Posts

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarokatuh 

Semoga kesehatan dan keselamatan selalu tercurah kepada kita semua.

Berkenaan dengan selesainya pelaksanaan PDQ/Taklim FTI UII periode semester genap 2020/2021, berikut kami sampaikan hasil evaluasi angkatan 2020 Level Menengah.
Link rekap presensi dan nilai ujian: http://tiny.cc/NilaiPDQFTIMenengah20

Perlu diketahui kelulusan kegiatan taklim (PDQ) merupakan syarat untuk dapat mengikuti KKN. Untuk dapat lulus kegiatan PDQ, mahasiswa harus lulus dalam syarat minimal kehadiran 75% dan lulus ujian akhir taklim. Jumlah total pertemuan untuk level menengah adalah 24 pertemuan.

Untuk itu bagi mahasiswa angkatan 2020 yang dinyatakan belum lulus taklim pada masing-masing periode, dapat melakukan pendaftaran kegiatan perbaikan Taklim Semester Pendek (SP) untuk perbaikan presensi atau Ujian Remediasi untuk perbaikan nilai ujian pada tautan berkut:
Link pendaftaran Semester Pendek Taklim FTI: http://tiny.cc/SPTaklimFTI2021
Link pendaftaran Ujian Remidaisi Taklim FTI: http://tiny.cc/RemedTaklimFTI2021

Pendaftaran akan ditutup pada hari Kamis, 16 September 2021, pukul 23.59 WIB.
Bagi kelompok yang keterangan nilai ujiannya masih kosong, akan di-update paling lambat tanggal 15 September 2021 pukul 16.00 WIB.

Demikian, harap dijadikan perhatian.

Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarokatuh 

Assalammu’alaikum warahmatullahi wabarokatuh

Diberitahukan kepada mahasiswa dan seluruh civitas akademika Fakultas Teknologi Industri Universitas Islam Indonesia, bahwa agenda Ujian Remediasi Semester Genap Tahun Akademik 2020/2021 dilaksanakan pada tanggal 13-20 Agustus 2021 dan wajib melakukan key-in tanggal 09-10 Agustus 2021. Adapun Rincian Agenda Remediasi adalah sebagai berikut:

 

1. 09 – 10 Agustus 2021 Key_in Reguler remediasi online melalui gateway.uii.ac.id pada jam 08.00 – 16.00 WIB, selain prodi Teknik Elektro Kurikulum 2017.

(Tutorial: https://youtu.be/xknzb8zOYJg).

Bagi mahasiswa Teknik Elektro dengan kurikulum 2017 (angkatan 2017, 2018, 2019 dan 2020) silahkan mengacu pada pengumuman di Program Studi Teknik Elektro.

2. 10 – 12 Agustus 2021 Pembayaran Tagihan Biaya Remediasi. Pembayaran biaya remediasi Key_in Reguler sesuai dengan nilai yang tercantum pada UIITagihan di UIIGateway. Pembayaran mulai tanggal 10 Agustus 2021 jam 19.00 WIB sampai dengan tanggal 12 Agustus 2021 jam 14.00 WIB

Gambar Tampilan Tagihan di UII Gateway

Jika tidak melakukan pembayaran tagihan yang tertera, akan dihapus dari kepesertaan remediasi.

* Jika masih pada posisi keranjang tidak akan mendapat tagihan, dan tidak terdaftar dalam peserta remediasi

3. 12-16, 18-19 Agustus 2021 Daftar Peserta Key_in Susulan H-1 (dari tanggal ujian). Prosedur pendaftaran peserta susulan (H-1) ujian, dapat dilihat di bagian bawah halaman ini.

Bagi mahasiswa yang sudah mengikuti Key_in reguler remediasi tanggal 9 – 10 Agustus 2021 melalui UIIRAS, tidak perlu mengikuti Key-in Susulan H-1 kecuali ada sebab khusus, misalnya mata kuliah tidak muncul di halaman Isian di UIIGateway (UIIRas) atau ingin menambahkan lagi ujian matakuliah lain.

Informasi: Tanggal 17 Agustus 2021 adalah hari libur nasional. (Khusus ujian tanggal 18 Agustus 2021 wajib mengisi form maksimal tanggal 16 Agustus 2021 jam 12.00 WIB)

4. 13 – 20 Agustus 2021 Pelaksanaan Ujian Remediasi (link berikut: Jadwal Ujian Remediasi Semester Genap 2020/2021)

***

Prosedur Pendaftaran Peserta Susulan (H-1)

Jadwal Key-In Susulan H-1 Ujian (12-16, 18-19 Agustus 2021 – Maksimum Jam 12.00 WIB)

No. HARI UJIAN BATAS UPLOAD FORM BUKTI PEMBAYARAN
1. SENIN JUM’AT, maksimum s.d. jam 11.00 WIB
2. SELASA-JUM’AT SENIN-KAMIS, maksimum s.d. jam 12.00 WIB

Tanggal 17 Agustus 2021 Form ditutup

Jika melebihi batas waktu tersebut maka key in tidak bisa dilayani dan pembayaran dianggap hangus.

