Posts

Hendrik, Pimpin Jurusan Teknik Informatika 2018-2022

Alhamdulillah, Sidang Pemilihan Ketua Jurusan Teknik Informatika Fakultas Teknologi Industri (FTI) Universitas Islam Indonesia (UII) berjalan dengan lancar melalui musyawarah mufakat memilih Hendrik, ST, M.Eng sebagai Ketua Jurusan periode 2018 – 2020.

Pimpinan Sidang, Prof. Dr. Ir. Hari Purnomo, menyampaikan hal tersebut saat menutup Sidang Pemilihan Ketua Jurusan Teknik Informatika yang dilaksanakan di Auditorium FTI UII lantai 3 Gedung KH Mas Mansur, Kampus Terpadu UII, Yogyakarta (03 Agustus 2018).

“Ada tujuh kandidat yang memenuhi syarat untuk menjadi Ketua Jurusan Teknik Informatika, bersyukur proses pemilihan berlangsung lancar” tutur Prof Hari Purnomo juga menjabat sebagai Dekan FTI UII tersebut

Sidang Pemilihan Ketua Jurusan Teknik Informatika FTI UII dihadiri 33 Orang Dosen Tetap ini juga sepakat saat Hendrik mengusulkan Nur Wijayaning Rahayu, S.Kom., M.Cs. sebagai Sekretaris Jurusan Teknik Informatika FTI UII periode 2018 – 2020.

“Terima kasih kepada semua yang telah memberikan kepercayaan dan dukungan kepada kami, insha Allah akan kami jalankan sebaik-baiknya amanah tersebut” tutur Hendrik, saat ditemui sesuai sidang.

Jerri Irgo

PP, Tetapkan Bakal Calon Dekan dan DPT

Civitas Akademika Fakultas Teknologi Industri Universitas Islam Indonesia (FTI UII) di awal Ramadhan 1439 akan melakukan Pemilihan Dekan dan Wakil Dekan Periode 2018 – 2022.

Izzati Muhimmah, ST., M.Sc, Ph.D, Anggota Panitia Pemilihan Dekan dan Wakil Dekan UII, representatif dari FTI UII, ungkapkan hal tersebut melalui pesan singkatnya (15 Mei 2018)

“Proses Penetapan & Pengumuman Daftar Pemilih Tetap Dalam Pemilihan Calon Dekan dan Wakil Dekan FTI UII, merujuk Lampiran Surat Keputusan Panitia Pemilihan Dekan Dan Wakil Dekan Periode 2018-2022 Nomor: 03/SK-PP/V/2018 Tentang Daftar Pemilih Tetap Dalam Pemilihan Calon Dekan telah disahkan pada tanggal 14 Mei 2018, dari daftar tersebut, FTI terdapat 173 Pemilih Tetap” ujar Dosen Magister Teknik Informatika tersebut.

Izzati menjelaskan, berdasar Daftar Pemilih tetap yang dikeluarkan Panitia Pemilihan (PP) terdapat 104 atau 60% pemilih adalah Dosen Tetap Reguler selanjutnya Dosen Tetap perjanjian Kerja sejumlah 26 atau 15% pemilih dan Tenaga Pendidik Tetap terdapat 29 atau 17% pemilih serta Perwakilan Lembaga Mahasiswa sejumlah 14 atau 7% pemilih.

Baca : Pemilihan Dekan dan Wakil Dekan UII

Menurut Izzati Muhimmah, proses Pemilihan Dekan dan Wakil Dekan Universitas Islam Indonesia Periode 2018-2022 akan dimulai pada tanggal 18 Mei 2018 dengan agenda Pemilihan Calon Dekan selanjutnya Penetapan & Pengumuman Calon Dekan.

Terdapat 12 Bakal Calon Dekan FTI UII berdasarkan daftar yang dikeluarkan Panitia Pemilihan Tingkat Pusat, yaitu:

  1. Ir. Agus Taufiq, M.Sc
  2. Dr. Ir. Elisa Kusrini, MT
  3. Prof. Dr. Ir. Hari Purnomo, MT
  4. Dr.Eng Hendra Setiawan, ST, MT
  5. Hendrik, ST, M.Eng
  6. Dr. Ir. Paryana Puspaputra, M.Eng
  7. Dr. R. Teduh Dirgahayu, ST, M.Sc
  8. Dr. Sri Kusumadewi, S.Si., M.T
  9. Tito Yuwono, ST, M.Sc
  10. Wahyudi Budi Pramono, ST, M.Eng
  11. Yustiasih Purwaningrum, ST, MT
  12. Zaibudin Zukhri, ST, MIT

Penyampaian Rencana Aksi Calon Dekan akan dilaksanakan pada tanggal 25 Mei 2018 dan Pemilihan Dekan Terpilih dalam Rapat Senat Fakultas serta Penetapan & Pengumuman Dekan Terpilih pada tanggal 31 Mei 2018.

