Universitas Islam Indonesia (UII) secara resmi melantik delapan pejabat dekan dan wakil dekan untuk periode 2014-2018. Pelantikan yang dipimpin langsung oleh Rektor UII, Dr. Ir. Harsoyo, M.Sc tersebut berlangsung di Auditorium Kahar Muzakkir, kampus terpadu UII, Selasa pagi (1/7). Rektor UII dalam sambutannya berpesan agar para pejabat dekan dan wakil dekan yang baru dapat mengemban amanah dengan ikhlas dan bekerja keras demi pengembangan fakultas di lingkungan UII.

 

Dr. Harsoyo menambahkan bahwa ke depan tantangan pendidikan yang dihadapi kampus akan semakin berat. “Terlebih dalam waktu dekat negara kita akan menghadapi ASEAN Economic Community yang juga menyajikan tantangan bagi dunia pendidikan tinggi di tanah air”, ungkapnya. Salah satu isu yang mengemuka antara lain masalah internasionalisasi pendidikan dan daya saing kualitas lulusan.

 

Selanjutnya Dr. Harsoyo juga menyitir salah satu ayat dalam Al-Qur’an, yaitu Surat Al-Bayan 72 yang menyatakan bahwa Allah pernah menawarkan amanah kepada langit, bumi, dan gunung, namun semuanya enggan menerimanya. Sedangkan manusia justru mengambil amanah itu. “Hal ini menjadi pengingat kita bersama bahwa dalam mengemban amanah harus dilandasi dengan sikap mawas diri dan penuh kehati-hatian”, pesannya.

 

Sedangkan Ketua Pengurus Yayasan Badan Wakaf UII, Dr. Ir. Luthfi Hasan, MS lebih menekankan pentingnya kemampuan leadership dan managerial bagi seorang pemimpin di tingkat fakultas. “Ketika menjabat sebagai dekan maupun wakil dekan, Saudara bukan lagi sekedar dosen atau peneliti tetapi leader yang harus fokus bekerja memajukan pendidikan di fakultas”, tegasnya.

 

Ia juga menjelaskan tentang salah satu teori bagaimana mengembangkan pendidikan tinggi yang terbaik. “Salah satu kuncinya terletak pada aspek kepemimpinan yang mempunyai tiga karakteristik, yaitu pemimpin yang berorientasi pada hasil, pemimpin yang memiliki keberanian mengeksekusi, dan pemimpin yang punya sifat low profile atau membumi”, jelasnya. Sebab tidak sedikit pemimpin yang ketika berhasil justru berubah menjadi high profile dan jauh dari orang-orang yang dipimpinnya.

 

Kedelapan pejabat dekan dan wakil dekan di lingkungan UII yang baru dilantik, yaitu masing-masing Dr. Dwipraptono Agus Harjito, M.Si dan Suharto, SE, M.Si untuk Fakultas Ekonomi (FE), Dr. Aunur Rohim Faqih, SH, M.Hum dan Dr. Rohidin, M.Ag untuk Fakultas Hukum (FH), Dr. –Ing. Ir. Widodo, M.Sc dan Setya Winarno, MT, Ph.D untuk Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan (FTSP), Dr. Imam Djati Widodo, M.Eng.Sc dan Dr. Sri Kusumadewi, MT untuk Fakultas Teknologi Industri (FTI).

 

Sedangkan Fakultas Psikologi dan Ilmu Sosial Budaya (FPSB) dipimpin oleh Dr.rer.nat Arif Fahmie,  MA, Psikolog dan Dr. Hepi Wahyuningsih, S.Psi, M.Si, Fakultas MIPA (FMIPA)  dipimpin oleh Drs. Allwar, M.Sc, Ph.D dan Dr. Farida Hayati, M.Si, Apt, Fakultas Ilmu Agama Islam (FIAI) dipimpin oleh Dr. Tamyiz, MA, Ph.D dan Dra. Sri Haningsih, M.Ag. Fakultas Kedokteran dipimpin oleh dr. Linda Rosita, M.Kes, Sp.PK dan dr. Syaefudin Ali Akhmad, M.Sc.

