“Kuliah selama waktu kurang lebih 4 tahun itu tidak lama, kalau kita melakukan dengan enjoy dan penuh rasa cinta, seperti apa yang biasa ibu dosen pembimbing aku katakan. Awal aku memulai tugas akhir penuh dengan berbagai rasa, mulai dari rasa takut, ragu, gelisah, deg-degan dan akhirnya alhamdulillah dapat menyelesaikan sistem dengan lancar” ujar Fentina Purnama Sari, Mahasiswi, Teknik Informatika Fakultas Teknologi Industri Univeritas Islam Indonesia (FTI UII), angkatan 2010.

 

“Berawal dari membuka web psimed-uii.org , bersama Ekky yang juga mahasiswa Teknik Informatika, melihat beberapa tawaran judul untuk bisa dijadikan tugas akhir, tanpa berfikir panjang kemudian kami menghadap Dr. Sri Kusumadewi, S.Si.,MT., Ketua Pusat Studi Informatika Medis (PSIMed) yang juga Direktur Program Pascasarjana FTI UII” ujarnya, di rumah Kepala Desa Tirtoadi , Mlati, Sleman Yogyakarta (14/03/14).

 

Fentin menambahkan “Alhamdulillah, proposal masuk ke SIMSON dan disetujui. Tahap pertama sukses, judul Sistem Informasi Tumbuh Kembang Anak disetujui (22/10/13). Tahap selanjutnya adalah setelah mendapatkan data mulailah dengan aktivitas yang dinamakan ngoding”.

 

Fentin bersama Ekky didampingi  Dr. Sri Kusumadewi, S.Si.,MT, selaku Dosen Pembimbing serta 2 dosen lainnya yaitu Rahadian Kurniawan, M.Kom. dan Dinda Eling KS, S.Kom.  telah melakukan Sosialiasasi dan Pelatihan Pengembangan Sistem Informasi Posyandu bagi Bidan dan Kader Kesehatan Desa Tirtoadi.  “Alhamdulillah, semua berjalan dengan lancar, diikuti Bidan Desa dan Kader Posyandu yang sangat antusias mencoba mengoperasikan sistemnya” ujar Fentin.

 

Bagi Fentin hal tersebut sungguh pengalaman yang luar biasa dapat menyelesaikan tugasnya. Fentin menuliskan pesan untuk  yang telah menyempatkan membaca karya tulisnya  adalah buatlah karya mu dengan APIK yaitu Asli karya bikinan sendiri, P dari kata Perlu, artinya bermanfaat, sedangkan I dari kata Ilmiah, penyusunan karya ilmiah mengikuti acuan kaidah keilmuan, dan K adalah Konsisten, ditulis sesuai dengan bidang keahlian dan dapat dipertanggungjawabkan

 

“Mudahkalah urusan oranglain , niscaya Allah akan mempermudah urusan kita. “If we can not do Great Things do small things in a Great” Tuhan bersama orang-orang yang mau berusaha, taklukan rasa malas mu” pungkas Fentin.

 

Jerri Irgo

Pasca berakhirnya proses pemilihan Rektor UII dengan ditetapkannya nama Prof. Dr. Hadri Kusuma, MBA., DBA, sebagai Rektor UII untuk periode 2014-2018, kini tahapan selanjutnya adalah pemilihan Wakil Rektor. Penentuan nama-nama Calon Wakil Rektor sendiri telah melalui beberapa proses yang diawali dengan penyodoran nama-nama calon yang telah memenuhi kualifikasi dan yang bersedia untuk dicalonkan sebagai Wakil Rektor UII periode 2014-2018 oleh

 

Panitia Pemilihan kepada Rektor UII terpilih. Kemudian Rektor terpilih diberi kesempatan untuk mengajukan 3 nama calon di setiap bidang Wakil Rektor. Dari sinilah terjaring 9 nama Calon Wakil Rektor UII yang nantinya akan dipilih oleh Anggota Senat Universitas. Sebagaimana diungkapkan oleh Ketua II Panitia Pemilihan Rektor dan Wakil Rektor UII Periode 2014-2018, Dr. Hujair AH Sanaki, M.Si., dalam konferensi pers yang berlangsung di kampus UII Cik Di Tiro, Selasa (11/3).

