Kaliurang (FTI UII). Untuk meningkatkan sektor ekonomi masyarakat, Drs. Subagya, MM, Camat Ngempak dan Dr. Imam Djati Widodo, M.Eng.Sc., Dekan FTI UII menandatangani Nota Kesepahaman, antara Forum Kelompok Usaha Ngemplak Lestari, Kecamatan Ngemplak dengan Fakultas Teknologi Industri Universitas Islam Indonesia (FTI UII), mengenai Pemberdayaan Masyarakat melalui Pelatihan, Penelitian Dan Program Pengabdian Masyarakat.

 

Penandatangan  Nota Kesepahaman tersebut dilakukan di ruang Sidang Dekanat FTI UII, Gedung KH Mas Mansur, Kamis, 7 Jumadil Tsani 1437 H / 17 Maret 2016, dihadiri Pimpinan FTI UII dan juga unsur Musrayawah Pimpinan Kecamatan (Muspika) Pemerintah Kecamatan Ngempak, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta.

 

“Membuka akses untuk penggunaan fasilitas dan menyelenggarakan pertemuan dalam rangka penyelenggaraan berbagai program pemberdayaan masyarakat dan membantu dalam berbagi pengetahuan termasuk menyediakan narasumber dalam rangka pengembangan teknologi tepat guna untuk diaplikasikan dalam program pemberdayaan masyarakat dan program penelitian, pelatihan dan program-program pengabdian masyarakat lainnya, merupakan ruang lingkup dari kesepahaman bersama tersebut” ungkap Dr. Imam Djati Widodo.

 

Dikatakan Dr. Imam Djati Widodo, adapun tujuan dari kerjasama ini adalah “bersama-sama bersepakat untuk  menjalankan program-program bersama dengan tujuan pemberdayaan masyarakat melalui penelitian, pelatihan dan program-program pengabdian pada masyarakat”.

 

“Selain itu tujuan kerjasama ini juga dirancang dengan memanfaatkan kemampuan dan potensi kedua pihak dalam pemberdayaan masyarakat sebagai wujud tanggung jawab sosial dalam rangka menciptakan masyarakat yang mandiri dan sejahtera (qoryah toyibah)” ucapnya.

 

Jerri Irgo

Kaliurang (FTI UII). Team Promo Fakultas Teknologi Industri Universitas Islam Indonesia (FTI UII) akan menawarkan training dan workshop ke SMU-SMU. Adapun usulan topik untuk training atau workshopnya  akan disesuaikan dengan kebutuhan murid dan guru pembimbingnya.

 

Dosen Program Studi Teknik Mesin Fakultas Teknologi Industri Universitas Islam Indonesia, Agung Nugroho Adi, ST., MT, mengatakan “Team Promo FTI UII akan melakukan perubahan pendekatan dari hard promotion ke soft promotion, untuk menjawab kebutuhan murid dan guru di SMA”. hal tersebut disampaikan di ruang kerjanya di Gedung KH Mas Mansur, FTI UII  (16 Maret 2016).

 

Menurut Ajie, panggilan Agung Nugroho Adi, “Pendekatan baru yang kita promosikan bukan (hanya) profil FTI UII, namun juga akan menyesuaikan dengan kebutuhan bersama, baik untuk murid dan guru pembimbingnya”.

 

“Saat ini, kalau menerima kunjungan dari SMA, waktu presentasi profil FTI UII memerlukan  waktu paling sedikit 15-20 menit dan sisanya topik pengembangan diri untuk siswa, misal pengembangan rekam jejak pribadi” ujar Ajie yang juga sebagai Team Promo FTI UII.

 

“Namun ke depan kalau ada permohonan dari sekolah, kita menwarkan aktifitas apa yang dapat dilakukan bersama-sama dengan mereka, begitu juga kalau lakukan kunjungan ke SMA,  kita tidak minta ijin promosi namun kita akan menawarkan program training/workshop yang disesuaikan dengan kebutuhan murid dan gurunya” jelasnya.

