Kopertis 5 : Teknik Industri Dukung Pemerataan Jumlah Game Developer

Dunia software semakin berkembang dengan adanya cloud computing system, hal ini juga terjadi dalam dunia game sehingga orang dengan mudah dapat memainkan game melalui browser yang dimilikinya tanpa harus menginstal karena membutuhkan memory yang cukup besar. Bahkan sekarang banyak yang dapat diakses melalui mobile.

 

Jumlah developer dan publisher game online di Indonesia juga terus berkembang mengikuti pasar pengguna. Sayangnya penyebarannya belum merata, sebagian besar masih terkonsentrasi di daerah Jabodetabek.

 

Melihat pangsa pasar game dan mobile application yang semakin meningkat, kesenjangan tersebut harus segera ditanggulangi. Laboratorium Sistem Manufaktur Program Studi Teknik Industri Fakultas Teknologi Industri (FTI) UII merespon hal itu dengan mengadakan kompetisi desain produk bertema “Innovation Mobile Application Based on Cloud Computing System With Engineer Thinking ” pada Kamis, (13/12) di kampus terpadu UII.

 

Terdapat Lima konsep game yang ditawarkan meliputi Manufacturing-Based Mobile Game, Mobile Location-Based E-Commerce Platform, Mobile Location-Based Information Service App with Cloud Computing Platform, Mobile Social Media Gaming with GPS dan Product Customization for Mobile Solution.

 

Setelah melalui babak kualifikasi, dewan juri menjaring Enam finalis yang berhak maju mempresentasikan produknya. Tim CATALAND dari UGM berhasil menduduki juara 1 dan Tim Social Government dari UII meraih juara 2. Sementara tim Tripgather dari UGM meraih menempati juara 3.

 

Kaprodi Teknik Industri  FTI UII, Drs Ibnu Mastur, MSIE  mengatakan lomba desain ini adalah ajang kompetisi mahasiswa yang mempunyai kapabilitas khususnya dalam bidang desain produk, juga untuk melakukan riset desain untuk menghasilkan aplikasi berbasis cloud computing yang mempertimbangkan segi engineer sistem.

 

Ia berharap kegiatan dapat menjadi sarana pengembangan minat masyarakat tentang ilmu desain dan sebagai wadah menjalin ajang solidaritas antar mahasiswa.

 

Diberitkan : Kopertis 5

Tim Cataland UGM Juara Disain Program

Kamis, 20/12/2012 YOGYAKARTA, (PRLM).- Tim Cataland Universitas Gadjah Mada (UGM) meraih juara inovasi pengembangan mobile application berbasis cloud computing yang diselenggarakan oleh INCEPTION 2012 Program Studi Teknik Industri Fakultas Teknologi Industri Universitas Islam Indonesia (FTI UII).

 

Tim Cataland yang terdiri dari Bayu Budi Prasetyo Mahasiswa Fakultas Geografi UGM (2009) dan Indra Gunawan, mahasiswa akuntansi Diploma III Fakultas Ekonomi dan Bisnis UGM (2009) mengajukan karya Cataland atau Catalog Android, yang menggunakan augmented reality antara gambar 2 dimensi berformat PNC dengan keadaan nyata. Juara dua Tim Social Government (Fakultas Teknologi Industri Universitas Islam Indonesia) dan juara tiga Tim Tripgather (UGM). Ketiga tim tersebut menyingkirkan tuiga nominator lain dalam final, yaitu Tim MIX FREE DESERT (Mercubuana Jakarta), Tim Progammer dan Tim Wumbology (Institut teknologi Telkom Bandung).