 

Berdasarkan Surat Keputusan Panitia Pemilihan Rektor dan Wakil Rektor Universitas Islam Indonesia Nomor 07/SK-PP/III/2014 tentang Penetapan Calon Wakil Rektor UII Periode 2014-2018 ditetapkan 9 nama Calon Wakil Rektor dengan rincian 3 orang Calon Wakil Rektor I, 3 orang Calon Wakil Rektor II, dan 3 orang Calon Wakil Rektor III.

 

Berikut adalah nama-nama Calon Wakil Rektor dan asal fakultasnya; Untuk Calon Wakil Rektor I adalah Agus Triyanta, Drs., MA., MH., Ph.D. dari Fakultas Hukum (FH), Ilya Fadjar Maharika, Ir., MA., Dr.-Ing., IAI dari Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan (FTSP), dan Imam Djati Widodo, Drs., M.Eng.Sc., Dr. dari Fakultas Teknik Industri (FTI).

 

Sedangkan Calon Wakil Rektor II adalah Faisal RM, Ir., Drs., MT., Ph.D. dari Fakultas Teknik Industri (FTI), Hastuti Saptorini, Ir., MA. Dari Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan (FTSP), dan Nur Feriyanto, Drs., M.Si., Dr dari Fakultas Ekonomi (FE).

 

Adapun Calon Wakil Rektor III, yaitu Abdul Jamil, SH., MH., Dr. dari Fakultas Hukum (FH), Alwar, Drs., M.Sc., Ph.D. dari Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA), dan Dadan Muttaqien, Drs., SH., M.Hum., Dr. dari Fakultas Ilmu Agama Islam (FIAI).

 

Ia juga menyampaikan, nama-nama tersebut adalah nama yang diajukan oleh Rektor UII terpilih dan telah memenuhi kualifikasi, serta bersedia menandatangani surat kesedian untuk dicalonkan sebagai Wakil Rektor UII periode 2014-2018.

 

Lebih lanjut disampaikan Hujair AH Sanaki, selanjutnya para Calon Wakil Rektor UII akan dipilih oleh anggota senat UII pada tanggal 18 Maret 2014. Pemilihan akan dilangsungkan di Gedung Kuliah Umum Prof. Dr. Sardjito, Kampus Terpadu UII. “Pada kesempatan tersebut, Panitia Pemilihan akan langsung menetapkan secara resmi Calon Wakil Rektor yang terpilih setelah hasil pemilihan Calon Wakil Rektor diketahui,” ungkapnya.

 

Diberitakan oleh Humas UII

Detail tentang Profil Calon Wakil Rektor UII

 

Jerri Irgo

Fakultas Teknologi Industri Universitas Islam Indonesia (FTI UII) menjalin dan menandatangani kerjasama dengan 3 Perusahaan Multinasional, yaitu PT Excelitas Technologies Batam, PT Usinem dan PT Fujitec Indonesia.

 

Penandatangan naskah kerjasama dilakukan di Batam, Propinsi Riau Kepulauan (07/03).

 

Ir. Gumbolo Hadi Susanto, M.Sc, Dekan FTI UII menyatakan “Saat ini, transformasi dunia industri sangat pesat, dan mengalami perubahan bentuk yang baru, diantaranya kemajuan ilmu dan inovasi teknologi, sebagai mesin penggerak  industri penopang perekonomian. Hal tersebut membuka peluang bagi globalisasi ekonomi yang mendorong terciptanya perusahaan multinasional”.

 

“Perusahaan multinasional adalah perusahaan yang berbasis di satu negara akan  tetapi perusahaan tersebut juga memiliki kegiatan produksi ataupun pemasaran cabang di negara – negara lain, termasuk diantaranya PT Excelitas Technologies Batam, PT Usinem dan PT Fujitec Indonesia yang berbasis di Batam” ujarnya.

