fti_uii_robotics_2014-2SEMARANG FTINews – Pengiriman tim unisi Robotics Fakultas Teknologi Industri Universitas Islam Indonesia (FTI UII) ke Universitas Islam Sultan Agung (Unissula) dalam kontes robot ternyata tidak sia-sia. Demikian diungkapkan salah satu dosen pembimbing, Izzati Muhimmah S.T., M.Sc., Ph.D. Secara gamblang dijelaskannya bahwa selama di GOR Jatidiri, Semarang pada tanggal 8-12 Mei 2014, tin unisi robotics dari FTI UII bisa tampil gemilang sehingga salah satu timnya yaitu Admiral Unisi berhasil meraih juara 1 dalam kategori Robot Pemadam Api (RPA) Beroda.

 

Ditambahkannya, bahwa tidak hanya satu tim yang dapat mejuarai kontes, namun tim Akhtar Unisi berhasil membawa pulang juara 2 dalam kategori RPA Berkaki. Sebagaimana diungkapkannya, “Kemenangan kedua tim ini sangatlah kami syukuri sebagai hadiah bagi perjalanan panjang lebih kurang lebih 6 tahun, Tim Unisi Robotics dalam kategori pemadam api”. “Banyak hal yang kami perbaiki dari pengalaman-pengalaman tahun sebelumnya”, jelas Izzati.  Lebih lanjut menjelaskan upaya para mahasiswa FTI UII, sungguh menunjukkan sikap yang sangat baik dalam menghormati waktu, mengatur strategi, ketelitian dan ketenangan saat bertanding. Selain itu, pengalaman juga mengajarkan tim untuk merancang algoritma yang benar dan efisien. Terlebih lagi, kedua tim ini memang dibangun oleh pribadi-pribadi cerdas, pekerja keras, disiplin, tangguh, dan mahasiswa penerima beasiswa santri unggulan. Sehingga terbukti bahwa perpaduan ikhtiyar dan doa yang sungguh-sungguh dapat mewujudkan semua kemungkinan.
Dalam kontes tahun ini, sebenarnya kita juga mengirimkan tim pada kategori Kontes Robot Sepakbola Indonesi yaitu Tim Athaya Unisi. Tim ini terdiri dari Putra Arisandy (Teknik Elektro), Deny Rahmalianto (Teknik Informatika), Surya Hendriy (Teknik Informatika), Feri Apriyanto (Teknik Mesin), dan Fatchuri Rohman Syarif (Teknik Mesin) serta dosen pembimbing Bapak Muhammad Khafidh, ST, MT. Namun, kali ini tim ini belum berhasil memenangkan pertandingan.
Dengan capaian ini, jalan yang hendak ditempuh masihlah panjang. InsyaAllah kedua tim akan siap dalam kompetisi tingkat nasional yang akan diselengggarakan di GOR UNY pada bulan Juni 2014. Untuk itu, dukungan dan doa dari seluruh civitas akademik UII selalu sangat kami harapkan untuk kesuksesan kita semua.

 

Berita Terkait:

FTI UII Kirim Tim Unisi Robotics Bertanding di Unissula

Tim Unisi Robotics Raih Juara 1 RPA Beroda

Kemenangan Dalam Gambar

fti_uii_robotics_2014-1SEMARANG FTINews – “Alhamdulillah tim Unisi Robotics berhasil memenangkan kompetisi pada dua kategori perlombaan”, demikian diungkapkan salah satu dosen pembimbing, Izzati Muhimmah S.T., M.Sc., Ph.D setibanya di kampus. Dijelaskannya pada Kontes Robot Indonesia Regional 3 Jateng-DIY tahun 2014 yang diselenggarakan oleh Universitas Islam Sultan Agung (Unissula) di GOR Jatidiri, Semarang pada tanggal 8-12 Mei 2014, tim Admiral Unisi berhasil meraih juara 1 dalam kategori Robot Pemadam Api (RPA) Beroda, sementara tim Akhtar Unisi berhasil meraih juara 2 dalam kategori RPA Berkaki.

