SMAN_8_PKU_2Rintik hujan menyambut datangnya rombongan Siswa Kelas 10 Akselerasi SMA N 8 Pekanbaru ke Fakultas Teknologi Industri Universitas Islam Indonesia, Selasa 10 Maret 2015. Rombongan berjumlah 25 orang dengan 19 adalah siswa dan 6 adalah guru pendamping. Acara ramah tamah dilaksanakan di Ruang Audiovisual 01.10 FTI UII. Tujuan rombongan ini mengunjungi FTI UII tidak lain adalah untuk memberikan gambaran kepada siswanya tentang kelanjutan studi setelah menyelesaikan masa belajar mereka di SMA N 8 Pekanbaru.

 

Rombongan disambut oleh Bapak Agung Nugroho Adi, S.T., M.T. selaku perwakilan dari FTI UII dengan dibantu oleh Tim Promo FTI UII. Dalam sambutannya, pak Aji (panggilan untuk Agung Nugroho Adi-Red), menyampaikan tentang seluk beluk Universitas Islam Indonesia secara umum. termasuk berbagai fakultas dan program studi yang ada di UII. Dalam penjelasannya, tak lupa pak Aji menginformasikan bahwa “UII adalah universitas yang didirikan oleh Para Pejuang Bangsa Indonesia, diantaranya adalah Moh. Hatta, K.H. Mas Mansyur, Moh. Natsir, K.H. Wahid Hasyim dan lainnya. Sebagian telah ditetapkan sebagai pahlawan”, kata Pak Beliau.

 

Diskusi dengan siswa-siswi program akselerasi tersebut terlihat serius namun santai, dan mereka cukup antusias mendengarkan penjelasan-penjelasan yang disampaikan oleh pemateri, selain itu banyak pula pertanyaan yang diajukan oleh siswa, diantaranya yang ditanyakan oleh Febi, salah satu siswi SMAN 8 Pekanbaru, Ia menanyakan mengenai tata cara pendaftaran dan biaya tes untuk bisa masuk ke UII? Pertanyaan tersebut segera dijawab Pak Ajie dengan menjelaskan secara terperinci tentang PBT, CBT dan PSB yang merupakan pola seleksi dalam PMB UII.

 

Setelah puas berdiskusi dengan pak ajie dan tim promo, acara dilanjutkan dengan mengunjungi fasilitas laboratorium yang ada di Gedung Mas Masur, adapun lab yang dikunjungan diantaranya Lab. SAP dan IT Centrum, siswa-siswa Akselerasi kelas XII IPA tersebut tampak cukup tertarik mendengarkan dan mencatat penjelasan yang disampaikan oleh asisten Lab mengenai fungsi keberadaan laboratorium yang sangat penting dalam mendukung aktivitas belajar mengajar. Kegiatan diakhiri dengan pamitan dan foto bersama rombongan di depan Gedung K.H. Mas Mansyur.

 

(Bagus)

NTSTU_1Fakultas Teknologi Industri Universitas Islam Indonesia kembali menerima lawatan dari Universitas Luar Negeri, kali ini yang berkunjung adalah Professor Shi Woei Lin dari Industrial Management National Taiwan University of Science Taiwan. Dalam kesempatan kunjungannya ke Universitas Islam Indonesia, Prof Shi Woei Lin didampingi oleh Bapak Arif Mishbah dari perwakilan International Cooperation and Development Fund, Taiwan dan diterima secara resmi oleh Dekan FTI UII, beserta Kaprodi Teknik Industri, Kaprodi Teknik Informatika, kaprodi Teknik Elektro, Kaprodi Teknik Mesin, Perwakilan dari International Program, dan beberapa dosen Prodi Teknik Industri.

 

Dalam lawatannya ke FTI UII, Professor Shi menyampaikan berbagai informasi beasiswa S2 dan S3 bagi dosen dan mahasiswa yang ingin melanjutkan studi Ke Taiwan, selain itu sempat dibahas pula kemungkinan dijajakinya kerjasama antara FTI UII dan NTUST melalui program pertukaran mahasiswa, program penelitian bersama maupun konferensi bersama. kegiatan ini merupakan tindaklanjut dari workshop yang pernah dilaksanakan tanggal 30 Oktober 2014 di FTI UII, dimana saat itu disampaikan beberapa tips studi lanjut di Taiwan oleh perwakilan International Cooperation and Development Fund, Taiwan.

 

Selain menyampaikan presentasi program S2 dan S3 dihadapan para dosen, Prof Shi juga berkesempatan melakukan interview dengan 2 mahasiswa Prodi Teknik Industri Yang berminat untuk melanjutkan studi S2 di NTUST, mahasiswa tersebut adalah Gayuh Minang Lati, dan Dian Putri Rahmawati, serta 1 mahasiswa program IP.