 

Jerri Irgo

Kaliurang (FTI UII). Team Promo Fakultas Teknologi Industri Universitas Islam Indonesia (FTI UII), mencermati hasil survei nasional Tempo yang di publish Kamis 28 Januari 2016 sangat menarik, yaitu terdapat 12 Fakultas incaran favorit para calon mahasiswa dan 67% atau sejumlah 8 Fakultas terdapat di UII Yogyakarta.

 

Kegiatan yang dilaksanakan di Ruang Program Pascasarjana FTI UII, Selasa 21 Jumadil Awwal 1437 H / 1 Maret 2016, mengupas data yang diungkapkan Tempo, dari keseluruhan jumlah responden 859 siswa SMA kelas XII, terdiri atas 260 siswa dari Jabodetabek, 120 siswa Bandung, 124 siswa Daerah Istimewa Yogyakarta,122 siswa Surabaya, 115 siswa Medan, dan 118 siswa Makassar. Berdasarkan data tersebut, dari 859 responden itu, 61 persen siswa perempuan dan 39 persen laki-laki kemudian yang berusia 18-19 tahun sebanyak 17 persen dan yang berusia 16-17 tahun sebanyak 83 persen.

 

Menariknya terdapat 12  Fakultas favorit berikut perguruan tinggi yang menaunginya secara berjenjang yaitu Teknologi Informasi/Ilmu Komputer (Teknik Informatika-red). Akuntansi, Hukum, Kedokteran Umum, Komunikasi, Desain Komunikasi Visual, Psikologi, Manajemen, Hubungan Internasional, Teknik Sipil, Teknik Industri dan Teknik Mesin.

 

Berdasarkan data, dari 12 tersebut terdapat 8 atau 67% yang menyebutkan UII yaitu Fakultas (Program Studi – red) yaitu Teknologi Informasi/Ilmu Komputer (Teknik Informatika-red), Akuntansi, Hukum, Kedokteran Umum, Komunikasi, Psikologi, Manajemen dan Teknik Mesin.

 

“Kalau Teknologi Informasi/Ilmu Komputer (Teknik Informatika-red) menjadi nomer satu, cukup mengejutkan sebenarnya, karena dulu-dulu biasanya jurusan favorit itu kedokteran dan ekonomi” ujar Ratna Permata Sari, S.I.Kom., M.A., Dosen Program Studi Ilmu Komunikasi, Fakultas Psikologi dan Ilmu Sosial Budaya UII memberikan pendapatnya.

 

“Sangat memungkinkan apabila didukung opini Mahasiswa Teknik Informatika, mengapa mereka memilih jurusan itu sebagai pilihan pertama, hal tersebut dapat menjadi salah satu faktor dominan dan menjadi daya tarik bagi Siswa SMA kelas XII, dalam menentukan jurusan saat kuliah” ungkapnya

 

Tidak dipungkiri, terdapat faktor lain, yaitu saat ini semua era digital, hal tersebut juga membuat Siswa SMA memposisikan  Teknik informatika jadi jurusan peringkat pertama. Era digital menjadi kebutuhan seiring dengan perkembangan teknologi, kebutuhan yang membuat generasi muda semakin suka dengan dunia internet, selain itu juga membuat terbukanya peluang kerja.

 

“Hal tersebut menjadi alasan konkret mengapa Teknologi Informasi/Ilmu Komputer sekarang semakin tambah populer dan mereka mau memilih kuliah di  Teknologi Informasi/Ilmu Komputer. Pastinya mereka sudah memikirkan, bagaimana menempuh kuliahnya, bagaimana nanti kerjanya, sampai apakah ada ikatan dinas apa tidak” ujar Ratna Permata Sari mengakhiri diskusi.

 

Jerri Irgo

Kaliurang (PPs FTI UII). Biro SDM Polda Daerah Istimewa Yogyakarta gandeng Program Pascasarjana Fakultas Teknologi Industri Universitas Islam Indonesia (PPs FTI UII)  dalam melaksanakan seleksi penerimaan Sekolah Inspektur Polisi Sumber Sarjana (SIPSS) yang digelar Polri, pada tahap pemeriksaan Psikologi. Bertempat di Gedung Serbaguna Polda DIY, Jl. Ringroad Utara Condong Catur Depok Sleman Yogyakarta, Kamis (15 Jumadil Awwal 1437 H / 25 Februari 2016).