 

Dalam pernyataan tertulis, Kamis (20/12), Ketua Prodi Teknik Industri FTI UII Drs Ibnu Mastur, menyebutkan, tema INCEPTION 2012 tentang “Innovation Mobile Application Based On Cloud Computing System With Engineer Thinking”. Lima konsep yang ditawarkan ke peserta, Manufacturing-Based Mobile Game, Mobile Location-Based E-Commerce Platform, Mobile Location-Based Information Service App with Cloud Computing Platform, Mobile Social Media Gaming with GPS dan Product Customization for Mobile Solution. “Lomba ini untuk ajang kompetisi mahasiswa sekaligus melakukan riset desain untuk menghasilkan aplikasi berbasis cloud computing.” (A-84/A-147)***

 

Diberitakan : Pikiran Rakyat

Tim Cataland UGM Juarai Inception 2012

TeRAS, Yogya: Tim Cataland UGM Yogyakata, terdiri dari Bayu Budi Prasetyo mahasiswa Fakultas Geografi UGM angkatan 2009 dan Indra Gunawan Diploma III Fakultas Ekonomi dan Bisnis UGM Prodi Akuntansi angkatan 2009, meraih Juara I sekaligus uang tunai Rp 11 juta pada kegiatan Inception 2012 yang diselenggarakan Program Studi Teknik Industri Fakultas Teknologi Industri Universitas Islam Indonesia (FTI UII) Yogyakarta.

 

Bayu menyatakan, produk yang dilombakan adalah Cataland atau Catalog Android yang mempunyai keunggulan karena menggunakan augmented reality yaitu penggabungan antara gambar dua dimensi berformat PNC dengan keadaan nyata.

 

Pada kegiatan itu, Juara 2 diraih Tim Social Government dari FTI UII dan Juara 3 disabet Tim Tripgather UGM. Finalis lain, Tim Mix Free Desert dari Mercubuana Jakarta, serta Tim Progammer dan Tim Wumbology keduanya dari Institut Teknologi Telkom Bandung.

 

Ketua Prodi Teknik Industri FTI UII Yogyakarta, Drs Ibnu Mastur MSIE mengemukakan, Inception pada 2012 ini mengangkat tema tentang inovasi pengembangan mobile application berbasis cloud computing.

 

“Dalam hal itu terdapat lima konsep game yang ditawarkan ke peserta, meliputi Manufacturing-Based Mobile Game, Mobile Location-Based E-Commerce Platform, Mobile Location-Based Information Service App with Cloud Computing Platform, Mobile Social Media Gaming with GPS, dan Product Customization for Mobile Solution,” jelas Ibnu.

 

Mastur juga menyampaikan, tema kegiatan Inception 2012 adalah ‘Innovation Mobile Application Based On Cloud Computing System With Engineer Thinking’, yang digelar di Hall FTI UII, 13 Desember 2012.

 

Ia menambahkan, lomba desain itu dimaksudkan sebagai ajang kompetisi mahasiswa yang mempunyai kapabilitas khususnya dalam bidang desain produk. Pun, untuk melakukan riset desain guna menghasilkan aplikasi berbasis cloud computing yang mempertimbangkan dari segi engineer sistem.

 

Inception 2012 juga diharapkan dapat dijadikan sebagai sarana pengembangan minat masyarakat tentang ilmu desain. “Sekaligus sebagai wadah menjalin ajang solidaritas antar-mahasiswa melalui kompetisi tersebut. (AR)

 

Diberitakan di : Teras Yogyakarta

FTI UII CETUSKAN LOMBA DESAIN PRODUK NASIONAL MELALUI INCEPTION 2012

inception_2012INCEPTION 2012 merupakan lomba desain produk tingkat Nasional yang pertama kali diadakan oleh Jurusan Teknik Industri Universitas Islam Indonesia. INCEPTION 2012 bertujuan sebagai ajang kompetisi mahasiswa yang mempunyai kapabilitas khususnya dalam bidang desain produk, kemudian sebagai media riset desain untuk menghasilkan aplikasi berbasis cloud computing yang mempertimbangkan dari segi engineer sistem, selain itu  sebagai sarana pengembangan minat masyarakat tentang ilmu desain dan tentunya untuk menjalin ajang solidaritas antar mahasiswa melalui kompetisi ini.

 

Selengkapnya…..

