Evaluasi Team Promo FTI UII

Tim Promo (disebut juga Marketing Communication – Marcomm) Fakultas Teknologi Industri Universitas Islam Indonesia (FTI UII) mengadakan Evaluasi Kinerja, Senin, 20 Syawal 1437 H / 25 Juli 2016, bertempat di Ruang Auditorium Gedung KH. Mas Mansur, Kampus Tepadu UII, Jalan Kaliurang Km 14,4 Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta.

 

Dian Janari,,S.T., M.T, Ketua Tim Promo FTI UII, menyatakan “Dalam kegiatan evakuasi ini, dibahas secara komprehensif, pencapaian kegiatan masing-masing departeman. Selain itu juga dilanjutkan acara syawalan, merupakan momen yang tepat untuk saling memaafkan. Meski tak harus selalu di bulan Syawal. Dengan saling berjabat tangan dan memaafkan secara tulus ikhlas, kesalahan kita terhadap sesama akan luntur dengan sendirinya”.

 

“Saya berharap supaya Tim Marcomm menjadi lebih baik dan lebih optimal dalam bekerja, kemudian evaluasi seperti ini akan dilakukan insyaallah setiap enam bulan sekali untuk melihat perkembangan dari kinerja Tim” ujarnya.

 

Workshop Jurnalistik dan Ramadhan Ceria SMA se Daerah Istimewa Yogyakarta merupakan program yang sudah berjalan sedangkan yang sedang berjalan adalah Roadshow SMA di DIY  dan Lomba Foto Video 2016 dengan pserta SMA se Indonesia.

 

Evaluasi Team Promo FTI UII

AGENDA & JADWAL REMEDIASI GENAP 2015/2016

berkasDeberitahukan kepada mahasiswa & seluruh civitas akademika Fakultas Teknologi Industri Universitas Islam Indonesia, bahwa rangkaian kegiatan REMEDIASI Semester Genap Tahun Akademik 2015/2016 dimulai sejak tanggal 3 Agustus 2016.

 

AGENDA DAN JADWAL SELENGKAPNYA KLIK LINK INI

—=== SELAMAT MENEMPUH UJIAN ==—

—=== SEMOGA KESUKSESAN SELALU MENGIRINGI ==—

Berikut kami ingatkan kembali Tata Tertib Mahasiswa FTI UII dalam mengikuti Ujian.

 

LOTOVI 2016 – Show Your Art

Lomba Foto dan Video (Lotovi) 2016 bagi Siswa SMA sederajat (SMK, MAN) se-Indonesia dengan tema “Impelentasi Edukasi dalam Seni – Show Your Art” digelar 25 Juli sd 25 Agustus 2016.

 

“Lotovi 2016 merupakan lomba fotografi dan videografi yang diselenggarakan Fakultas Teknologi Industri Universitas Islam Indonesia (FTI UII) Yogyakarta” ujar Andhika Giri Persada, S.Kom, M.Eng. Ketua Lotovi 2016, Senin (22 Syawwal 1437 H / 25 Juli 2016) di ruang kerjanya, Gedung KH Mas Mansur, Kampus Terpadu UII, Yogyakarta.

 

Andhika, menuturkan “Lotovi 2016 diselenggarakan sebagai refleksi seni secara umum dalam dunia pendidikan. Secara khusus dunia fotografi memberikan sudut pandang lain dalam memandang dunia pendidikan maupun aktivitas di dalamnya, memperebutkan total hadiah 14 juta rupiah”

 

“Team Juri terdiri dari Dwi Oblo, Kontributor Reuters (kantor berita yang bermarkas di London, Inggris) yang juga Kontributor foto untuk National Geographic Indonesia dan National Geographic Traveler selanjutnya Bona Utama D Actomy, Photographer, Traveller serta Beni Suranto, Apresiator, Traveller, ketiganya akan mengambil peran sebagai Juri Lotovi 2016” ujar Andhika yang juga sebagai Dosen Program Studi Teknik Informatika FTI UII.

