Informasi Pelaksanaan Tes CalonTim Markom FTI UII

Hasil Technical Meeting
Marketing and Communication FTI UII

Seleksi presentasi sekaligus wawancara dilaksanakan pada hari:
Sabtu-Minggu, 5-6 Desember 2015

Materi presentasi terdiri dari:

  • Presentasi mengenai UII dan FTI UII. (5 menit)
  • Improm Marketing: mempresntasikan mengenai barang-barang yang akan diberikan oleh tim penyeleksi. (2 menit)

Wawancara, terdiri dari:

  • Baca Al-Quran
  • Wawancara

 

Daftar nama mahasiswa yang dinyatakan lolos seleksi administratif dapat dilihat disini

Update Pelaksanaan Program S3D

Diberitahukan kepada mahasiswa Fakultas Teknologi Industri Universitas Islam Indonesia (FTI UII), khususnya angkatan 2014 dan mahasiswa yang akan menempuh program S3D di tahun 2015. Karena beberapa permintaan, berikut ini disampaikan UPDATE peserta S3D.

 

  1. Kelas A
    Sama sebagaimana sudah diumumkan sebelumnya
    Pelaksanaan pada:
    Sabtu, 28 Nopember 2015, jam: 12:30-17:00
    Ahad, 29 Nopember 2015, jam: 08:00-12:30

    2. Kelas B
    Ada UPDATE peserta kelas B12
    Pelaksanaan pada:
    Sabtu, 5 Desember 2015, jam: 12:30-17:00
    Ahad, 6 Desember 2015, jam: 08:00-12:30

    3. Kelas C
    Ada UPDATE peserta kelas C12, C13, C14
    Pelaksanaan pada:
    Sabtu, 12 Desember 2015, jam: 12:30-17:00
    Ahad, 13 Desember 2015, jam: 08:00-12:30

Ayo Lihat Nilai UTS

PENGUMUMAN_NILAI_UTS

…. Klik Pilihan Ini Juga Bisa…..

PELAKSANAAN S3D FTI UII

Diberitahukan kepada seluruh mahasiswa Fakultas Teknologi Industri Universitas Islam Indonesia (FTI UII), bahwa pembentukan karakter diri melalui program Student Soft Skill Development (S3D) tahun 2015 segera dilaksanakan mulai hari Sabtu tanggal 28 Nopember 2015.

 

Program ini wajib diikuti oleh mahasiswa aktif tahun angkatan 2014, dan angkatan sebelumnya yang belum berhasil menempuh S3D pada tahun sebelumnya.

 

Selengkapnya, daftar kelompok dan jadwal pelaksanaannya dapat diunduh di sini.

 

ttd

 

Panitia S3D 2015

Muslimah Fair II 1437H

PAMFLET_DAN_LEAFLET_3

AFDI Resmi Terbentuk, Dukung Polisi Lacak Jejak Digital

TEMPO.CO, Jakarta – Kementerian Komunikasi dan Informatika mendukung pembentukan Asosisasi Forensik Digital Indonesia (AFDI) yang digagas sejumlah praktisi Digital Forensik. “Kami mendukung diluncurkan suatu wadah baru namanya AFDI, tempat berkumpulnya para ahli yang mempunyai kapasitas di bidang forensic digital,” ujar Menteri Komunikasi dan Informasi Rudiantara, Selasa, 17 November 2015.

 

Dukungan tersebut dilakukan melalui penyelenggaraan Kick Off Pembentukan Asosiasi Forensik Digital Indonesia di Ruang Serbaguna Kementerian Komunikasi. AFDI ini kelak bisa membantu aparat penegak hukum untuk melacak jejak digital yang terkait dengan kriminal.

 

Rudiantara membuka langsung acara Kick Off Pembentukan Asosiasi Forensik Digital Indonesia yang dihadiri sekitar 100 Analis Forensik Digital Indonesia. Menurut Rudiantara, dalam ranah cybercrimes, Indonesia telah memiliki Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008. UU tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE) itu mengatur perbuatan-perbuatan yang dilarang beserta ancaman pidananya.

 

Selain itu, UU ITE mengatur mengenai bukti digital. Bukti digital dianggap sah dan dapat diajukan ke persidangan dengan syarat bahwa informasi yang tercantum di dalamnya secara teknis dapat diakses, ditampilkan, dijamin keutuhannya, dan dapat dipertanggungjawabkan. “Agar bukti digital dianggap sah dan dapat diajukan ke persidangan maka diperlukan tindakan forensik digital yang terdiri dari pengumpulan, akuisisi, pemulihan, penyimpanan, dan pemeriksaan bukti digital berdasarkan cara dan dengan alat yang dapat dipertanggungjawabkan secara ilmiah untuk kepentingan pembuktian,” ujar Rudiantara.

 

Rudiantara menyampaikan bahwa dalam kegiatan forensik digital, terdapat dua hal penting yang harus diperhatikan, yaitu prosedur pemeriksaan forensik digital dan ahli yang melakukan pemeriksaan. Berkenaan dengan prosedur forensik digital saat ini, Kementerian Komunikasi sedang merumuskan rancangan peraturan menteri terkait standar panduan teknis dalam melakukan identifikasi, pengumpulan, akuisisi, dan pemeliharaan bukti digital berdasarkan ISO/SNI 27037.

“Dibutuhkan ahli forensik digital untuk menangani tindak pidana siber,” ujar Rudiantara.