 

Alur Layanan Key-In Susulan H-1 Ujian 

  1. Mahasiswa mengisi form key in susulan secara online melalui tautan berikut ini:
    bit.ly/form1remed   (Tutorial: https://youtu.be/AUN2qg-mDGk).  Khusus mahasiswa Teknik Elektro dengan kurikulum 2017 (angkatan 2017, 2018, 2019 dan 2020) silahkan mengisi form ini: bit.ly/form1remedte17 (Tutorial: https://youtu.be/hk9ubtHl0SI)
    Setelah submit form, file pdf akan terkirim ke e-mail. Jika tidak ada di folder inbox cek folder spam. File pdf tersebut harus di-cek kembali sebelum melakukan pembayaran. Jika terjadi kesalahan, bisa mengisi dan submit ulang.
    Jika belum menerima e-mail bisa menghubungi Divisi TI.
    PENTING UNTUK DIPERHATIKAN: Tidak ada pengembalian uang pada key in remidiasi 
  2. Mahasiswa melakukan pembayaran key-in susulan dengan cara transfer ke Bank Syariah Indonesia eks Bank Syariah Mandiri (BSM): a.n. FAKULTAS TEKNOLOGI INDUSTRI
    No. Rekening: 7255552222 
    *) Rekening ini tidak untuk membayar key-in reguler via UII Gateway 
  3. Setelah melakukan langkah di nomor (1) dan nomor (2) selanjutnya mengisi form bit.ly/form2remed dan unggah file bukti transfer. Bagi yang tidak mengunggah Formulir Keyin Remediasi dan bukti pembayaran ke tautan tersebut sebelum jam 12.00 WIB (siang) pada H-1 ujian maka tidak akan diproses sebagai peserta ujian. 
    H-1 khusus untuk ujian yang dilaksanakan hari Senin adalah hari Jum’at sebelumnya jam 11.30 WIB (siang).
  4. Setelah form selesai diverifikasi oleh petugas maka selanjutnya akan di key in kan oleh petugas. Setelah selesai input data mahasiswa dapat memastikan data yang di-input sudah benar atau belum di SIM NKMD dan UIIRas di UIIGateway.
  5. Mahasiswa bisa mengikuti ujian sesuai  Jadwal Ujian Remediasi Semester Genap 2020/2021). NB: Tanggal dan waktu yang tertera di UIIGateway (UIIRas) adalah jadwal kuliah, bukan jadwal ujian.

***

Jika masih terjadi kendala atau pertanyaan lainnya bisa menghubungi:
– Bagian TI: Rahmat 081328737187
– Bagian Perkuliahan/Akademik: Bu Eni 081325690449
– Bagian Keuangan: Bu Diana 08112500781

Atau bisa juga mengisi form keluhan: bit.ly/akademikfti

 

Atas perhatiannya kami ucapkan terimakasih.

Wassalammu’alaikum warahmatullahi wabarokatuh

Ada dua cara untuk memaksimalkan keuntungan perusahaan. Naikkan harga jual, atau turunkan biaya. Masalahnya, banyak perusahaan menghadapi situasi persaingan yang sangat ketat. Bahkan mendekati persaingan sempurna. Pada situasi persaingan seperti ini, menaikkan harga jual malah akan kehilangan penjualan. Alih-alih mendapatkan peningkatan keuntungan.

Menaikkan harga jual hanya akan efektif dapat meningkatkan keuntungan bila perusahaan berada pada situasi pasar monopoli. Monopoli di sini tidak harus monopoli dalam konteks regulasi. Monopoli produk di pasar bisa terjadi karena keunikan atau diferensiasi produk.

Pesaing atau pemain baru tidak mudah untuk menirunya. Hanya pada struktur pasar monopoli, kenaikan harga jual produk akan memberikan peningkatan keuntungan.

Umumnya, perusahaan tidak mudah untuk menjadi monopoli. Pesaing atau pendatang baru pasti akan berusaha untuk meniru atau memasuki pasar yang banyak permintaannya. Dengan kata lain, pilihan strategi menaikkan harga untuk memaksimalkan keuntungan sangat sulit dicapai bagi kebanyakan perusahaan. Oleh karena itu, penurunan biaya menjadi pilihan strategi yang masuk akal.

Strategi penurunan biaya

Ada banyak strategi dan teknik yang digunakan perusahaan untuk menurunkan biaya. Pengendalian anggaran (budgetary control), penerapan biaya standar (standard costing), dan analisis nilai (value analysis), merupakan beberapa contoh teknik penurunan biaya.

Teknik penurunan biaya melalui pengendalian anggaran dilakukan pada saat mulai penyusunan anggaran biaya. Anggaran biaya sebagai alat control dalam pelaksanaan suatu program atau kegiatan yang menimbulkan biaya. Penyusunan anggaran biaya yang efektif untuk pengendalian biaya harus berdasarkan program atau kegiatan.

Ide dasarnya sederhana. Biaya dapat dianggarkan bila benar-benar ada program atau kegiatan yang akan dijalankan. Seringkali organisasi menyusun anggaran biaya hanya melihat realisasi biaya tahun sebelumnya yang dinaikkan 8%, misalnya, sesuai inflasi. Penyusunan anggaran biaya seperti ini tidak dapat dijadikan alat untuk pengendalian biaya.