 

 

Penerimaan Mahasiswa Pascasarjana PPs FTI UII

Pendaftaran calon mahasiswa baru Program Pascasarjana PPs FTI UII gelombang ketiga untuk periode perkuliahan September 2016 dilaksanakan sampai dengan tanggal 20 Agustus 2016, pukul 15.00 WIB (adapun syarat sebagaimana tautan persyaratan-persyaratan dan ketentuan)

 

Hal tersebut disampaikan Dr. R Teduh Dirgahayu, Direktur Program Pascasarjana FTI UII, di ruang kerjanya (17 Syawwal 1437 H/22 Juli 2016) gedung KH Mas Mansur, Kampus Terpadu UII Yogyakarta.

 

PPs FTI UII, memiliki Magister Teknik Industri dan Magister Teknik Informatika. Magister Teknik Industri dengan konsentrasi studi Teknik Industri, Manajemen Industri serta Ergonomi dan Keselamatan & Kesehatan Industri, sedangkan Magister Teknik Informatika dengan konsentrasi studi Informatika Medis, Sistem Informasi Enterprise dan Forensika Digital

 

“Raihan akreditasi Magister Teknik Industri  dan Magister Teknik Informatika  PPs FTI UII, keduanya telah terakreditasi B – dari BAN PT. Selama ini PPs FTI UII telah berusaha secara optimal dalam bidang penelitian, kerja sama nasional dan internasional, penjaminan mutu, pembaruan sistem dan teknologi informasi, peningkatan kualitas dosen dan karyawan, internasionalisasi jurnal, dan mengutamakan kepuasan masyarakat. Beberapa hal tersebut sangat membantu capaian akreditasi” tutup Dr. R Teduh Dirgahayu.

 

Jerri Irgo

Tawaran Beasiswa BCA Finance 2016

Assalamu’alaikum Wr. Wb.

Akan kembali diselenggarakan Program Beasiswa PT BCA Finance periode tahun 2016. Kemudian dilanjutkan proses seleksi hingga pengumuman penerima beasiswa.  Informasi selengkapnya bisa download.

Informasi lebih lanjut dapat cek melalui website www.bcafinance.co.id

Wassalamualaikum Wr Wb.

ASISTENSI AGAMA ISLAM 2016

Apakah Bapak/Ibu/Saudara menguasai pengetahuan tawhid, taat beribadah, berkepribadian akhlaqul karimah, fasih dan tartil membaca al-quran, hafal minimal surat ad-dhuha s.d an-nas, menguasai metode/teknik penyampaian materi?

 

Apabila demikian, jangan sia-siakan kemampuan yang Anda miliki untuk menjadi Mu’alim di lingkungan fakultas.

 

Informasi rinci untuk hal tersebut silahkan klik poster dibawah ini.

 

161-poster_aai_judul

Polemik Game mobile Pokemon Go

Polemik game berbasis teknologi, Game mobile Pokemon Go, menjadi salah satu game mobile yang lagi booming akhir-akhir ini. Game Pokemon Go dianggap berbahaya untuk Indonesia, demikian disampaikan Staf Ahli Kementerian Komunikasi dan Informasi Henri Subiakto. Pokemon Go yang awal Juli lalu diluncurkan oleh John Hanke di Amerika Serikat, Australia dan New Zealand, tidak cocok dimainkan di Indonesia.

 

Dikutip dari berbagai sumber, Pokemon di Game Boy dan DS (Nintendo) tadinya adalah program kartun dengan teknologi sederhana serta permainan kartu untuk ditukar, namun baru kali ini menjadi game di ponsel pintar. Menggunakan GPS (Sistem Pemosisi Global) memunculkan kembali monster-monster Nintendo Game Boy yang populer di tahun 90-an.

 

Menanggapi pesatnya pemanfaatan Teknologi Informasi tersebut, Hendrik, S.T., M.Eng., SAP IHL, OCA. Ketua Program Studi (Prodi) Teknik Informatika, Fakultas Teknologi Industri Universitas Islam Indonesia (FTI UII) mempunyai pendapat berbeda, dalam releasenya (14 Syawwal 1437 H / 19 Juli 2016) di ruang kerjanya Gedung KH Mas Mansur, Kampus Terpadu UII, Yogyakarta.

 

“Dianggap berbahaya, karena saat ini game yang menggunakan teknologi augmented reality, menggabungkan dunia maya yang ada di kamera ponsel pintar dengan tampilan fisik, belum menambahkan piranti rambu-rambu semacam alarm sebagai petunjuk” ujar Hendrik yang juga Tenaga Ahli di Pusat Studi Sistem Informasi Enterprise Magister Teknik Informatika Program Pascasarjana FTI UII.

