Dr. R. Teduh Dirgahayu, ST, M.Sc dan Agus Mansur, ST., M.Eng.Sc. secara resmi dilantik dan diambil sumpahnya untuk menempati jabatan struktural sebagai Direktur dan Sekretaris Program Pascasarjana Fakultas Teknologi Industri Universitas Islam Indonesia (PPs FTI UII) periode 2014-2018.

 

Pimpinan baru  PPs FTI UII ini, Dr. R. Teduh Dirgahayu, ST, M.Sc dan Agus Mansur, ST., M.Eng.Sc, akan melanjutkan estapet kepemimpinan dari Dr Sri Kusumadewi, SSi, M.T dan Ir Erlangga Fausa, MCIS. Pimpinan PPs FTI UII periode 2010-2014.

 

Pelantikan dipimpin lansung oleh Rektor UII Dr. Ir. Harsoyo, M.Sc. pada Selasa (19/8) di Auditorium Prof. KH Abdul Kahar Muzakkir, kampus terpadu UII, Jl Kaliurang Km 14,4 Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta

 

Pelantikan bersamaan dengan sejumlah 92 tenaga dosen Universitas Islam Indonesia (UII) di lingkungan UII. Mereka terdiri 24 Ketua Program Studi (Prodi), 23 Sekretaris Prodi. 11 Ketua Program, 11 Sekretaris Program, 10 Direktur, 8 Kepala Pusat Studi dan Lembaga serta 5 orang Kepala Badan.

 

Disampaikan Dr. Ir. Harsoyo, M.Sc., “Pengambilan sumpah dan pelantikan merupakan salah satu prosesi sakral yang menandai kesediaan dan kesanggupan sosok yang dilantik untuk menerima dan merealisasikan kepercayaan dalam menjalankan amanah. Oleh karenannya jabatan, posisi atau kedudukan yang diemban merupakan amanah yang harus dipertanggungjawabkan”.

 

“Pertanggungjawaban tidak hanya pada pimpinan strukturalnya saja, melain kepada semua civitas akademika UII, orangtua mahasiswa dan kepada Allah SWT.” Ungkapnya.

 

Berita Terkait

Humas UII – Setelah Dilantik, Pejabat Struktural UII Diminta Bekerja Dengan Target

Tribun Jogja – UII Lantik 92 Pejabat Struktural

 

Jerri Irgo

TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN – Sebanyak 92 orang dilantik dan diambil sumpahnya untuk menempati jabatan struktural di lingkungan kampus Universitas Islam Indonesia (UII), Selasa (19/8/2014). Jumlah itu terdiri atas 24 orang ketua program studi, 23 orang sekretaris program studi, 11 orang ketua program, 11 orang sekretaris program, 10 orang direktur, 8 orang kepala pusat studi dan lembaga serta 5 orang kepala badan.

 

“Pengambilan sumpah dan pelantikan ini merupakan prosesi sakral yang menandai kesediaan dan kesanggupan sosok yang dilantik untuk menerima dan merealisasikan kepercayaan dalam menjalankan amanah yang harus dipertanggungjawabkan,” jelas Rektor UII, Dr Ir H Harsoyo, MSc melalui siaran persnya.

 

Ia juga menyampaikan bahwa hal itu merupakan bagian dari dinamisasi organisasi untuk merealisasikan tujuan UII di usianya yang ke-71. Yakni memantapkan diri sebagai universitas yang baik dan berkualitas, menjadi perguruan tinggi yang unggul di mata masyarakat serta memberi manfaat bagi bangsa dan negara.

 

“Alhamdulillah UII saat ini merupakan salah satu perguruan tinggi yang diperhitungkan diantara perguruan tinggi di Tanah Air. Namun semua capaian ini masih jauh dari kata final. Masih panjang perjalanan yang harus kita lewati dan masih banyak yang harus kita capai,” tandasnya.

 

Diberitakan tribunjogja.com

 

Jerri Irgo

Sejumlah 92 tenaga dosen Universitas Islam Indonesia (UII) secara resmi dilantik dan diambil sumpahnya untuk menempati jabatan struktural di lingkungan UII. Mereka terdiri 24 Ketua Program Studi (Prodi), 23 Sekretaris Prodi. 11 Ketua Program, 11 Sekretaris Program, 10 Direktur, 8 Kepala Pusat Studi dan Lembaga serta 5 orang Kepala Badan. Pelantikan dipimpin lansung oleh Rektor UII Dr. Ir. Harsoyo, M.Sc. pada Selasa (19/8) di Auditorium Prof. KH Abdul Kahar Muzakkir, kampus terpadu UII, Jl Kaliurang Km 14,5, Sleman, Yogyakarta.

