“Output yang dihasilkan dari kegiatan penelitian dapat berupa perancangan maupun pengembangan, baik produk, sistem, metode atau kebijakan” jelas Winda Nur Cahyo, S.T., M.T., Ph.D, Ketua Program Studi Teknik Industri Program Magister Fakultas Teknologi Industri (FTI) Universitas Islam Indonesia (UII) Yogyakarta.

Winda menjelaskan hal tersebut dihadapan Mahasiswa Program Studi Teknik Industri Program Magister FTI UII yang mengikuti Program BootCamp 2019, bertempat di Auditorium Lantai 3 Gedung KH Mas Mansur, Kampus Terpadu UII Yogyakarta (02 Februari 2019).

“Dimulai saat membuat latar belakang penelitian, sudah harus memuat informasi dasar perlunya dilaksanakan kegiatan penelitian ini, masalah iptek yang dihadapi pada saat ini dan relevansinya dengan kebutuhan masyarakat / industri. Latar belakang juga harus mampu menjelaskan bagaimana kegiatan riset ini dapat memperkuat Sistem Inovasi Nasional (SINas)” ujar Dosen Magister Teknik Industri tersebut.

Selain itu harus dipahami bahwa peluang melakukan penelitian tidak harus dari masalah yang besar, namun dapat dimungkinkan juga dari sesuatu yang dianggap kecil, hal tersebut belum dimaknai oleh sebagian besar Mahasiswa. Bagi sebagian mahasiswa terlepas dari asal konsentrasinya saat menjalani tugas akhir adalah masa-masa yang menyeramkan dan penuh tantangan. Bahkan, tak sedikit di antara mahasiswa yang tidak mempersiapkan dengan baik, akhirnya memutuskan drop-out karena tidak kuat menghadapi dosen pembimbing yang terlalu ‘killer’.

Pada kesempatan tersebut, Winda juga berbagi tips dan triks mudahnya mengakses jurnal ilmiah dengan dukungan Teknologi Informasi. Jurnal menjadi penting, karena salah satu fungsi jurnal ilmiah adalah untuk mendapatkan permasalahan yang dapat dijadikan sebagai dasar penulisan latar belakang masalah tesis. Dalam contoh jurnal terbaru biasanya terungkap permasalahan yang aktual. Ini akan memudahkan peneliti dalam menyusun latar belakang masalah.

“Kita berharap dengan strategi tersebut mahasiswa dapat menyelesaikan tugas akhir, selain dapat tepat waktu juga dengan selalu having fun” pungkasnya

Jerri Irgo