,

Tata Cara Klaim Asuransi Mahasiswa

Klaim_AsuransiKorban/ahli waris datang ke loket 4 atau 5 lantai 1 Gedung Rektorat Kampus Terpadu UII Jalan Kaliurang km 14,5, menyerahkan berkas- berkas persyaratan dilanjutkan dengan pengisian data di blangko santunan oleh karyawan kemahasiswaa UII, disyahkan oleh pejabat berwenang UII. Blangko santunan diserahkan kembali ke Korban/ ahli waris untuk ditandatangani. Setelah ditandatangani blangko santunan dikembalikan ke loket 4 atau 5 lantai 1 Gedung Rektorat Kampus Terpadu UII Jalan Kaliurang km 14,5 dan selanjutnya proses administrasi.

 

Untuk mengetahui lebih detail Tata Cara Klaim Asuransi Mahasiswa di sini.

,

FTI LEAGUE Resmi Bergulir 22 Maret 2013

POSTER_FTI_LEAGUE_2013Beberapa hari ke depan FTI akan semakin ramai dengan diadakannya FTI LEAGUE 2013. Mengambil tema “Meningkatkan kebersamaan dan menjalin tali silaturahmi mahasiswa FTI UII dengan semangat sportivitas dalam olahraga”, FTI LEAGUE 2013 ini diseleggarakan selama delapan hari (22-29 Maret 2013) . FTI LEAGUE 2013 merupakan salah satu program kerja Bidang Minat dan Bakat LEM FTI UII. Ini merupakan acara keolahragaan yang diharapkan mampu mengembangkan semangat dan jiwa sportivitas mahasiswa FTI UII dan sekaligus meningkatkan kebersamaan antar mahasiswa di semua jurusan Fakultas Teknologi Industri.

Tujuan dari acara ini adalah tersalurkannya minat dan bakat dalam bidang olahraga khususnya, dan berkembangnya semangat olahraga, jiwa sportivitas serta sebagai wadah untuk menjalin tali silaturahmi dan kebersamaan bagi mahasiswa FTI UII. Dengan sasaran adalah mahasiswa aktif FTI UII angkatan 2009-2012, ada tujuh cabang yang dilombakan: futsal, Sepak bola, basket, Badminton, Tenis Meja, Pro Evolution Soccer (PES), dan Tarik tambang.

Lokasi yang digunakan adalah Lapangan Sepak Bola depan D3 Ekonomi (pertandingan sepak bola), Gelanggang Olah Raga (GOR) UII (pertandingan futsal, basket, badminton, tarik tambang), Hall FTI UII (pertandingan PES), Basement FIAI UII (pertandingan Teis Meja). Semua cabang yang dilombakan menggunakan sistem Liga. Pemenang diambil untuk peringkat I dan II.Opening ceremony FTI LEAGUE dilakukan di GOR UII pada Jum’at (22/3) pukul 08.00 wib.

PENGUMUMAN PRESIDENTIAL SERIES LECTURES

presidential_2-3-

Bagi peserta pendaftar kuliah umum ke-2
yang semula direncanakan pada
Tanggal           : 27 Maret 2013
Narasumber   : Dr. Zulkifli Hasan, S.E., M.M. (Menteri Kehutanan RI)
Tema               : Menjadi Enterpreuner Muda, Mandiri dan Bersahaja

kuliah akan DIUNDUR dan DIGABUNG dengan kuliah umum ke-4 pada:
Hari/Tanggal    : Rabu/17 April 2013

Dengan rincian:
Sesi 1: Dr. Zulkifli Hasan, S.E., M.M. dimulai pukul 10.00-12.00,
Sesi 2: Prof. Dr. Amien Rais dimulai pukul 13.00-15.00.