 

Disampaikan Dr. Ir. Harsoyo, M.Sc., pengambilan sumpah dan pelantikan merupakan salah satu prosesi sakral yang menandai kesediaan dan kesanggupan sosok yang dilantik untuk menerima dan merealisasikan kepercayaan dalam menjalankan amanah. Oleh karenannya jabatan, posisi atau kedudukan yang diemban merupakan amanah yang harus dipertanggungjawabkan. “Pertanggungjawaban tidak hanya pada pimpinan strukturalnya saja, melain kepada semua civitas akademika UII, orangtua mahasiswa dan kepada Allah Swt.” ungkapnya.

 

Lebih lanjut disampaikan Dr. Ir. Harsoyo, M.Sc., UII saat ini merupakan salah satu perguruan tinggi yang diperhitungkan di antara perguruan tinggi di tanah air. Selain itu peran aktif sivitas akademika UII dan para alumninya menjadikan masyarakat lebih yakin terhadap kapasitas UII sebagai institusi pendidikan.

 

Sementara itu, Ketua Umum Pengurus Yayasan Badan Wakaf (PYBW) UII, Dr. Ir. Luthfi Hasan, MS. menegaskan, keberadaan dosen maupun kurikulum itu berada di Program Studi (Prodi), termasuk hal-hal penting lainnya. Ke depan akan ada perubahan struktur dan posisi prodi akan mendapat tempat yang selayaknya. Selain itu diminta pejabat struktural yang mendapat amanah UII itu harus mampu bersikap sebagai leadership sekaligus manager, dan low profile. “Dengan pelantikan pejabat stukrutal tersebut, maka proses pergantian kepemimpinan di UII saat ini sudah tuntas, sekitar 100 dosen diberi amanah UII,” paparnya.

 

“Selama ini jika ditawari sebagai Ketua Prodi banyak yang menolak, padahal posisi prodi sangat penting dan bertanggungjawab atas berkembangnya sistem belajar mengajar dan berkembangnya UII. Untuk itu akan ada perubahan tunjangan struktural di Prodi,” ungkap Ketua Umum PYBW UII, Dr. Ir. Luthfi Hasan, MS.

 

Selain itu Dr. Ir. Luthfi Hasan, MS. mengajak para pemegang amanah untuk bekerja dengan target pencapaian yang lebih baik lagi. Sehingga UII maju, dan 4 tahun ke depan harus lebih baik.Pencapaian yang terbaik harus benar-benar bekerja dengan serius. “Sebab jika bekerja secara rutinitas akan mengalami status quo. Maka sebagai leader sekaligus manager, pemegang amanah harus punya inovasi, sehingga terjadi perubahan ke depan lebih baik,” ungkapnya.

 

Diberitakan Humas UII

 

Jerri Irgo

fti_uii_umk-dekanUntuk yang kesekian kalinya Fakultas Teknologi Industri Universitas Islam Indonesia (FTI UII) dijadikan referensi oleh perguruan tinggi lain untuk mendukung kemajuannya. Kali ini, pada penghujung akhir semester genap tahun akademik 2013/2014 tepatnya hari Rabu, (20/08/2014) hadir satu rombongan tamu dari Fakultas Teknik Universitas Muria Kudus (FT UMK). Rombongan yang berjumlah 17 orang diterima langsung di ruang sidang 1 Dekanat oleh Dekan FTI UII, Dr. Imam Djati Widodo, M.Eng.Sc didampingi Wakil Dekan FTI UII, Dr. Sri Kusumadewi, S.Si, MT. Hadir pula dalam kesempatan ini para pimpinan prodi dan kepala laboratorium di lingkungan FTI UII.

 

“Selamat datang di kampus yang tampak sepi ini”. Demikian ungkap Imam dalam sambutannya, karena memang kampus sedang sepi, belum adanya aktifitas belajar mengajar. Hanya sebagian kecil mahasiswa yang ada di kampus, itupun sedang mengikuti ujian remediasi semester genap tahun akademik 2013/2014, sehingga benar bahwa kampus tampak lengang.