 

“Sehingga dengan adanya rambu-rambu semacam alarm tersebut akan dapat membantu pemain, walau harus berjalan mencari makhluk Pokemon yang tersebar di rumah, jalan, taman, masjid, dan tempat-tempat strategis lainnya. Dengan demikian, John Hanke, orang yang berada di belakang aplikasi Pokemon Go tersebut akan dapat membuat masyarakat lebih produktif dan tidak membahayakan serta aman dari persoalan cyber security” tuturnya.

 

Menambahkan rambu-rambu semacam alarm tersebut bukanlah hal yang sulit bagi Niantic, perusahaan berbasis di San Francisco. Hendrik bahkan memprediksi saham Nintendo akan telah terus melejit lebih dari 25 persen berada di puncak Apple Store. “Hal tersebut karena Niantic terus melakukan inovasi yang memberikan nilai tambah yaitu mengingatkan pemain, sehingga walau asyik mengejar Pokemon para pemain tidak akan terlena” pungkasnya.

 

Jerri Irgo

Kombinasikan Tiga Macam Bed Menjadi Satu

Dalam dunia fisioterapi, bed atau tempat tidur terapi menjadi salah satu alat penunjang bagi pasien sekaligus memudahkan proses terapi. Sayangnya, sampai saat ini belum ada bed yang multifungsi karena tiap bed yang ada memiliki jenis bed terapi yang berdiri sendiri.

 

Berangkat dari permasalahan kebutuhan akan bed terapi multifungsi itulah, mahasiswa Magister Teknik Industri Program Pascasarjana Fakultas Teknologi Industri Universitas Islam Indonesia (FTI UII) Farit Ardiyanto membuat bed terapi multifungsi. Bed yang dibuatnya tersebut bahkan disesuaikan dengan antropometri masyarakat Indonesia. “Bed terapi saat ini juga menjadi salah satu modal kerja para fisioterapis dalam membuka klinik mandiri.

 

Tidak mungkin tiap fisioterapis memiliki bermacam-macam bed terapi. Selain harga yang mahal karena harus beli beberapa, efisiensi tempat pun tidak tercapai. Sehingga kebutuhannya pun kalau bisa satu bed untuk semua jenis terapis,” ujarnya, kemarin. Kepada wartawan di kampus setempat, Farit menjelaskan, beberapa macam bed terapi fisik adalah bed terapi manual, bed terapi traksi, dan bed terapi tilting table .

 

Pada bed terapi buatannya, Farit mengombinasikan ketiga macam bed menjadi satu bed multifungsi. “Lewat penelitian, saya pun awalnya mencari tahu apa saja yang dibutuhkan para pasien maupun terapis. Tujuannya tentu agar bed yang jadi bisa memberi kepuasan pada penggunanya.

 

Ditemukanlah apa keinginan konsumen terhadap desain bed , mulai dari rangka yang harus kuat, cover bed awet dan tidak tembus air, mudah dibersihkan, nyaman saat pasien berbaring, serta posisi bed bisa diubah-ubah sesuai kebutuhan,” paparnya. Dari segi harga, Farit pun menjamin harga bed multifungsinya lebih murah daripada bed terapi yang sudah ada di pasaran.

 

Ia sendiri mematok harga sekitar Rp8 juta untuk tiap bed yang sudah memiliki fungsi tiga macam bed terapis sekaligus. Sebagai perbandingan, satu bed dengan satu fungsi terapi yang ada di pasaran saat ini rata-rata seharga Rp6 juta, bahkan untuk bed normal saja harga pasaran sudah mencapai Rp4 juta.

 

“Bisa dikatakan ini lebih hemat. Saya sendiri sampai saat ini sudah menjual beberapa bed terapi multifungsi yang saya produksi sendiri. Selanjutnya saya berencana untuk mematenkan produk buatan saya ini dulu, baru saya akan membuka kesempatan bagi pihak industri yang berniat memproduksi secara massal,” katanya.