 

Sebagai tambahan informasi, National Taiwan University of Science and Technology (NTUST) merupakan salah satu universitas di Taiwan yang paling progresif membuka peluang bagi calon mahasiswa di seluruh dunia untuk kuliah program bachelor, master dan doctorate. Pada tahun 2003, universitas ini masuk 10 top asia’s universities versi Asia Week. Sesuai dengan namanya universitas ini lebih memfokuskan pada bidang science dan technology.

Fakultas Teknologi Industri Universitas Islam Indonesia pada Jumat, 6 Maret 2015 lalu menerima kunjungan dari Sekolah Tinggi Manajemen Informatika dan Komputer (STIMIK) Indonesia Banjarmasin.. Rombongan STIMIK Banjarmasin yang dipimpin oleh Husnul Maad Junaidi, S.Kom., M.Kom selaku ketua beserta 8 stafnya hadir sekitar pukul 13.30 dibawah hujan deras yang saat itu turun diseputaran kampus Universitas Islam Indonesia. Rombongan dan diterima secara kekeluargaan di Ruang Sidang Dekanat Fakultas Teknologi Industri Universitas Islam Indonesia, oleh Dekan FTI UII didampingi Wakil Dekan beserta Ketua dan Sekretaris Prodi Teknik Informatika dan Ketua Program Pascasarjana serta Koordinator Bidang Keilmuan Teknik Informatika., Tujuan utama dari dilaksanakannya kunjungan tersebut adalah sebagai komunikasi awal dalam rangka menjalin kerjasama untuk meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia dengan mengirimkan tenaga edukatif tetapnya untuk dapat menempuh studi lanjut (S2) di Program Magister Teknik Informatika FTI UII.

 

Dalam forum tersebut juga dibahas berbagai hal terkait dengan ketersediaan sarana prasarana penunjang kegiatan belajar mengajar bagi mahasiswa S2 Magister Teknik Informatika dan terutama yang berkaitan dengan kurikulum yang ditawarkan oleh Magister Teknik Informatika. Dekan FTI UII, Dr. Imam Djati Widodo, M.Eng.Sc sangat menyambut baik kunjungan tersebut dan membuka kesempatan kepada STIMIK Banjarmasin untuk segera merealisasikan hal tersebut melalui nota kesepahaman bersama yang nantinya ditandatangani oleh pimpinan kedua institusi. Kunjungan diakhiri pukul 15.00 ditandai dengan penyerahan cinderamata dan foto bersama. Rombongan yang berkesempatan hadir dalam kunjungan tersebut diantaranya:
1.       Husnul Maad Junaidi, S.Kom., M.Kom
2.       Yeffriansjah Salim, S.Kom., M.Kom
3.       Siti Cholifah, S.Kom., M.Kom
4.       Iwan Fitriady M, S.Kom., M.Kom.
5.       Finki Dona M, S.Kom., M.Kom
6.       Rahmat Hidayat, S.Kom., M.Kom.
7.       Ir. Bambang April Y, M.Pd.
8.       Drs. H. Abdul Hafiz, dan
9.       Endi Gunawan, SE.

PT Pos Indonesia mempunyai jaringan yang sangat luas yaitu kurang lebih 3.800 Kantor Pos di Indonesia, dan 3.726 diantaranya telah Online. Sedangkan jumlah Point of Sales telah mencapai 24.410 point dalam bentuk Kantor Pos sendiri, Agensi/Agenpos, Pos Keliling Kota/Desa, Pos Sekolah dan Postmall.

 

Dengan jaringan yang sangat luas tersebut serta terus melakukan inovasi yang terus dilakukan oleh Pos Indonesia diantaranya pengembangan Postshop yang merupakan pengembangan bisnis ritel Pos Indonesia yang diimplementasikan untuk merubah Kantorpos Konvensional menjadi Kantorpos Modern dengan pola layanan one stop shopping yang melayani Postal Services berupa pengiriman surat, paket, jasa keuangan (pospay, remmitance) , Postal items (meterai, prangko, produk filateli), Books & Gifts, Stationery, Digital Imaging, Gadget, Organizer, Convience Goods, Consumer Goods, Bread, Drinks&Cofee Shop, Handycraft dan Online shopping.