Penurunan biaya melalui pengendalian anggaran dilakukan dengan pengendalian secara ketat pada saat realisasi biaya. Biaya yang tidak ada manfaat untuk mendukung suatu program atau kegiatan tidak akan disetujui.

Standar costing diterapkan untuk pengendalian biaya melalui penerapan biaya standar (standard cost) dan kuantitas atau volume standar (standard volume). Perusahaan yang menerapkan standard costing akan menetapkan biaya standar produk atau jasa. Biaya standar produksi suatu produk ini mencakup biaya standar material, biaya standar tenaga kerja, dan biaya standar overhead.

Pengendalian biaya dilakukan dengan membandingkan biaya sesungguhnya (actual cost) dengan biaya standar. Dari pembandingan ini akan menghasilkan dua kemungkinan. Perbedaan menguntungkan (favorable variance) dan tidak menguntungkan (unfavorable variance). Analisis penyebab variance perlu diidentifikasi dan selanjutnya dilakukan perbaikan proses untuk mendapatkan penurunan biaya.

Strategi penurunan biaya dengan menerapkan analisis nilai (value analysis) dimaksudkan untuk mengeliminasi biaya yang tidak memberikan nilai tambah bagi produk atau layanan. Metode yang sering digunakan dalam analisis nilai adalah value stream mapping (VSM).

Value stream mapping

VSM adalah suatu metode yang pada awalnya dikembangkan oleh Toyota untuk memetakan alur produksi dan alur informasi yang diperlukan untuk memproduksikan satu produk atau jasa. Tidak hanya pada setiap area kerja, tetapi pada tingkat total proses produksi atau alur layanan.

VSM tidak saja digunakan untuk mengidentifikasi pemborosan. Tetapi, juga digunakan untuk menyusun action plan dengan mengintegrasikan berbagai teknik lean untuk mendapatkan kondisi yang lebih ideal.

Tujuan utama lean adalah menurunkan biaya. Dengan cara mengeliminasi berbagai macam pemborosan di dalam proses bisnis dan sistem. Agar berbagai pemborosan dapat diungkapkan dengan tepat dan memiliki gambaran menyeluruh, maka dibutuhkan pendekatan VSM.

Lean berfokus pada penambahan nilai bagi pelanggan dan menghilangkan langkah-langkah yang tidak menambah nilai (pemborosan). VSM digunakan dalam lingkungan lean untuk memetakan dan menganalisis kegiatan yang menambah nilai dan tidak menambah nilai serta langkah-langkah dalam aliran dan proses informasi.

Model ini memvisualisasikan kegiatan yang menambah nilai bagi pelanggan, dan kegiatan yang tidak menambah nilai. Oleh karena struktur tetapnya, seringkali kita dapat menemukan potensi perbaikan yang signifikan dan tindakan perbaikan yang sesuai.

VSM digunakan dalam lingkungan lean untuk mengidentifikasi peluang-peluang perbaikan dalam lead-time, karena model ini mengidentifikasi pemborosan dan kegiatan-kegiatan yang tidak menambah nilai. Pemetaan proses ini melibatkan pembuatan suatu diagram di mana proses, aliran, material, informasi yang mengalir, dan semua data penting lainnya (misalnya tingkat inventory, waktu pengolahan, dan batch size) yang divisualisasikan dengan bantuan framework dan simbol-simbol yang distandardisasi (Rother & Shook, 2003). Peta ini adalah titik awal untuk merancang aliran nilai masa depan yang lean.

Penggunaan value stream mapping

VSM menggunakan simbol-simbol yang distandardisasi. Meskipun dalam penggunaan VSM terdapat beberapa variasi dalam memvisualisasi simbol. Simbol-simbol VSM dikelompokkan ke dalam kategori: proses, material, informasi, dan simbol-simbol umum.

  • Simbol proses meliputi simbol untuk memvisualisasi flow chart: customer/supplier, proses, data box, workcell, dan operator.
  • Simbol material untuk memvisualisasi inventory, shipments, Kanban stock point, material pull, safety stock, dan external shipment.
  • Simbol informasi untuk memvisualisasi proses central control point, manual info, dan electronic info.
  • Sementara simbol-simbol umum untuk memvisualisasi Kaizen burst, value-added dan non-value-added time.

Setiap simbol proses ditentukan activity cycle time (CT), changover time (C/O) untuk menentukan waktu yang diperlukan dalam perpindahan suatu aktivitas ke aktivitas lain, ukuran volume (lot size), waktu efektif yang tersedia dalam satuan detik per hari, dan persentase uptime.

Secara sederhana, penyusunan VSM terdiri dari 2 tahap penting, yaitu: penggambaran proses kondisi saat ini (current state process) dan penggambaran proses masa depan (future state process). Dari kedua gambar kondisi proses yang berbeda ini dapat diidentifikasi potensi perbaikan (opportunities for improvement), sehingga dapat mewujudkan proses lean.

