Posts

Bank Jateng Tawarkan Program Magang Mahasiswa

Prof. Dr. Ir. H. Hari Purnomo, M.T., Dekan Fakultas Teknologi Industri Universitas Islam Indonesia menyambut langsung M Ali Santoso, Kepala Kantor Cabang Bank Jateng di Daerah Istimewa Yogyakarta di ruang sidang Dekanat FTI UII, Gedung KH Mas Mansur, Kampus Terpadu UII, Yogyakarta (27 November 2018).

Kehadiran Delegasi Bank Jateng secara khusus ke FTI UII, “setelah sebelumnya mendapat mandat dari Pimpinan untuk melakukan silaturahmi, sekaligus memberikan info untuk mahasiswa ataupun lulusan yang ingin magang di Bank Jateng” ungkap Ali yang hadir didampingi Winda Novriani, Pemasaran Bank Jateng.

Hadir mendamping Dekan FTI UII, tampak Wakil Dekan Bidang Keagamaan, Kemahasiswaan, dan Alumni FTI UII, Dr. R.M. Sisdarmanto Adinandra, S.T., M.Sc, Sekretaris Program Studi Teknik Informatika, program Sarjana, Dhomas Hatta Fudholi, S.T., M.Eng., Ph.D, dan Sekretaris Jurusan/Program Studi Teknik Kimia – Program Sarjana, Dr. Arif Hidayat, S.T., M.T serta Santo Ajie Dhewanto, ST., MM, Dosen Prodi Teknik Mesin FTI UII.

Program tersebut merupakan salah satu kontribusi memberikan kesempatan untuk mahasiswa atau lulusan untuk magang, dengan harapan akan membantu meningkatkan pengetahuan, kemampuan, keterampilan, networking, dan juga paparan lingkungan kerja profesional.  Bagi Bank Jateng program Magang juga sebagai riset pengembangan yang kekinian. Selain Magang, Ali juga menyampaikan tentang program Dampingan Kewirausahaan Mahasiswa dan soft loan bagi Mahasiswa.

Sementara, Dhomas Hatta Fudholi,  mengatakan “dengan adanya kunjungan seperti ini kita jadi terupdate dengan program-program dari mereka (Bank jateng-red) terutama magang dan bisa jalankan kerjasama, this is good”.

“Informatika memang tidak pernah lepas dari berbagai bidang, kalau misal dapat ada forum lebih detil lagi mungkin bisa lebih ke teknis, di dunia kerja sekarang apa yang dibutuhkan oleh bidang ekonomi terkait keinformatikaan” ujarnya.

Jerri Irgo

Nida Dan Ani, Raih Research Fellow CORIL

Shofwatunnida’ Septarini dan Pramudya Kusuma Wardhani, Mahasiswi Program Studi Teknik Kimia melakukan silaturahmi ke Mohamad Azmi Bustam, PhD, Assoc. Prof., CEng Director of CORIL (Centre of Research in Ionic Liquids) Universiti Teknologi Petronas (UTP) dan Dr Kiki Adi Kurnia, Department of Chemical Engineering di Universiti Teknologi Petronas (UTP) Malaysia adalah Diaspora yang juga Cendekiawan Kelas Dunia.

“Alhamdulillah, senang sekali saat mendapat kabar, kedua Mahasiswi angkatan 2014 tersebut menyelesaikan research attachment in Chemical Engineering UTP yang merupakan Proyek CO2 Capture dengan Ionic Liquids. Rasa bangga pun muncul pada keduanya dalam waktu 4 minggu dapat menuntaskan research fellow dari CORIL (Centre of Research in Ionic Liquids) Universiti Teknologi Petronas yang berkampus di Persiaran UTP, 32610 Seri Iskander, Perak, Malaysia” ungkap Dr. Arif Hidayat, Sekretaris Program Studi Teknik Kimia melalui pesan singkatnya (15 November 2018)

CORIL didirikan November 2009 sebagai hasil dari upaya kolaborasi antara Universiti Teknologi PETRONAS (UTP), PETRONAS Research Sdn. Bhd. (PRSB) dan Manajemen Penelitian Teknologi Kelompok PETRONAS (GTRM). Pusat ini didirikan dengan pendanaan awal dari Dana Penelitian Petroleum (PRF) yang disumbangkan melalui PETRONAS.