 

Dr. R Teduh Dirgahayu, ST, M.Sc, Direktur PPs FTI UII menyatakan “Keterlibatan PPs FTI UII, adalah sebagai bentuk kepercayaan Polri, selain sebagai akademisi yang memiliki kompetensi juga sebagai Profesional Tenaga Infomasi Teknologi (IT) yang ditugaskan sebagai auditor alat IT, berupa komputer dan scanner. Berkaitan dengan hal tersebut, keberadaan Tenaga Profesional IT adalah untuk menjamin transparansi bahwa alat IT yang digunakan dalam koreksi Psikologi” ujarnya.

 

Fietyata Yudha, S.Kom, M.Kom dan Hamid, ST, M.Eng, mendapatkan tugas dari Direktur PPs FTI UII, untuk mendukung kegiatan tersebut. Keduanya adalah Dosen Program Studi Teknik Informatika FTI UII dan juga sebagai Tenaga Profesional Pusat Studi Forensika Digital UII.

 

“Tugas kita disini memastikan perangkat komputer dan mesin untuk penggandaan belum pernah digunakan sebelumnya, setelah soal (materi tes – red) dicetak compact disk (CD), selanjutnya yang sudah digunakan harus dimusnahkan. Tahap selanjutnya kita kembali memeriksa laptop yang telah digunakan tadi, dipastikan semua file soal (materi test) tidak di atau tercopy, tepatnya tidak dapat dibuka lagi” ujar Fietyata Yudha, S.Kom, M.Kom dipenghujung kegiatan.

 

Jerri Irgo

Jakarta (PPs FTI UII). “Inovasi sangat penting bagi Industri, bahkan menjadi hal yang wajib” ujar Nasir Effendi, Profesional di salah satu Perusahaan Agro terkemuka di Indonesia. Hal tersebut disampainnya saat ditemui di salah satu gedung tertinggi di bilangan Jalan MH Thamrin Jakarta Pusat, rabu (14 Jumadil Awwal 1437 H / 24 Februari 2016).

 

Berbagai pengalaman dengan jam terbang yang cukup tinggi, hampir semua pekerjaanya tidak jauh dari Community Development (ComDev) dan Corporate Social Responsibility (CSR), bagi Nasir Effendi, yang juga dedengkot Mapala Unisi, hingga sekarang masih menggeluti aktivitas kegiatan alam bebas ini, memandang perlu bahwa Industri perlu melakukan Inovasi.

 

“Sebagai orang yang terlibat dalam industri pemanfaatan Sumber Daya Alam, inovasi menjadi salah satu nilai yang harus dimiliki oleh semua orang dalam perusahaan. Dengan adanya inovasi, efisensi dan keberlanjutan dari usaha dapat dijamin dan ini tentu akan memberi berdapat bagi semua pihak yang terkait, juga shareholder” imbuh Lulusan Fakultas Hukum UII Yogyakarta ini.

 

Selanjutnya Nasir menambahkan “Perguruan Tinggi sebagai tempat dimana inovasi menjadi hal yang wajib dilakukan memiliki peran penting dalam membantu mengembangkan Industri, sehingga peluang kolaborasi antara Industri dan Perguruan Tinggi sangat diharapkan”.