Tahap pertama dalam VSM adalah penyusunan peta keadaan saat ini. Menganalisis aliran material dalam kondisi saat ini akan memberikan informasi tentang kegiatan-kegiatan yang menambah dan tidak menambah nilai (misalnya, waktu set-up mesin, ruang yang tidak perlu, jumlah pengerjaan ulang, jarak tempuh, dan inefisiensi).

Pada tahap kedua, informasi dari peta keadaan saat ini digunakan untuk menyiapkan peta keadaan di masa depan yang diinginkan, di mana pemborosan dihilangkan, dan jumlah kegiatan-kegiatan yang tidak menambah nilai diminimalkan. Pertanyaan yang harus dijawab selama langkah ini adalah, misalnya:

  • Apakah “takt-time” (waktu yang diharapkan antara unit output produksi, yang disinkronisasi dengan permintaan pelanggan)?
  • Apakah mungkin untuk memperkenalkan aliran yang kontinu?
  • Dapatkah produksi dikontrol dengan pull system?

Aspek penting yang perlu diperhatikan selama tahap ini adalah perlunya penyesuaian sistem produksi untuk memenuhi permintaan pelanggan, sekaligus menjaga agar proses tetap fleksibel.

Tahap ketiga dan paling penting adalah untuk mengambil tindakan untuk mengubah proses manufaktur dari kondisi saat ini agar semaksimal mungkin menyerupai keadaan yang diinginkan. Setelah itu, proses dapat mulai dari awal lagi.

Rencana yang bertahap akan seperti ini:

  1. Identifikasi kelompok produk atau kelompok jasa mana yang perlu dianalisis. Buatlah satu tim yang terdiri atas pemilik dan karyawan pengolahan yang terlibat dalam berbagai langkah-langkah pada proses.
  2. Analisis kondisi saat ini dan terjemahkan ke dalam skema proses umum.
  3. Kumpulkan data pendukung bagi skema proses (misalnya output, waktu output, dan karyawan).
  4. Rumuskan proses yang ideal berdasarkan permintaan pelanggan. Dalam langkah ini gunakan parameter seperti jumlah pekerjaan minimal yang sedang berjalan, waktu set-up yang pendek dan daftar pengembangan yang diperlukan agar mencapai keadaan masa depan yang ideal.
  5. Tentukan rencana tindakan untuk mewujudkan perbaikan-perbaikan yang diperlukan untuk mencapai keadaan di masa depan. Rencana tindakan ini harus berisi prioritas-prioritas untuk berbagai pengembangan yang berbeda, tindakan-tindakan yang berhubungan dengan orang, jalur waktu yang jelas, dan keterlibatan sponsor.
  6. Pantau kemajuan dan mulai lagi dari langkah 1.

Value stream mapping lebih dari sekadar menghilangkan pemborosan. Model ini berisi tentang pengurangan variabilitas dan meratakan penggunaan peralatan.

Tujuan inti dari value stream mapping adalah untuk mengolah sesuai dengan yang diinginkan oleh pelanggan. Oleh karena itu, permintaan dan keinginan pelanggan harus ditinjau dan dinilai terlebih dahulu.

Data yang diperlukan untuk menganalisis aliran nilai mungkin tidak selalu ada atau tersedia, mungkin data tersebut tidak dikumpulkan secara sistematis, atau karena ini adalah pertama kalinya proses administrasi dianalisis dengan cara ini.

Konsekuensinya adalah bahwa proses analisis lebih memakan waktu karena kegiatan-kegiatan pengumpulan data tambahan diperlukan.

Kondisi lain yang penting adalah bahwa semua orang menghormati metode kerja yang disepakati, sehingga desain proses yang ideal memberikan hasil yang diinginkan. Ini tampaknya sederhana, tetapi masalah-masalah praktis sering kali muncul karena orang terbiasa dengan tingkat kebebasan tertentu dalam melakukan aktivitas mereka.

Pilihan ini sekarang dibatasi secara substansial. Inisiatif yang ada kini harus disalurkan dengan cara yang berbeda. Daripada melakukan improvisasi, dengan menggunakan metode kerja yang ada, seseorang kini harus memikirkan cara agar metode kerja yang ada dapat terus ditingkatkan.

Penentuan keadaan masa depan yang diinginkan adalah tidak awal yang penting bagi perbaikan. Rencana tindakan adalah pendukung yang memulai pelaksanaan perbaikan. Akan tetapi, situasi baru seringkali membutuhkan aturan baru, dan kadang-kadang memerlukan perilaku baru.

Jika kedua aspek ini tidak dipertimbangkan dengan hati-hati dalam rencana tindakan dan implementasi, maka ada risiko bahwa keadaan akan kembali ke situasi yang lama. Pembuatan peta keadaan saat ini dan keadaan di masa depan adalah pembuangan waktu, kecuali tindakan selanjutnya yang diperlukan dilakukan.

Dengan VSM, kita akan memperoleh proses operasi yang efisien, dengan menghilangkan pemborosan. Perbaikan proses keadaan saat ini untuk mendapatkan proses keadaan di masa depan akan mengarahkan pada Tindakan nyata penurunan biaya.