Bagi yang mendaftar kuliah umum ke-2 silahkan datang pada sesi 1dengan sebelumnya mengirimkan konfirmasi pendaftaran kembali Bagi yang mendaftar kuliah umum ke-4 silahkan langsung datang pada sesi 2 atau silahkan datang pada kedua sesi bagi yang mendaftar pada kedua kuliah.
Selain sertifikat, seminar kit, kami menyediakan snack (sesi 1) dan makan siang (sesi 2).

Demikian pemberitahuan kami dan harap menjadi maklum. Atas perhatiannya kami ucapkan terima kasih.

Ttd
Panitia FTI untuk Milad 70 Tahun UII.

NB: Konfirmasi pendaftaran kembali untuk “Kuliah bersama Bpk Zulkifli Hasan” dapat dilakukan dengan mengirimkan pesan “YA” ke nomor 085729090977

LEM FTI UII Terima Kunjungan BEM FT UDINUS

udinus-ketuaLembaga Eksekutif Mahasiswa Fakultas Teknologi Industri Universitas Islam Indonesia (LEM FTI UII) menerima kunjungan untuk studi banding dari Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Teknik Universitas Dian Nuswantoro (BEM FT UDINUS) Semarang pada hari Selasa tanggal 19 Maret 2013. Rombongan diterima di Ruang Auditorium FTI UII pukul 10.30, dilanjutkan diskusi sampai pukul 12.00.

Berkenan hadir dan memberikan sambutan antara lain Dekan FTI UII, Ir. Gumbolo Hadi Susanto, M.Sc dan dosen pendamping dari BEM FT UDINUS Herwin S., ST.  Gumbolo menyampaikan banyak hal tentang FTI UII, antara lain: mengenai kontes robot yang tahun ini FTI UII sebagai tuan rumah, lembaga kemahasiswaan di FTI UII, perkuliahan/akademis, peraturan kampus, serta keunggulan-keunggulan FTI UII lainnya. “Di FTI UII, ada mahasiswa unggulan yang sekolahnya dibiayai dan mereka ini diwajibkan masuk lembaga, supaya menjadi mahasiswa yang unggul”, Gumbolo menjelaskan.

Herwin dalam sambutannya, mengharapkan banyak dari kunjungan yang dilakukan ini akan terjalin kerjasama yang baik dan bermutu antara BEM FT UDINUS dengan LEM FTI UII.

Acara dilanjutkan dengan diskusi tentang kelembagaan mahasiswa, yang langsung dipandu masing-masing ketua LEM FTI UII, Indra Miftah Faluthi dan dari BEM FT UDINUS, Devy Ardya Novitasari. Asiknya pembicaraan mereka yang langsung disaksikan oleh jajaran pengurus dan anggota dari kedua lembaga mahasiswa ini tidak terasa sampai terdengar lantunan adzan dzuhur yang memaksa pertemuan ini harus diakhiri.

Apapun yang dibicarakan dalam pertemuan ini semoga membawa manfaat yang berdampak positif untuk kebaikan bersama.

Tetesan Darah Peduli Sesama

DONOR_1Dalam upaya meningkatkan peduli terhadap sesama, Bidang JPK LEM FTI UII bekerjasama dengan Palang Merah Indonesia (PMI) wilayah Sleman Yogyakarta menyelenggarakan donor darah.  Kegiatan donor darah ini dilaksanakan pada hari Kamis tanggal 14 Maret 2013 jam 09.00 – 14.00 bertempat di depan  Parkiran Timur FTI UII.

Sebagaimana diungkapkan salah satu panitia donor darah, bahwa kegiatan ini bertujuan untuk (1) Terlaksananya salah satu program kerja bidang JPK LEM FTI UII. (2) Bertambahnya kepedulian mahasiswa FTI UII dan masyarakat terhadap sesama, dan yang lebih penting lagi adalah (3) Terjalinnya hubungan silahturahmi dengan baik antara mahasiswa FTI UII dengan masyarakat sekitar kampus UII.

