Fakultas Teknologi Industri Universitas Islam Indonesia (FTI UII) menerima kunjungan tamu dari Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Jenderal Achmad Yani (FMIPA UNJANI). Sejumlah rombongan tamu diterima langsung oleh Pjs Dekan FTI UII, Ir. Sukirman, MM di ruang sidang Dekanat FTI UII pada Rabu (28/05/2014). Hadir dalam kesempatan ini mendampingi Dekan FTI UII adalah sejumlah para pimpinan Program Studi (Prodi) dan sejumlah dosen Teknik Informatika FTI UII.
 

Fokus kunjungan FMIPA UNJANI kali ini bermaksud melakukan penjajakan kerjasama antara FMIPA UNJANI dengan FTI UII, khususnya dengan Program Studi (Prodi) Teknik Informatika. Hal ini sebagaimana diungkapkan Dekan FMIPA UNJANI, Hernandi Sujono, S.Si, M.Si. Dia menjelaskan, bahwa FMIPA UNJANI yang beralamat di Jl. Terusan Jenderal Sudirman Cimahi, kini memiliki dua Prodi yaitu Kimia dan Informatika. Diceritakan pula bahwa, beberapa waktu lalu sudah melakukan penanda tanganan kerjasama dengan FMIPA UII khususnya pada Prodi Kimia.

 

Selanjutnya dalam kesempatan kunjungan ke FTI UII kali ini bermaksud melakukan penjajakan kerjasama dengan FTI UII, yang difokuskan dengan Prodi Teknik Informatika FTI UII. “Selanjutnya dalam silaturahim ini, kami bermaksud melakukan penjajakan kerjasama khususnya dengan Prodi Teknik Informatika FTI UII”, Hernandi Sujono mengungkapkan. Ditambahkan pula bahwa fokus kerjasama yang ingin dijalin adalah pada pengembangan penelitian  yang memberi manfaat bagi kedua belah pihak dengan memanfaatkan sumber daya yang disediakan oleh kedua belah pihak tanpa mengganggu pelaksanaan tugas masing-masing.
 

Selanjutnya dengan dipandu Pjs Dekan FTI UII, sebelum melakukan tanda tangan kerjasama Kaprodi Teknik Informatika FTI UII, Yudi Prayudi, S.Si, M.Kom memaparkan berbagai bidang kerjasama yang dimiliki Prodi Teknik Informatika FTI UII.

Dalam salah satu sesi di acara Republika Goes to Campus, Redaktur Senior Republika Online Arif Supriyanto menjelaskan secara gamblang dan detail mengenai Teknik penulisan berita. Bahwa, dalam menulis berita, terdapat perbedaan antara media cetak dan media online. Dalam media online, terkadang tidak diperlukan unsur 5W+1H. Dikarenakan media online berkejaran dengan waktu sehingga berita langsung ditulis tanpa ditelusuri lebih dalam. Hal ini disampaikannya di Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (Fisipol) Universitas Gadjah Mada (UGM) pada Jumat (9/5/2014).
 

Masih menurut Arif, selain itu judul berita dalam media online cenderung bombastis, dikarenakan sebagian besar pembaca media online ialah orang berusia 25 tahun kebawah. Dimana kategori usia tersebut cenderung tertarik akan hal-hal bombastis.
 

Di akhir sesi, sebagai follow-up dari acara ini, Republika Online mengadakan sayembara penulisan berita mengenai acara yang telah diikuti. Tentu, tulisan yang memenuhi kriteria akan di posting di website republika dan hadiah menanti.
 

Sementara beberapa pihak yang terlibat kerjasama turut berpartisipasi dalam pengadaan doorprize berupa emergency lamp solar energy, samsung powerbank, speaker, wireless mouse, flashdisk 16 GB, dan buku agenda. Selain itu, acara diakhiri dengan pembagian sertifikat oleh panitia dan sesi foto bersama pemateri.

 

 

LPM Profesi

 

Berita Terkait:

FTI Dalam Republika Goes to Campus

Lembaga Pers Mahasiswa (LPM) Profesi Fakultas Teknologi Industri Universitas Islam Indonesia (FTI UII) mendelegasikan 5 mahasiswa untuk menghadiri acara Republika Goes to Campus. Acara diselenggarakan di Gedung BF Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIPOL) Universitas Gadjah Mada (UGM) pada Jumat (9/5/2014). Dalam kegiatan ini Fisipol UGM mengundang lembaga jurnalis kampus se-Yogyakarta.
 