 

Dr. Zaroni, CISCP, CFMP, CMILT

Direktur Keuangan PT Harum Jaya Mineral | Dosen Prodi Teknik Industri Program Magister FTI UII

 

Referensi

Jacobs, F. Robert, dan Chase, Richard B. (2020), Operations and Supply Chain Management: The Core, Fifth Edition, McGraw-Hill Education

Rother, M. dan Shook, J. (2003) Learning to See: Value stream mapping to add value and eliminate muda. Cambride, MA: Lean Enterprise Institute.

Menjalankan rangkaian ibadah di bulan suci Ramadhan bagi Muslim di seluruh penjuru dunia, tahun ini sedikit berbeda dengan tahun sebelumnya, dimana masjid-masjid telah dibuka dengan menerapkan aturan sendiri yang lebih ketat, menuntut jamaah jumlah terbatas pada satu waktu, termasuk di Calgary, kota terbesar di provinsi Alberta, Kanada.

Ustadz Muflih Arisa Adnan., S.T., M.Sc., saat menjadi pembicara di Pengajian Rutin Fakultas Teknologi Industri (FTI) UII, menuturkan “ada dua konsep utama dalam Islam yang akan mempermudah dalam menjalani kehidupan sehari-hari,” tuturnya (22 Ramadhan 1442H/4 Mei 2021)

Pertama “Konsep dasar bahwa segala sesuatu (selain ibadah) hukum asalnya mubah (boleh), kecuali ada dalil-dalil yang mengharamkannya.” kata Dosen Jurusan Teknik Kimia, FTI UII tersebut saat ini sedang menempuh Program Doktoral di University of Calgary.

Sebagaimana firman Allah dalam surat Al A’raf 32 – “Siapakah yang mengharamkan perhiasan dari Allah yang telah di ciptakan untuk para hamba-Nya dan siapa pula yang mengharamkan rizqi yang baik.”

Ustadz Muflih kemudian mengutip surat Al Maidah 5, “Pada hari ini dihalalkan bagimu yang baik-baik. Makanan (sembelihan) orang-orang yang diberi Al Kitab itu halal bagimu, dan makanan kamu halal (pula) bagi mereka.”

Hal ini mempermudah dalam memilih makanan karena selain makanan halal, juga bisa mengonsumsi makanan kosher milik yahudi.

“Pada bulan Ramadhan juga banyak kurma dijual dengan berbagai varian dan berlogo kosher. Alternatif lainnya adalah mengecek komposisinya. Bila tidak ada zat haram seperti gelatin, berarti makanan tersebut halal,” ujar Ustadz Muflih

Selanjutnya, Ustadz Muflih menjelaskan konsep kedua yang berdasarkan Al-Qur’an surat Asy Syuraa 21 “Apakah mereka mempunyai sembahan-sembahan selain Allah yang mensyariatkan untuk mereka agama yang tidak diizinkan Allah? – artinya hukum asal ibadah adalah haram, kecuali ada dalil yang menganjurkannya baik dari Al quran maupun Al hadist.”

“Dengan mengikuti dalil yang ada, pada musim panas seperti saat ini, melaksanakan ibadah sholat dan puasa menjadi tantangan tersendiri karena malamnya sangat pendek”, ujar Ustadz Muflih. “Meski demikian, meski masjid di kota Calgary sudah relatif banyak, ibadah tertentu seperti sholat jumat dan tarawih dilaksanakan menjadi beberapa gelombang untuk mengakomodir antusiasme jamaah”, pungkasnya.

Jerri

“Anda ingin bahagia, laksanakan langkah konsumsi islami dan bijak belanja. Ingat prinsip puasa menahan diri dan kesederhanaan,” tutur Ustadz Dr. Nur Kholis, SEI., M.Sh.Ec., saat menjadi narasumber Pengajian Rutin Dosen dan Tenaga Kependidikan Fakultas Teknologi Industri (FTI) Universitas Islam Indonesia (UII) dengan tema Manajemen Keuangan Keluarga Saat Pandemi dan Ramadhan (17 Ramadhan 1442H/29 April 2021).

Dosen Program Studi Ekonomi Islam, Fakultas Ilmu Agama Islam (FIAI) UII menegaskan “Manajemen Keuangan Islami adalah proses komprehensif mencapai tujuan hidup seseorang melalui pengelolaan keuangan yang baik dengan berpandukan pada nilai-nilai ajaran Islam.”

Selaras dengan tujuan hidup termasuk diantaranya membeli rumah, berhaji dan umrah, kendaraan, berkurban, Ramadhan dan hari raya ceria, banyak tabungan akhirat, tabungan dana pendidikan anak dan Hari Tua yang bebas finansial, keliling dunia, dan sebagainya.

Untuk itu disarankan mengikuti “Golden Rules yaitu Harta yang dibelanjakan diperoleh secara halal dan thayyib, dan telah dikeluarkan zakatnya. Selanjutnya membuat perencanaan keuangan yang baik, melakukan saving dulu baru shopping serta sederhana dalam konsumsi, tidak israf dan boros. Prioritaskan need dibanding want (skala prioritas) dan berhati-hati terhadap hutang,’ ujar Dr. Nur Kholis.