 

Jerri Irgo

 

diberitakan Humas UII

fti_uii_snati_2014-1Di tahun 1435 H atau tahun 2014 ini, Universitas Islam Indonesia (UII) telah memasuki usia yang ke 71. Sebagai rangkaian penyelenggaraan peringatan Milad ke-71, Program Studi (Prodi) Teknik Informatika, Fakultas Teknologi Industri (FTI) UII menggelar serangkaian acara yang bertajuk Seminar Nasional Aplikasi Teknologi Informasi (SNATi) 2014.

 

Ketua Panitia SNATI 2014 yang juga dosen Prodi Teknik Informatika menjelaskan, bahwa SNATi yang telah berlangsung selama 10 tahun ini merupakan agenda rutin tahunan sebagai forum diseminasi informasi dan pengetahuan terkait aplikasi Teknologi Informasi. Dijelaskannya pula bahwa seminar berkelas yang dilaksanakan pada hari Sabtu (21/6/2014) dilaksanakan di Royal Ambarukmo. Dari data panitia diketahui peserta yang hadir mengikuti SNATi 2014 berbondong-bondong berasal dari berbagai wilayah di Indonesia dengan berbagai latar belakang yang berbeda, mulai dari akademisi hingga praktisi, mulai dari developer sampai end-user, baik dari sisi teknis, manajerial maupun dampak sosial dari aplikasi Teknologi Informasi.

 

Pada tahun ini, rangaian kegiatan SNATi 2014  diawali dengan Workshop Big Data yang dilaksanakan hari Jumat (20/6/2014). Workshop dihadiri Professor Tom Heskes dari Radboud Universiteit Nijmegen, Belanda. Sedang dalam SNATi, beliau bertindak sebagai keynote speaker. Prof. Tom di universitas asalnya dia memimpin grup yang melakukan riset tentang Machine Learning dan Kecerdasan Buatan.

 

Prodi Informatika UII menyadari bahwa Big Data akan menjadi kunci utama dalam persaingan bisnis di masa yang akan datang. Secara singkat, ini adalah teknologi yang digunakan untuk mengekstrak informasi dari data yang luar biasa besar. Machine Learning adalah salah satu metode untuk membuat mesin yang mampu belajar dan memiliki kecerdasan buatan. Aplikasi dari kedua aplikasi diatas dapat dipelajari lebih banyak pada bidang minat Informatika Medis, Sistem Informasi Enterprise, dan Digital Forensik di Magister Teknik Informatika FTI UII.

 

Informasi lebih lanjut dapat diakses melalui alamat website SNATi 2014.

berkasDeberitahukan kepada mahasiswa Fakultas Teknologi Industri Universitas Islam Indonesia, bahwa pelaksanaan Ujian Akhir Semester (UAS) Semester Genap Tahun Akademik 2013/2014 dilaksanakan pada tanggal 07 – 18 Juli 2014.

 

Selengkapnya jadwal ujian dapat didownload di sini.

 

Secara rinci berikut disampaikan jadwal untuk masing-masing Jurusan/Prodi:

 

 

  1. Teknik Kimia
  2. Teknik IndustriTI Program International
  3. Teknik Informatika
  4. Teknik Elektro
  5. Teknik Mesin

 

—=== SELAMAT MENEMPUH UJIAN ==—

—=== SEMOGA KESUKSESAN SELALU MENGIRINGI ==—

Lembaga Dakwah Fakultas Teknologi Industri Universitas Islam Indonesia (FTI UII), Centris sukses menggelar Seminar Hijab Nasional 2014. Acara digelar di Auditorium FTI UII pada Ahad, (8/6/2014). Panitia berhasil menghadirkan aktris muslimah dan penulis buku best seller, Oki Setiana Dewi.  Ketua Centris, Jefri menyampaikan bahwa seminar hijab ini merupakan salah satu dari rangkaian Islamic Fair Centris 2014, dan dapat terlaksana atas kerjasama dengan panitia Milad UII ke-71.
 