Di luar dugaan panitia, kegiatan ini mendapat tanggapan sangat positif dari civitas akademika di lingkungan kampus terpadu UII. Terbukti dengan banyak mahasiswa, karyawan dan dosen di lingkungan kampus terpadu UII berpartisipasi ikut mendonorkan darah mereka. Dari catatan panitia, tidak kurang dari 75 orang mendaftarkan diri ikut donor darah.

Total darah yang terkumpul sebanyak 43 kantong, terdiri dari: (1) Darah golongan A sebanyak 12 kantong. (2) Darah golongan B sebanyak 12 kantong. (3) Darah golongan AB sebanyak 4 kantong, dan (4) Darah golongan O sebanyak 15 kantong.

Saat kegiatan ini berlangsung masih menyisakan tidak kurang dari 40 orang pendonor darah yang terpaksa tidak dapat dilayani karena beberapa faktor, antara lain hemoglobin rendah dan faktor lain yang menyebabkan mereka tidak bisa mendonorkan darahnya. Ambil saja contoh Wakil Dekan FTI UII, Wahyudi Budi Pramono, ST, M.Eng. “Waduh mau donor darah saja ditolak mas, gara-gara semalam saya minum obat”, ujarnya. Namun demikian yakinlah bagi yang tertolak darahnya, setiap niatan baik untuk sesama Allah akan mengganti dengan kebaikan yang berlipat.

Imam Djati Widodo, Produk Sukses Menurut Persepsi Etnik

imam_djati_w-Dosen Tetap Fakultas Tekonologi Industri Universitas Islam Indonesia (FTI UII), Drs. Imam Djati Widodo, M.Eng.Sc menyampaikan bawah rata-rata tingkat kegagalan produk baru adalah sekitar 40%. “Bahkan, menurut penelitian yang dilakukan Stevens dan Burley tahun 2003 menyatakan tingkat kegagalan produk mencapai 40 s.d 75%”, jelasnya. Hal tersebut disampaikannya dalam ujian doktor di Fakultas Teknik UGM, Jumat (15/3).

Masih menurut Imam, sukses dan tidaknya sebuah produk di pasaran di masa mendatang dapat dirumuskan dengan mengintegrasikan tingkat penjualan dan kepuasan konsumen dengan menggunakan pendekatan regresi. Faktor kesuksesan produk juga bervariasi antara jenis dan segmen produk. Merek dan lama di pasar adalah dua variabel yang berpengaruh terhadap tingkat penjualan untuk semua produk dan segmen. Bahkan terdapat perbedaan preferensi, penilaian kinerja dan persepsi citra produk antar etnik. Selanjutnya pengembangan perancangan konsep produk sukses telah dapat dilakukan dengan mengintegrasikan faktor antar segmen dan pengaruh etnik dalam Quality Function Deployment (QFD).

Usainya menyampaikan paparan mengenai hasil penelitiannya, dan sukses menjawab berbagai sanggarah dari dewan penguji, saat itu juga sekitar jam 10:00 Imam Djati dinyatakan lulus sebagai Doktor ke 17 dari tempatnya menyelesaikan studi saat ini.

Sebelum menutup acara sidang senat, ketua tim penguji, Prof. Ir. Sudaryono, M.Eng.,Ph.D menyampaikan ucapan terimakasih kepada semua pihak yang telah berperan untuk kesuksesan acara. Tidak ketinggalan pula ucapan terimakasih dan selamat disampaikan kepada UII yang diwakili oleh Warek I, Nandang Sutrisno S.H., M.H., LLM., Ph.D., Dekan FTI UII, Ir. Gumbolo Hadi Susanto, M.Sc dan Ketua Prodi Teknik Industri FTI UII, Drs. Mohammad Ibnu Mastur MSIE, yang telah mempercayakan stafnya untuk melakukan studi di FT UGM.

Kini, Dr. Imam Djati Widodo, M.Eng.Sc sudah kembali ke kampus dan siap memperkuat FTI UII.  Ucapan selamat akhirnya mengalir dari banyak pihak kepada Dr. Imam Djati Widodo. Semoga ilmunya bisa dikembangkan dan menjadi ilmu yang bermanfaat dapat menolong baik di dunia hingga akhirat kelak.