Teknik Industri Dukung Pemerataan Jumlah Game Developer

Teknik Industri Dukung Pemerataan Jumlah Game Developer

Dunia software semakin berkembang dengan adanya cloud computing system, hal ini juga terjadi dalam dunia game sehingga orang dengan mudah dapat memainkan game melalui browser yang dimilikinya tanpa harus menginstal karena membutuhkan memory yang cukup besar. Bahkan sekarang banyak yang dapat diakses melalui mobile.

Jumlah developer dan publisher game online di Indonesia juga terus berkembang mengikuti pasar pengguna. Sayangnya penyebarannya belum merata, sebagian besar masih terkonsentrasi di daerah Jabodetabek.

 

Melihat pangsa pasar game dan mobile application yang semakin meningkat, kesenjangan tersebut harus segera ditanggulangi. Laboratorium Sistem Manufaktur Program Studi Teknik Industri Fakultas Teknologi Industri (FTI) UII merespon hal itu dengan mengadakan kompetisi desain produk bertema “Innovation Mobile Application Based on Cloud Computing System With Engineer Thinking ” pada Kamis, (13/12) di kampus terpadu UII.

 

Terdapat Lima konsep game yang ditawarkan meliputi Manufacturing-Based Mobile Game, Mobile Location-Based E-Commerce Platform, Mobile Location-Based Information Service App with Cloud Computing Platform, Mobile Social Media Gaming with GPS dan Product Customization for Mobile Solution.

 

Setelah melalui babak kualifikasi, dewan juri menjaring Enam finalis yang berhak maju mempresentasikan produknya. Tim CATALAND dari UGM berhasil menduduki juara 1 dan Tim Social Government dari UII meraih juara 2. Sementara tim Tripgather dari UGM meraih menempati juara 3.

 

Kaprodi Teknik Industri  FTI UII, Drs Ibnu Mastur, MSIE  mengatakan lomba desain ini adalah ajang kompetisi mahasiswa yang mempunyai kapabilitas khususnya dalam bidang desain produk, juga untuk melakukan riset desain untuk menghasilkan aplikasi berbasis cloud computing yang mempertimbangkan segi engineer sistem.

 

Ia berharap kegiatan dapat menjadi sarana pengembangan minat masyarakat tentang ilmu desain dan sebagai wadah menjalin ajang solidaritas antar mahasiswa.

 

Diberitakan di uii.ac.id

Teknik Informatika selenggarakan ISBEX 2012

Program Studi Teknik Informatika Fakultas Teknologi Industri Universitas Islam Indonesia, mendukung  Gerakan  Nasional  Kewirausahaan,  serta  mendorong  kreatifitas  dan munculnya inovasi-inovasi produk dan usaha dengan pembinaan yang sudah dijalankan selama ini bagi mahasiswa dan alumni dengan menyelenggarakan Informatics Student Bussiness Expo (ISBEX) 2012, mulai tanggal 17 hingga 18 Desember 2012, bertempat di Auditorium Kahar Muzakir UII Jl. Kaliurang KM. 14.5,

 

Menurut Rahadian Kurniawan, ST, M.Kom, salah satu panitia pelaksana menyatakan  “saat ini masih minimnya jumlah wirausahawan  dalam negeri tidak lepas dari sedikitnya  minat dari para lulusan perguruan tinggi untuk menciptakan sebuah unit-unit usaha mereka sendiri. Untuk itu perlu adanya sebuah kegiatan yang ditujukan untuk menumbuhkan minat terhadap dunia kewirausahaan bagi mahasiswa. Kegiatan tersebut tentu harus sesuai dengan program pemerintah untuk menciptakan entrepreneur baru menjadi 2% dalam beberapa tahun kedepan dengan Gerakan Kewirausahaan  Nasionalnya”.