Dari pantauan panitia dapat dilaporkan bahwa pagi itu, sejak pukul 07.00 auditorium FTI UII sudah banyak dipadati peserta umum dan mahasiswi dari UII sendiri maupun dari kampus luar lainya seperti  UGM, UNY dan lainya. Mereka sangat antusias untuk mengikuti acara seminar hijab nasional, bahkan bisa dilaporkan juga hingga acara berakhir peserta masih memadati ruangan seolah berat menginggalkan lokasi.
 

Tampil prima sebagai moderator mahasiswa Teknik Industri 2011, Vina Urwatul Wutsqo.  Dia mengemukakan  bahwa pentingnya seminar ini diadakan tepatnya dalam memperingati milad UII ke-71 agar harapan agar di ulang tahun UII ini para mahasiswi khususnya lebih tahu dan mengerti cara berhijab dengan benar menurut syar’i.  Karena melihat fakta dari mahasiswi internal UII sendiri masih banyak yang menggunakan hijab belum sesuai dengan apa yang diajarkan oleh Islam karena banyak memaknai hijab itu seperti rambut yang seenaknya diberikan hiasan-hiasan atau ikatan  yang dapat menjadi pusat perhatian orang sekitar. “Artinya hanya sebatas kewajiban atau aturan yang berlaku dikampus”, ujarnya.  Ditambahkannya, “padahal hijab itu sebagai selendang atau pakaian lebar atau longgar yang dipakai wanita untuk menutupi seluruh bagian tubuh yang nantinya akan dipertanggung jawabkan di akherat”.
 

Jefri berharap peserta yang jumlahnya lebih dari 200 wanita ini bisa mengimplementasikan di dalam kehidupan sehari-hari dalam berhijab tentunya dan saling mengingatkan saudara, teman-teman lain di sekitarnya untuk saling memberi tahu cara berhijab yang benar dari ilmu yang sudah didapat didalam seminar ini.

Fakultas Teknologi Industri Universitas Islam Indonesia (FTI UII) menerima kunjungan tamu dari Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Jenderal Achmad Yani (FMIPA UNJANI). Sejumlah rombongan tamu diterima langsung oleh Pjs Dekan FTI UII, Ir. Sukirman, MM di ruang sidang Dekanat FTI UII pada Rabu (28/05/2014). Hadir dalam kesempatan ini mendampingi Dekan FTI UII adalah sejumlah para pimpinan Program Studi (Prodi) dan sejumlah dosen Teknik Informatika FTI UII.
 

Fokus kunjungan FMIPA UNJANI kali ini bermaksud melakukan penjajakan kerjasama antara FMIPA UNJANI dengan FTI UII, khususnya dengan Program Studi (Prodi) Teknik Informatika. Hal ini sebagaimana diungkapkan Dekan FMIPA UNJANI, Hernandi Sujono, S.Si, M.Si. Dia menjelaskan, bahwa FMIPA UNJANI yang beralamat di Jl. Terusan Jenderal Sudirman Cimahi, kini memiliki dua Prodi yaitu Kimia dan Informatika. Diceritakan pula bahwa, beberapa waktu lalu sudah melakukan penanda tanganan kerjasama dengan FMIPA UII khususnya pada Prodi Kimia.

 

Selanjutnya dalam kesempatan kunjungan ke FTI UII kali ini bermaksud melakukan penjajakan kerjasama dengan FTI UII, yang difokuskan dengan Prodi Teknik Informatika FTI UII. “Selanjutnya dalam silaturahim ini, kami bermaksud melakukan penjajakan kerjasama khususnya dengan Prodi Teknik Informatika FTI UII”, Hernandi Sujono mengungkapkan. Ditambahkan pula bahwa fokus kerjasama yang ingin dijalin adalah pada pengembangan penelitian  yang memberi manfaat bagi kedua belah pihak dengan memanfaatkan sumber daya yang disediakan oleh kedua belah pihak tanpa mengganggu pelaksanaan tugas masing-masing.
 