 

Izzati tidak henti-hentinya melafadzkan kalimat syukur saking gembiranya. “Alhamdulillah, performa unggul yang sama juga ditunjukkan oleh Tim Akhtar Unisi yang mengikuti kompetisi dalam kategori Robot Pemadam Api Berkaki”, ungkapnya. Lebih lanjut dijelaskannya bahwa Tim Akhtar Unisi ini beranggotakan Irsyad Safrony (Teknik Mesin), Chabib Nurrochman (eknik Informatika), dan Fajar Nofriyudi (Teknik Elektro) dengan dosen pembimbing Bapak Mohammad Faizun ST, M.Eng. Sebagaimana tim Admiral Unisi, robot berkaki Akhtar Unisi ini sempat tidak berhasil mendeteksi api pada putaran pertama. Pada putaran kedua dan ketiga, anggota tim memutuskan untuk tidak mengejar bonus, namun berfokus pada pencapaian tujuan pemadaman api. Alhamdulillah strategi ini tepat. Bahkan pada putaran ketiga, catatan waktu untuk memadamkan api adalah 86 detik dan 69 detik waktu kembali ke home. Catatan waktu ini sangat baik untuk kategori berkaki, karena robot yang berbentuk seperti laba-laba ini pada umumnya membutuhkan lebih banyak waktu untuk menggerakkan 18 motor servo pada keenam kaki robotnya.

 

Dalam kesempatan berbeda Kaprodi Teknik Mesin, Agung Nugroho Adi, ST, MT menjelaskan ketika ditanya soal ketidak ikut sertaan tim Unisi Robotics dalam Kontes Robot Indonesia (KRI). Menurutnya, untuk kali ini tim unisi robotics hanya ikut yang skala kecil saja agar lebih fokus. “Pengalaman ketika kita mengikuti semua kontes ternyata menjadikan konsentrasi kita buyar, sehingga malah tidak ada yang menang”, jelasnya. Ditambahkannya seraya berharap agar tim unisis robotics yang menang kali ini juga akan membawa kemenangan dan dapat mengibarkan berdera FTI UII di GOR UNY pada bulan Juni 2014 yang akan datang.

 

Berita Terkait:

FTI UII Kirim Tim Unisi Robotics Bertanding di Unissula

Perpaduan Ikhtiyar dan Doa Membuahkan Hasil Gemilang

Kemenangan Dalam Gambar

Usai sudah proses pemilihan bakal calon Rektor Universitas Islam Indonesia masa bakti 2014-2018. Setelah melalui perhitungan dengan cermat disaksikan seluruh sivitas akdemika yang hadir di tempat perhitungan, diperoleh hasil suara sebagaimana tampak pada gambar berikut:

 

prolehan_suara

 

Untuk hasil perolehan suara di tingkat universitas dapat dilihat pada rekapitulasi sebagai berikut:

 

Berita Terkait:

Pemilihan Bakal Calon Rektor UII di FTI UII Ditunda

fti_uii_sukirman_pilrek-2KALIURANG FTINews – Sesuai peraturan yang sudah ditetapkan, maka pemilihan bakal calon (balon) rektor Universitas Islam Indonesia (UII) di lingkungan Fakultas Teknologi Industri (FTI) ditunda. Hal ini disampaikan Pjs. Dekan FTI UII, Ir. Sukirman, MM dalam kesempatan membuka rapat dalam rangka pemilihan balon rektor UII untuk masa bakti tahun 2014-2018 tahap ke 2, pada Jumat (9/5/2014).

Pelaksanaan pemilihan yang berlansung di hall FTI UII ini hingga saat dilangsungkan pembukaan oleh Pjs. Dekan FTI UII tepat pada pukul 8:00 belum memenuhi quorum yang ditetapkan yaitu setengah lebih satu. Hal ini sesuai dengan kenyataan yang terjadi bahwa saat dilansungkan pengecekan olehnya dengan terpaksa harus ditunda. “Sesuai dengan yang tercatat dalam daftar pemilihan tetap di FTI UII ada 120 pemilih, namun sampai saat ini yang hadir baru mencapai 32 pemilih”, katanya.
 

Sukirman menekankan, “Sesuai aturan yang telah ditetapkan, bahwa pemilihan bisa dimulai apabila pemilih yang hadir sudah memenuhi separo plus satu, berarti kita tunggu sampai hadir 61 pemilih atau dimulai setelah tiga puluh menit sejak dilangsungkan pembukaan ini”. “Untuk itu pemilihan bakal calon rektor UII periode 2014-2018 di lingkungan FTI UII, ditunda”, tutupnya sambil mengetok meja tiga kali.