Pengelolaan keuangan keluarga kini semakin penting, karena ketidakpastian masa depan, risiko-risiko yang mungkin timbul karena pandemi dan pemanfaatan teknologi yaitu Internet of Things, sehingga perlunya awareness umat Islam untuk hidup secara islami dalam berbagai aspek semakin meningkat.

Menurut Dr. Nur Kholis, “idealnya cara bijak dan Cerdas Berbelanja adalah Penghasilan (100%), dikurangi Zakat (2,5%) ditambah cicilian utang (30%), ditambah Saving dan Investasi (30%) serta Shopping (37,5%). Jika Cicilan utang tidak punya, maka 30% tersebut dapat ditambahkan ke saving dan investasi atau ke investasi akhirat.”

Jerri

Materi : Dr Nur Kholis – Manajemen Keuangan Keluarga saat pandemi Covid dan Ramadhan

Jadilah simpul-simpul umat, yang mampu mengisirasi bahwa Islam adalah solusi. Terbentuknya masyarakat Islam, dengan menggunakan pemikiran Islam, memiliki perasaan Islam dan hidup dalam aturan Islam, maka keberkahan akan hadir di negeri ini

Ustadz Ari Sujarwo., S.Kom., MIT, Dosen Jurusan Informatika Fakultas Teknologi Industri (FTI) Universitas Islam Indonesia (UII), ungkapkan hal tersebut di Pengajian Rutin FTI UII (8 Ramadhan 1442 H/20 April 2021).

Ustadz Ari Sujarwo mengutip Al Quran Surat Al-A’raf ayat 96 “Jikalau sekiranya penduduk negeri-negeri beriman dan bertakwa, pastilah kami akan melimpahkan kepada mereka berkah dari langit dan bumi, tetapi mereka mendustakan (ayat-ayat kami) itu, maka Kami siksa mereka disebabkan perbuatannya.”

Ustadz Ari Sujarwo menegaskan “Syariah bukan kekangan, namun dia ada agar kita tidak berantakan, maka tidak ada tempat untuk Islamofonia.” Ketaatan akan membawa nikmat dan keberkahan, sebaliknya, kekufuran mendatangkan laknat dan kesengsaraan.

Sehingga sudah semestinya, kita perlu untuk mampu melihat Islam secara holistic, tutur Ustadz Ari Sujarwo, yaitu “bahwa Islam memerintah manusia untuk berpikir dan semua aspek pengaturan masyarakat diatur dengan hukum yang jelas, karena Allah SWT telah mewajibkan siapapun untuk terikat kepada aturan-aturan Allah SWT. Aturan-aturan Allah SWT menjadi sumber hukum dan kemudian berkembang banyak kitab fikih.”

Selain itu Islam mengatur tiga domain hubungan, manusia dengan dirinya sendiri, manusia dengan Tuhannya, manusia dengan manusia dengan manusia lain dan ini harus dipahami

Serta “Islam juga memiliki tiga sistem besar, system politik, sistem ekonomi dan sistem sosial. inilah sumbu utama baiknya peradaban serta persamaan semua orang dihadapan hukum awal dikenal dalam Islam,” katanya

Ustadz Ari Sujarwo, kembali menjelaskan bahwa “Islam menginspirasi warga negaranya untuk cinta ilmu, sabar menekuninya dan mendukungnya dalam mewujudkan gagasan yang bermanfaat.”

Membentuk generasi pemikir adalah pekerjaan rumah kita, sebagaimana Islam membentuk para pemikir di masa lalu. Harapannya “ saat inilah untuk berdiri berpegangan tangan, pahami khilafiyah, hindari ashobiyah dan wujudkan persatuan ummah untuk kehidupan yang lebih baik,” tutur Ustadz Ari Sujarwo.

Jerri

Prof. Dr. Ir. Hari Purnomo., M.T., IPU., Dekan Fakultas Teknologi Industri (FTI) Universitas Islam Indonesia (UII) melakukan vaksinasi bersama 1.939 orang dosen, tenaga kependidikan dan purna tugas lingkungan UII, pada hari Selasa, 30 Maret 2021.

“Saya menghimbau sivitas akademika FTI UII untuk mengikuti kegiatan vaksinasi massal UII,” tutur Prof Hari Purnomo seusai di vaksin yang dilaksanakan di Gedung Prof KH Abdul Kahar Muzakkir, Kampus Terpadu UII, Jl Kaliurang Km 14,4 Sleman Daerah Istimewa Yogyakarta

Program vaksinasi massal bagi keluarga besar UII melibatkan vaksinator dosen-dosen Fakultas Kedokteran UII, RS JIH Yogyakarta dan RS Islam Yogyakarta PDHI.

Dalam kesempatan tersebut, Wakil Rektor Bidang Sumber Daya dan Pengembangan Karier UII, Dr Zaenal Arifin mengatakan, “sebagai keluarga besar UII sangat peduli kesehatan bersama dan sekitar. Karenanya, vaksinasi melibatkan warga sekitar, terutama warga lansia.”

Semoga menambah optimistis persiapan aktivitas luring yang telah direncanakan. Rencananya, UII menggelar beberapa kegiatan yang memang diharuskan secara luring mulai semester depan. Vaksinasi turut diberikan kepada 300 orang lansia yang berdomisili di sekitar Kampus UII.

