Posts

Elektro dan UBTECH, Inisiasi Robot membaca Al Qur’an

Yusuf Aziz Amrullah, S.T., M.Sc., Ph.D, Ketua Jurusan Teknik Elektro didampingi Setyawan Wahyu Pratomo., S.T., M.T. dan Husein Mubarok., S.T. M.Eng. Dosen Teknik Elektro FTI UII menerima kunjungan delegasi UBTECH adalah perusahaan robot teknologi Artificial Intelligence (kecerdasan buatan) dan Robot Humanoid global terkemuka, yang bermarkas di Xueyuan Road Nanshan District, Shenzhen City, 518055, P.R.China.

Deleasi UBTECH dipimpin Michael Chan – Director Story-i beranggotakan Chris Zhao – Business Development Manager Ubtech dan Ray Ong – Ubtech Jimu Master, Education Consultant, disambut langsung R.M. Sisdarmanto Adinandra., S.T., M.Sc., Ph.D, Wakil Dekan Bidang Keagamaan, Kemahasiswaan, dan Alumni di Ruang Sidang Dekanat FTI UII, Gedung KH Mas Mansur Kampus Terpadu UII (15 Safar 1440 H / 24 Oktober 2018)

Setyawan Wahyu Pratomo, seusai mendampingi Delegasi UBTECH dalam pesan singkatnya menyampailan “tujuan Deleasi UBTECH datang ke FTI UII adalah untuk selain melakukan sharing knowledge tentang perkembangan teknologi Artificial Intelligence (AI) dan Robot Humanoid juga membuka kesempatan dan peluang kerjasama penelitian di bidang AI dan Robot Humanoid dengan Laboratorium yg terkait di FTI UII”.

“Alhamdulillah, hasil diskusi, adanya rencana strategis dalam kerjasama penelitian dengan laboratorium yang terkait dengan bidang Artificial Intelligence dan Robot Humanoid di FTI, dengan langkah tindak lanjut, jika disetujui, akan ada penandatangan MoA/MoU dengan Pimpinan Fakultas. Pihak UBTECH menyatakan kesediannya untuk ikut serta didalam mendukung terselenggaranya kegiatan International Conference yang diselenggarakan oleh FTI UII” tuturnya

UBTECH memiliki pabrik di 5F, C Building, Huilongda Industrial Park, Shilongzai, Shiyan Town, Baoan District, Shenzhen ini berharap dengan Teknik Elektro dapat menjalin kerjasama penelitian bersama untuk pengembangan AI dan Robot Humanoid dalam bahasa Arabic dan Bahasa Indonesia, guna menciptakan varian penggunaan robot dalam lingkup yang lebih luas.

“Harapannya, kerjasama yang terjalin nantinya, kita beraharap dapat mengembangkan robot humanoid dengan kecerdasan buatan yang mampu membaca Al Qur’an dengan baik dan benar, agar tujuan kerjasama penelitian mampu memberikan keunikan lokal dan kekhasan sebagai Universitas Islam bagi UII” pungkas Setyawan.

Biomedical Engineering Research using several Biosignals

Research in Biomedical Engineering Research using several Biosignals menjadi topik yang dipaparkan Tomohiko Igasaki, Ph.D, Kumamoto University, Kumadai • Department of Human and Environmental Informatics di studium general bagi Mahasiswa Program Studi (Prodi) Teknik Eletro Fakultas Teknologi Industri Universitas Islam Indonesia (FTI UII).

Kegiatan dibuka oleh Ketua Prodi Teknik Eletro, Program Sarjana, Yusuf Aziz Amrulloh, S.T., M.Eng., Ph.D. didampingi Alvin Sahroni., S.T., M.Eng., Ph.D dan Almira Budiyanto., S.Si.m M.Eng. Dosen Prodi Teknik Eletro, Program Sarjana FTI UII, bertempat di Auditorium FTI UII, Lantai 3 Gedung KH Mas Mansur, Kampus Terpadu UII Yogyakarta (07 September 2018),

Tomohiko Igasaki, Ph.D, memiliki riset bagaimana menggunakan signal biologis tubuh dalam sehari-hari, misal mengantuk saat mengendari kendaraan.
Dalam riset tersebut, membuat sistem berdasarkan bagaimana signal biologis itu sendiri bekerja. Signal tubuh merupakan refleksi signal tubuh kita sehingga perlu sistem yang dirancang aman dan nyaman

Tomohiko Igasaki, Ph.D, menggunakan Teknik Biomedis atau Biomedical Engineering (BME) yaitu suatu bidang keilmuan yang menerapkan berbagai metode rekayasa, sains, dan teknologi dalam menyelesaikan persoalan kedokteran dan meningkatkan taraf kesehatan masyarakat.

