Posts

Jatu, Raih Best Paper Presentation ICIEI 2018

“Pembelajaran scaffolding efektif untuk meningkatkan kemampuan Bahasa Inggris Mahasiswa Program Studi (Prodi) Teknik Mesin semester 1, berdasarkan pengukuran capaian pembelajaran mata kuliah bahasa inggris, semua mahasiswa kelas A, B, dan C lulus 100% pada CPMK 01 dan CPMK 02. Peningkatan keterampilan kedua CPMK dilihat pada peningkatan pretest dan postest secara berurutan 21.8 dan 78.1”

Kutipan dari paparan Anggara Jatu Kusumawati SS., MA, Dosen Program Studi Teknik Mesin Fakultas Teknologi Industri Universitas Islam Indonesia (FTI UII) saat memaparkan papernya Pembelajaran Scaffolding pada Perkuliahan Bahasa Inggris (MKU) di The 3rd International Conference on Information and Education Innovations (ICIEI 2018), London, United Kingdom (30 Juni sd 2 July 2018).

“Alhamdulillah, saya dapat kesempatan mengikuti International conference terindex scopus dan satu hal yang membuat bahagia adalah saat dinyatakan mendapatkan award Best Paper Presentation” tutur Jatu melalui pesan singkatnya (01 Juli 2018)

Pembelajaran scaffolding pada pembelajaran bahasa Inggris dibagi menjadi dua yaitu membaca dengan LIE (Literal, Inferential, Ebaluative) dan strategi menilis dengan proses sentence building, prewriting, drafting, revising, editing dan submitting. “Sedangkan pengaplikasian scaffolding pada kedua strategi pembelajaran tersebuadalah gradual release responsibility dengan 4 tahapan yaitu modelling, sharing, guiding dan applying” ujar Jatu.

ICIEI 2018 bertujuan untuk mempertemukan para peneliti di seluruh dunia untuk bertukar pengalaman mereka. Konferensi ini akan diadakan setiap tahun untuk menyediakan platform ideal bagi orang-orang untuk berbagi ide-ide baru, dan hasil penelitian tentang semua aspek Inovasi Informasi dan Pendidikan, dan mendiskusikan tantangan praktis yang dihadapi dan solusi yang diadopsi. Ini adalah salah satu konferensi internasional terkemuka untuk menyajikan kemajuan baru dan mendasar di lapangan.

Jatu menjelaskan “Pembiayaan dari BPA baik dari penelitiannya (program hibah pengajaran) dan hibah conference, namun untuk hibah conference juga mendapat bantuan dari RKAT Prodi/Fakultas”

Jerri Irgo

Silaturahmi Orangtua Dukung Prestasi Mahasiswa

Alhamdulillah, kegiatan Pertemuan Orangtua dan Wali Mahasiswa FTI UII Angkatan 2017 dengan tujuan menjalin silaturahmi dan membuka komunikasi antara Pimpinan Program Studi (Prodi) dan Fakultas dengan Orangtua/wali, selain itu juga memberikan wawasan kepada Orangtua/wali tentang kesempatan mahasiswa untuk meningkatkan prestasi dan minat melalui Direktorat Bakat Minat dan Kesejahteraan Mahasiswa UII dan melaporkan perkembangan akademik mahasiswa serta cara mengakses kegiatan akademik mahasiswa melalui Unisys. Semua berjalan dengan lancar”

Hal tersebut disampaikan Anggara Jatu Kusumawati, SS, MA., Ketua Pelaksana saat ditemui di GOR  Ki Bagoes Hadikoesoemo, Kampus Terpadu UII (10 Februari 2018).

Kegiatan yang dilaksanakan diakhir tahun pertama kuliah adalah sebagai kegiatan silaturahmi orangtua untuk mendukung prestasi mahasiswa, setelah melalui satu periode kehidupan paling menarik, sekaligus paling menantang bagi mahasiswa. Perlu energi yang cukup kuat untuk menyelesaikan dua semester pertama, termasuk sebagian mahasiswa perlu penyesuaian karena meninggalkan kampung halaman atau rumah orang tua tercinta untuk hidup di kos atau asrama bersama teman-teman baru.

“Adapun output kegiatan tersebut selain terbentuknya wadah silaturahmi antara Orangtua/wali dan Prodi dalam bentuk komunikasi jalur pribadi dan juga membentuk group chat online, diharapkan Orangtua dan wali dapat mengakses perkembangan akademik mahasiswa melalui unisys dengan akun khusus Orangtua/wali Mahasiswa” imbuh Dosen Prodi Teknik Mesin tersebut

Anggara Jatu Kusumawati menambahkan “Dalam kesempatan tersebut, Pimpinan FTI UII juga secara simbolis memberikan apresiasi kepada 10 mahasiswa berprestasi”. Secara berurutan Mahasiswa Berprestasi FTI UII Angkatan 2017 dimulai dari Elbo Shindi Pangestu dan Ardian Dwi Rifai, keduanya Mahasiswa Prodi Teknik Informatika dengan capaian IP 4, selanjutnya capaian IP 3,95 terdapat tiga mahasiswa Prodi Teknik Industri yaitu Paradisa Fitria Rosada, Septi Ashari dan Amrina Rosyada Apriliani.

Prodi Teknik Kimia tercatat Muh. Reskiawan dengan capaian IP 3.94 dan Prodi Teknik Elektro terdapat Muhammad Aditya Nugroho dengan IP 3.82 dan Dimas Aldio Ilham Agusta dengan capaian IP 3.36. Serta dari Prodi Teknik Mesin Rahmat Irvan Rinaldy capaian IP 3.67 dan Reinaldo Danang Adhiyatma dengan IP 3.5

Sebagai Mahasiswa FTI UII, teruslah menjalin silaturahmi dan berkomunikasi dengan orang-orang yang baru dikenal agar menjadi terbiasa dengan atmosfer baru, semakin menghargai waktu dan menyukai kehidupan kampus.

Jerri Irgo