“Kita ingin berkontribusi sebagai universitas yang rahmatan lil alamin, jadi warga sekitar UII juga punya kesempatan vaksinasi, dengan memenuhi ketentuan dan prasyarat Dinas Kesehatan Kabupaten Sleman,” kata Zaenal

Jerri

Assalammu’alaikum warahmatullahi wabarokatuh

Diberitahukan kepada mahasiswa dan seluruh civitas akademika Fakultas Teknologi Industri Universitas Islam Indonesia, bahwa agenda Ujian Remediasi Semester Ganjil Tahun Akademik 2020/2021 dilaksanakan pada tanggal 29 Januari sampai 5 Februari 2021. Adapun Agenda Remediasi adalah sebagai berikut:

 

1. 25 – 26 Januari 2021 Key in Remediasi online melalui gateway.uii.ac.id pada jam 08.00 – 16.00 WIB
2. 26 – 27 Januari 2021 Pembayaran Tagihan Biaya Remediasi. Pembayaran biaya remediasi sesuai dengan nilai yang tercantum pada UIITagihan di UIIGateway. Pembayaran mulai tanggal 26 Januari 2021 jam 16.30 WIB sampai dengan tanggal 27 Januari 2021 jam 14.00 WIB (meskipun di UIITagihan tertulis jam 07.00 WIB)
3. 28 Januari – 4 Februari 2021 Daftar Peserta Susulan H-1 (dari tanggal ujian). Prosedur pendaftaran peserta susulan (H-1) ujian, dapat dilihat di bagian bawah halaman ini.
4. 29 Januari – 5 Februari 2021 Pelaksanaan Ujian Remediasi

Bagi mahasiswa Teknik Elektro dengan kurikulum 2017 (angkatan 2017, 2018, 2019 dan 2020) silahkan mengacu pada pengumuman di Program Studi Teknik Elektro.

Bagi mahasiswa angkatan 2020 untuk tutorial key in melalui UIIGateway bisa melihat video berikut: https://youtu.be/e6F9xDkkXj4

Sedangkan untuk tutorial key in remediasi bisa melihat video berikut:
https://youtu.be/xknzb8zOYJg

 

Jadwal Key In Manual H-1 Ujian

No. HARI UJIAN H-1 UJIAN  DAN BATAS UPLOAD FORM BUKTI PEMBAYARAN
1. SENIN JUM’AT, maksimum s.d. jam 11.00 WIB
2. SELASA-JUM’AT SENIN-KAMIS, maksimum s.d. jam 12.00 WIB

Jika melebihi batas waktu tersebut maka key in tidak bisa dilayani dan pembayaran dianggap hangus.

 

Alur Layanan Key In Manual H-1 Ujian

  1. Mahasiswa mengisi form key in manual secara online melalui tautan berikut ini:
    bit.ly/remedganjil1 
    Bagi mahasiswa Teknik Elektro dengan kurikulum 2017 (angkatan 2017, 2018, 2019 dan 2020) silahkan mengisi form ini: bit.ly/remedganjilTE
    Setelah submit form, file pdf akan terkirim ke e-mail. Jika tidak ada di folder inbox cek folder spam. File pdf tersebut harus di-cek kembali sebelum melakukan pembayaran. Jika terjadi kesalahan, bisa mengisi dan submit ulang.
    Jika belum menerima e-mail bisa menghubungi Divisi TI.
    PENTING UNTUK DIPERHATIKAN: Tidak ada pengembalian uang pada key in remidiasi 
  2. Mahasiswa melakukan pembayaran key in manual dengan cara transfer ke Bank Syariah Mandiri (BSM):
    a.n. FAKULTAS TEKNOLOGI INDUSTRI 
    No. Rekening: 7255552222 
  3. Setelah melakukan transfer selanjutnya mengisi form bit.ly/remedganjil2 dan unggah file hasil key in dan bukti transfer ke form tersebut. Bagi yang tidak mengunggah Formulir Keyin Remediasi dan bukti pembayaran ke tautan tersebut sebelum jam 12.00 WIB (siang) pada H-1 ujian maka tidak akan diproses sebagai peserta ujian. 
    H-1 khusus untuk ujian yang dilaksanakan hari Senin adalah hari Jum’at sebelumnya jam 11.30 WIB (siang).
  4. Setelah form selesai diverifikasi oleh petugas maka selanjutnya akan di key in kan oleh petugas. Setelah selesai input data mahasiswa dapat memastikan data yang di-input sudah benar atau belum di SIM NKMD dan UIIRas di UIIGateway.
  5. Mahasiswa bisa mengikuti ujian.

Bagi mahasiswa yang sudah mengikuti key in reguler remediasi tanggal 25 – 26 Januari kemarin, tidak perlu mengikuti key in manual H-1 kecuali ada sebab khusus misalnya mata kuliah tidak muncul di halaman Isian di UIIGateway (UIIRas).

 

 

Jadwal Ujian Remediasi

Adapun jadwal remediasi, bisa dilihat di link berikut ini.