 

“Ruang lingkup kerjasama ini, meliputi 4 kegiatan yaitu penelitian dan pengembangan teknologi industri, pelatihan sumberdaya manusia dalam rangka bidang teknologi industri, pemagangan bagi akademisi dari FTI UII dan diseminasi serta diskusi penelitian dan pengembangan dalam bentuk seminar ataupun workshop” pungkas Ir. Gumbolo Hadi Susanto, M.Sc.

 

Jerri Irgo

fti_uii_rihlah-1Karyawan Fakultas Teknologi Industri Universitas Islam Indonesia (FTI UII), melaksanakan Rihlah ke pantai di pesisir selatan Kabupaten Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta (08/03).

 

“Kegiatan Rihlah, yang diikuti sejumlah 47 Karyawan FTI UII ini, bukanlah sekedar rekreasi semata, namun setelah mengalami saat-saat jenuh dengan rutinitas, diharapkan terjalinnya silaturahmi antar divisi, antar program studi dan semua kembali fresh sebelum beraktivitas” ujar Noor Hilal Fathoni, S.Ag. yang diberikan amanah mengawal kegiatan ini.

 

Mengutip berdasarkan beberapa release penelitian tentang rihlah, menyatakan diantaranya adalah dapat menurunkan tingkat biaya pengobatan hingga 20%,  selain itu juga di saat-saat rihlah, dapat terbebas dari pekerjaan keseharian yang mungkin menimbulkan stres pada tubuh yang berakibat pada ketidak seimbangan hormon dalam tubuh dan berakibat lebih jauh pada melemahnya ketahanan tubuh, maka dengan rihlah diharapkan dapat relaks, dan mengendurkan ketegangan-ketegangan atau stress yang ada, sehingga keseimbangan hormon bisa kembali normal.

 

Trip Rihlah Karyawan FTI UII dimulai dari pantai Indrayanti, dilanjutkan ke pantai Kukup dan berakhir di pantai Baron. Semua rangkaian dikemas dalam acara santai kekeluaargaan dan kegiatan ditutup dengan makan siang dengan menu ala Local Craftsmen Cooking. 

 

Jerri Irgo

REPUBLIKA.CO.ID, YOGYAKARTA — Prof Hadri Kusuma terpilih sebagai Rektor Universitas Islam Indonesia (UII) periode 2014-2018. Hadri terpilih dalam pemilihan tahap terakhir yang dilakukan Pengurus Badan Wakaf UII.

 

Terpilihnya Hadri Kusuma telah dikukuhan dengan surat keputusan panitia pemilihan rektor dan wakil rektor UII nomor 06/KPTS/II/2014 yang ditandatangani Ketua Pemilihan Abdul Jamil, tertanggal 28 Februari 2014. “Surat keputusan sudah diserahkan kepada calon rektor terpilih Selasa (4/3). Beliau akan menjabat rektor mulai 1 April 2014,” kata Hujair Sanaki, Wakil Ketua Panitia Pemilihan Rektor kepada wartawan di Yogyakarta, Selasa (4/3).

 

Selanjutnya, panitia akan memilih calon wakil rektor. Saat ini ada 51 nama yang memenuhi syarat menjadi wakil rektor 1. Calon wakil rektor 2 ada 89 orang, sedang calon wakil rektor 3 ada 90 orang.

 

Dalam tahap sebelumnya,  Hadri Kusuma yang juga Dekan Fakultas Ekonomi UII, mendapat suara terbanyak pada pemilihan Rektor UII periode 2014-2018 di tingkat senat. Dalam  pemilihan Selasa (11/2/2014) di Kampus UII Terpadu, Hadri Kusuma mendapat 37 suara atau 29 persen. Sedang urutan kedua ditempati Mochamad Teguh, Dekan Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan (FTSP)mendapatkan 33 suara atau 26 persen dan Jawahir Thontowi dari Fakultas Hukum (FH) mendapat 28 atau 22 persen.