Semoga Allah meridhoi UII, Aamiinn

Jerri Irgo

Double Degree UII dan Nanjing Xiaozhuang University

ワイヤレス充電器 ケータイ AC充電器 シリコン ケータイ カバー iPhoneケース iPhoneシリコンケース ,mobicut
wireless charger , wireless phone charger, fast wireless charger,Fast Qi Wireless Charging ,qi wireless charger,wireless phone charger,Wireless Charger Stand ,fantasy wireless charger
iphone cases,iphone x cases,phone cases,iphone cover,best iphone cases,case iphone,phone cases for iphone ,iphone 7 phone cases,cell phone cases,cool phone cases,designer phone cases,cool iphone cases,phone covers,liquid silicone phone case,silicone phone case,silicone case for iphone,cell phone case,silicone Gel Rubber case,liquid silicone phone cover ,soft silicone phone case
Mobile phones have become more than just a device to contact your friends or relatives. As the new phones keep launching one by one, the need of protecting their fragile bodies seems to be equally essential. The usage of a phone is so frequent that it requires being secured from dents, scratches, and cracks. You can find colorful and unusual iPhone cases online. But it is sometimes difficult to choose the right cover that protects your phone without spoiling its looks.iPhone Case, iPhone Charger, Wireless charger ,MobiCut.com

UII – UNSW, Kolaborasi Penelitian Internasioal e-Voting,

Hendrik, S.T., M.Eng., Ketua Program Studi Teknik Informatika Fakultas Teknologi Industri Universitas Islam Indonesia (FTI UII), melakukan kunjungan kerja sekaligus berdiskusi membahas Kolaborasi Penelitian Internasional dengan University of New South Wales (UNSW) di Canberra, Australia (25-27 Sya’ban 1438 H/22-24 Mei 2017).

 

“Kunjungan ini merupakan salah satu bentuk aktivitas dari program UNSW-Indonesia Seed Research Grant, suatu program inisiasi kerjasama dari UNSW dengan institusi di Indonesia melalui penelitian” ujar Hendrik melalui pesan singkatnya

 

UNSW kampus utamanya di Sydney, yang di Canberra ini merupakan kerjasama dengan Australian Defense Force Academi (ADFA, Akmil-nya Australia). “Kita membahas mengenai penelitian yang akan dilakukan bersama dalam program ini. InsyaAllah tema yang akan diambil tentang e-Voting dengan judul projeknya insyaAllah Re-Assessing Indonesia e-Voting Policies: Earning The Trust, Building The Confidence, dengan lokasi penelitiannya di Boyolali, Jawa Tengah” imbuhnya.

 

Selain membahas penelitian yang akan dikerjakan, kita juga dipertemukan dengan pihak kampus dan periset dari UNSW. “Jadi di sana kita presentasi profil UII secara umum dan Program Studi Teknik Informatika. Harapannya dari situ kedua belah pihak saling kenal profil masing-masing dan dapat dilanjutkan kolaborasi penelitian sesuai bidang yang diminati. Meskipun kita juga menawarkan bentuk-bentuk kerjasama lainnya, semisal pertukaran pelajar, staf, dan mahasiswa” ujar Hendrik.

 

Tampak hadir dalam diskusi tersebut Dr. R. Teduh Dirgahayu, Ketua Program Pascasarjana FTI UII serta Dr. Ahmed Imran dan Manik Hapsara,  S.T., M.Sc., Ph.D., E-Voting Researcher di UNSW Canberra at ADFA

 

Secara terpisah dalam releasenya, Manik Hapsara, Ph.D yang menginisiasi kerjasama Kolaborasi Penelitian Internasioal UII dan UNSW, mengatakan, diperlukan beragam persiapan dari hulu hingga hilir untuk menerapkan e-voting di Indonesia. Jika tidak, penggunaan e-voting akan terbentur infrastruktur. Indonesia dinilai belum siap untuk melakukan pemungutan suara secara elektronik (e-voting). Apalagi, pemilu presiden dan pemilu legislatif tahun 2019 akan digelar secara serentak.

 

“Kesiapan infrastruktur perlu mendapat perhatian. Bukan hanya teknologi jaringan internet tapi juga soal regulasi dan industri dalam negeri. Jangan sampai ketergantungan dengan pihak swasta yang mengadakan alat e-voting,” kata Manik

 

Menurut Manik, keberhasilan Estonia dalam menyelenggarakan e-Voting tidak dapat dijadikan rujukan Indonesia untuk melaksanakan hal yang serupa. Dia mengungkapkan ada perbedaan karakteristik di antara dua negara itu. Estonia merupakan negara kecil dengan jumlah penduduk sekitar 1,32 juta. Sedangkan Indonesia memiliki jumlah pemilih yang jauh lebih banyak. “Indonesia kan jelas posisinya pemilih ada 170 juta pemilih, 540.000 TPS (Tempat Pemilihan Suara), kekayaan alam besar banget,” ucap Manik.

 

Manik menilai, e-Voting berbeda dengan penerapan teknologi lain seperti dalam dunia perbankan atau e-banking. Tingginya keamanan dan sedikitnya orang yang mengetahui sistem e-Voting misalnya, dapat menghilangkan transparansi terhadap pemilih.
Menurut Manik, Indonesia tidak dapat menerapkan e-Voting dalam waktu dekat. Ia menduga penerapan teknologi itu baru dapat dinikmati sekitar 15 hingga 25 tahun ke depan. “Ada jaringan yang jauh lebih aman, transparansi, publik ikut serta dalam melakukan evaluasi, ikut membantu memperbaiki sistem,” ujar Manik.

 

Jerri Irgo