 

Berita Terkait:

Perolehan Suara Bakal Calon Rektor UII di FTI UII 2014-2018

fti_uii_sukirman_lepas_robot_1KALIURANG FTINews – Pertandingan tahunan Kontes Robot Indonesia (KRI) untuk tahun 2014 ini segera dilaksanakan di Universitas Islam Sultan Agung (Unissula) Semarang pada tanggal 9-11 Mei 2014. Untuk itu pada hari Kamis (8/5/2014) Pjs. Dekan Fakultas Teknologi Industri Universitas Islam Indonesia (FTI UII), Ir. Sukirman, MM melepas keberangkatan mahasiswa-mahasiswa FTI UII yang menjadi duta UII menuju GOR Jatidiri Semarang untuk mengikuti kompetisi tahunan yang diselenggarakan oleh Kasubdit Kreativitas Mahasiswa, DPPM, DIKTI Jakarta.
Tahun ini, duta-duta UII mengikuti tiga kategori lomba robot. Tim Admiral Unisi, yang terdiri dari Deky Dilfiana Dewantara (Teknik Informatika), Baihaki Erwanda (Teknik Elektro), dan Setyo Ardi Pratama (Teknik Mesin) mengikuti kompetisi dalam karegori Robot Pemadam Api Beroda. Untuk kategori Robot Pemadam Api Berkaki, UII diwakili oleh Tim Akhtar Unisi yang beranggotakan Irsyad Safrony (Teknik Mesin) dan Chabib Nurrochman (Teknik Informatika). Sedangkan dalam kategori Kontes Robot Sepakbola Indonesia diwakili oleh Deny Rahmalianto dan Surya Hendriy (Teknik Informatika), Feri Apriyanto dan Fatchuri Rohman Syarif (Teknik Mesin), Fajar Nofriyudi (Teknik Elektro), bergabung dalam Tim Athaya Unisi dalam membangun tiga robot humanoid untuk bermain sepak bola.
Pada kesempatan pamitan sebelum keberangkatan tim, Ir. Sukirman, MM didampingi Pjs. Wadek, Wahyudi Budi Pramono, ST, M.Eng, Kaprodi Teknik Elektro, Tito Yuwono, ST, M.Eng dan Dosen Pembimbing, Izzati Muhimmah S.T., M.Sc., Ph.D memberi motivasi sebagai penyemangat kepada mahasiswa-mahasiswa anggota tim. Dengan penuh percaya diri dan kebahagiaan yang terpancar, Sukirman mengapresiasi semangat para mahasiswa yang dalam mewujudkan robot-robot sebagaimana telah disebutkan. Bahkan tidak jarang anggota tim tersebut sampai begadang di laboratorium Mekatronika FTI UII. Selain itu, beliau juga menitipkan nasihat untuk selalu menjaga nama baik almamater UII. “Nanti yang bertanding hanya fisik robot-robotnya saja ya”. “Jangan sampai anggota tim ikut bertanding dengan supporter lain”, kelakarnya.
Sementara dosen pembimbing yang ikut mengawal, Izzati Muhimmah S.T., M.Sc., Ph.D menyampaikan, meskipun tahun ini, FTI UII tidak mengikuti semua kategori namun persiapan tim Unisi Robotics sudah disiapkan sejak empat bulan lalu. Dan ketiga tim tersebut dinyatakan lolos menuju kompetisi regional setelah melalui penjurian video oleh tim DIKTI. “Mohon doa dari semua civitas UII semoga mahasiswa-mahasiswa yang telah bekerja keras mewujudkan rancangan robot mereka ini dapat sukses dalam kompetisi Regional III dan lolos ke tahap pertandingan nasional yang kelak akan diselenggarakan di UNY Yogyakarta.

 

Berita Terkait:

Tim Unisi Robotics Raih Juara 1 RPA Beroda

Perpaduan Ikhtiyar dan Doa Membuahkan Hasil Gemilang

fti_uii_lizda_iswariKALIURANG FTINews – Komunitas Open Street Map (OSM) dari Program Studi (Prodi) Teknik Informatika Fakultas Teknologi Industri Universitas Islam Indonesia (FTI UII) menyelenggarakan kuliah umum di bidang Sistem Informasi Geografis pada Kamis, (24/04/2014). Kuliah umum yang berlangsung di ruang Audio Visual FTI UII ini sekaligus mensosialisasikan aplikasi Open Street Map (OSM).  Tidak hanya di FTI UII, kegiatan ini juga diselenggarakan di beberapa universitas antara lain UI, UGM, ITS, Universitas Trunojono Madura, Universitas Hasanuddin, dan enam universitas lainnya.
 