 

Sementara Dekan FTI UMK, Rohmad Winarso, ST, MT sembari memperkenalkan 17 anggota rombongan yang hadir di FTI UII, beliau menyampaikan maksud kunjungan ke FTI UII antara lain untuk melakukan studi banding terkait dengan (1) Sistem penjaminan mutu di tingkat fakultas dan program studi. (2) Pengembangan kurikulum program studi, dan (3) Pengembangan laboratorium. Lebih lanjut dikatakannya bahwa dari ketiga hal yang dimaksudkan akan difokuskan studi banding pada Program Studi (Prodi) Teknik Elektro dan Teknik Mesin. “Untuk itulah kami membawa rombongan yang terdiri para pimpinan Prodi Teknik Elektro, Teknik Mesin, para Kepala Laboratorium kedua Prodi dan Kepala TU bidang Akademik”, Rohmad Winarso menekankan.

 

Sebagai tuan rumah yang baik, Imam Djati Widodo didampingi tim penerima tamu yang dimaksud melakukan dialog intensif terkait hal-hal sebagaimana disebutkan dalam maksud kunjungan. Dialog berlangsung hangat hingga dipaksa berhenti oleh lantunan adzan dhuhur. Usainya shalat dhuhur dan istirahat rombongan masih melanjutkan dialog dan kunjungan ke beberapa Laboratorium di lingkungan FTI UII.

Diberitahukan kepada seluruh civitas akademika FTI UII, bahwa kegiatan selama semester ganjil tahun akademik 2013/2014 direncanakan dalam KALENDER AKADEMIK sebagai berikut:

 

141-KALENDER_KADEMIK-OK---

 

Pada tahun 2014 ini, Magister Teknik Informatika (MI) Program Pascasarjana (PPs) Fakultas Teknologi Industri (FTI) Universitas Islam Indonesia (UII) Yogyakarta kembali akan mengadakan Seminar Nasional Informatika Medis (SNIMed) V yang kali ini mengambil tema kegiatan Bioinformatika : Tantangan dan Prospeknya di Indonesia.

 

Seminar ini dimaksudkan sebagai forum diseminasi pengetahuan dan informasi di bidang Informatika Medis.

 

Seminar yang telah diselenggarakan rutin setiap tahun untuk kelima kalinya oleh Magister Informatika Program Pascasarjana Fakultas Teknologi Industri, Universitas Islam Indonesia ini mengambil tema “Bioinformatika : Tantangan dan Prospeknya di Indonesia”. Hal tersebut disampaikan oleh Beni Suranto, S.T., M.SoftEng, Kordinator Bidang Keilmuan Magister Teknik Infomatika Pps FTI UII, di ruang kerjanya (13/08/2014)

 

“Keynote Speaker pada SNIMed V – 2014 ini akan menghadirkan Mochamad Hariadi, Ph.D. – Pakar Bioinformatika dari Institut Teknologi Sepuluh Nopember” ujar Beni Suranto, S.T., M.SoftEng

 

Beni Suranto, S.T., M.SoftEng menambahkan “Topik yang akan dibahas pada SNIMed 2014 ini meliput Sistem pendukung keputusan klinis, Pencitraan dan pengolahan citra medis, Sistem Informasi Manajemen kesehatan, eHealth dan telemedicine, Visualisasi dan simulasi medis, Informatika farmasi, Aspek hukum informatika medis dan Aspek ekonomi informatika medis.

 

Pelaksanaan SNIMed V, direncanakan pada 6 Desember 2014, bertempat: di Auditorium Gedung KH. Mas Mansur,  Fakultas Teknologi Industri, Universitas Islam Indonesia, Kampus Terpadu Jl. Kaliurang km 14 Yogyakarta

 

Detail SNIMed V – 2014

 

Jerri Irgo

Kepada para mahasiswa FTI UII yang mengajukan yudisium tutup teori periode semester Genap tahun akademik 2013/2014, diharapkan segera melihat hasilnya pada UNISYS masing-masing.

 

Bagi mahasiswa yang dinyatakan diterima akan tampil pada STATUS AKADEMIK akan muncul Sudah Habis Teori.

 

Berikut ini contohnya:

 

hasil_tutup_teori

 

Sementara mahasiswa yang namanya tertera di bawah ini dinyatakan ditunda, karena suatu sebab. Oleh karenanya yang bersangkutan segera menyelesaikannya dengan terlebih dahulu klarifikasi ke Divisi Administrasi Akademik.