Magister Teknik Informatika adakan Gathering

gathering_mtf

Dr Sri Kusumadewi, S.Si, M.T Direktur Program Pascasarjana Fakultas Teknologi Industri Universitas Islam Indonesia (PPs FTI UII) menyampaikan “Selamat datang kepada 41 mahasiswa baru, Magister Teknik Informatika (MI) PPs FTI UII angkatan VII” bertempat di sebuah rumah makan seputaran Kampus Terpadu UII, Jl Kaliurang Km 14,4 Sleman Yogyakarta.

 

“Harapan agar mahasiswa dapat mengikuti dan menyelesaikan kuliah tepat waktu, dengan hasil yang memuaskan, adalah harapan kita bersama” ujar Dr Sri Kusumadewi. Hal tersebut, disampaikan saat gathering MI PPs FTI UII, Sabtu 16 03 2013, yang juga dihadiri Dosen dan Mahasiswa MI PPs FTI UII angkatan sebelumnya

 

Dr Sri Kusumadewi menambahkan “MI PPs FTI UII resmi dibuka dengan dikeluarkannya ijin penyelenggaraan oleh Dikti dengan surat ijin bernomor 1273/D/T/2009 tertanggal 31 Juli 2009 dan saat ini MI PPs FTI UII telah mendapatkan akreditasi B berdasarkan SK BAN-PT No 003/BAN-PT/AK-X/52/V/2012. MI PPs FTI UII, memiliki konsentrasi yang spesifik dan khas yang sangat jarang dimiliki oleh PPs lain di Indonesia. Adapun konsentrasinya meliputi Informatika Medis, Sistem Informatika Medis dan Forensika Digital”

 

“Kabar baik di awal semster adalah, MI PPs FTI saat ini ditunjuk oleh Dikti menyelenggaran Program BPPS“, pungkas Dr Sri Kusumadewi

 

 

Jerri Irgo

Jangan Bugil di Depan Kamera!

TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN – “Jangan bugil di depan kamera”, kalimat ini sempat tren ditengah maraknya penyebaran materi-materi pornografi baik itu yang disengaja maupun tak disengaja. Tampaknya memang tak berlebihan. Sebab data-data yang sudah dihapus, bisa dikembalikan lagi seperti sedia kala hanya dengan melakukan proses recovery sederhana. Tentu langkah ini bisa bermanfaat terutama jika ada data-data berharga yang tak sengaja terhapus, namun bagaimana dengan data-data yang memang ingin dihapus?

 

“Jangankan data yang dihapus, perangkat atau memory card yang sudah diformat pun masih bisa dikembalikan (datanya-red),” jelas Dosen Teknik Informatika, FTI UII, Hamid, S.T, M.Eng, Senin (18/03/2013) pagi.

 

Temuan ini diperoleh dari hasil penelitian Pusat Studi Forensika Digital (PusFid), Jurusan Teknik Informatika, FTI UII. Mereka kembali melakukan penelitian setelah sebelumnya menggelar penelitian mengenai kerentanan wifi hotspot di Yogyakarta.

 

Penelitian kali ini, ditempuh dengan cara membeli perangkat elektronik bekas yang memiliki media penyimpanan. Dari pembelian yang dilakukan secara acak tersebut ditemukan banyak data pribadi yang sifatnya rahasia maupun data perusahaan yang sensitif.

 

“Data yang ditemukan itu berasal dari data yang sudah dihapus namun masih bisa diangkat kembali dengan metode tertentu,” timpal Ahmad Lutfi, M,Kom, peneliti dari PusFid lainnya.

Sayangnya, hingga kini masyarakat belum sepenuhnya sadar mengenai hal itu. Mereka bebas menjual perangkatnya, sementara sudah cukup puas dengan hanya melakukan penghapusan data. “Di sini kami mencoba memberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai pentingnya menjaga data dan hati-hati dengan perangkat penyimpanan,” tandas Ahmad.