 

Diberitakan Republika

 

Jerri Irgo

 

Berita Terkait

Prof. Hadri Kusuma Ditetapkan Sebagai Calon Rektor Terpilih UII Periode 2014-2018

Hadri Kusuma Calon Rektor Pilihan Senat UII

fti_uii-tamu-udinus-1Fakultas Teknologi Industri Universitas Islam Indonesia (FTI UII) mendadak dikunjungi tamu dari Universitas Dian Nuswantoro (UDINUS) Semarang pada Senin (17/02/2014). Dibilang mendadak, karena kehadirannya begitu cepat setelah pimpinan rombongan UDINUS melakukan komunikasi melalui telepon sehari sebelum kehadirannya dengan Dekan FTI UII, Ir. Gumbolo Hadi Susanto, M.Sc. Rombongan yang berjumlah 8 orang merupakan para pejabat di UDINUS diterima langsung di ruang sidang Dekanat FTI UII.

 

Dari komunikasi yang dilakukan, kehadiran mereka untuk melakukan studi banding terkait upaya apa yang dilakukan UII sehingga memperoleh nilai A pada akreditasi instituti dan berbagai upaya untuk mendapatkan nilai terbaik dalam akreditasi pada jenjang pascasarjana. Untuk itulah FTI UII menghadirkan Prof. Hari Purnomo. Prof. Hari merupakan salah dosen FTI UII yang pada saat visitasi akreditas institusi dipercaya menggawangi segala urusan terkait akreditasi institusi. Dalam kunjungan ini rombongan juga ditunjukkan pada ruang kantor pascasarjana, agar lebih kongkrit mengetahui pascasarjana FTI UII, tidak sekedar mendapatkan ceritanya saja.  Hal ini terkait dengan upaya mereka bagaimana memperoleh akreditasi yang terbaik untuk jenjang pascasarjana.

 

Saat dialog berlangsung, Prof. Hari menceritakan berbagai upaya yang dilakukan UII hingga mendapatkan nilai A pada akreditasi institusi. Menurutnya saat itu UII menyampaikan apa adanya berbagai data yang dimiliki UII. Sumber informasi utamanya adalah data yang ada pada server di sistem yang dimiliki UII, dipadukan dengan data laporan EPSBED yang kini sudah berganti nama menjadi PDPT. Penekanan utama yang disampaikan Prof. Hari adalah UII selalu berpegangan pada sistem mutu yang memang sudah lama dimiliki UII. “Kita selalu mengacu pada sistem mutu yang sudah ditetapkan untuk mendukung terwujudnya visi dan misi UII”, tekannya. “Bahkan untuk pengecekan data ini, sistem informasi kita dibongkar habis oleh asesor”, imbuh Prof. Hari.

 

Dosen tetap FTI UII, Izzati Muhimmah S.T., M.Sc., Ph.D menambahkan bahwa terkait dengan sistem mutu yang ada di UII, sampai unit terkecil yang ada di UII harus memiliki sasaran mutu yang terukur dan selalu dilakukan audit. “Upaya UII ini terus dilakukan dengan melakukan audit sistem mutu sampai unit terkecil yang ada. Dan ini rutin setiap tahun, jadi kami selalu dikontrol oleh sistem yang kami tetapkan sendiri”. Jelas Izzati mempertajam apa yang disampaikan Prof. Hari menjawab berbagai pertanyaan dari Kepala Kantor Penjaminan Mutu UDINUS, Retno Indah Hernawati, SE, M.Si. Secara bergantian berbagai pertanyaan yang ada dijawab dengan baik oleh Prof. Hari Purnomo, Izzati Muhimmah S.T., M.Sc., Ph.D dan juga wakil dekan FTI UII, Wahyudi Budi Pramono, ST, M.Eng.

fti_uii-tk-workshop-1Program Studi (Prodi) Teknik Kimia Fakultas Teknologi Industri Universitas Islam Indonesia (FTI UII) berupaya keras ciptakan strategi jitu agar para mahasiswa cepat lulus dan mendapatkan pekerjaan yang tapat sesuai bidangnya. Hal ini diupayakan dalam kegiatan workshop yang berlangsung di salah satu Laboratorium Tekstil pada Senin (17/02/2014), diikuti oleh seluruh dosen dan tenaga pengajar pada Prodi Teknik Kimia FTI UII.