 

“Perguruan Tinggi memiliki potensi untuk menghasilkan riset dan inovasi, dengan harapan agar dapat memberikan nilai tambah pada industri, apalagi yang berbasis pemanfaatan Teknologi Informasi” tutup Nasir

 

Jerri Irgo

Kaliurang (FTI UII). Keterlibatan orang tua / wali mahasiswa memegang peranan yang amat penting untuk meningkatkan perkembangan dan prestasi anaknya. Dengan adanya dorongan dan motivasi orangtua, maka perkembangan prestasi belajar sang anak diharapkan lebih optimal. Ada banyak peranan orang tua yang dapat dikembangkan dalam upaya menopang prestasi belajar anaknya. Keterlibatan orang tua / wali mahasiswa yang anaknya sedang menempuh kuliah di Fakultas Teknologi Industri Universitas Islam Indonesia (FTI UII) sangat menarik, berdasarkan data pertemuan Wali Mahasiswa FTI UII, (4 Jumadil Awwal 1437 H / 13 Februari 2016), bahwa masih banyaknya informasi kepada orang tua yang dirasakan perlu ditingkatkan.

 

Agung Nugroho Adi, ST., MT, Team Promosi FTI UII melalui pesan singkatnya (12 Jumadil Awwal 1437 H / 22 Februari 2016) menyatakan terdapat 8 kelompok respon Orang tua / Wali Mahasiswa, untuk pertanyaan  “Infomasi apa saja yang perlu ditingkatkan?”

 

Berdasarkan point terbanyak, maka kelompok pertama, terkait informasi keuangan berupa beasiswa, jadual, rincian, tagihan melalui surat dan pengajuan keringanan. Selanjutnya kelompok kedua, adalah informasi laporan berupa intrakulikuler, ekstrakulikuler, karya mahasiswa, kedisipilinan di kampus dan rincian nilai. Kelompok ketiga, informasi alumni berupa prestasi, kiprah, jejaring, dukungan dan ikatan alumni

 

Agung Nugroho Adi, ST., MT,  yang juga Dosen Program Studi (Prodi) Teknik Mesin FTI UII, menambahkan “Kelompok keempat, adalah informasi akademik berupa sistem pembelajaran, kalender akademik, transparansi nilai dan kelompok kelima adalah informasi prestasi berupa mahasiswa, dosen dan institusi juga menjadi hal penting bagi orang tua / wali mahasiswa”.

 

“Menariknya, pada kelompok keenam adalah informasi media sosial berupa group whatsapp. WhatsApp adalah aplikasi pesan untuk smartphone, yang juga merupakan aplikasi pesan lintas platform yang memungkinkan bertukar pesan tanpa biaya SMS, karena WhatsApp Messenger menggunakan paket data internet yang sama untuk email, browsing web. Sedangkan kelompok ketujuh adalah informasi fasilitas berupa Laboratorium serta kelompok kedelapan informasi terkait lowongan pekerjaan” imbuhnya.

 

“Dengan adanya peningkatan Informasi maka diharapkan peran orang tua / wali adalah ikut mendorong, memberikan motivasi terhadap perkembangan dan prestasi akademik anaknya yang sedang kuliah di FTI UII” tutupnya.

 

Jerri Irgo

Jakarta (FTI UII). “Subhanallah, perjalanan dimudahkan Allah SWT, setelah kita thawaf dalam pakaian ihram, kita berkumpul di maqam Ibrahim, semua khusyu bermunajat memohon ampunan Allah SWT, mendoakan UII, semoga menjadi Universitas yang diberkahi Allah SWT dan pemimpinnya diberikan sifat yang amanah, setelah sai, jamaah laki-laki gundul plontos sebagai ungkapan ketaatan sunah nabi”.

 

Ungkapan yang disampaikan Agus Mansur, ST, MEng.Sc,  Dosen Program Studi Teknik Industri FTI UI, sesaat bersama rombongan jamaah umroh FTI UII mendarat di bandara Soekarno Hatta, sebelum melanjutkan perjalanan ke Yogyakarta, Senin 13 Jumadil Awwal 1437 H / 22 Februari 2016.

 

Umroh adalah mengunjungi Ka’bah (biatullah) untuk melaksanakan serangkaian kegiatan ibadah ( thawaf, sa’i, tahallul ) dengan syarat dan ketentuan yang telah ditetapkan dalam Al-Qur’an maupun sunnah Rasulillah SAW.