Sistem Biomedis memberikan dukungan bagi para profesional medis dalam melakukan prosedur medis termasuk pengumpulan data, analisis, diagnosis, dan terapi. Untuk mengembangkan bidang lintas disiplin ini, diperlukan ilmu dan teknik dasar, termasuk dasar elektronika dan lanjutan, komputer, anatomi dan fisiologi, fisika biomedika, transduser biomedis dan instrumentasi, serta desain sistem biomedis.

Jerri Irgo

Alhamdulillah, Bangga Jadi Mahasiswa FTI UII

“Perasaan saya sekarang, dapat masuk di Prodi Teknik Informatika senang bangettt. Selain itu juga dapat teman dari berbagai Jurusan di Fakultas Teknologi Industri UII, terus juga dapat sharing – sharing tentang pangalaman masing-masing” ujar Dita Rahayu Berliana, seusia mengikuti rangkaian PETA FTI UII di Halaman Utara GOR Ki Bagus Hardikoesoemo, Kampus Terpadu UII Yogyakarta (24 Agustus 2018)

Mahasiswi Program  Studi Teknik Informatika, Angkatan 2018 tersebut juga ungkapkan rasa senangnya saat mendapatkan “banyak juga pengalaman baru dan senang saat dapat sharing tentang bahasa daerah temen, kaya orang palembang kalau menyebut kakak itu dengan sebutan ayuk, gitu”  ungkap Dita yang berasal dari Kudus, Jawa Tengah ini.

“Bangga masuk studi FTI UII karena semua prodi terakreditasi A. Harapan saya semoga studi FTI UII kedepan dapat lebih maju dari sekarang” tutur Dita

Senada dengan itu, Ahmad Zaidan juga ungkapkan “Alhamdulillah saya seneng banget, masih berfikir kalau ini itu mimpi padahal engga, ini sudah kenyataan. Dan kerennya, saya belum masuk kuliah tapi saya sudah merasakan euforia nya sebagai maba FTI UII” ujar Mahasiswa Prodi Teknik Industri 2018 tersebut

Saya sudah merasakan rasa kekeluargaannya, walaupun saya belum mengenal semua maba miba FTI UII dan kating (kakak tingkat-red) saya. “Saya sangat bersyukur dapat masuk FTI UII Prodi Teknik Industri karena kalau tidak, mungkin sampai saat ini saya ga bisa ngerasain rasa kepedulian, rasa kekeluargaan dan rasa kebermanfaatan bersama kepada teman yang baru saya kenal saat Pesta UII atau bahkan PETA FTI UII ini. Alhamdulillah, cukup banyak sudah ya, walau masih banyak hal bahagia yang saya ga dapat tuliskan disini” ujar Zaidan melalui pesan singkatnya

Berdasarkan Data Penerimaan Mahasiswa Baru FTI UII TA 2018-2019, Program Studi Teknik Informatika menjadi primadona dengan menerima 251 atau 26,3% dari total 956 mahasiswa baru FTI UII. Prodi Teknik Industri menerima 247 atau 25,8% dan Prodi Teknik Kimia menerima 191 atau 20,0% . Selanjutnya Prodi Teknik Elektro menerima 131 atau 13,7% dan Prodi Teknik Mesin menerima 117 atau 12,2% serta Prodi Teknik Industri (IP) menerima 19 atau 2,0%

Secara terpisah Wakil Dekan Bidang Keagamaan, Kemahasiswaan, dan Alumni FTI UII, Dr R.M Sisdarmanto Adinandra S.T., M.Sc, jelaskan bahwa Dita dan Zaidan adalah bagian dari 956 jumlah keseluruhan Mahasiswa Baru FTI UII, angkatan tahun 2018 ini. “Alhamdulillah, PETA FTI sudah berakhir dengan lancar, Mahasiswa Baru dan Panitia semuanya happy, dan kegiatan ditutup bersama dengan sholat Maghrib berjamaah” pungkasnya

Jerri Irgo

Kuantum Sambut Mahasiswa Baru FTI UII.

Dr. Imam Djati Widodo, Dekan Fakultas Teknologi Industri Universitas Islam Indonesia (FTI UII) sambut 746 mahasiswa baru tahun akademik 2017/2018 pada kegiatan Kuantum FTI 2017 di Hall Gedung KH Mas Mansur, Kampus Terpadu UII Yogyakarta (6 Dzul Hijjah 1438 H/29 Agustus 2017). Read more