Lembaga Dakwah Fakultas Teknologi Industri Universitas Islam Indonesia (FTI UII), CENTRIS mempersiapkan kader-kader barunya dengan melaksanakan Malam Bina Iman dan Takwa (Mabit). Kegiatan dilaksanakan di Gunungkidul tepatnya di pantai Krakal beberapa waktu kemarin berjalan dengan lancar. Meskipun ada sedikit kendala ‘bingung’ karena pimpinan perjalanan lupa arah, rombongan waktu itu sekitar jam 15:00 seluruh peserta tiba di Pantai Krakal dengan selamat.
Meskipun rasa capek menguasai seluruh peserta, namun ketika menyaksikan keindahan deru ombak yang menenangkan dan angin pantai yang sejuk, perlahan mengikis rasa penat para peserta. Kegiatan pertama dalam mabit ialah kajian islami yang disampaikan oleh ustadz Aza El Munadiyan.
Tiba saatnya waktu istirahat. Tanpa di aba-aba para peserta langsung mencelupkan kakinya ke air laut. “Saya tidak pernah melihat pantai sebelumnya, jadi ini adalah mabit sekaligus wisata bagi saya, hehehe”, ucap seorang peserta mabit. Hingga masuk waktu sholat, para peserta sholat berjama’ah dan dilanjutkan membaca al Qur’an dan Al-Ma’tsurat. Bernanung dalam sebuah tenda besar, para peserta merasakan keakraban satu sama lain. Ukhuwah islamiyah yang memang ditargetkan CENTRIS.
Berbagai macam kegiatan lanjutan dalam mengisi mabit dilakukan ba’da Isya hingga peserta terlelap dalam tidur yang sangat nyaman. Masuk waktu dini hari, pukul 01.00 panitia membangunkan satu per satu peserta dengan memberikan selisih waktu diantaranya. Satu per satu peserta disuruh berjalan melewati jalan yang sudah di arahkan sebelumnya. Seperti kegiatan malam pada pramuka, CENTRIS meletakan beberapa pos untuk mengawasi para peserta dalam perjalanan. Hingga tiba di puncak karang para peserta melaksanakan sholat Tahajud sambil merenungi kebesaran Allah SWT.
Hari kedua, setelah tausiyah yang disampaikan oleh Dimas Harits selanjutnya diisi dengan berbagai permainan yang sungguh sangat memberi motivasi. Karena dipantai maka seluruh peserta wajib basah. Sehingga apabila ada peserta yang ketahuan tidak basah akan diceburkan ke pantai oleh panitia. Meskipun rasa letih yang sangat memuncak rasanya enggan untuk mengakhiri kegiatan ini. Namun demikian sang waktu tidak bisa dihentikan untuk kami harus beraktifitas kembali di kampus. Alhamdulillah akhirnya seluruh peserta sampai di kampus FTI UII setelah melakukan perjalanan pulang.
Dewi SM

Ustadz Nashrullah, mengawali mauidho hasanah dengan sebuah cerita dalam hadits, suatu ketika rasulullah ditanya oleh sahabat. “Ya Raslullah, apa yang menyebabkan kebanyakan ke dalam surga dan apa yang menyebabkan kebanyakan ke dalam neraka?”. Rasul menjawab bahwa yang menyebabkan kebanyakan manusia masuk ke dalam surga adalah “Taqwa Allah wa husnul khuluq”. “Maksudnya bahwa kebanyakan manusia masuk surga karena taqwanya kepada Allah dan selalu membaguskan akhlaknya”. Ustadz melanjutkan bahwa “sebaliknya yang kebanyakan menyebabkan manusia masuk ke dalam neraka adalah karena selalu memperturutkan mulut dan lubang kemaluan”.
Dekan Fakultas Teknologi Industri Universitas Islam Indonesia (FTI UII), Ir. Gumbolo Hadi Susanto, M.Sc melepaskan secara resmi dua tenaga edukatif yang purna tugas, Dra. Hj. Eskar Tri Murti MM dan Ir. Hj. Budi Astuti MT. Hal ini dirangkai dengan acara tasyakuran perolehan akreditasi A untuk Program Studi (Prodi) Teknik Industri dan akreditasi B untuk Prodi Teknik Kimia Rangkaian tasyakuran ini diikuti oleh seluruh civitas akademika FTI UII di ruang Auditorium FTI UII pada Selasa (03/12/2013).
“Alhamdulillah, saat ini Program Studi (Prodi) Teknik Industri Fakultas Teknologi Industri Universitas Islam Indonesia (FTI UII) berhasil mempertahankan akreditasi dengan nilai A untuk lima tahun ke depan”. Hal ini disampaikan Harwati, ST, MT, mewakili Prodi dalam tasyakuran perolehan akreditasi A untuk Program Studi (Prodi) Teknik Industri dan akreditasi B untuk Prodi Teknik Kimia Fakultas Teknologi Industri Universitas Islam Indonesia (FTI UII). Rangkaian tasyakuran ini diikuti oleh seluruh civitas akademika FTI UII di ruang Auditorium FTI UII pada Selasa (03/12/2013).
Dalam upaya menjadikan seluruh pegawai yang ada di lingkungannya kompak dalam menapaki setiap jengkal rangkaian pekerjaan yang menjadi tugas masing-masing, Fakultas Teknologi Industri Universitas Islam Indonesia (FTI UII) selenggarakan outbond pada hari Sabtu (30/11/2013). Outbond yang melibatkan hampir dua ratus peserta yang terdiri seluruh pegawai yang ada di FTI UII dari tenaga edukatif maupun tenaga kependidikan yang ada mengambil tempat di desa wisata pendidikan, lingkungan dan budaya ‘Dolan Ndeso Boro’ di wilayah Kulon Progo.
Tidak salah apabila memang dicanangkan bahwa Universitas Islam Indonesia (UII) menjadi obyek wisata kampus. Hal ini tidak sulit, karena memang banyak hal yang dapat mendukung bahwa banyak hal yang bisa dikungjungi di UII disamping sebagai tempat belajar. Setidaknya di Fakultas Teknologi Industri (FTI) pada Program Studi (Prodi) Teknik Informatika di bulan Nopember 2013 saja terjadi lebih dari 3 rombongan tamu yang menghendaki melihat dari dekat berbagai kegiatan belajar mengajar dan laboratorium yang dimiliki.