 

“Hampir semua Jamaah telah merasakan nikmatnya shalat di Hijir Ismail, meskipun perjuangan masuknya sungguh luar biasa, terutama dihari jumat. Jamaah dari Kafilah UII selalu berlomna untuk mendapatkan Shaf sholat didalam masjid sehingga 2 jam sblm masuk shalat harus siap2 berangkat ke masjid” ungkapnya.

 

Agus Mansur, ST, MEng.Sc,  yang juga menjabat Sekretaris Program Pascasarjana FTI UII ini menambahkan “Selain ibadah di masjid, kita juga melakukan Rihlah jejak nabi, mengunjungi Jabal Tsur, Jabal Hira, Jabal Rahmah, Mina, dan ke Masjid Jiranah sambil mengambil miqat bagi jamaah yg akan mengumrahkan saudaranya”.

 

“Setiap Jam 3 malam, jamaah berkumpul di masjidil haram untuk qiyamul lail berjamaah dan thawaf sunnah hingga menjelang shalat shubuh, kita berjamaah didepan kabah. Selain Ibadah, ternyata jamaah kita tidak lupa dengan sanak saudara di tanah air, sehingga tidak heran kalau diwaktu luang pada memanfaatkan waktu untuk belanja oleh-oleh. Semboyannya beratnya tas Koper tidak seberapa dibanding pahala yang didapat jika dapatmemberikan shadaqah/hadiah untuk saudara di Yogyakarta” imbuh Agus Mansur

 

“Setelahnya Thawaf Wada’, tidak terasa tumpah ruah air mata, karena kita akan berpisah dengan Ka’bah yang selalu kita pandang dengan penuh mahabbah, memohon kepada Allah semoga Kita diberikan kesempatan untuk mengunjunginya lagi dan memohon Ibadah kita diterima sebagai umrah yang mabrur, mabruk dan dapat Istiqomah dalam ibadah di tanah air. Dirasakan oleh para jamaah, sungguh mereka yang telah mengunjungi Ka’bah akan terasa kangen untuk dapat kembali” tutupnya.

 

Jerri Irgo

Kaliurang (FTI UII). “Kegiatan Pengabdian Masyarakat oleh Dosen Program Studi (Prodi) Teknik Industri FTI UII di Dusun Blembem Lor, Desa Harjobinangun, Kecamatan Pakem, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, membahas dua topik, yang pertama Pemasaran Produk Makanan Ringan menggunakan Internet / Online dan topik kedua Manajemen Keuangan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM), pada Sabtu 26 Rabiul Tsani 1437 H / 6 Februari 2016 lalu”.

 

Hal tersebut disampaikan Dian Janari, ST., MT, Dosen Prodi Teknik Industri FTI UII, yang juga merupakan Team Pengabdian Dosen, saat ditemui di ruang kerjanya, Gedung KH Mas Mansur, Kampus Terpadu UII, Senin 13 Jumadil Awwal 1437 H / 22 Februari 2016.

 

“Peserta yang hadir pada kegiatan pengabdian tersebut berjumlah 30 orang, merupakan Pelaku UMKM yang berdomisili di Desa Harjobinangun dan mempunyai usaha makanan ringan.  Sedangkan narasumber Vembri Noor Helia, ST., MT dan Wahyudi Sutrisno, ST., MM keduanya Dosen Prodi Teknik Industri” imbuhnya.

 

Pengabdian Masyarakat oleh Dosen merupakan salah satu pilar Catur Dharma Perguruan Tinggi UII, disamping dharma pendidikan, penelitian dan dakwah Islamiyah.

 

“Pengabdian Masyarakat  yang dilakukan Dosen merupakan bagian integral Catur Dharma yang dalam pelaksanaannya tidak terlepas dari dua dharma yang lain serta melibatkan segenap sivitas akademik. Selain itu juga sebagai syarat Beban Kerja Dosen (BKD)/ Cumulative Credit Point (CCP) Dosen” tutup Dian Janari.