 

“Pembentukan Asosiasi Forensik Digital Indonesia (AFDI) bertujuan untuk menghimpun dan mengkoordinasi para analis dan peminat forensik digital dalam suatu wadah asosiasi,” ujar Kasubbid Komputer Forensik Puslabfor Mabes Polri Ajun Komisaris Besar M. Nuh Al Azhar, Selasa, 17 November 2015. Nuh menambahkan, hal tersebut bermanfaat baik untuk kemajuan anggota asosiasi sendiri maupun bagi bangsa dan negara, serta memberikan edukasi dan sosialisasi tentang forensik digital kepada masyarakat Indonesia.

 

Selain itu, AFDI diharapkan menjadi referensi bagi antaranggota asosiasi untuk memahami dan menambah pengetahuan tentang seluk-beluk forensik digital, serta menjadi sarana komunikasi, sarana tukar informasi, dan interaksi anggota asosiasi sehingga mampu mengakselerasi perkembangan dan penerapan forensik digital Indonesia.

 

“AFDI akan menjalin hubungan profesional dengan stakeholder lain, termasuk menjadi mitra kritis dan konstruktif bagi pemerintah,” ujar Nuh. Selain itu, Nuh menambahkan kalau AFDI akan menyusun dan mengembangkan standar kompetensi analisis forensik digital, juga kode etik profesi analis forensik digital Indonesia.

 

Selain Rudiantara, sejumlah pemapar yang berbicara dalam Kick Off Asosisasi Forensik Digital Indonesia antara lain Kepala Badan Reserse Kriminal Komisaris Jenderal Anang Iskandar, Dirjen Aplikasi Informatika Bambang Heru Tjahjono, serta Ruby Alamsyah (Profesional), Kasubbid Computer Forensik Puslabfor Mabes POLRI selaku Ketua Tim Formatur Pembentukan Asosiasi AKBP M. Nuh Al-Azhar, dan Kepala Pusat Studi Forensika Digital Universitas Islam Indonesia Yogyakarta Yudi Prayudi.

 

Diberitakan Tempo Online

 

 

Tim Mangkubumi Juara 1 di Rockwell Automation Competition.

Kaliurang, (UII News) – “Alhamdullilah setelah melalui perjuangan kami berhasil mendapat Juara 1 Robot Bowling, terima kasih doanya semua” pesan singkat dari Zaky Mohammad seusai meraih Juara 1 kategori Perguruan Tinggi dalam even “Rockwell Automation Competition” yang merupakan bagian dari rangkaian acara Industrial Mechatronics & Automation Competition (IMAC) 2015 yang diadakan Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya bekerjasama dengan Rockwell Automation (10 Muharam 1437 H/24 Oktober 2015).

 

Zaki Mohammad adalah Mahasiswa FTI UII yang juga salah satu anggota Tim Mangkubumi – Admiral Unisi Fakultas Teknologi Industri (FTI) UII. Tim yang terdiri 4 anggota tim dari Mahasiswa Teknik Elektro dan Teknik Mesin ini, selain membawa pulang Trofi Juara 1, juga Sertifikat dari ITS – Mechatronic Technology Center (ITS-MTC), Produk dari Sponsor, Voucher dan Souvenir serta uang tunai Rp 5.000.000,- (lima juta rupiah).

 

Secara terpisah, Agung Nugroho Adi, ST, MT, salah satu Dosen Pembimbing Tim menyatakan “Karena cabang lombanya banyak fokusnya di lomba bowling. Intinya seperti bowling robot harus dapat mengambil bola, kemudian mendeteksi lokasi pin (target) dan kemudian melemparkan bola ke arah pin”

 

Rockwell Automation Competition, terdapat beberapa kategori yang dilombakan dengan kualifikasi peserta dari tingkat SMA/SMK sederajat dan tingkat universitas. Adapun kategori lomba kompetisi “Rockwell Automation Competition” untuk tingkat Perguruan Tinggi antara lain : Integrated Architecture Builder, Studio 5000 dan FTView.

 

Integrated Architecture Builder (IAB) adalah sebuah alat bantu dalam bentuk software grafis untuk mengkonfigurasi sistem otomasi berbasis Logix. IAB dapat membantu untuk memilih hardware dan menghasilkan Bills of Material untuk aplikasi termasuk kontroler, I/O, network, drive, pengkabelan, dan lain-lain. Output dari IAB adalah Bills Of Material dan Report dengan kualitas grafis.

 

Sedangkan studio 5000 (PLC Allen Bradley) + FTView (HMI) 2, merupakan kompetisi yang mengkombinasikan antara merancang dan mendesain elemen otomasi yang mencakup elemen sistem kontrol untuk operasi sistem menggunakan software Studio 5000 dan menerapkannya menggunakan HMI berupa tampilan visual antara manusia dan proses proses, mesin, aplikasi. HMI merupakan bagian dari mesin yang menangani masalah hubungan manusia dengan mesin.HMI juga digunakan untuk mengontrol, memonitor, mendiagnosa dan mengatur aplikasi kita. HMI biasanya bekerja online dan real time.

 

Selanjutnya RA – Studio 5000 2, merupakan software produk dari Rockwell Automation yang digunakan untuk merancang dan mendesain elemen-elemen otomasi yaitu mencakup elemen sistem kontrol untuk operasi sistem itu sendiri maupun maintenance dari suatu sistem kontrol yang telah ada. Lomba ini merupakan salah satu rangkaian acara dari IMAE 2015.

 

“Barakallah. Alasan untuk berusaha lebih keras lagi pada kesempatan berikutnya. Senang boleh, tapi secukupnya, tantangan lebih berat sudah menanti” ujar Agung Nugroho Adi, ST, MT, Dosen Teknik Mesin yang juga salah satu Dosen Pembimbing Tim Admiral Unisi FTI UII.

 

Jerri Irgo