 

hasil_tutup_teori_ditolak

“PT Bank Muamalat Indonesia Tbk bekerjasama dengan Program Pascasarjana Fakultas Teknologi Industri (FTI) Universitas Islam Indonesia (UII) telah sepakat menyelenggarakan Beasiswa S2 – Bank Muamalat”, hal tersebut disampaikan secara singkat oleh Dr Sri Kusumadewi, S.Si, M.T, Wakil Dekan FTI UII, diruang kerjanya (12/8/2014).

 

PT Bank Muamalat Indonesia Tbk berdirinya diprakarsai oleh Majelis Ulama Indonesia (MUI) dan Pemerintah Indonesia, pada 24 Rabius Tsani 1412 H atau 1 Nopember 1991 dan memulai kegiatan operasinya pada 27 Syawwal 1412 H atau 1 Mei 1992.

 

Selain itu PT Bank Muamalat Indonesia Tbk mendapat dukungan nyata dari eksponen Ikatan Cendekiawan Muslim se-Indonesia (ICMI) dan beberapa pengusaha Muslim, pendirian Bank Muamalat juga menerima dukungan masyarakat.

 

“Beasiswa Bank Muamalat ini, ditawarkan kepada calon mahasiswa  yang akan melanjutkan studi S2 di PPs FTI UII, baik Magister Teknik Informatika ataupun Magister Teknik Industri. Informasi detail akan dipubilkasikan dalam 1 minggu mendatang” ujar Dr Sri Kusumadewi, S.Si, M.T menutup penjelasan singkatnya.

 

Jerri Irgo

Ada hal yang berbeda saat penerjunan 211 (dua ratus sebelas) mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Islam Indonesia (UII) yang ditempatkan di Kecamatan Selo, Kabupaten Boyolali, Propinsi Jawa Tengah, yaitu langsung diserahkan oleh Dr Imam Djati Widodo, M.Eng.Sc, Dekan Fakultas Teknologi Industri (FTI) UII sebagai perwakilan Pimpinan UII  (07/08/2014) .

 

“Paradigma KKN UII adalah Humanis berbasis Information Technology (IT). Titik tekannya pada pendampingan dan pemberdayaan masyarakat yang mana antara mahasiswa, masyarakat dan stakeholders ada kesetaraan, dengan didukung Sistem Teknologi Informasi untuk menunjang kegiatan KKN yang efektif dan efisien” ujar Dr Imam Djati Widodo, M.Eng.Sc

 

Mahasiswa KKN UII, diikuti oleh 8 (delapan) Fakultas yang ada di UII, meliputi Fakultas Teknologi Industri, Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan, Fakultas MIPA, Fakultas Kedokteran, Fakultas Hukum, Fakultas Ekonomi dan Fakultas Psikologi, Ilmu Sosial dan Budaya.

 

Lokasi Kecamatan Selo adalah sebuah kecamatan di Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah, Indonesia. Selo terletak di kaki Gunung Merapi sebelah timur. Kecamatan Selo merupakan salah satu dari 19 Kecamatan di Kabupaten Boyolali. Kecamatan ini terdiri dari 10 desa yang tersebar di sisi sebelah timur dan utara lereng Gunung Merapi dan sebelah barat selatan lereng Gunung Merbabu. Wilayah Kecamatan Selo sebelah utara dibatasi oleh Kecamatan Ampel Kabupaten Magelang, sebelah selatan di batasi oleh Kabupaten Sleman Daerah Istimewa Yogyakarta, Sebelah Barat dibatasi oleh Kabupaten Magelang. Sedangkan di sebelah Timur dibatasi Oleh Kecamatan Cepogo dan Kecamatan Ampel Kabupaten Boyolali.

 

Dalam menutup sambutanya disampaikan bahwa “KKN ini menjadi salah satu media berkontribusi dan belajar bermasyarakat secara langsung bagi mahasiswa UII. Satu hal yang menarik di Selo adalah menjadi salah satu entry point bagi para pendaki gunung untuk memulai pendakian ke gunung Merapi ataupun gunung Merbabu, sehingga gunakanlah waktu seoptimal mungkin” tutup Dr Imam Djati Widodo, M.Eng.Sc

 

Jerri Irgo