Selanjutnya dengan dipandu Pjs Dekan FTI UII, sebelum melakukan tanda tangan kerjasama Kaprodi Teknik Informatika FTI UII, Yudi Prayudi, S.Si, M.Kom memaparkan berbagai bidang kerjasama yang dimiliki Prodi Teknik Informatika FTI UII.

Dalam salah satu sesi di acara Republika Goes to Campus, Redaktur Senior Republika Online Arif Supriyanto menjelaskan secara gamblang dan detail mengenai Teknik penulisan berita. Bahwa, dalam menulis berita, terdapat perbedaan antara media cetak dan media online. Dalam media online, terkadang tidak diperlukan unsur 5W+1H. Dikarenakan media online berkejaran dengan waktu sehingga berita langsung ditulis tanpa ditelusuri lebih dalam. Hal ini disampaikannya di Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (Fisipol) Universitas Gadjah Mada (UGM) pada Jumat (9/5/2014).
 

Masih menurut Arif, selain itu judul berita dalam media online cenderung bombastis, dikarenakan sebagian besar pembaca media online ialah orang berusia 25 tahun kebawah. Dimana kategori usia tersebut cenderung tertarik akan hal-hal bombastis.
 

Di akhir sesi, sebagai follow-up dari acara ini, Republika Online mengadakan sayembara penulisan berita mengenai acara yang telah diikuti. Tentu, tulisan yang memenuhi kriteria akan di posting di website republika dan hadiah menanti.
 

Sementara beberapa pihak yang terlibat kerjasama turut berpartisipasi dalam pengadaan doorprize berupa emergency lamp solar energy, samsung powerbank, speaker, wireless mouse, flashdisk 16 GB, dan buku agenda. Selain itu, acara diakhiri dengan pembagian sertifikat oleh panitia dan sesi foto bersama pemateri.

 

 

LPM Profesi

 

Berita Terkait:

FTI Dalam Republika Goes to Campus

Lembaga Pers Mahasiswa (LPM) Profesi Fakultas Teknologi Industri Universitas Islam Indonesia (FTI UII) mendelegasikan 5 mahasiswa untuk menghadiri acara Republika Goes to Campus. Acara diselenggarakan di Gedung BF Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIPOL) Universitas Gadjah Mada (UGM) pada Jumat (9/5/2014). Dalam kegiatan ini Fisipol UGM mengundang lembaga jurnalis kampus se-Yogyakarta.
 

Kegiatan positif ini sengaja dirancang agar dalam waktu dekat tercipta jurnalis muda yang siap menghadapi berbagai tantangan di masa depan. Oleh karena itu tema yang diangkat ‘Mencetak Jurnalis Muda yang Melek akan Energi Masa Depan’. Untuk itu Republika bekerjasama dengan Fisipol UGM mendatangkan pemateri dari SKK Migas, INPEX Corporation Indonesia, TOTAl E&P Indonesia, dan UGM sendiri.
 

LPM Profesi FTI UII memenuhi persyaratan panitia, bahwa peserta wajib menuliskan artikel 4 paragraf tentang kondisi Migas Indonesia. Mereka yang dikirimkan antara lain: M. Khoirul Ummam (Teknik Kimia), M. Ikhsan Safitra (Teknik Informatika), M. Zidni Ilmi (Teknik Informatika), M. Romly Yadi (Teknik Mesin) dan Tri Wahyudi (Teknik Industri).
 

Acara yang dimulai pukul 9 ini terbagi menjadi 2 sesi. Sesi pertama, Seminar Energi “Fakta dan Strategi  Pengembangan Migas di Indonesia” oleh Rudi Raditya Setiadji dari SKK Migas dan Hanafi Kadir dari INPEX. Rudi menyampaikan bahwa kekayaan minyak yang dimiliki Indonesia tidak sebanyak yang dibicarakan khalayak, Indonesia hanya memiliki porsi 0.2% dari total cadangan minyak dunia. Sedikit dibawah Malaysia (0.4%) dan Vietnam (0.3%). Dibalik semua itu, justru Indonesia menduduki peringkat pertama se-Asia Pasifik untuk cadangan gas dengan porsi 1.7% dari total cadangan gas dunia. Oleh karena itu, diperlukan pengalihan penggunaan energi dari minyak bumi ke gas dan sumber energi alternatif harus diprioritaskan.