 

“Propinsi Daerah Istimewa Yogyakarta  yang notabene  sebagai  Kota Pelajar,  kegiatan semacam itu masih sangat jarang. Rata-rata sasaran kegiatan sejenis hanya membidik para pelaku UMKM  dan  Koperasi, oleh karena  itu  perlu  adanya  pembekalan  terhadap  mahasiswa   agar  tidak hanya mendapatkan  teori pembelajaran  yang formal namun juga diperkenalkan dengan kegiatan yang dapat menumbuhkan jiwa kewirausahaan” ujar Rahadian.

 

Rahadian juga menambahkan, “ISBEX merupakan sebuah rangkaian acara yang terdiri dari talkshow oleh para Entrepreneurs dan Profesional di bidangnya, diantaranya adalah Saptuari Sugiharto (Founder Kedai Digital) Talkshow IT FOR BUSSINESS, Faris (Finalis Lomba Bisnis Plan Mandiri) Talkshow Trik Bisnis Plan dan Marizna (Founder Bakpia Pia) Talkshow When Creativity Meets Opportunity”

 

“Selain Talkshow juga dilaksanakan Lomba Bisnis Plan dan Web Designserta acara hiburan musik oleh Komunitas Musik Informatika (KOSMIK), Tari Saman oleh “Gema Saman UII”, Hiburan Stand Up Comedy oleh “Stand Up Comedy UII” dengan bintang Tamu Alit-alit Jabang Bayi” ujar Rahadian menutup wawancara.

 

Prof. Chairul Saleh Raih Gelar TTG Unggulan I Nasional

ttg-chirul_saleh

Prof Chairul Saleh meraih pemenang Unggulan I pada Pagelaran Teknologi Tepat Guna (TTG) Nasional tahun 2012 yang diadakan di Batam pada tanggal 10-14 Oktober 2012, bulan yang lalu. Perancangan peralatan pengering sederhana dengan biaya yang murah mengungguli TTG yang lainnya.

 

TTG yang di lombakan pada acara gelar TTG ke XIV 2012 diikuti oleh peserta dari 33 propinsi di Indonesia. Inventor terunggul yang diraih oleh Chairul Saleh merupakan hasil penelitian yang dibiaya atas kerja sama pihak Seri-UKM –Malaysia dan Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau.

 

Sejak 2 tahun yang lalu Prof Chairul Saleh banyak melakukan penelitian dipesisir kepulauan Riau dan salah satu dari hasil nya merancang peralatan pengering serba guna memanfaatan sinar matahari. Berangkat dari local Genius alat TTG unggulan yang dimenangkan ini dapat dimanfaatkan oleh para penduduk pesisir untuk mengeringkan ikan hasil tangkapan sehari-hari. Hasil tangkapan yang akan dikeringkan ditempatkan dalam alat pengering yang tertutup yang akan terhidar dari air hujan jika tiba-tiba hujan turun. Ikan yang dikeringkan aman terlindung dan lebih bersih dibandingkan jika dikeringkan tanpa alat TTG serba guna ini.

 

Dinamakan alat pengering serba guna karena alat ini dapat digunakan untuk mengeringkan berbagai bahan selain ikan, seperti segala jenis kerupuk, cabe dsb. Pada skala yang lebih besar alat pengering ini dapat digunakan untuk industri batu bata ringan. Lebih lanjut Prof Chairul menjelaskan bahwa pertama alat pengering serba guna ini dirancang dan diteliti bersama mahasiswa di Jurusan Teknik Industri FTI-UII tahun lalu, namun hasilnya masih kurang baik.

 

Kemudian penelitian dilanjutkan di di Batam atas biaya kerjasama dengan Pemerintah Provinsi Kepri. Dalam Gelar TTG nasional Chairul mengeluarkan 3 alat TTG, 2 dari ketiga alat menjadi nominasi. Alat yang kedua adalah pembuatan air layak pakai dan layak minum dari air laut.