 

Ketua Prodi Teknik Kimia FTI UII, Dra. Kamariah, M.S. menyampaikan dalam sambutan pembukaan workshop bahwa kegiatan workshop ini sangat mendesak dan penting untuk dilakukan mengingat semakin kerasnya persaingan di dunia pendidikan. Kamariah berharap banyak dari workshop sehari Prodi Teknik Kimia FTI UII memperoleh masukan yang sangat berharga baik itu untuk Prodi sendiri terlebih untuk para mahasiswa. “Regulasi Tugas Akhir untuk para mahasiswa Teknik Kimia FTI UII sangat penting. Untuk itu dengan workshop ini hasilnya diharapkan dapat membantu para mahasiswa selesai studi lebih cepat dari yang dijadwalkan”, harapnya.

 

Prodi Teknik Kimia FTI UII mendatangkan narasumber yang tapat yaitu seorang guru besar Teknik Kimia Universitas Gadjah Mada, Prof. Dr. Wahyudi Budi Sediawan dan dari Institut Teknologi Bandung, Dr. IGBN Makertihartha. Kepada beliau berdua khususnya Prodi Teknik Kimia FTI UII berharap mendapatkan bagian sharing dari para narasumber yang hebat ini.

 

Narasumber pertama Prof. Wahyudi Budi Sediawan yang banyak berbicara tentang Perancangan Pabrik Kimia (PPK) di akhir paparanya memberikan catatan dalam pemberian nilai, bahwa para mentor sebatas memberikan pengarahan dalam bentuk presentasi kelas di awal kegiatan dan memberi nilai pada setiap tahapan yang dilalui. Setiap mahasiswa wajib membuat laporan tiap tahapan dan laporan lengkap pada tahap terakhir.  Sementara Dr. IGBN Makertihartha lebih banyak menggabungkan seluruh kurikulum yang diterapkan, terutama yang terkait dengan penyusunan akhir. Menurutnya hal penting yang sangat diperlukan untuk perbaikan berkelanjutan antara lain harus kembali kepada definisi tujuan pendidikan pada Prodi, kurikulum dan rancangan Tugas Akhir harus jelas termasuk roadmap pengambilan mata kuliah. Hal yang sangat penting dari itu semua menurut Makertihartha adalah “jangan pernah lelah dalam melakukan evaluasi dan koreksi”, tutupnya.

 

 

Indonesia merupakan negara kepulauan yang sangat luas, untuk menjangkau kota-kota di Nusantara yang terpisahkan oleh ribuan kepulauan, transportasi udara menjadi salah satu sarana yang sering digunakan oleh masyarakat Indonesia karena dinilai lebih efisien dan harganya pun kini mulai terjangkau oleh hampir semua kalangan.  Indonesia tercatat sebagai 10 Negara terbanyak di dunia yang memiliki bandara, yaitu sejumlah 683 bandara.

 

Sebagai salah satu upaya untuk meningkatkan kualitas Bandara Internasional di Indonesia adalah dengan mengoptimalkan Teknologi Informasi dan Komunikasi (ICT), hal tersebut untuk merevolusi bisnis industri penerbangan, karena teknologi berperan penting mendukung operasional dan strategi manajemen dari maskapai termasuk di bandara.

 

Pendapat lebih detail dari R. Teduh Dirgahayu, ST., M.Sc., Ph.D, Dosen Magister teknik Informatika Program Pascasarjana Fakultas Teknologi Industri  (MI PPs FTI UII) berdasarkan hipotesa penelitiannya yang berjudul “Aplikasi Layanan Bandara berbasis Cloud” menyatakan “Saat ini bandara belum memberikan informasi via Teknologi Informasi  yang memadai bagi penumpang”. saat ditemui di Ruang Dosen PPs FTI UII (27/02).

