Dr. R.M. Sisdarmanto Adinandra, S.T., M.Sc mengatakan bahwa mahasiswa merupakan pemeran utama dalam menghadapi tantangan Revolusi Industri 4.0. Oleh karena itu mahasiswa harus mengembangkan potensinya semaksimal mungkin selama kuliah di FTI UII, tidak hanya di bidang akademik namun juga kreativitas dan inovasi.

Hal tersebut diungkapkan Wakil Dekan Bidang Keagamaan, Kemahasiswaan, dan Alumni Fakultas Teknologi Industri (FTI) Universitas Islam Indonesia (UII) saat membuka Pekan Ta’aruf (PETA) FTI UII 2019 di GOR Ki Bagus Hardikoesoemo Kampus Terpadu UII (27 Agustus 2019).

Berdasarkan data unisys, Tahun Akademik 2019/2020, FTI UII menerima 903 Mahasiswa Baru, dimana sejumlah 316 atau 35% dari Program Studi Teknik Industri, selanjutnya Program Studi Teknik Informatika sejumlah 190 atau 21% dan Program Studi Teknik Kimia, sejumlah 135 atau 15%.

Program Teknik Mesin tercatat 130 atau 14% disusul Program Studi Teknik Elektro sejumlah 114 atau 13% dan Program Studi Teknik Industri – Program Internasional sejumlah 18 atau 2%.

Mahasiswa FTI UII, mau tidak mau, harus siap di Era industri 4.0, sehingga dibutuhkan kemampuan Mahasiswa dengan kompetensi intelektual dan keterampilan yang terus diasah jangan sampai kemampuan mahasiswa lebih rendah dari perkembangan jaman.

“Saya janji di FTI UII tidak ada plonco, PETA menjadi salah satu bagian dari rangkaian kegiatan pengenalan kampus, ikuti kegiatan ini dengan baik dan riang gembira, serta tirulah yang baik-baik” pungkasnya

Jerri Irgo