 

Narasumber kedua, Hanafi Kadir menyampaikan mengenai operasi INPEX di Indonesia. INPEX sebagai perusahaan energi terbesar di Jepang memiliki berbagai proyek di Indonesia, dengan proyek terbesar yaitu Abadi Project di Masela Block, Nusa Tenggara Timur. Selain itu, INPEX juga menanam saham di berbagai blok di Indonesia yang dikelola oleh TOTAL, Chevron, dan lain-lain.

 

LPM Profesi

 

Berita Terkait:

Republika Goes to Campus: Media Online Berkejaran Dengan Waktu

Tari Saman yang ditarikan oleh Mahasiswa Universitas Islam Indonesia (UII) penerima Beasiswa Unggulan Biro Perencanaan Kerjasama Luar Negeri (BU-BPKLN) menjadi perfomace penampilan seni di Kota Solo, Jawa Tengah (03/06).

 

“Perfomace penampilan seni mahasiswa tersebut, dalam rangka character building bagi Mahasiswa penerima Beasiswa Unggulan yang diselenggarakan oleh Universitas Muhammdiyah Surakarta (UMS)” ujar Ir Agus Taufiq, M.Sc Koordinator Pengelola Beasiswa Unggulan Fakultas Teknologi Industri (FTI) UII sesaat usai perfomace.

 

Ir Agus Taufiq M.Sc, menambahkan “pilihan perfomace Tari Saman, bukanlah tanpa alasan, diantaranya karena beberapa mahasiswa penerima Beasiswa Unggulan, telah menguasai menari Saman tersebut dan berharap dapat turut memperkenalkan budaya Aceh kepada masyarakat umum serta meningkatkan semangat untuk tetap menjaga nilai-nilai budaya tradisional”.

 

“Apalagi Tari Saman telah ditetapkan UNESCO sebagai Daftar Representatif Budaya Takbenda Warisan Manusia dalam Sidang ke-6 Komite Antar-Pemerintah untuk Pelindungan Warisan Budaya Tak benda UNESCO di Bali, 24 November 2011” pungkas Ir Agus Taufiq M.Sc

 

Jerri Irgo

Tim Cyberguard dari Universitas Islam Indonesia berhasil mendapatkan juara 1 dalam acara Cyber defence Competition yang diadakan oleh Asosiasi Open Source Indonesia. Kejuaraan antar peretas berskala nasional ini berlangsung pada 24 april 2014 lalu di Surabaya. Tim yang terdiri 4 mahasiswa Jurusan Teknik Informatika yaitu Muh. Raimy Azizi, Abdul Rahman, Bilal Abdussalam, dan Abu Bakar Baridwan, serta dibimbing oleh Fietyata Yudha ini berhasil mengalahkan tim dari Institut Teknologi Sepuluh November (ITS) yang merebut juara 2 dan juara 3.

 

Kompetisi yang memasuki tahun kedua ini diikuti oleh 22 tim yang berasal dari beberapa perguruan tinggi di Indonesia. Kompetisi ini terdiri dari tim yang beranggotakan 4-5 orang yang bertugas untuk memecahkan kasus yang disediakan oleh panitia. Selain itu tim yang bertanding diharuskan membuat sistem pertahanan server  yang aman yang nantinya akan diuji dan diretas oleh tim dari panitia.

 

“Sebenarnya kita tidak memasang target yang tinggi pada kompetisi kali ini,tapi alhamdulilah malah bisa dapat juara 1”, ujar Hamid yang juga merupakan pembimbing tim Cyberguard. “Tim yang kita kirim kali ini merupakan tim bentukan baru namun memiliki potensi.”, imbuhnya.