 

“Dengan adanya penelitian ini akan memudahkan pihak bandara dalam penyediaan infrastruktur dan aplikasi Teknologi Informasi  beserta pengelolaannya. Selanjutnya pihak bandara dan stakeholder lain akan fokus di pengelolaan konten” ujar  R. Teduh Dirgahayu

 

Ditambahkannya sebagai salah satu upaya untuk meningkatkan kualitas bandara, “Aplikasi Layanan Bandara berbasis Cloud, dimana infrastruktur dan aplikasi di Internet, tidak perlu penyedian sendiri”

 

“Jika ingin menyediakan informasi tersebut, pihak bandara perlu membangun infrastruktur, aplikasi dan pengelolaan Teknologi Informasi, selain konten informasi yang akan disampaikan ke penumpang”  pungkas R. Teduh Dirgahayu

 

Jerri Irgo

fti_uii_POSIr Gumbolo Hadi Susanto, M.Sc, Dekan Fakultas Teknologi Industri Universitas Islam Indonesia (FTI UII), beserta rombongan Team Promosi FTI UII melakukan kunjungan kerja ke Direksi PT Pos Indonesia dan Direksi PT Telekomunikasi Indonesia (Telkom) di Bandung (19/02). Kunjungan kerja sekaligus penjajakan kerjasama ini, baik ke PT Pos Indonesia maupun ke PT Telkom dalam bentuk peningkatan kompetensi sumberdaya manusia khususnya Sistem Informasi Enterprise dan juga kegiatan pengabdian masyarakat.

 

Dalam presentasinya Ir Gumbolo Hadi Susanto, M.Sc, menyampaikan 4 point tawaran kerjasama, yaitu yang pertama Aplikasi Layanan Bandara berbasis Cloud, selanjutnya kedua Hybrid Open Source e-Learning berbasis Cloud. pada poin ketiga adalah Pengembangan Serat Alam dari Daun Nanas dan poin keempat adalah Pengembangan Kawasan Industri Kreatif Kerajinan Mendong.

 

Saat di PT Pos Indonesia, rombongan di terima Budhi Setyawan, Director of Technologi and Financial Service, didampingi Boy Panjaitan VP Pengembangan Teknologi, T Widodo, Sekretaris Perusahaan dan A Muktadir Tayeb, Manajer Protokoler.

 

Sedangkan di PT Telkom, yang menerima adalah Haris Widjanarko, SM Prandal / CSR, Ninik Lestari, Manager Area, Sanjaya, ST, MH, Manager Analisa Evaluasi & Adm dan Kartini Enterprise Account Manager serta M Lutfi Enterprise Account Manage.

 

Rombongan Team Promosi FTI UII yang hadir adalah Nasrullah Setiawan, ST, M.Sc, Dosen Teknik Industri  juga selaku Ketua Team Promosi, Alvin Sahroni, ST.,M.Eng, Dosen Teknik Elektro, Beni Suranto, ST, SoftEng, Dosen Magister Teknik Informatika Program Pascasarjana FTI UII dan Jerri Irgo, Liaison Officer dan Marketing Program Pascasarjana FTI UII.

 

Jerri Irgo

Seminar Nasional Aplikasi Teknologi Informasi 2014 (SNATi 2014) adalah agenda rutin tahunan sebagai forum diseminasi informasi dan pengetahuan terkait aplikasi Teknologi Informasi (TI).

 

Setiap penyelenggaraan SNATI selalu diapresiasi oleh peserta dari seluruh wilayah Indonesia dengan latar belakang beragam, mulai dari akademisi hingga praktisi, mulai dari developer sampai end-user, baik dari sisi teknis, manajerial maupun dampak sosial dari aplikasi TI.

 

Berbekal pengalaman selama 10 tahun, SNATI 2014 insya’Allah selalu tampil dengan citra seminar yang berkelas..

 

selengkapnya : SNATi 2014

 

Jerri Irgo