 

Dari berbagai penelitian yang dilakukannya Prof Chairul untuk tahun 2012 telah menghasilkan 4 artikel yang dimuat di Internasional Jurnal yang diindex di Scopus. Alat TTG yang diciptakaannya telah dibeli Badan Pemberdayaan Masyarakat Desa Provinsi Kepulauan Riau sebanyak 7 Unit. Dan untuk anggaran tahun 2013 telah dipesan 20 unit. Sedang alat pembuatan air layak pakai dan layak minum telah dipesan 3 unit untuk kapasitas 3 000 liter sehari. Alat pengering multiguna dibuat dari bahan kayu yang harganya relatif murah, seng sebagai penghantar panas, dan ventilator, kaca es sebagai pengumpul panas serta cat berwarna hitam. Alat ini mencapai effisensi pengeringan hingga 65 % lebih tinggi dibandingkan pengeringan alami dan hasilnya lebih higinis. Alat in masih perlu diteliti dan dikembangkan terus untuk mencapai hasil yang lebih baik, tandasnya.

 

Tribune Batam.

FTI UII Siapkan SDM Handal Bidang Membatik

membatikKembali Fakultas Tekonologi Industri Universitas Islam Indonesia menyelenggarakan pelatihan membatik dan mewarnai. Pelatihan yang berlangsung hari Kamis tanggal 6 Desember 2012 ini mendapat tanggapan antusias dari pada peserta. Terbukti, mampu menyedot peserta sejumlah 52 peserta yang kebanyakan terdiri dari para mahasiswa dan sebagian kecil peserta umum dari luar kampus.
Di tempat pelatihan, Laboratorium Pertekstilan Prodi Teknik Kimia FTI UII, peserta pelatihan tidak hanya mendapatkan penjelasan tentang batik secara teori saja. Namun mereka mendapat penjelasan secara rinci sejak teori membatik, bahan-bahan dan berbagai peralatan membatik, pewarnaan, pencelupan dan lain sebagainya. Bersamaan dengan itu, mereka juga mempraktekkan membatik sejak membuat rancangan batik, sampai batik yang dirancangnya jadi lansung dibimbing oleh dosen dan para pakar yang juga praktisi di bidang batik ternama di Yogyakarta.
Dekan FTI UII, Ir. Gumbolo Hadi Susanto, M.Sc menyampaikan bahwa hal ini sangat penting dan perlu terus dilakukan dalam upaya menyiapkan Sumber Daya Manusia (SDM) yang handal dibidang desain produk fashion dan batik yang dapat dimanfaatkan untuk kepentingan masyarakat serta untuk melestarikan batik sebagai warisan budaya Nasional. “Kalau perlu setiap bulan diselenggarakan hal semacam ini”, harapnya.
Lebih lanjut lagi disampaikan bahwa bisnis batik tidak hanya tumbuh di sentra batik saja, tetapi juga tumbuh di tempat yang jauh dari sentra batik. Banyak orang mencoba peruntungan dengan berbisnis batik, karena pasar batik sangat luas mulai dari kalangan bawah, menengah, dan atas.
Dari pelatihan yang nantinya rutin dilaksanakan, Gumbolo mengharapkan bisa tumbuh pembatik-pembatik muda yang professional dan memiliki daya saing yang lebih kreatif. Selanjutnya kehidupan masyarakat akan lebih meningkat dan meraih keuntungan dengan berbisnis bisnis batik.

FTI UII Bersama Calon Transmisgran Jernihkan Air Keruh

penjernih_airFakultas Tekonologi Industri Universitas Islam Indonesia melalui Program Studi Teknik Kimia selenggarakan pelatihan praktis untuk menjernihkan air keruh, menjadi air siap digunakan untuk kebutuhan manusia.

 

Di penghujung tahun 2012 ini, setidaknya ada empat angkatan pelatihan yang sama, dan tiap angkatan diikuti oleh 25 calon transmisgran dari Bantul, Sleman dan Gunungkidul Provinsi DIY.

 

Kebutuhan akan air bersih di daerah transmisgrasi dan beberapa daerah yang terpinggirkan, kadang menemui kendala dan memerlukan perhatian yang lebih serius. Air yang akan digunakan untuk kehidupan sehari-hari harus memenuhi syarat, baik dari segi kualitas maupun kuantitasnya. Secara kualitas, air harus tersedia pada kondisi yang memenuhi syarat kesehatan.