Salah satu tujuannya adalah mengembangkan potensi ionic liquids (cairan ionik) baru dan teknologi yang mungkin diperlukan untuk pengembangan mereka dalam berbagai aplikasi industri. Selain itu juga untuk mengembangkan kekayaan intelektual baru untuk tujuan meningkatkan citra UTP dan PETRONAS secara global.

CORIL bermitra dengan PETRONAS dalam menerapkan teknologi di industri minyak dan gas serta industri lainnya serta memberikan layanan kepada industri dalam bentuk pendidikan berkelanjutan dan saran / layanan teknis.

“Semoga di tahun mendatang, semakin banyak Mahasiswa Prodi Teknik Kimia FTI UII yang berkesempatan melakukan program Internasional seperti yang dilakukan Nida dan Ani” pungkas Arif Hidayat sembari sebut dua nama akrab mahasiswinya

Jerri Irgo

Prof Oki, Kinetika Dengan Berbagai Pendekatan

Workshop Strategi Menembus Jurnal Internasional Bereputasi yang diselenggarakan oleh Program Studi (Prodi) Teknik Kimia Fakultas Teknologi Industri Universitas Islam Indonesia (FTI UII) Yogyakarta, menghadirkan narasumber Prof. Dr. Oki Muraza, Associate Professor, Dept Of Chemical Engineering & Center of Excellence di Nanotechnology King Fahd University of Petroleum an Minerals.

“Alhamdulillah, 30 Dosen lintas Prodi di FTI UII hadir pada kegiatan bagaimana membuat Jurnal Internasional bereputasi tinggi Q1 dan Q2, tidak sepenuhnya identik dengan modal berupa dana penelitian yang besar dan peralatan yang canggih” ungkap Dr. Arif Hidayat., S.T., M.T disela-sela kegiatan yang dilaksanakan di ruang PPs 1 Program Pascasarjana FTI UII, Lantai 1 Gedung KH Mas mansur, Kampus Terpadu UII, Jalan Kaliurang Km 14,4 Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta (23 Juli 2018)

Prof. Dr. Oki Muraza, tidak hanya hadir sebagai narasumber namun juga berbagi pengalamannya dengan berdiskusi, terkait bagaimana strategi membuat agar data penelitian dapat dipublikasikan pada jurnal yang bereputasi, mesti alat penelitian terbatas.

Mengutip dari berbagai sumber, pada tahun 2017, Prof Oki bertugas sebagai World Class Professor dari Kemenristekdikti untuk untuk Institut Teknologi Bandung dan sebelumnya tahun 2016, ditugaskan Kemenristekdikti ke Universitas Jember.

Keseharian Prof. Dr. Oki Muraza, berkampus di Dhahran 31261, Saudi Arabia, tepatnya di Center of Research Excellence in Nanotechnology (CENT) yang menjadi platform di mana King Fahd University of Petroleum dan Mineral (KFUPM) memungkinkan para ilmuwan dan anggota Fakultasnya melaksanakan penelitian Nanoscience dan Nanoteknologi berkelas dunia di bidang kepentingan strategis untuk Kerajaan Arab Saudi (KSA), dan mendukung hal yang sama melalui pengajaran di KFUPM.

Secara terpisah, salah satu peserta workshop, Ajeng Yulianti Dwi Lestari, ST. M.Eng, menyampaikan “Kalau rencana penelitian saya tentang pengembangan adsorben untuk limbah cair yang berbasis dari biomassa. Prof Oki memberi masukan kalau pengembangan penelitian adsorben biomassa itu masih sangat luas dan diapresiasi karena tujuannya bagus berbasis masyarakat” tutur Dosen Prodi Teknik Kimia tersebut.

“Prof Oki menyarankan untuk setiap data yang dihasilkan dapat berakhir sampai dengan kinetikanya dengan berbagai macam pendekatan” pungkas Ajeng

Jerri Irgo