Makin Group, membutuhkan alumni Fakultas Teknologi Industri Universitas Islam Indonesia (FTI UII) dari Program Studi Teknik Mesin, Teknik Elektro, dan Teknik Kimia.
Berikut disampaikan persyaratan yang harus dipenuhi antara lain:
1. Lulus S1 Teknik (Mesin, Elektro, Kimia)
2. IPK minimal 2,75
3. Berbadan Sehat
4. Memiliki izin dari Orang tua atau Wali
5. Bersedia ditempatkan dan tinggal di Camp Perkebunan kelapa sawit
Apabila Saudara berminat segera kirimkan surat lamaran, CV, serta scan ijazah & transkrip nilai ke email: [email protected] (maks. 150 Kb). Informasi lebih lanjut hubungi Ibu Sumiati atau Bapak Fudoili di HP: 08111046000.
Berikut ini permohonan resmi yang dikirimkan ke FTI UII.
———
Eko S.
Awal tahun 2014, Program Pascasarjana Fakultas Teknologi Industri Universitas Islam Indonesia (PPs FTI UII) melakukan silaturahmi dan gathering ke Perguruan Tinggi memiliki rumpun keilmuan yang sama di Propinsi Jawa Tengah.
Silaturahmi dan gathering dilakukan secara berturut-turut mulai dari Universitas Muhammadiyah Magelang (UMM) di Magelang dan Universitas Sain Al’Quran (Unsiq) di Wonosobo (15/01/2014) serta dilanjut ke Universitas Muhammdiyah Surakarta (UMS) di Kartasura (20/01/2014).
Saat melakukan silaturahmi di UMS, Indah Pratiwi, ST, MT, staf pengajar senior yang juga alumni FTI UII menerima kunjungan Marketing Representative PPs FTI UII.
Selain itu silaturahmi, juga dilakukan pertemuan dengan pengerak alumni UII, tampak hadir Arry Alumni Teknik Arsitektur FTSP UII untuk wilayah karesidenan Surakarta dan Yunus Alumni Fakultas Ekonomi uii untuk wilayah karesidenan Kedu.
Indah Pratiwi, ST, MT menyampaikan “Diharapkan dengan adanya silaturahmi ini diharapkan informasi yang ada baik di kampus tetap terjalin dan tetap menjaga tali persahabatan atau tali persaudaraan, antara alumni dan alamamaternya” saat diakhir silaturahmi.
Jerri Irgo
Dr Sri Kusumadewi, S.Si, M.T Direktur Program Pascasarjana Fakultas Teknologi Industri Universitas Islam Indonesia (PPs FTI UII) didampingi Beni Suranto, ST, SoftEng, Koordinator Bidang kelimuan magister Teknik Informatika (MI) PPs FTI UII melakukan penjelasan akademik kepada seluruh mahasiswa angkatan 2013/2014 semester pertama.
Pada kegiatan tersebut disampaikan “Sebagai syarat kelulusan dari program Magister Teknik Informatika, setiap mahasiswa diwajibkan untuk menempuh sebanyak 40 SKS, yang terdiri-dari 33 SKS matakuliah dan 7 SKS tesis” ujar Dr Sri Kusumadewi, di ruang 106 FTI UII (19/01/2014)
Selanjutnya ditambahkan “Lulusan Magister Teknik Informatika PPs FTI UII akan mendapatkan gelar Magister Komputer (M.Kom.). Untuk lulus program ini mahasiswa diwajibkan untuk menempuh 40 SKS yang dapat diselesaikan dalam waktu empat semester. Proses pemilihan konsentrasi baru akan dilaksanakan pada semester kedua”.
“Pada semester kedua, Mahasiswa diwajibkan untuk memilih salah satu dari tiga konsentrasi yang ditawarkan yaitu Informatika Medis, Sistem Informasi Enterprise atau Forensika Digital” ujarnya
Tampak hadir, Yudi Prayudi, S.Si, M.Kom Ketua Program Studi teknik Informatikan yang juga Dosen MI Pps FTI UII yang menjelaskan terkait konsentrasi Digital Forensik.
Magister Teknik Informatika (MI) berdiri sejak 2009 ini, telah mendapatkan Akreditasi B oleh DIKTI pada tahun 2012 sebagai bentuk pengakuan atas kualitas yang dimiliki.
Sebagai penutup, Dr Sri Kusumadewi menjelaskan “Kompetensi utama lulusan Magister Teknik Informatika PPs FTI UII, yaitu pertama memiliki kemampuan manajerial dalam pengelolaan teknologi informasi, selanjutnya memiliki kemampuan dalam melakukan riset dan pengembangan teknologi informasi dan memiliki kemampuan dalam mengaplikasikan teknologi informasi terutama di bidang informatika medis dan sistem informasi enterprise demi peningkatan harkat dan martabat bangsa”
Jerri Irgo
Dr Sri Kusumadewi, S.Si, M.T Direktur Program Pascasarjana Fakultas Teknologi Industri Universitas Islam Indonesia (PPs FTI UII) membuka Kuliah Umum Magister Teknik Informatika (MI) dengan narasumber Ir. Lukito Edi Nugroho, M.Sc., Ph.D, Department of Electrical Engineering & Information Technology Universitas Gadjah Mada (17/01/2014) bertempat di Auditorium FTI UII.