Kegiatan positif ini sengaja dirancang agar dalam waktu dekat tercipta jurnalis muda yang siap menghadapi berbagai tantangan di masa depan. Oleh karena itu tema yang diangkat ‘Mencetak Jurnalis Muda yang Melek akan Energi Masa Depan’. Untuk itu Republika bekerjasama dengan Fisipol UGM mendatangkan pemateri dari SKK Migas, INPEX Corporation Indonesia, TOTAl E&P Indonesia, dan UGM sendiri.
 

LPM Profesi FTI UII memenuhi persyaratan panitia, bahwa peserta wajib menuliskan artikel 4 paragraf tentang kondisi Migas Indonesia. Mereka yang dikirimkan antara lain: M. Khoirul Ummam (Teknik Kimia), M. Ikhsan Safitra (Teknik Informatika), M. Zidni Ilmi (Teknik Informatika), M. Romly Yadi (Teknik Mesin) dan Tri Wahyudi (Teknik Industri).
 

Acara yang dimulai pukul 9 ini terbagi menjadi 2 sesi. Sesi pertama, Seminar Energi “Fakta dan Strategi  Pengembangan Migas di Indonesia” oleh Rudi Raditya Setiadji dari SKK Migas dan Hanafi Kadir dari INPEX. Rudi menyampaikan bahwa kekayaan minyak yang dimiliki Indonesia tidak sebanyak yang dibicarakan khalayak, Indonesia hanya memiliki porsi 0.2% dari total cadangan minyak dunia. Sedikit dibawah Malaysia (0.4%) dan Vietnam (0.3%). Dibalik semua itu, justru Indonesia menduduki peringkat pertama se-Asia Pasifik untuk cadangan gas dengan porsi 1.7% dari total cadangan gas dunia. Oleh karena itu, diperlukan pengalihan penggunaan energi dari minyak bumi ke gas dan sumber energi alternatif harus diprioritaskan.

 

Narasumber kedua, Hanafi Kadir menyampaikan mengenai operasi INPEX di Indonesia. INPEX sebagai perusahaan energi terbesar di Jepang memiliki berbagai proyek di Indonesia, dengan proyek terbesar yaitu Abadi Project di Masela Block, Nusa Tenggara Timur. Selain itu, INPEX juga menanam saham di berbagai blok di Indonesia yang dikelola oleh TOTAL, Chevron, dan lain-lain.

 

LPM Profesi

 

Berita Terkait:

Republika Goes to Campus: Media Online Berkejaran Dengan Waktu

Tari Saman yang ditarikan oleh Mahasiswa Universitas Islam Indonesia (UII) penerima Beasiswa Unggulan Biro Perencanaan Kerjasama Luar Negeri (BU-BPKLN) menjadi perfomace penampilan seni di Kota Solo, Jawa Tengah (03/06).

 

“Perfomace penampilan seni mahasiswa tersebut, dalam rangka character building bagi Mahasiswa penerima Beasiswa Unggulan yang diselenggarakan oleh Universitas Muhammdiyah Surakarta (UMS)” ujar Ir Agus Taufiq, M.Sc Koordinator Pengelola Beasiswa Unggulan Fakultas Teknologi Industri (FTI) UII sesaat usai perfomace.

 

Ir Agus Taufiq M.Sc, menambahkan “pilihan perfomace Tari Saman, bukanlah tanpa alasan, diantaranya karena beberapa mahasiswa penerima Beasiswa Unggulan, telah menguasai menari Saman tersebut dan berharap dapat turut memperkenalkan budaya Aceh kepada masyarakat umum serta meningkatkan semangat untuk tetap menjaga nilai-nilai budaya tradisional”.

 

“Apalagi Tari Saman telah ditetapkan UNESCO sebagai Daftar Representatif Budaya Takbenda Warisan Manusia dalam Sidang ke-6 Komite Antar-Pemerintah untuk Pelindungan Warisan Budaya Tak benda UNESCO di Bali, 24 November 2011” pungkas Ir Agus Taufiq M.Sc

 

Jerri Irgo

Tim Cyberguard dari Universitas Islam Indonesia berhasil mendapatkan juara 1 dalam acara Cyber defence Competition yang diadakan oleh Asosiasi Open Source Indonesia. Kejuaraan antar peretas berskala nasional ini berlangsung pada 24 april 2014 lalu di Surabaya. Tim yang terdiri 4 mahasiswa Jurusan Teknik Informatika yaitu Muh. Raimy Azizi, Abdul Rahman, Bilal Abdussalam, dan Abu Bakar Baridwan, serta dibimbing oleh Fietyata Yudha ini berhasil mengalahkan tim dari Institut Teknologi Sepuluh November (ITS) yang merebut juara 2 dan juara 3.

