FTI UII Tuan Rumah ICET4SD

FTI UII Tuan Rumah ICET4SD

Fakultas Teknologi Industri Universitas Islam Indonesia (FTI UII) menjadi tuan rumah “the 2nd  International Conference on Engineering and Technology for Sustainable Development (ICET4SD) / Konferensi Internasional Teknik dan Teknologi untuk Pembangunan Berkelanjutan (ICET4SD) ke-2 dengan tema Energi Berkelanjutan untuk Masa Depan yang Lebih Baik”

 

FTI UII Tuan Rumah ICET4SD 2017 energi terbarukan

 

Sebuah konferensi internasional yang diselenggarakan oleh FTI UII bekerja sama Kansai University Jepang, Sirindhorn Institut Teknologi Internasional (SIIT) Thailand, Universiti Teknologi Mara Malaysia dan Pusat Studi Energi – Universitas Gadjah Mada Indonesia (13-14 September 2017).

 

Baca : Bahas Energi Berkelanjutan, FTI UII Gelar ICET4SD 2017

 

“Sebagai forum akademis internasional, konferensi ini bertujuan untuk bertukar gagasan, pengetahuan, dan keahlian di berbagai bidang seperti teknik kimia, teknik elektro, teknik industri dan sistem manajemen, informatika, teknik mesin, dan disiplin teknik lainnya” ungkap  Assoc. Prof. Imam Djati Widodo, Dekan Fakultas Teknologi Industri UII yang juga menjabat sebagai Advisors konferensi, seusai pembukaan oleh Rektor UII, Nandang Sutrisno, SH., LLM., M.Hum.,Ph.D. didampingi Dr. Sholeh Ma’mun, Conference Chairman

 

Berbagai sesi yang terdiri dari kuliah utama presentasi lisan dan poster, dan diskusi. Konferensi ini juga diharapkan dapat mendorong jejaring, kolaborasi dan usaha bersama di antara peserta konferensi untuk memajukan teori dan praktik serta untuk mengidentifikasi tren dan isu kritis utama di bidang tersebut.

 

Baca Juga : Teknologi Hijau Penting Untuk Pembangunan Berkelanjutan

 

Hadir sebagai KeynoteSpeakeer, Prof. Hiroshi Tamura – Department of Chemistry and Materials Engineering, Kansai University, JAPAN selanjutnya Prof. Wan Ramli Wan Daud – Department of Chemical & Process Engineering, Universiti Kebangsaan Malaysia, Malaysia dan Prof. Somnuk Tangtermsirikul – Sirindhorn International Institute of Technology, Thailand, serta Dr. Deendarlianto – Center for Energy Studies, Gadjah Mada University, Indonesia

 

Dr. Sholeh Ma’mun, yang juga Dosen Program Studi Teknik Kimia FTI UII, menambahkan Komite telah menerima 257 makalah dari Jepang. Thailand, Malaysia dan Indonesia, namun hanya 226 makalah yang diterima untuk dipresentasikan, atau terdapat 31 makalah yang ditolak. Dari 226 makalah tersebut, 179 makalah dipresentasikan secara oral dan 47 poster. “jumlah makalah yang diterima dalam Konferensi Internasional ini hampir 5 kali lipat dari jumlah makalah di ICET4SD yang pertama di tahun 2015” ujarnya

 

Semua makalah yang diterima akan dipublikasikan di Journal of Mechanical Engineering and Sciences (JMES)  Indexed by Scopus with Q2 SJR Quartile dan IJASEIT (International Journal on Advanced Science, Engineering and Information Indexed by Scopus, serta MATEC Web of Conferences Indexed by Scopus and Web of Science” pungkas Dr. Sholeh Ma’mun.

 

Jerri Irgo

Blog Attachment