Business Intelligence and Data Warehouse, menjadi tema pada kuliah umum ini.
Dalam paparannya Ir. Lukito Edi Nugroho, M.Sc., Ph.D menyampaikan banyak hal, diantaranya perbedaan Data Warehouse dan Data Bases. “data bases digunakan pada hal-hal kecil, misalnya pengisian Kartu Rencana Studi (KRS) dan bersifat real time sedangkan Data Warehouse mencakup hal yang lebih luas, lebih komplek dan semua dibutuhkan untuk proses pengambilan keputusan, sehingga ada fungsi analisis disini dan tidak bersifat real time”
Selain paparan, Lukito, Ph.D juga melakukan diskusi dan tanya jawab.
Pada sesi terakhir Lukito, Ph.D menyampaikan “Kita perlu metodologi yang lebih maju untuk bekerja pada sejumlah besar data untuk mendukung pengambilan keputusan dalam konteks bisnis. Bisnis intelijen harus menghadapi banyak tantangan karena volume dan heterogenitas data itu harus menangani”.
“Data warehouse adalah alat untuk mengelola data besar untuk tujuan pengambilan keputusan dan analisis intelijen bisnis didasarkan pada struktur multidimensi data yang terkandung dalam data warehouse” pungkasnya
Jerri Irgo
Fakultas Teknologi Industri Universitas Islam Indonesia (FTI UII) menggelar presentasi proyek sosial oleh mahasiswa peserta Students’ Soft Skills Development (S3D). Dalam kegiatan ini panitia S3D FTI UII memilih 10 laporan terbaik untuk dipresentasikan. Presentasi dilangsungkan di ruang Auditorium FTI UII, gedung KH. Mas Mansur komplek kampus terpadu UII pada Jumat (17/01/2014) jam 13:00 hingga 17:00.
Ketua panitia S3D FTI UII, Beni Suranto, ST, M.Soft.Eng menyampaikan dalam pembukaan acara, bahwa mahasiswa yang dihadirkan untuk presentasi kali ini adalah merupakan pilihan dari tim. Maka kepada para personil mahasiswa dari 10 laporan terbaik ini diminta membuktikan karya-karyanya dalam proyek sosial dalam presentasi. Dari 10 laporan terbaik yang presentasi saat ini akan ditetapkan tiga yang terbaik. “Kemudian dari ketiganya akan mendapat hadiah, sertifikat dan uang pembinaan yang jumlahnya berjenjang dari juara 1 sampai juara 3.
Akhirnya seluruh tim usai menyampaikan paparannya pukul 16:30. Setelah melakukan perundingan sejenak, akhirnya dewan yuri yang terdiri dari Alif Lukmanul Hakim, S.Pil, M.Phil, Ir. Agus Taufiq, M.Sc dan Beni Suranto, ST, M.Soft.Eng. menetapkan bahwa proyek sosial dengan judul Pemberdayaan Hasil Perikanan Lele ‘Krupuk Lele Mina Sembada’ yang diketuai Intan Elvina sebagai juara I, disusul juara II proyek sosial dengan judul Penerapan Teknologi Pembuatan Briket Sebagai Bahan Bakar Alternatif Berbahan Sampah Organik dengan ketua kelompok Muhammad Noviansyah dan juara III proyek sosial dengan judul Penyuluhan Pembuatan Pupuk Organik Cair Dari Limbah Rumah Tangga dengan ketua kelompok Ririn Yuliastri. Selanjutnya hadiah dan sertifikat diserahkan langsung oleh Ketua Panitia S3D FTI UII, Beni Suranto, ST, M.Soft.Eng.
Beni berharap banyak berbagai proyek sosial yang telah dilakukan oleh mahasiswa FTI UII melalui program S3D bisa ditindak lanjuti lagi sehingga akan lebih membawa dampak kebaikan bagi masyarakat yang terkait. Selanjutnya kepada para mahasiswa yang melakukan proyek sosial bisa mengambil pelajaran terbaik dari apa-apa yang sudah diupayakan bukan saja untuk menyelesaikan tugas kampus, namun lebih dari itu untuk kebaikan mereka sendiri di masa-masa yang akan datang.

Eko S.
Kardjono, Kepala Desa Tirtoadi, menyatakan “Kami menyambut baik, adanya follow up program dari Pemetaan Potensi Desa, yang dilaksanakan atas kerjasama Pemerintah Desa Tirtoadi, Kecamatan Mlati, Kabupaten Sleman, Propinsi Daerah Istimewa Yogyakarta dan Program Pascasarjana Fakultas Teknologi Industri Universitas Islam Indonesia (PPs FTI UII) pada bulan Desember tahun lalu. Hal tersebut disampaikan saat melakukan kunjungan ke proses pembuatan abon dari bahan baku buah kluwih oleh UMKM Desa Tirtoadi (18/01/2013).
