan bagian penting dalam proses regenerasi kepemimpinan akademik di tingkat program studi. Melalui proses ini, FTI UII memberikan ruang bagi pemilih yang tercantum dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT) untuk mengikuti seluruh rangkaian pemilihan sesuai dengan ketentuan dan susunan acara yang telah ditetapkan.

Rangkaian pemilihan dimulai pada Rabu, 12 Agustus 2026, dengan agenda Kelompok Program Studi Informatika yang dilaksanakan di Learning Space 2. Proses dimulai dengan registrasi dan pembukaan, kemudian dilanjutkan dengan musyawarah mufakat untuk pemilihan Ketua Program Studi Informatika pada jenjang Doktor, Magister, Sarjana, dan Program Jarak Jauh. Apabila musyawarah tidak mencapai mufakat, proses dilanjutkan melalui pemungutan suara, perhitungan suara, serta kelengkapan administrasi.

Pada Kamis, 13 Agustus 2026, proses pemilihan berlanjut untuk tiga kelompok program studi. Kelompok Program Studi Teknik Kimia melaksanakan pemilihan di Learning Space 2 untuk Program Studi Teknik Kimia Program Magister dan Sarjana, serta Program Studi Rekayasa Tekstil Program Sarjana. Rangkaian kegiatan mencakup registrasi, pembukaan, musyawarah mufakat, pemungutan suara apabila diperlukan, perhitungan suara, dan penyelesaian administrasi.

Pada hari yang sama, Kelompok Program Studi Teknik Mesin juga melaksanakan pemilihan Ketua Program Studi Teknik Mesin Program Sarjana di Learning Space 1. Kegiatan berlangsung mulai pukul 09.00 hingga 11.15 WIB.

Sementara itu, pada siang harinya, Kelompok Program Studi Profesi Insinyur melaksanakan pemilihan Ketua Program Studi Profesi Insinyur. Agenda berlangsung di Learning Space 2 mulai pukul 13.00 hingga 15.15 WIB, dengan tahapan musyawarah mufakat, pemungutan suara apabila diperlukan, perhitungan suara, dan kelengkapan administrasi.

Rangkaian pemilihan kemudian ditutup pada Jumat, 14 Agustus 2026 melalui agenda Kelompok Program Studi Teknik Industri dan Kelompok Program Studi Teknik Elektro.

Kelompok Program Studi Teknik Industri melaksanakan proses pemilihan di Learning Space 2. Agenda mencakup pemilihan Ketua Program Studi Rekayasa Industri Program Doktor, Teknik Industri Program Magister dan Sarjana, serta Manajemen Rekayasa Program Sarjana. Rangkaian berlangsung sejak pagi hingga sore hari dan mencakup tahapan musyawarah mufakat, pemungutan suara apabila diperlukan, perhitungan suara, serta penyelesaian administrasi.

Pada waktu yang sama, Kelompok Program Studi Teknik Elektro melaksanakan pemilihan di Learning Space 1. Pemilihan mencakup Ketua Program Studi Rekayasa Elektro Program Magister dan Ketua Program Studi Teknik Elektro Program Sarjana. Kegiatan berlangsung mulai pukul 08.15 hingga 12.00 WIB.

Dalam setiap kelompok program studi, proses pemilihan diawali dengan musyawarah untuk mufakat. Apabila mufakat tidak tercapai, pemilihan dilanjutkan melalui mekanisme pemungutan suara, kemudian dilakukan perhitungan suara dan penyelesaian kelengkapan administrasi berupa berita acara dan dokumen terkait.

Mekanisme tersebut menunjukkan upaya FTI UII untuk melaksanakan proses regenerasi kepemimpinan program studi secara terstruktur dan sesuai dengan agenda yang telah ditetapkan. Pemilihan Ketua Program Studi diharapkan dapat menghasilkan kepemimpinan akademik yang mampu melanjutkan pengembangan program studi serta memperkuat penyelenggaraan pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.

Dokumen linimasa bisa dilihat pada link berikut : https://fit.uii.ac.id/blog/2026/08/11/pemilihan-ketua-program-studi-dan-penunjukan-sekretaris-program-studi-fti-uii-periode-2026-2030/

Dengan terlaksananya rangkaian Pemilihan Ketua Program Studi Periode 2026–2030 tersebut, FTI UII turut memperkuat proses regenerasi kepemimpinan akademik di lingkungan fakultas. Kepemimpinan program studi yang terpilih diharapkan dapat membawa semangat pengembangan berkelanjutan dan berkontribusi dalam mewujudkan tata kelola akademik yang semakin baik di FTI UII.

 Wassalammu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh,

 

Yogyakarta – Fakultas Teknologi Industri (FTI) Universitas Islam Indonesia (UII) kembali menyelenggarakan Semester Antara Tahun Akademik 2025/2026 sebagai salah satu upaya memberikan fleksibilitas akademik bagi mahasiswa. Melalui program ini, mahasiswa memperoleh kesempatan untuk mengambil mata kuliah baru maupun mengulang mata kuliah guna meningkatkan capaian akademik sekaligus mempercepat penyelesaian studi.

Semester Antara diperuntukkan bagi mahasiswa yang berstatus aktif pada Semester Genap Tahun Akademik 2025/2026. Pelaksanaannya bersifat pilihan dengan beban studi maksimal 9 SKS, serta diselenggarakan sesuai kebutuhan masing-masing program studi di lingkungan FTI UII. Selain mata kuliah reguler, beberapa program studi juga menawarkan mata kuliah berbasis micro credential sebagai bagian dari penguatan kompetensi mahasiswa.