Sosialisasi program ini tidak lepas dari kerjasama Humanitarian OpenStreetMap Team (HOT), Australian Aid, dan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). Sosialisasi ini bertujuan untuk memperkenalkan apa itu OSM dan kegunaannya. Dalam presentasinya narasumber dari HOT, Elida Nurrohmah, S.Si, mengatakan bahwa alasan diselenggarakannya sosialisasi OSM adalah agar para peserta sosialisasi terutama para mahasiswa dapat lebih mengenal OSM dan dapat memberikan kontribusinya dalam penambahan data di OSM tersebut.
 

Dikatakannya bahwa OSM adalah peta dunia gratis yang dapat diedit dan dimanfaatkan secara kolaboratif oleh kita semua. OSM merupakan project pemetaan berbasis internet untuk membuat peta gratis di seluruh dunia. Model OSM adalah gabungan dari wikipedia dan GPS. Data spasial dari OSM dapat ditambah dan diedit oleh seluruh anggota OSM yang telah memiliki akun di OSM. Lebih jauh lagi Elida Nurrohmah berharap, setelah terselenggaranya sosialisasi ini, peserta dapat mengikuti training yang diadakan oleh HOT. Materi training meliputi komponen pengumpulan data, integrasi data, validasi data, serta cara penggunaan aplikasi OSM untuk penambahan dan pengeditan data.
 

Sementara dosen pengampu matakuliah Sistem Informasi Geografis yang juga memandu kuliah umum, Lizda Iswari S.T., M.Sc menaruh harapan besar dengan adanya sosialisasi OSM ini dapat membuka wawasan dan siapa saja yang terlibat dapat memperbaharui pengetahuan di bidang pemetaan, serta memiliki gambaran mengenai pemanfaatan OSM dalam pengolahan aplikasi berbasis data spasial.

fti_uii_smk1_pangandaranKALIURANG FTINews – Selamat datang di kampus yang tampak sepi ini. “Sepinya kampus ini bukan karena tidak ada mahasiswa, tetapi karena para mahasiswa sedang menjalani Ujian Tengah Semester (UTS)”. Hal ini disampaikan Ketua Program Studi (Prodi) Teknik Informatika Fakultas Teknologi Industri Universitas Islam Indonesia (FTI UII), Yudi Prayudi, S.Si, M.Kom dalam menyambut lebih kurang 200 siswa SMK Negeri 1 Pangandaran berkunjung ke FTI UII, pada Rabu (07/05/2014) bertempat di Auditorium FTI UII.
 

Lebih lanjut, Yudi Prayudi memperkenalkan Prodi Teknik Informatika yang dipimpinnya. Sekilas disampaikan bahwa Prodi Teknik Informatika FTI UII adalah salah satu dari dua puluh tiga program studi yang ada di lingkungan UII. “UII adalah merupakan kampus tertua di Indonesia”. “Untuk itulah silahkan dimanfaatkan waktu sebaik-baiknya saat berkunjung ke kampus ini untuk memperoleh pengetahuan dan semoga dapat memotivasi”, pesan Yudi kepada rombongan tamu. Selanjutnya Yudi memperkenalkan civitas akademika FTI UII yang hadir di ruang itu yang terdiri dari para dosen dan tenaga kependidikan.
 

Sementara Kepala Sekolah SMK Negeri 1 Pangandaran, Nana Supena Dipayana, S.Pd., M.M dalam sambutannya menyampaikan maksud kunjungan ke FTI UII antara lain memberikan dorongan kepada adik2 siswa atau anak didiknya untuk berpandangan jauh di dunia pendidikan yaitu kampus. “Untuk itulah kami bawa mereka ke FTI UII ini khususnya pada Program Studi Teknik Informatika”, jelasnya.  Lebih jauh Nana Sepena menyampaikan bahwa kegiatan kunjungan ini merupakan salah satu program sekolah diantara program-progam lainnya.  Selain kunjungan ada praktik industri selama tiga bulan. “Barangkali pada waktu yang akan datang anak kami ini bisa melakukan praktik di sini bahkan bisa lanjut studi di tempat ini juga”, harapnya.
 