 

Menurut Hamid yang juga merupakan dosen Teknik Informatika Universitas Islam Indonesia ini, kompetisi seperti ini sangat bagus sekali guna menjaring peretas di Indonesia agar mau direkrut dan bergabung dengan pemerintah Indonesia melalui departemen pertahanan guna membuat suatu sistem pertahanan cyber yang baik.

 

Jerri Irgo

Yogyakarta (ANTARA News) – Tim Unisi Robotics Yogyakarta menjuarai kategori robot pemadam api pada Kontes Robot Indonesia Regional 3 Jawa Tengah-Daerah Istimewa Yogyakarta 2014 di Gedung Olahraga Jatidiri Semarang.

 

“Tim Unisi Robotics yang berhasil meraih juara pertama dan kedua kategori robot pemadam api itu adalah Tim Admiral Unisi dan Tim Akhtar Unisi,” kata dosen Teknik Informatika Fakultas Teknologi Industri (FTI) Universitas Islam Indonesia (UII) Izzati Muhimmah di Yogyakarta, Jumat.

 

Menurut dia, Tim Admiral Unisi meraih juara pertama kategori robot pemadam api beroda, sedangkan Tim Akhtar Unisi juara dua kategori robot pemadam api berkaki pada kontes robot yang diselenggarakan Universitas Islam Sultan Agung (Unissula) Semarang pada 8-12 Mei 2014.

 

“Kemenangan kedua tim itu kami syukuri sebagai hadiah bagi perjalanan panjang, sekitar enam tahun, Tim Unisi Robotics dalam kategori robot pemadam api. Banyak hal yang kami perbaiki dari pengalaman-pengalaman tahun sebelumnya,” kata dosen pendamping Tim Admiral Unisi itu.

 

Ia mengatakan Tim Admiral Unisi yang terdiri atas mahasiswa Teknik Informatika Deky Dilfiana Dewantara, Baihaki Erwanda (Teknik Elektro), dan Setyo Ardi Pratama (Teknik Mesin) telah menunjukkan penampilan yang unggul secara konsisten dalam tiga putaran pertandingan.

 

Penampilan unggul juga ditunjukkan Tim Akhtar Unisi yang beranggotakan mahasiswa Teknik Mesin Irsyad Safrony, Chabib Nurrochman (Teknik Informatika), dan Fajar Nofriyudi (Teknik Elektro) dengan dosen pembimbing Mohammad Faizun (Teknik Mesin).

 

Ia mengatakan mahasiswa-mahasiswa UII itu menunjukkan sikap yang sangat baik dalam menghormati waktu (time management), mengatur strategi, ketelitian, dan ketenangan saat bertanding.

 

Selain itu, pengalaman juga mengajarkan tim untuk merancang algoritma yang benar dan efisien. Apalagi, kedua tim itu memang dibangun oleh pribadi-pribadi cerdas, pekerja keras, disiplin, tangguh, dan mahasiswa penerima Beasiswa Santri Unggulan.

 

Pada kontes tersebut, kata dia, sebenarnya Tim Unisi Robotics juga mengirimkan tim pada kategori Kontes Robot Sepak Bola Indonesia yakni Tim Athaya Unisi. Namun, tim tersebut belum berhasil memenangi pertandingan.

 

Tim itu terdiri atas mahasiswa Teknik Elektro Putra Arisandy, Deny Rahmalianto (Teknik Informatika), Surya Hendriy (Teknik Informatika), Feri Apriyanto (Teknik Mesin), dan Fatchuri Rohman Syarif (Teknik Mesin) dengan dosen pembimbing Muhammad Khafidh.

 

Menurut dia, dengan capaian itu jalan yang hendak ditempuh masih panjang. Kedua tim itu akan disiapkan menghadapi kompetisi tingkat nasional yang akan diselengggarakan di GOR Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) pada Juni 2014.

 

“Untuk itu, dukungan dan doa dari seluruh civitas akademika UII selalu kami harapkan untuk kesuksesan bersama,” katanya.

 

diberitakan Kantor Berita Antara 

 

Jerri Irgo