Ketentuan Pelaksanaan

Dalam pelaksanaannya, Semester Antara memiliki sejumlah ketentuan yang perlu diperhatikan oleh mahasiswa. Mata kuliah hanya akan dibuka apabila memenuhi jumlah peserta minimum, yaitu 12 mahasiswa untuk program reguler dan 7 mahasiswa untuk program internasional. Mahasiswa yang sedang menjalani KKN dan telah tutup teori tidak diperkenankan mengikuti Semester Antara. Selain itu, peserta wajib memenuhi kehadiran minimal 75 persen sebagai syarat mengikuti Ujian Akhir Semester (UAS). Perlu diketahui pula bahwa nilai Semester Antara tidak memengaruhi batas maksimal pengambilan SKS pada Semester Ganjil TA 2026/2027, serta mata kuliah berbobot 4 SKS tidak ditawarkan dalam penyelenggaraan kali ini.

Tahapan Waktu
Penawaran Mata Kuliah dan Penjadwalan 27–30 Juli 2026
Key In RAS 31 Juli 2026 (08.00 WIB) – 3 Agustus 2026 (15.00 WIB)
Monitoring Program Studi / Pembatalan Mata Kuliah 4 Agustus 2026
Revisi Key In RAS 5 Agustus 2026 (08.00 WIB) – 6 Agustus 2026 (12.00 WIB)
Pembayaran 6 Agustus 2026 (15.00 WIB) – 7 Agustus 2026 (23.59 WIB)
Perkuliahan Tahap I dan UTS 10–14 Agustus 2026
Perkuliahan Tahap II dan UAS 24–31 Agustus 2026
Mata Kuliah yang Ditawarkan

Semester Antara TA 2025/2026 diselenggarakan oleh sejumlah program studi di lingkungan FTI UII. Mahasiswa dapat mengakses informasi penawaran mata kuliah melalui laman masing-masing program studi. Bagi program studi yang masih dalam proses finalisasi, informasi akan diumumkan kemudian.

Program Studi Informasi Mata Kuliah
Teknik Kimia Reguler s.id/Info-Semester-Antara-TK-UII
Teknik Kimia Internasional Tidak diselenggarakan
Teknik Industri Reguler s.id/PSTI_Sem_Antara
Teknik Industri Internasional Menghubungi Prodi TI IP
Informatika Reguler s.id/Info-Semester-Antara-INF-UII
Informatika Internasional Tidak diselenggarakan
Informatika PJJ Tidak diselenggarakan
Teknik Elektro Reguler https://ee.uii.ac.id/penawaran-mata-kuliah-semester-antara/
Teknik Elektro Internasional Tidak diselenggarakan
Teknik Mesin s.id/Info-Semester-Antara-TM-UII
Rekayasa Tekstil https://textiles.uii.ac.id/informasi-pelaksanaan-semester-antara-rekateks-2025-2026/
Manajemen Rekayasa https://s.id/KuliahAntaraMRGenap2526

Catatan: Mahasiswa diharapkan selalu memantau laman program studi masing-masing untuk memperoleh informasi terbaru mengenai mata kuliah yang dibuka pada Semester Antara.


Skema dan Jadwal Perkuliahan

Perkuliahan Semester Antara dilaksanakan secara luring di Gedung K.H. Mas Mansur FTI UII pada hari efektif Senin–Jumat. Setiap mata kuliah dirancang dengan skema pembelajaran yang tetap memenuhi capaian pembelajaran sesuai ketentuan akademik.

Komposisi Perkuliahan
Kegiatan Jumlah
Pertemuan luring sinkron (termasuk UTS) 9 kali
Pertemuan asinkron 2 kali
Ujian Akhir Semester (UAS) 1 kali
Durasi per pertemuan 90 menit
Jadwal Sesi Perkuliahan
Sesi Waktu
1 07.30 – 09.00
2 09.00 – 10.30
3 10.30 – 12.00
4 12.30 – 14.00
5 14.00 – 15.30
6 15.30 – 17.00
Pelaksanaan Perkuliahan

Perkuliahan Semester Antara dilaksanakan secara luring di Gedung K.H. Mas Mansur FTI UII pada hari Senin hingga Jumat. Setiap mata kuliah terdiri atas 9 pertemuan sinkron, termasuk Ujian Tengah Semester (UTS), 2 pertemuan asinkron, serta 1 pertemuan Ujian Akhir Semester (UAS) yang diselenggarakan oleh fakultas. Durasi setiap sesi perkuliahan untuk mata kuliah 2 SKS maupun 3 SKS adalah 90 menit.

Tarif Semester Antara

Tarif Semester Antara ditetapkan berdasarkan tahun angkatan mahasiswa sesuai ketentuan Fakultas.

Tahun Masuk Tarif Reguler Tarif Internasional
2025 Rp164.000/SKS Rp275.000/SKS
2023–2024 Rp160.000/SKS Rp275.000/SKS
2019–2022 Rp156.000/SKS Rp275.000/SKS

Mahasiswa yang berminat mengikuti Semester Antara diharapkan mencermati seluruh jadwal dan ketentuan yang berlaku agar proses registrasi hingga perkuliahan dapat berjalan dengan baik. Informasi lebih lanjut dapat diperoleh melalui Divisi Administrasi Akademik FTI UII pada jam layanan melalui WhatsApp 0877-0011-6621.

 

 Wassalammu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.