Sebagai tamu yang membawa rombongan dalam jumlah besar atas nama rombongan, kepala sekolah mohon maaf apabila dalam pertemuan ini nanti banyak yang tidak berkenan. ”Mudah-mudahan silaturahim ini bukan yang pertama dan terakhir”, Nana Supena Dipayana meminta. Selanjutnya ucapan terima kasih diucapkannya kepada FTI UII, khususnya Kaprodi Teknik Informatika yang telah memberikan kesempatan luas untuk belajar.

 

Usainya mendapat penjelasan tentang dunia informatika dan Prodi Teknik Informatika FTI UII meskipun sangat singkat, para siswa dan guru pendamping diajak berkunjung ke berbagai laboratorium yang ada di lingkungan Prodi Teknik Informatika FTI UII sesuai kompetensi yang dimiliki masing-masing siswa.

“Mahasiswa Magister Teknik Industri, Program Pascasarjana Fakultas Teknologi Industri (MTI PPs FTI UII) Yogyakarta, akan melakukan kunjungan industri ke PT Dua Kelinci yang memproduksi kacang garing. Kunjungan ini direncanakan pada hari Rabu (30/04)” ujar Ir Ali Parkhan, MT, Koordinator Bidang Keilmuan MTI Pps FTI UII di ruang kerjanya (29/04)

 

PT Dua Kelinci, berlokasi di Pati, Jawa Tengah pada tahun 1985.  Dalam perkembangannya hingga saat ini, PT Dua Kelinci selalu menggunakan kacang tanah berkualitas dan memprosesnya dengan teknologi canggih sehingga menghasilkan produk yang kacang garing dan berkualitas.

 

Awalnya, hanya menjual produk berupa kacang garing, tapi sesuai perkembangannya dalam mengikuti permintaan pasar akhirnya mengeluarkan berbagai produk, sepert kacang garing, kacang salut, dan juga makanan ringan, diantaranya pilus.

 

“Inovasi produk oleh PT Dua Kelinci ini menjadi salah satu alasan dan daya tarik tersendiri, karena mengembangan produk yang terbuat dari kacang-kacangan selain kacang tanah” pungkas Ir Ali Parkhan, MT

 

Jerri Irgo

Kita sudah sering mendengar para intelektual muda merancang bangun kendaraan bertenaga listrik. Namun, baru mahasiswa Fakultas Teknologi Industri (FTI) Universitas Islam Indonesia (UII) yang berhasil menciptakan sebuah mobil listrik berbasis sistem operasi (OS) Android dari Google!.

 

Seperti apa spesifikasi dan kehebatannya dibanding mobil listrik umumnya? Hasil rancang bangun para mahasiswa yang tergabung dalam Tim Ulil Albab Unisi ini memang tergolong baru. Baru mereka yang pertama di Indonesia yang membuat mobil listrik berbasis Android. Ketua Tim Ulil Albab Unisi Nazri Afandi Pasaribu menginformasikan, mobil listrik tersebut mulai dirancang sejak September 2013.

 

Berbeda dari mobil listrik karya mahasiswa yang sudah ada selama ini, produk mereka dilengkapi tablet PC dengan OS Android. Kalau pada mobil listrik lain dipasang panel instrumen dan kendali yang kompleks, di mobil listrik ini semua itu digantikan hanya dengan satu tablet PC Android.

 

“Berbagai panel instrumen yang biasanya dipasang tentu lebih ribetdan menambah berat mobil. Belum lagi karena terlalu banyak, justru merepotkan pengemudi. Dengan menggunakan aplikasi-aplikasi yang kami buat sendiri, speedometer, accelerometer, battery indicator, RPM meter, stopwatch, odometer, tombol lampu sigi, dan tombol-tombol lainnya ada dalam satu alat,” ucap Nazri, kemarin.

 

Ditemui di sela-sela launchingmobil listrik berbasis Android di Kampus UII, Nazri menuturkan, tablet yang digunakan sebagai instrumen display dan monitoringharus menggunakan alat berkomputasi cepat terhadap software yang sedang dijalankan. Tak hanya sebagai pusat kendali, tabletAndroid yang digunakan juga menjadi pusat komunikasi dan entertainment.