 

Jerri Irgo

Kaliurang (FTI UII). “Selamat Wisuda, untuk 129 Alumni FTI UII … Barakallah”  ujar Dr. Sri Kusumadewi, S.Si, M.T, Wakil Dekan Fakultas Teknologi Industri UII saat hadir di prosesi wisuda pada jenjang Doktor, Magister, Sarjana dan Ahli Madya untuk Periode III Tahun Akademik (TA) 2015/2016 bertempat di Auditorium Prof. KH. Abdul Kahar Mudzakkir, kampus terpadu UII pada Sabtu (11 Jumadil Awwal 1437 H / 20 Februari 2016).

 

Selanjutnya, beliau juga menyampaikan “Alumni FTI UII dapat menerapkan ilmu dan pengetahuan yang diperoleh selama menjadi mahasiswa untuk mengubah kehidupan bangsa menjadi lebih baik. Sehingga pada akhirnya akan membawa Indonesia menjadi bangsa yang “lebih diperhitungkan” di kancah dunia”

 

“Alumni FTI UII agar dapat menjadi lisan dan sikap selayaknya seorang intelektual” pesan Dr. Sri Kusumadewi sesaat selesai memberikan ucapan selamat kepada Alumni FTI UII.

 

Periode wisuda ini, Wisuda pada hari ini diikuti oleh 513 Wisudawan dan FTI UII meluluskan 177 Alumni S1 dan 12 Alumni S2.  Adapun lulusan Srata-1, Program Studi (Prodi) Teknik Industri yang banyak yaitu sejumlah 51 Alumni, kemudian Prodi Teknik Informatika sejumlah 29 Alumni, Prodi Teknik Elektro 15 Alumni dan Prodi Teknik Kimia 12 Alumni dan Prodi Teknik Industri (Internasional Program) 6 Alumni serta Prodi Teknik Mesin 4 Alumni.

 

Sedangkan Strata-2, Program Pascasarjana FTI UII, meluluskan 12 Alumni yaitu Magister Teknik Informatika sejumlah 7 Alumni dan Magister Teknik Industri sejumlah 5 Alumni.

 

Jerri Irgo

“Pertemuan Wali Mahasiswa Fakultas Teknologi Industri Universitas Islam Indonesia (FTI UII), bertempat di  Auditorium KH. Abdul Kahar Muzakir Kampus Terpadu UII pada Sabtu (4 Jumadil Awwal 1437 H / 13 Februari 2016) mewajibkan setiap Wali mengisi data isian. Data tersebut telah diolah dan dianalisis oleh Team Promosi FTI UII, diantaranya adalah bagaimana mendapatkan Sumber Informasi tentang UII ?

 

Agung Nugroho Adi, ST., MT, Dosen Program Studi (Prodi) Teknik Mesin FTI UII  yang juga Team Promosi FTI UII melalui pesan singkatnya (9 Jumadil Awwal 1437 H / 19 Februari 2016) menyatakan “Berdasarkan Data terdapat 32% yang mendapatkan informasi dari Saudara atau teman, berikutnya yang mendapatkan informasi dari WebSite UII sejumlah 26% dan Media Online sejumlah 17%”.

 

“Selanjutnya informasi dari Brosur Promosi sejumlah 13% dan Media Cetak sejumlah 6% serta lain-lain 7%” tuturnya

 

Menariknya dari paparan tersebut, terdapat dua dominan yaitu sejumlah 42% karena menggunakan media online (WebSite UII sejumlah 26% dan Media Online sejumlah 17%), disusul sejumlah 32% mendapatkan informasi saat melakukan silaturahmi ke saudara atau temannya.

 

Dengan demikian sebagian besar Wali Mahasiswa, menggunakan internet / online diantaranya dengan Google, WebSite, Sosial Media ataupun Blog, ketika akan mencari informasi tertentu. Internet / Online memang telah menjadi salah satu media yang efektif bagi Wali Mahasiswa untuk mencari sesuatu atau ketika akan berselancar di Internet, termasuk ketika akan menentukan kuliah atapun memantau perkembangan pencapaian akademik anaknya.

 

Jerri Irgo