“Kluwih, disebut juga kelewih, timbul, sukun, sake itu buahnya mirip nangka tetapi daunnya beda jauh dari nangka. Kluwih berdaun lebar seperti daun jati dan banyak ditemukan di dataran rendah, tumbuh subur di hampir disebagian Desa Tirtoadi” ujar Kardjono
Selanjutnya kardjono menambahkan “Perbedaan antara sukun dan kluwih adalah kedua tanaman ini satu jenis, hanya kalau sukun itu tak berbiji sedangkan kluwih adalah yang jenis berbiji. Buah sukun seringnya dimasak sebagai makanan kecil, seringnya buah yang tua dan mengandung banyak tepung ini digoreng atau kolak dengan santan dan gula merah atau dijadikan keripik sukun. Sedangkan kluwih seringnya dipetik muda dan dijadikan sebagai pelengkap sayur asam atau sayur lodeh”.
“Harapan kita semua, kedepan dengan adanya kerjasama ini, UMKM di Desa Tirtoadi dapat lebih meningkat baik kompetensinya dan juga akses pasarnya” tutup Kardjono.
Jerri Irgo
Apabila Saudara adalah mahasiswa/i Fakultas Teknologi Industri Universitas Islam Indonesia (FTI UII) yang telah menyelesaikan semua Mata Kuliah Teori sebaiknya segera selesaikan tugas Saudara selanjutnya.
Satu diantara tugas yang wajib dilalui adalah memutuskan untuk Tutup Teori yang kami layani selama UAS berlangsung yaitu tanggal 20 Januari s.d 3 Februari 2014. Link berikut ini akan mengantarkan Saudara untuk mendapatkan penjelasan Tutup Teori. Prosedur & Pelayanan Tutup Teori.
Selamat memutuskan pilihan terbaik Saudara.
Kadiv. Administrasi Akademik,
Eko Sukanto
Mengawali tahun 2014, Fakultas Teknologi Industri Universitas Islam Indonesia (FTI UII) kedatangan beberapa rombongan besar tamu dari berbagai sekolah yang ingin melihat dari dekat kehebatan FTI UII. Setidaknya belum genap 10 saja Program Studi (Prodi) Teknik Informatika FTI UII sudah kedatangan tamu dari SMK Negeri Ngasem Bojonegoro tepatnya pada Kamis (09/01/2014). Rombongan yang berjumlah tidak kurang dari 60 siswa dan 6 guru pendamping dan sejumlah panitia kunjungan diterima langsung oleh Ketua Prodi Teknik Informatika, Yudi Prayudi, ST, M.Kom dan sejumlah tim penyambut di Auditorium FTI UII.
Ketua rombongan rombongan yang juga Wakil Kepala Sekolah bidang Humas, Hj. Siti Ariyani, S.Pd, MM dalam sambutannya menyatakan sangat gembira bisa diterima di Prodi Teknik Informatika FTI UII. Siti Ariyani juga menyampaikan yang menjadi maksud utama kedatangannya antara lain dalam rangka menambah pengetahuan siswa dalam dunia Teknik Informatika. “Anak didik kami ingin mengetahui dunia Teknik Informatika, telebih bagi siswa kelas XI, yang di dalamnya ada pelajaran yang merupakan program keahlian yaitu Rekayasa Perangkat Lunak dan beberapa program pengembangan aplikasi lainnya”, ungkap Siti. Masih menurut Siti bahwa SMK Negeri Ngasem Bojonegoro terus menerus berusaha untuk menjalin kerja sama dengan pihak dunia usaha, industri dan juga perguruan tinggi.
Siti menambahkan bahwa menambah wawasan dan pengetauan siswa sehingga anak didik dapat termotivasi dalam belajar. “Nah di UII ini nampaknya kami akan dapatkan semuanya”, Siti berujar. “Harapan kami, usai dari kunjungan industri atau studi banding ini anak didik kakami akan mengalami banyak perubahan diantaranya (1) Tambah wawasan dan pengetahuannya, (2) Dapat menjalin kerjasama dengan pihak industri dan universitas, dan (3) Motivasi belajarnya terus meningkat”, tambah Siti.
Usainya ramah tamah secukupnya rombongan dibawa lebih dekat menuju laboratorium dan berbagai fasilitas kampus FTI UII, khususnya yang dimiliki Prodi Teknik Informatika. Yang sebelum pemberangkatan ke lokasi kunjungan, dilakukan tukar menukar cinderamata dari kedua belah pihak, yaitu antara Prodi Teknik Informatika FTI Uii dan SMK Negeri Ngasem Bojonegoro.
Eko S.
Fakultas Teknologi Industri
Gedung KH. Mas Mansyur
Universitas Islam Indonesia
Jl. Kaliurang KM. 14,5 Sleman Yogyakarta 55584
Telepon: +62 274 895287 ext. 4148
Faks: +62 274 895007
Email: fti[at]uii.ac.id
Download