 

“Tanpa perlu menambah alat dan biaya banyak, mobil listrik ini sudah bisa kita lengkapi dengan WiFi, Bluetooth, sistem global untuk komunikasi mobile, internet browser, TV analog, map, video/voice call,mp3 player, radio, bahkan games,î katanya. Mobil ini juga sudah dilengkapi dengan aki tambahan yang dapat menunjang aki utama. Karena semua berbasis komputerisasi, sistem pengereman pun dikontrol oleh komputer. Meski demikian, tingkat keamanan tetap terjamin.

 

Dikemukakan Nazir, saat mengerjakan mobil listrik tersebut, ia bersama 13 rekan timnya tidak mengalami banyak kendala berarti. Kendala baru mereka hadapi pada tahap elektrikal, yakni menggabungkan semua alat yang ada dengan mobil. Yang cukup membuat mereka bangga, beberapa komponen inti mobil merupakan hasil buatan mereka sendiri. Seperti controller, chargeraki, semua softwareyang digunakan, hingga master bodymobil.

 

“Untuk sistem tenaga utama, baterai yang kami gunakan ialah GS-NS60. Baterai free maintenance ini spesifikasi tegangannya 12 V dan arus 45 Ah. Baterai ini kami pilih karena ketahanannya sangat baik dan mampu bekerja pada temperatur tinggi. Selain itu, baterai ini lebih stabil, dapat menghasilkan power besar. Namun tanpa perlu mengisi air aki,” katanya.

 

Tim Ulil Albab Unisi terdiri dari mahasiswa FTI angkatan 2011–2012 dari semua program studi yang ada. Mereka adalah Nazri Afandi Pasaribu, Muhammad Fanriado, Fachmi Salasa Alfian, Mulfiandi, Revelino, Hafyyan Azmi, Alifa Nasyahta Dila, Utari Heppy, Yanuar Anaba Wahyuesa, Gaida Fathcha Mubiena, Nindi, Yuardhita Widiaswara, Gyan Cassandra, serta Kristamayu.

 

Ke depan, Tim Ulil Albab Unisi berkeinginan semakin mengembangkan mobil listrik berbasis Android tersebut. Menurut teknisi tim, Muhammad Fanriado, mereka bercita-cita membuat mesin mobil sendiri. Sistem otomasi mobil juga perlu dikembangkan lebih baik lagi. Untuk suspensi, mereka ingin menggunakan sistem pnematik agar mobil bisa lebih stabil di jalan rusak.

 

Sementara bagian bodi mobil, mereka berkeinginan mengganti bahan komposit serat fiber dengan komposit bulu ayam agar lebih ringan. “Sedangkan pengembangan pada aplikasi pusat pengendalian, kami berencana mengembangkan aplikasi autodriveagar mobil bisa melaju tanpa perlu driverdan dengan remotejarak jauh,” ungkapnya.

 

Sementara itu, Wakil Dekan FTI UII Wahyudi Budi Pramono ST MEng menuturkan, penggunaan tablet Android sebagai pusat pengendali dan pengukuran dilakukan untuk menyederhanakan semua sistem pada mobil listrik dalam satu alat saja. Dia pun bangga dengan kreasi dan inovasi para mahasiswanya itu.

 

“Untuk di kalangan perguruan tinggi, saya kira ini mobil listrik berbasis Android pertama. Bahkan mungkin, di kalangan profesional untuk Indonesia, saya kira belum ada yang seperti ini. Kelebihannya tentu semua sistem pengendali menjadi lebih mudah sehingga siapa pun bisa menjalankan mobil ini,” katanya.

 

Budi menambahkan, pembuatan mobil listrik tipe formula tersebut merupakan pengembangan generasi pertama. Selanjutnya, generasi kedua mobil listrik berbasis Android rencananya akan diaplikasikan pada tipe city car. “Dana yang kami gunakan untuk membuat mobil ini bersumber dari dua pihak yakni fakultas dan beberapa sponsor. Totalnya kurang lebih Rp60 juta,” ungkapnya.

 

RATIH KESWARA Yogyakarta_Selanjutnya, mobil listrik tersebut akan diikutsertakan pada kompetisi mobil listrik nasional pada Juni dan November 2014 mendatang.

 

Diberitakan di KoranSINDO

 

Jerri Irgo