TEMPO.CO, Yogyakarta-Universitas Islam Indonesia (UII) dipilih Direktorat Tinggi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan sebagai tuan rumah penyelenggara Kontes Robot Nasional Regional III 2013. Acara yang diikuti 71 tim dari 23 perguruan tinggi di wilayah DIY dan Jawa Tengah itu puncaknya akan dilangsungkan pada 4 Mei di GOR Ki Bagoes Hadikoesoemo UII.
“Ada 371 proposal yang masuk. Tapi yang lolos penjaringan tahap kedua hanya 71 tim,” kata Ketua Pelaksana Izzati Muhimmah kepada Tempo, Rabu (24/4).
Tema kontes robot kali ini adalah Green Planet: each nation is a piece of the puzzle that forms the world; the responsibility to protect the earth thus lies on the shoulder of each person living on it. Kompetisi yang digelar dibagi menjadi lima jenis pertandingan. Yaitu Kompetisi Robot Indonesia (KRI), Kompetisi Robot Pemadam Api Beroda (KRPAI Beroda), Kompetisi Robot Pemadam Api Berkaki (KRPAI Berkaki), Kontes Robot Sepak Bola Indonesia (KRSBI), dan Kontes Robot Seni Indonesia (KRSI). Pemenang tingkat nasional akan mewakili Indonesia dalam kontes robot internasional ABU Robocon 2013 di Vietnam.
“Butuh kerja sama dan komunikasi yang baik antar anggota tim. Bagaimana robot bisa berdiri tegak, berjalan dengan seimbang, mampu mendengarkan perintah, dan dapat melihat sasaran,” kata Izzati.
Juru bicara Fakultas Teknik Industri UII Jerry Irgo menambahkan, UII akan mengikuti seluruh kategori lomba. Tim Elemen Unisi akan berlaga dalam divisi KRI. Tim Ksatria Unisi akan bertanding dalam divisi KRSBI dengan mempersiapkan tiga robot humanoid. Tim Abunawas Unisi membangun robot mirip laba-laba berkaki empat yang akan berlaga dalam divisi KRPAI Berkaki. Tim Admiral Unisi yang siap dengan robot beroda tank akan meramaikan kompetisi dalam divisi KRPAI Beroda. Sedangkan Tim Icon Unisi dengan robot humanoid berkepala hanoman akan mengikuti lomba dalam divisi KRSI.
“Tim robot UII sudah dibentuk yang bergabung dalam Tim Unisi Robotics. Mereka meliputi mahasiswa dari tiga jurusan, yaitu Jurusan Teknik Elektro, Jurusan Teknik Mesin, dan Jurusan Teknik Informatika,” kata Jerri
Jerri Irgo
diberitakan di Tempo

Sabtu (13/4) rangkaian acara Exploraphoria 2013 kembali digelar. Kali ini menyajikan Parade Budaya, Festival Seni dan Budaya, serta Malam Puncak (Expression Night). Exploraphoria 2013 mengangkat tema “Explode Your Spirith of Youth through Art & Culture” (meledakkan semangat kaum muda melalui seni dan budaya). Pada Kamis (18/4) juga menyelenggarakan rangkaian terakhir yaitu pemecahan rekor MURI.
Pencetus gerakan reformasi, Prof. Dr. Amien Rais, MA menilai adanya kesalahan dalam pengelolaan sumber daya alam di Indonesia khususnya di bidang pertambangan sehingga cenderung sangat menguntungkan kepentingan asing dibanding kepentingan rakyat banyak.
Solusinya, bagi mahasiswa yang tidak mau ikut dalam persaingan jutaan mahasiswa dalam mendapatkan pekerjaan, harus mengubah mental dari ‘pencari kerja’ menjadi ‘pembuka lapangan kerja’ alias jadi pengusaha. Sejak kapan? Tentu saja sedini mungkin. Bagi yang belum memulai, ya sejak sekarang ini saatnya. Kalimat tersebut disampaikan owner Kedai Digital, Saptuari Sugiharto berkolaborasi dengan dengan owner Waroeng Steak and Shake, Jody Broto Suseno dalam kuliah umum yang digelar di Auditorium UII, Jl. Kaliurang KM 14,5 dalam rangka milad UII ke 70 pada hari Rabu (17/4/2013).
Universitas Islam Indonesia (UII) bertekad agar dari kampus ini bisa lahir sejuta sarjana enterpreneur yang mampu menciptakan lapangan kerja, tidak hanya untuk dirinya sendiri, tetapi juga untuk masyarakat. Hal ini disampaikan Wakil Rektor I UII, Nandang Sutrisno S.H., M.H., LLM., Ph.D, dalam pidato sambutan untuk membuka acara Presidential Lectures Series yang diselenggarakan Fakultas Teknologi Industri (FTI) dalam rangka milad UII ke 70. Acara ini digelar pada hari Rabu tanggal 17 April 2013 jam 10:00 dengan mengambil tempat di Auditorium KH Abdul Kahar Muzakir komplek kampus UII terpadu di Jl. Kaliurang KM 14,5.
Wirausahawan (enterpreneur) merupakan orang yang memiliki ide, kreatif dan inovatif. Mereka juga berani mengambil resiko serta tidak pasif, tetapi aktif menemukan sesuatu untuk berkarya. Hal ini disampaikan Direktur Bina Rehabilitasi Hutan dan Lahan Kementerian Kehutanan (Kemenhut), Dr. Ir. Bedjo Santoso, M.Si, mewakili Menteri Kehutanan, Zulkifli Hasan yang karena kesibukannya tidak bisa hadir pada Presidential Lectures Series yang diselenggarakan Fakultas Teknologi Industri Universitas Islam Indonesia (FTI UII) dalam rangka memperingati Milad ke-70 UII Yogyakarta di Auditorium KH. Abdul Kahar Muzakir UII Jl. Kaliurang, Yogyakarta, Rabu (17/4/2013).
Seminar Nasional Green Manufacturing LEM FTI UII berhasil digelar pada Minggu (7/4) di Auditorium Kahar Muzakkir UII. Dimulai pada pukul 08.00 wib dan berakhir pada pukul 15.00 wib. Tercatat sebanyak 381 peserta mengikuti acara ini, yang berasal tidak hanya dari UII, bahwa dari luar DIY juga ada yang hadir diantaranya UDINUS Semarang. Hadir selaku tamu undangan Wakil Dekan FTI UII Wahyudi Budi Pramono, S.T., M.Eng serta Ketua LEM FTI UII Indra Miftah Faluthi.