Mahasiswa diharapkan memperhatikan jadwal ujian karena bisa di-update sewaktu-waktu.

 

Jika masih terjadi kendala atau pertanyaan lainnya bisa menghubungi:
– Bagian TI: Rahmat 081328737187
– Bagian Perkuliahan/Akademik: Bu Eni 081325690449
– Bagian Keuangan: Bu Diana 08112500781

Atau bisa juga mengisi form keluhan: bit.ly/akademikfti

 

Atas perhatiannya kami ucapkan terimakasih.

Wassalammu’alaikum warahmatullahi wabarokatuh

Assalammu’alaikum warahmatullahi wabarokatuh

Diberitahukan kepada seluruh mahasiswa Fakultas Teknologi Industri Universitas Islam Indonesia, bahwa Ujian Akhir Semester (UAS) Semester Genap Tahun Akademik 2020/2021 akan dilaksanakan pada tanggal 4 s.d. 15 Januari 2021 secara online/daring oleh dosen pengampu mata kuliah dengan jadwal sebagai berikut:

  1. Prodi Teknik Kimia
  2. Prodi Teknik Industri
  3. Prodi Teknik Industri International Program
  4. Prodi Informatika
  5. Prodi Teknik Elektro
  6. Prodi Teknik Mesin
  7. Prodi Rekayasa Tekstil

Mahasiswa wajib memperhatikan dan mengikuti prosedur pelaksanaan UAS setiap mata kuliah sesuai dengan informasi dari dosen pengampu yang disampaikan melalui media pembelajaran daring/Classroom/Whatsapp.

Jadwal UAS dimungkinkan untuk berubah atas permintaan dosen. Untuk itu mahasiswa diminta aktif memantau Classroom dan jadwal UAS di tautan yang telah diberikan di atas.

Apabila terdapat jadwal ujian yang bertabrakan atau jika terjadi permasalahan terkait teknis ujian harap melaporkan ke dosen pengampu mata kuliah yang bersangkutan.

Demikian informasi ini kami sampaikan dan harap diperhatikan dengan seksama.

Wassalammu’alaikum warahmatullahi wabarokatuh

Selama masa pandemi di penghujung tahun 2020, Universitas Islam Indonesia (UII) tidak berhenti dan terus melakukan kegiatan produktif,  bahkan pada hari Selasa, 22 Desember 2020, menyambut 12 Doktor Baru dimana 5 diantaranya berasal dari Fakultas Teknologi Industri (FTI).

Kelima Doktor Baru tersebut yaitu Firdaus, S.T., M.T., Ph.D.,  Mohammad Faizun., S.T., M.Eng., Ph.D., Bambang Suratno,  S.T., M.T., Ph,D., Dr. Yudi Prayudi., S.Si., M.Kom dan Irving Vitra Paputungan., S.T., M.Sc., Ph.D.

Rektor UII, Prof Fathul Wahid., S.T., M.Sc., Ph.D dalam sambutannya yang disiarkan langsung melalui kanal YouTube UII, mengingatkan sebagai warga elit ada tanggung jawab besar yang menyertai. Walau tidak tertulis, bahkan tidak dapat dipaksa siapapun, tanggung jawab besar bagi orang-orang yang memiliki kuasa besar harus disadari masing-masing individu.

Baca Juga: Doktor Baru Mengemban Amanah Keilmuan dan Sosial

Prof Fathul membingkai posisi itu dalam dua konsep. Pertama, ulul albab atau orang yang akalnya berlapis dan memiliki misi berzikir dan berpikir. Secara luas berzikir itu tidak hanya vertikal transendental kepada Allah SWT, tapi horizontal ke sosial.

Bagi Prof Fathul, peduli kondisi bangsa masuk dalam zikir sosial yang artinya mengingat dan dari mengingat itu menghasilkan peduli. Sebab, ia menekankan, orang yang tidak peduli tidak akan ingat dengan realitas yang ada, bahkan yang ada di sekitarnya.

Konsep kedua al rasikhuna fi al ilmi atau orang yang mendalam ilmunya. Dia memahami kedalaman ilmu seharusnya membimbing kepada Sang Pemilik Ilmu, apalagi kedalaman ini hanya perspektif manusia karena jelas dalam pandangan Allah begitu kecilnya.

Dalam pandangan-Nya manusia tidak diberi ilmu kecuali sedikit dibanding ilmu Allah SWT yang tidak habis ditulis jika air laut jadi tinta dan pepohonan jadi penanya. Metafora ini menggambarkan keluasan ilmu Allah SWT dan kekerdilan pengetahuan kita.

Untuk itu, dia menekankan, kehadiran Doktor Baru ini memang mutlak harus menjadi rasa syukur kita kepada Allah SWT yang memberikan ilmu. Fathul mengingatkan, masih sangat banyak rahasia Allah SWT tersembunyi yang masih belum kita singkap.

“Saya berharap, kedua konsep ini bisa direfleksikan masing-masing, apa yang bisa kita lakukan sebagai dosen, khususnya doktor, sebagai ulul albab atau berzikir dan berpikir, serta al rasikhuna fi al ilmi atau yang mendalam ilmunya,” pungkas Prof Fathul.

Jerri