 

Farit mengaku membutuhkan waktu tiga pekan untuk penelitiannya tersebut hingga benar-benar bisa menghasilkan bed yang sesuai kebutuhan konsumen. Meski telah berhasil membuat bed terapi multifungsi, ia berencana melakukan beberapa penyempurnaan lagi agar bed buatannya tersebut benar-benar bisa mempermudah proses terapi pasien.

 

“Sepertinya masih perlu dibuatkan rail khusus yang digunakan untuk mengatur kabel kontrol yang dipakai agar lebih rapi. Untuk hak paten sendiri semoga bisa segera diurus,” tuturnya.

 

diberitakan Koran Sindo 

Menata Hati Dan Perbuatan Dengan Ikhlas

Taqabbalallahu minna wa minkum, Selamat Hari Raya idul fitri 1437H Mohon Maaf Lahir Batin. Fakultas Teknologi Industri Universitas Islam Indonesia (FTI UII) tiap tahun mengadakan acara Pengajian Syawalan. Syawalan adalah sebuah tradisi dan bersilaturahmi yang dilakukan setelah bulan ramadhan usai, lebih tepatnya setelah hari Raya Idul Fitri.

 

“Pengajian Syawalan FTI UII, yang dilaksanakan tiap tahun ini, berharap dapat menambahkan tali silaturahmi agar kita lebih dekat dan lebih baik”, ujar Dr. Imam Djati Widodo Msi, M.Sc. Dekan FTI UII, di Auditorium Gedung KH. Mas Mansyur (8 syawal 1437H / 15 Juli 2016).

 

Syawalan Pengajian FTI 1437H 2016

 

Pengajian Syawalan ini dihadiri seluruh keluarga besar FTI UII serta turut hadir Rektor UII, Dr. Ir. H. Harsoyo, M.Sc. memberikan tausiyah.

 

“Peningkatan Ibadah Setelah Ramadhan, sesuatu yang telah kita laksanakan dan kerjakan saat bulan ramadhan kemarin agar semakin meningkat ibadahnya. Tidak hanya ibadah saja, kita harus menata hati dan perbuatan dengan Iklhas. Sehingga ketika kita bekerja kinerja dan pribadi menjadi lebih baik” ujar Dr. Ir. H. Harsoyo dalam tausiyahnya.

 

Selain tausiyah,  Eko Sukanto, ST., Ketua Ikatan Keluarga Pegawai (IKP) FTI UII, memperkenalakan keluarga baru FTI UII yaitu Dosen baru Rahmat Riza, ST, M.Sc.ME Prodi Teknik Mesin, Ajeng Yulianti Dwi Lestari, ST. M.Eng Prodi Teknik, Suci Miranda, ST., M.Sc Prodi Teknik Industri.

 

Risky Falahiyah

SYUKURAN AKREDITASI A – TEKNIK ELETRO

Syukuran Akreditasi A Teknik Elektro FTI UII

Bertempat di Auditorium Gedung KH Mas Mansur, Fakultas Teknologi Industri Universitas Islam Indonesia (FTI UII) Rektor Universitas Islam Indonesia, Dr. Ir. H. Harsoyo, M.Sc. memberikan potongan tumpeng pertama ke Ketua Program Studi Teknik Elektro, Dr. Eng. Hendra Setiawan, dilanjutkan potongan tumpeng kedua dari Dekan FTI UII Dr. Imam Djati Widodo, yang diserahkan ke Sekretaris Prodi Teknik Elektro, R. M. Sisdarmanto Adinandra. Ph. D.

 

Kegiatan tersebut merupakan bentuk syukur atas tercapainya akreditasi A untuk Prodi Teknik Elektro FTI UII, yang diselenggarakan pada acara Pengajian Syawalan FTI UII 1437H (10 syawal 1437H / 15 Juli 2016).

 

“alhamdulillah, suatu prestasi bagi Teknik Elektro telah mencapai peringkat kelayakan tertinggi pengakuan yang menjamin standar minimal yaitu akreditasi A“, selaku Dekan FTI Dr. Imam Djati Widodo M.Eng, Sc.

 

Pencapaian akreditasi dari B menjadi A, ini sebuah pencapaian yang bagus dan memuaskan melihat hasilnya. Selain itu, Dekan FTI Dr. Imam Djati Widodo M. Eng, Sc, memberikan apresiasi terhadap seluruh dosen elektro beserta pimpinanannya.

 

Risky Falahiyah