 

Jerri Irgo

diberitakan di tribun jogja

Perlunya musnahkan data pribadi di ponsel

Sindonews.com – Kemajuan perangkat elektronik yang ada saat ini, memicu masyarakat untuk bergonta-ganti alat elektronik pribadi. Namun masyarakat belum menyadari pentingnya untuk memusnahkan atau paling tidak mengamankan data pribadi mereka dalam perangkat elektronik yang lama.

 

“Seringnya bergonta-ganti perangkat elektronik tersebut lalu membuat masyarakat biasanya menjual perangkat yang lama tanpa membersihkan secara sempurna data yang mereka simpan maupun data yang sudah dihapus di perangkat tersebut. Padahal sangat gampang me-recovery data meski sudah dihapus dengan berbagai cara,” ujar Dosen Teknik Informatika Universitas Islam Indonesia (UII) Hamid ST MEng, di Yogyakarta, Senin (18/3/2013).

 

Ditemui di Pascasarjana FTI UII, Hamid mengatakan, ada langkah tertentu agar gadget kita bisa dibersihkan sepenuhnya. Dan cara tersebut memang tidak mudah serta hanya orang-orang ahli yang bisa melakukannya.

 

Karenanya ia menyarankan, untuk membawa peralatan elektronik kita ke teknisi untuk dibersihkan sepenuhnya sebelum dijual.

 

“Istilahnya dilakukan deep level format. Dengan format ini, barang elektronik dengan kemampuan menyimpan data milik kita bisa kembali bersih seperti layaknya batang baru. Dengan begitu, kemungkinan penyalahgunaan data pribadi kita oleh orang yang tidak bertanggung jawab dapat ditekan seminim mungkin,” imbuhnya.

 

Diakui Hamid, semakin hari teknologi semakin canggih, namun sayangnya masyatakat penggunanya justru belum memperhatikan keamanan diri sendiri akibat penggunaan barang elektronik itu sendiri. Karena bahkan data yang menurut kita tidak terlalu penting bisa jadi justru membantu pelaku kejahatan melancarkan kegiatan mereka.

 

Perlunya musnahkan data pribadi di ponsel

 

“Bahkan ada pula kasus mengenai kebocoan data suatu perusahaan. Jangankan orang awam, masih banyak perusahaan yang tidak melakukan proteksi terhadap hardisk data perusahaan, termasuk perusahaan perbankan. Yang saya tahu hanya KPK yang tidak memperbolehkan menjual alat apapun meski sudah tidak terpakai,” paparnya.

 

Dalam kesempatan yang sama, Dosen FTI UII lainnya Ahmad Luthfi MKom mengatakan, pencegahan bocornya data rahasia bisa dicegah dengan memberi edukasi pada masyarakat tentang penghapusan data secara sempurna. Namun menurutnya hal tersebut kembali pada tingkat kepedulian masing-masing personal.

 

“Tapi yakinlah bahwa keamanan pengguna perangkat elektronik juga penting di zaman sekarang. Tak hanya memproteksi diri sendiri, tapi kita juga bisa membantu orang lain memproteksi diri mereka. Karena tindak kejahatan komputer saat ini berbanding lurus dengan pesatnya perkembangan kecanggihan teknologi itu sendiri,” ujarnya.

 

Jerri Irgo

diberikan di sindonews.com

,

Kuliah Umum Pengenalan Resiko Dan Manajemen Resiko

Mengundang Civitas Akademika UII dan dari luar UII, untuk berpartisipasi dalam KULIAH UMUM Pengenalan Resiko Manajemen Resiko Asuransi, Acara ini dipersembahkan PT Asuransi Umum Mega. Info pendaftaran: langsung ke sekretariat Jurusan Teknik Informatika. Tanpa diupungut Biaya.  Informasi lebih lanjut, simak infor berikut:

kuliah_umum_asuransi