 

Untuk tujuan tersebut, maka salah satu narasumber yang juga dosen FTI UII, Ir. Agus Taufiq, M.Sc menjelaskan bahwa penjernihan air guna menghilangkan atau mengurangi kadar pencemar yang ada dalam air agar lebih layak untuk penggunaan akhirnya sangatlah penting.
Pelatihan yang secara maraton dilakukan sejak tanggal 26 Nopember 2012, menggunakan dua tempat yang berbeda yaitu Transito Jl. HOS Cokroaminoto dan Balatrans Sleman. Di tempat terpisah, menanggapi pertanyaan terkait pelatihan ini, Dekan FTI UII, Ir. Gumbolo Hadi Susanto, M.Sc menyampaikan ucapan terimakasih kepada berbagai pihak terkait terutama dinas-dinas di pemerintahan yang telah mempercayakan penyelenggaraan pelatihan yang sangat bermanfaat bagi masyarakat ini kepada FTI UII. Juga kepada para narasumber dan panitia yang kadang sebagian kawan sudah bersama keluarga di rumahnya harus masih di lokasi pelatihan. Sembari berdo’a “Semoga Allah SWT menggantikan dengan kebaikan yang lebih banyak dan bermanfaat”, tutup Dekan.

Fakultas Teknik Universitas Riau Studi Ke FTI UII

Fakultas Teknologi Industri Universitas Islam Indonesia (FTI-UII) menerima kunjungan dari Fakultas Teknik Universitas Riau (FT UR) pada Kamis, 8 Nopember 2012.  Rombongan yang terdiri dari 12 orang itu diterima langsung oleh Wakil Dekan FTI UII, Wahyudi Budi Pramono, ST, M.Eng didampingi beberapa pimpinan Program Studi (Prodi) dan Kepala Divisi bertempat di ruang sidang Dekanat Gedung KH. Mas Mansur FTI UII.

Maksud kedatangan mereka sebagaimana disampaikan Dekan FT UR, Dr. Syaiful Bahri, M.Si. yaitu didorong oleh keiingintahuan mereka terhadap keunggulan UII, khususnya di lingkungan FTI. Langkah apa saja yang sudah dilakukan FTI UII sampai di berbagai media memberitakan FTI UII misalnya di bidang kerjasama, double degree dan lain sebagainya. “Kami kagum ketika melihat surat tanggapan dari FTI UII, disitu berderet logo kerjasama dengan berbagai instansi terkemuka di dunia”. “Lebih jauh kalau diperkenankan kami akan melihat ‘dapur’ FTI UII”, pintanya.

Menanggapi permohonan ini Wakil Dekan FTI UII, Wahyudi Budi Pramono, ST, M.Eng dibantu Kaprodi Teknik Mesin, Agung Nugroho Adi S.T., MT dan sesekali dibantu juga para Kepala Divisi memaparkan apa saja yang diharapkan rombongan dari FT UR. Dari berbagai hal yang sudah dipaparkan oleh Wadek, yang menarik untuk dapat diperbincangkan lebih jauh adalah sesuatu yang terkait dengan penjaminan mutu, ISO, kerjasama degan luar negeri dan sistem teknologi yang sudah berjalan di UII secara umum.

Karena menariknya perbincangan terkait hal tersebut tidak terasa waktu lebih dari 3 jam tidak terasa sudah terlampaui. Disela-sela perbincangan tersebut, Dekan FT UR melontarkan kalimat “seandainya saja bisa menjalin kerjasama dengan FT UII, tentu akan sangat berarti dan memiliki nilai sangat berharga bagi kami”.

Sebelum rombongan meninggalkan UII, mereka berkenan dan sangat ingin mengunjungi berbagai fasilitas yang dimiliki FTI UII terutama Laboratoriumnya. Untuk itu rombongan didampingi pihak yang terkait mendapatkan penjelasan secara detail di laboratorium yang dikunjungi.