“Belajar menangkap pola dari apa yang sudah dikerjakan saat ini untuk menemukan kekurangan-kekurangan dari apa yang ada. Perbaikan selalu berisi trial and error, jangan menyerah. Terimalah tantangan baru, jangan menghindarinya” Ungkap Ike Agustina, S.Psi., M.Psi., Psi..Dosen Psikologi UII saat menjadi narasumber dengan topik Bersiap Memasuki Dunia Kerja di kegiatan penutupan program Fresh Graduate Academy (FGA)  Digital Talent Scholarship (DTS) 2019 yang diselenggarakan oleh Fakultas Teknologi Industri UII bekerja sama dengan Kominfo Republik Indonesia (15 Rabbi’ul Awwal 1441 H / 12 November 2019).

Direktur Sumber Daya Manusia UII tersebut, juga menuturkan untuk lengkapi diri dengan beragam keahlian, dengan berpikir kritis untuk menemukan dan menyelaraskan antara passion, pendidikan dan keahlian yang sudah dimiliki saat ini. “Lakukan analisis untuk memetakan potensi dan keahlian diri yang belum optimal, lalu lakukan upaya keras untuk mengembangkanya” ujarnya di Auditorium Lantai 3 FTI UII, Gedung KH Mas Mansur, Kampus Terpadu UII Yogyakarta.

Penyebab umum dalam kegagalan menghadapi wawancara kerja dapat terjadi karena beberapa hal diantaranya, kurang percaya diri, kurang santun, kurang memaham etika, keterampilan komunikasi yang kurang mendukung, penampilan yang tidak menyakinkan, pemahaman diri yang kurang memadai atau wawasan terbatas terkait perusahaan dan pekerjaan yang di tuju” kata Ike.

Saat pentupan tersebut Dwi Ana Ratna Wati, S.T., M.Eng. Wakil Dekan Bidang Sumber Daya FTI UII menyampaikan bahwa 78 peserta FGA telah mengikuti program pelatihan selama 36 pertemuan selama 144 jam pelajaran.

Dwi Ana juga menyampaikan juga peserta dengan nilai terbaik FGA UII 2019 tahap 2, berdasarkan tema Artificial Intelligence diraih oleh Aninditya Anggarai Nuryono (UII), Ilman Amri Hidayar (UII) dan Gayuh Eka Kumala (UII). Selanjutnya Mei Sita Saraswati (Undip), Mahmudah Tus Sa’siyah (UII), Nur Azizzah (UII) untuk tema Big Data Analytic.

Cybersecurity, peserta terbaik adalah Arjun Zakari Yahya (UII), Dirman (UMI), Yasir Muin (Univeritas Khairun) dan untuk tema Internet of Things adalah Agta Marlinda Putri (Politeknik Negeri Jakarta), Lutfi Ardiyanto (UMY), Muhammad Yoga Prabowo (UII)

Jerri Irgo