 

“Hal tersebutlah yang menarik perhatian Program Pascasarjana Fakultas Teknologi Industri Universitas Islam Indonesia (PPs FTI UII) untuk melakukan penjajakan kerjasama dalam hal Inovasi Produk Pos” ujar Dr R Teduh Dirgahayu, Direktur Program Pascasarjana FTI UII seusai diskusi dengan Tema Pengembangan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi, yang dilakukan di lantai 7 Gedung Wahana Bakti Pos, Jl. Banda No. 30 Bandung Jawa Barat (04/03/2015)

 

Diskusi dihadiri, Dr. R Teduh Dirgahayu., S.T., M.Sc, Direktur PPs FTI UII, Ihwan Sutardiyanta, Vice President Financial Service Business Development PT Pos Indonesia, Rudi Nur Julistijono, Vice President of IT Planning & Development PT Pos Indonesia dan Jerri Irgo, Liaison Officer & Marketing Representatif PPs FTI UII.

 

“Selain Inovasi Produk Pos, diharapkan juga dapat menyediakan satu kerangka dan mekanisme kerjasama teknis di bidang peningkatan kompetensi sumber daya manusia dan teknologi informasi serta jasa keuangan” pungkas Dr. R Teduh Dirgahayu.

 

Jerri Irgo

Perkembangan Information and Communication Technology (ICT) yang memberikan nilai tambah (value added), semakin banyak dimanfaatkan tidak hanya dunia akademis namun juga dunia industri, hal inilah menjadikan salah satu tujuan bersama antara Program Pascasarjana Fakultas Teknologi Industri Universitas Islam Indonesia (PPs FTI UII) dan PT Telkomsel untuk mewujudkan Smart Campus melalui layanan Mobile Lifestyle.

 

Konsep Smart Campus ini akan memberikan nilai tambah bagi mahasiswa, dosen, admisi maupun pihak yang terkait, saat menempuh S2 di PPs FTI UII baik Magister Teknik Informatika maupun Magister Teknik Industri, melalui sistem yang terintegrasi mulai dari proses pendaftaran, perkuliahan, keuangan, perpustakaan dan proses pendukung lainnya.

 

Selain itu PPs FTI UII dan Telkomsel juga akan menjajaki penelitian bersama dalam hal pengembangan Information and Communication Technology (ICT) dengan tujuan agar bangsa Indonesia dapat menikmati kehidupan yang lebih baik di masa mendatang dengan tetap mendukung pelestarian negeri. Konsep Smart Campus ini merupakan, pointer hasil diskusi “Mengotimalkan Information and Communication Technology  bagi Industri”, yang dilaksanakan antara PPs FTI UII dan Telkomsel di Wisma Mulia Lt 8 Kav 52 Gatot Subroto, Jakarta (05/03/2015)

Tampak hadir Dr. R Teduh Dirgahayu., S.T., M.Sc, Direktur PPs FTI UII,  Hanes Hendri, Organization Development and Corporate Culture PT Telkomsel,  Yose Setiawan, Head of Banking Business Management Departement PT Telkomsel dan Jerri Irgo, Liaison Officer & Marketing Representatif PPs FTI UII

 

Jerri Irgo

Perkembangan Information and Communication Technology (ICT) yang memberikan nilai tambah (value added), semakin banyak dimanfaatkan tidak hanya dunia akademis namun juga dunia industri, hal inilah menjadikan salah satu tujuan bersama antara Program Pascasarjana Fakultas Teknologi Industri Universitas Islam Indonesia (PPs FTI UII) dan PT Telkomsel untuk mewujudkan Smart Campus melalui layanan Mobile Lifestyle.

 

Konsep Smart Campus ini akan memberikan nilai tambah bagi mahasiswa, dosen, admisi maupun pihak yang terkait, saat menempuh S2 di PPs FTI UII baik Magister Teknik Informatika maupun Magister Teknik Industri, melalui sistem yang terintegrasi mulai dari proses pendaftaran, perkuliahan, keuangan, perpustakaan dan proses pendukung lainnya.

 

Selain itu PPs FTI UII dan Telkomsel juga akan menjajaki penelitian bersama dalam hal pengembangan Information and Communication Technology (ICT) dengan tujuan agar bangsa Indonesia dapat menikmati kehidupan yang lebih baik di masa mendatang dengan tetap mendukung pelestarian negeri. Konsep Smart Campus ini merupakan, pointer hasil diskusi “Mengotimalkan Information and Communication Technology  bagi Industri”, yang dilaksanakan antara PPs FTI UII dan Telkomsel di Wisma Mulia Lt 8 Kav 52 Gatot Subroto, Jakarta (05/03/2015)

 