 

Kompetisi yang memasuki tahun kedua ini diikuti oleh 22 tim yang berasal dari beberapa perguruan tinggi di Indonesia. Kompetisi ini terdiri dari tim yang beranggotakan 4-5 orang yang bertugas untuk memecahkan kasus yang disediakan oleh panitia. Selain itu tim yang bertanding diharuskan membuat sistem pertahanan server  yang aman yang nantinya akan diuji dan diretas oleh tim dari panitia.

 

“Sebenarnya kita tidak memasang target yang tinggi pada kompetisi kali ini,tapi alhamdulilah malah bisa dapat juara 1”, ujar Hamid yang juga merupakan pembimbing tim Cyberguard. “Tim yang kita kirim kali ini merupakan tim bentukan baru namun memiliki potensi.”, imbuhnya.

 

Menurut Hamid yang juga merupakan dosen Teknik Informatika Universitas Islam Indonesia ini, kompetisi seperti ini sangat bagus sekali guna menjaring peretas di Indonesia agar mau direkrut dan bergabung dengan pemerintah Indonesia melalui departemen pertahanan guna membuat suatu sistem pertahanan cyber yang baik.

 

Jerri Irgo

Yogyakarta (ANTARA News) – Tim Unisi Robotics Yogyakarta menjuarai kategori robot pemadam api pada Kontes Robot Indonesia Regional 3 Jawa Tengah-Daerah Istimewa Yogyakarta 2014 di Gedung Olahraga Jatidiri Semarang.

 

“Tim Unisi Robotics yang berhasil meraih juara pertama dan kedua kategori robot pemadam api itu adalah Tim Admiral Unisi dan Tim Akhtar Unisi,” kata dosen Teknik Informatika Fakultas Teknologi Industri (FTI) Universitas Islam Indonesia (UII) Izzati Muhimmah di Yogyakarta, Jumat.

 

Menurut dia, Tim Admiral Unisi meraih juara pertama kategori robot pemadam api beroda, sedangkan Tim Akhtar Unisi juara dua kategori robot pemadam api berkaki pada kontes robot yang diselenggarakan Universitas Islam Sultan Agung (Unissula) Semarang pada 8-12 Mei 2014.

 

“Kemenangan kedua tim itu kami syukuri sebagai hadiah bagi perjalanan panjang, sekitar enam tahun, Tim Unisi Robotics dalam kategori robot pemadam api. Banyak hal yang kami perbaiki dari pengalaman-pengalaman tahun sebelumnya,” kata dosen pendamping Tim Admiral Unisi itu.

 

Ia mengatakan Tim Admiral Unisi yang terdiri atas mahasiswa Teknik Informatika Deky Dilfiana Dewantara, Baihaki Erwanda (Teknik Elektro), dan Setyo Ardi Pratama (Teknik Mesin) telah menunjukkan penampilan yang unggul secara konsisten dalam tiga putaran pertandingan.

 

Penampilan unggul juga ditunjukkan Tim Akhtar Unisi yang beranggotakan mahasiswa Teknik Mesin Irsyad Safrony, Chabib Nurrochman (Teknik Informatika), dan Fajar Nofriyudi (Teknik Elektro) dengan dosen pembimbing Mohammad Faizun (Teknik Mesin).

 

Ia mengatakan mahasiswa-mahasiswa UII itu menunjukkan sikap yang sangat baik dalam menghormati waktu (time management), mengatur strategi, ketelitian, dan ketenangan saat bertanding.

 

Selain itu, pengalaman juga mengajarkan tim untuk merancang algoritma yang benar dan efisien. Apalagi, kedua tim itu memang dibangun oleh pribadi-pribadi cerdas, pekerja keras, disiplin, tangguh, dan mahasiswa penerima Beasiswa Santri Unggulan.

 

Pada kontes tersebut, kata dia, sebenarnya Tim Unisi Robotics juga mengirimkan tim pada kategori Kontes Robot Sepak Bola Indonesia yakni Tim Athaya Unisi. Namun, tim tersebut belum berhasil memenangi pertandingan.

 

Tim itu terdiri atas mahasiswa Teknik Elektro Putra Arisandy, Deny Rahmalianto (Teknik Informatika), Surya Hendriy (Teknik Informatika), Feri Apriyanto (Teknik Mesin), dan Fatchuri Rohman Syarif (Teknik Mesin) dengan dosen pembimbing Muhammad Khafidh.