Tampak hadir Dr. R Teduh Dirgahayu., S.T., M.Sc, Direktur PPs FTI UII,  Hanes Hendri, Organization Development and Corporate Culture PT Telkomsel,  Yose Setiawan, Head of Banking Business Management Departement PT Telkomsel dan Jerri Irgo, Liaison Officer & Marketing Representatif PPs FTI UII

 

Jerri Irgo

Rangkuman diskusi terbatas “Efektif Memilih Media untuk Beriklan”, yang diselenggarakan Program Pascasarjana Fakultas Teknologi Industri Universitas Islam Indonesia (PPs FTI UII) dengan Redaksi Republika Daerah Istimewa Yogyakarta dan Jawa Tengah, diantaranya menyatakan bahwa hal yang terpenting untuk diperhatikan dalam memuat iklan di media koran, majalah dan website, adalah iklan tersebut dapat menjawab kebutuhan konsumen terhadap produk yang kita ditawarkan.

 

Kegiatan diskusi terbatas yang dipimpin langsung oleh Dr. R Teduh Dirgahayu., S.T., M.Sc, Direktur Program Pascasarjana Fakultas Teknologi Industri Universitas Islam Indonesia (PPs FTI UII), bertempat di ruang kerjanya (26/02/2015) merupakan silaturahmi dan kunjungan balasan dari Redaksi Republika ke Kampus PPs FTI UII.

 

Tampak hadir dalam diskusi tersebut dari Alvi, Marketing Republika dan  Yusuf, Redaksi Republika serta Jerri Irgo, Liason Officer & Marketing Representatif PPs FTI UII.

 

Selain itu, poin lainnya adalah agar iklan dapat lebih efektif maka perlu didesain yang sesuai dengan target marketnya.

 

Berdasarkan beberapa hasil small research Marketing Program Pascasarjana Fakultas Teknologi Industri Universitas Islam Indonesia (PPs FTI UII) tahun 2014 dengan menggunakan metode Rapid Rural Appraisal (RRA), menyebutkan bahwa dengan adanya media sosial digital dan media online, cukup membuat industri cetak (print) menjadi terpengaruh, sehingga agar efektif maka kita perlu benar-benar mencermati dan memilih media yang tepat untuk beriklan.

 

Jerri Irgo

Diberitahukan kepada seluruh civitas akademika FTI UII, bahwa kegiatan selama semester GENAP Tahun Akademik 2014/2015 direncanakan dalam KALENDER AKADEMIK sebagai berikut:

 

kalender_remediasi

 

UNDUH KALENDER (VERSI PDF)

1503-lurah_tirtoadi-1Kardjono, Kepala Desa Tirtoadi Kecamatan Mlati Kabupaten Sleman Propinsi Daerah Istimewa Yogyakarta menyatakan “Pemerintah Desa Tirtoadi akan terus mengembangkan potensi desa bersama-sama multi stakeholder diantaranya Perguruan Tinggi”

 

Hal tersebut disampaikannya melalui pesan singkatnya (22/2/2015) terkait follow up kunjungan silaturahmi Dr R Teduh Dirgahayu., S.T., M.Sc, Direktur Program Pascasarjana Fakultas Teknologi Industri Universitas Islam Indonesia (PPs FTI UII) di ruang kerjanya (23/1/2015)

 

Sebelumnya Kardjono bersama Mamok panggilan Hendratmo, Local Regional Economic Development Consultant, telah lebih dulu melakukan kunjungan ke PPs FTI UII (15/1/2105) untuk membahas pendalaman kerjasama Public Private Partnership (PPP) yang telah dilakukan antara Pemerintah Desa Tirtoadi dan PPs FTI UII.

 

Sebagaimana dalam diskusi tersebut mengembangkan Public Private Partnership (PPP) sangat terkait erat dengan Undang Undang Desa No 6 Tahun 2014, diantaranya membutuhkan Peningkatan Kapasitas Aparat Desa agar pelaksanaan pembangunan bisa benar-benar efektif dan tepat sasaran serta dilakukan secara transparan dan akuntabel.

 

Selain itu juga sesuai dengan kebutuhan dan potensi desa, maka perlu dilakukan pengembangan Badan Usaha Milik Desa atau disingkat BUMDes yang merupakan usaha desa yang dikelola oleh Pemerintah Desa dan berbadan hukum.

 

Permodalan Badan Usaha Milik Desa dapat berasal dari Pemerintah Desa, tabungan masyarakat, bantuan Pemerintah, Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Kabupaten/Kota, pinjaman, atau penyertaan modal pihak lain atau kerja sama bagi hasil atas dasar saling menguntungkan. Badan Usaha Milik Desa dapat melakukan pinjaman, yang dapat dilakukan setelah mendapat persetujuan BPD.

 

Jerri Irgo