 

Menurut dia, dengan capaian itu jalan yang hendak ditempuh masih panjang. Kedua tim itu akan disiapkan menghadapi kompetisi tingkat nasional yang akan diselengggarakan di GOR Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) pada Juni 2014.

 

“Untuk itu, dukungan dan doa dari seluruh civitas akademika UII selalu kami harapkan untuk kesuksesan bersama,” katanya.

 

diberitakan Kantor Berita Antara 

 

Jerri Irgo

 

fti_uii_robotics_2014-2SEMARANG FTINews – Pengiriman tim unisi Robotics Fakultas Teknologi Industri Universitas Islam Indonesia (FTI UII) ke Universitas Islam Sultan Agung (Unissula) dalam kontes robot ternyata tidak sia-sia. Demikian diungkapkan salah satu dosen pembimbing, Izzati Muhimmah S.T., M.Sc., Ph.D. Secara gamblang dijelaskannya bahwa selama di GOR Jatidiri, Semarang pada tanggal 8-12 Mei 2014, tin unisi robotics dari FTI UII bisa tampil gemilang sehingga salah satu timnya yaitu Admiral Unisi berhasil meraih juara 1 dalam kategori Robot Pemadam Api (RPA) Beroda.

 

Ditambahkannya, bahwa tidak hanya satu tim yang dapat mejuarai kontes, namun tim Akhtar Unisi berhasil membawa pulang juara 2 dalam kategori RPA Berkaki. Sebagaimana diungkapkannya, “Kemenangan kedua tim ini sangatlah kami syukuri sebagai hadiah bagi perjalanan panjang lebih kurang lebih 6 tahun, Tim Unisi Robotics dalam kategori pemadam api”. “Banyak hal yang kami perbaiki dari pengalaman-pengalaman tahun sebelumnya”, jelas Izzati.  Lebih lanjut menjelaskan upaya para mahasiswa FTI UII, sungguh menunjukkan sikap yang sangat baik dalam menghormati waktu, mengatur strategi, ketelitian dan ketenangan saat bertanding. Selain itu, pengalaman juga mengajarkan tim untuk merancang algoritma yang benar dan efisien. Terlebih lagi, kedua tim ini memang dibangun oleh pribadi-pribadi cerdas, pekerja keras, disiplin, tangguh, dan mahasiswa penerima beasiswa santri unggulan. Sehingga terbukti bahwa perpaduan ikhtiyar dan doa yang sungguh-sungguh dapat mewujudkan semua kemungkinan.
Dalam kontes tahun ini, sebenarnya kita juga mengirimkan tim pada kategori Kontes Robot Sepakbola Indonesi yaitu Tim Athaya Unisi. Tim ini terdiri dari Putra Arisandy (Teknik Elektro), Deny Rahmalianto (Teknik Informatika), Surya Hendriy (Teknik Informatika), Feri Apriyanto (Teknik Mesin), dan Fatchuri Rohman Syarif (Teknik Mesin) serta dosen pembimbing Bapak Muhammad Khafidh, ST, MT. Namun, kali ini tim ini belum berhasil memenangkan pertandingan.
Dengan capaian ini, jalan yang hendak ditempuh masihlah panjang. InsyaAllah kedua tim akan siap dalam kompetisi tingkat nasional yang akan diselengggarakan di GOR UNY pada bulan Juni 2014. Untuk itu, dukungan dan doa dari seluruh civitas akademik UII selalu sangat kami harapkan untuk kesuksesan kita semua.

 

Berita Terkait:

FTI UII Kirim Tim Unisi Robotics Bertanding di Unissula

Tim Unisi Robotics Raih Juara 1 RPA Beroda

Kemenangan Dalam Gambar

fti_uii_robotics_2014-1SEMARANG FTINews – “Alhamdulillah tim Unisi Robotics berhasil memenangkan kompetisi pada dua kategori perlombaan”, demikian diungkapkan salah satu dosen pembimbing, Izzati Muhimmah S.T., M.Sc., Ph.D setibanya di kampus. Dijelaskannya pada Kontes Robot Indonesia Regional 3 Jateng-DIY tahun 2014 yang diselenggarakan oleh Universitas Islam Sultan Agung (Unissula) di GOR Jatidiri, Semarang pada tanggal 8-12 Mei 2014, tim Admiral Unisi berhasil meraih juara 1 dalam kategori Robot Pemadam Api (RPA) Beroda, sementara tim Akhtar Unisi berhasil meraih juara 2 dalam kategori RPA Berkaki.

 

Izzati tidak henti-hentinya melafadzkan kalimat syukur saking gembiranya. “Alhamdulillah, performa unggul yang sama juga ditunjukkan oleh Tim Akhtar Unisi yang mengikuti kompetisi dalam kategori Robot Pemadam Api Berkaki”, ungkapnya. Lebih lanjut dijelaskannya bahwa Tim Akhtar Unisi ini beranggotakan Irsyad Safrony (Teknik Mesin), Chabib Nurrochman (eknik Informatika), dan Fajar Nofriyudi (Teknik Elektro) dengan dosen pembimbing Bapak Mohammad Faizun ST, M.Eng. Sebagaimana tim Admiral Unisi, robot berkaki Akhtar Unisi ini sempat tidak berhasil mendeteksi api pada putaran pertama. Pada putaran kedua dan ketiga, anggota tim memutuskan untuk tidak mengejar bonus, namun berfokus pada pencapaian tujuan pemadaman api. Alhamdulillah strategi ini tepat. Bahkan pada putaran ketiga, catatan waktu untuk memadamkan api adalah 86 detik dan 69 detik waktu kembali ke home. Catatan waktu ini sangat baik untuk kategori berkaki, karena robot yang berbentuk seperti laba-laba ini pada umumnya membutuhkan lebih banyak waktu untuk menggerakkan 18 motor servo pada keenam kaki robotnya.

 

Dalam kesempatan berbeda Kaprodi Teknik Mesin, Agung Nugroho Adi, ST, MT menjelaskan ketika ditanya soal ketidak ikut sertaan tim Unisi Robotics dalam Kontes Robot Indonesia (KRI). Menurutnya, untuk kali ini tim unisi robotics hanya ikut yang skala kecil saja agar lebih fokus. “Pengalaman ketika kita mengikuti semua kontes ternyata menjadikan konsentrasi kita buyar, sehingga malah tidak ada yang menang”, jelasnya. Ditambahkannya seraya berharap agar tim unisis robotics yang menang kali ini juga akan membawa kemenangan dan dapat mengibarkan berdera FTI UII di GOR UNY pada bulan Juni 2014 yang akan datang.

 

Berita Terkait:

FTI UII Kirim Tim Unisi Robotics Bertanding di Unissula

Perpaduan Ikhtiyar dan Doa Membuahkan Hasil Gemilang

Kemenangan Dalam Gambar

Usai sudah proses pemilihan bakal calon Rektor Universitas Islam Indonesia masa bakti 2014-2018. Setelah melalui perhitungan dengan cermat disaksikan seluruh sivitas akdemika yang hadir di tempat perhitungan, diperoleh hasil suara sebagaimana tampak pada gambar berikut:

 

prolehan_suara

 

Untuk hasil perolehan suara di tingkat universitas dapat dilihat pada rekapitulasi sebagai berikut:

 

Berita Terkait:

Pemilihan Bakal Calon Rektor UII di FTI UII Ditunda

fti_uii_sukirman_pilrek-2KALIURANG FTINews – Sesuai peraturan yang sudah ditetapkan, maka pemilihan bakal calon (balon) rektor Universitas Islam Indonesia (UII) di lingkungan Fakultas Teknologi Industri (FTI) ditunda. Hal ini disampaikan Pjs. Dekan FTI UII, Ir. Sukirman, MM dalam kesempatan membuka rapat dalam rangka pemilihan balon rektor UII untuk masa bakti tahun 2014-2018 tahap ke 2, pada Jumat (9/5/2014).

Pelaksanaan pemilihan yang berlansung di hall FTI UII ini hingga saat dilangsungkan pembukaan oleh Pjs. Dekan FTI UII tepat pada pukul 8:00 belum memenuhi quorum yang ditetapkan yaitu setengah lebih satu. Hal ini sesuai dengan kenyataan yang terjadi bahwa saat dilansungkan pengecekan olehnya dengan terpaksa harus ditunda. “Sesuai dengan yang tercatat dalam daftar pemilihan tetap di FTI UII ada 120 pemilih, namun sampai saat ini yang hadir baru mencapai 32 pemilih”, katanya.
 

Sukirman menekankan, “Sesuai aturan yang telah ditetapkan, bahwa pemilihan bisa dimulai apabila pemilih yang hadir sudah memenuhi separo plus satu, berarti kita tunggu sampai hadir 61 pemilih atau dimulai setelah tiga puluh menit sejak dilangsungkan pembukaan ini”. “Untuk itu pemilihan bakal calon rektor UII periode 2014-2018 di lingkungan FTI UII, ditunda”, tutupnya sambil mengetok meja tiga kali.

 

Berita Terkait:

Perolehan Suara Bakal Calon Rektor UII di FTI UII 2014-2018