,

10 (SEPULUH) BESAR KELOMPOK PROYEK SOSIAL

Sepuluh besar kelompok proyek sosial dalam kegiatan Student Soft Skill Development (S3D) tahun 2014 yang masuk ke meja panitia, kini sudah nampak.

 

Kepada masing-masing kelompok yang tercantum dalam DAFTAR segera mempersiapkan diri untuk melakukan presentasi.

 

1-_PROYEK_SOSIAL

,

Agenda dan Jadwal Remediasi Semester Ganjil Tahun Akademik 2014/2015

kalender_remediasi

===============================================

 

Deberitahukan kepada mahasiswa Fakultas Teknologi Industri Universitas Islam Indonesia, bahwa Agenda Ujian Remediasi Semester Semester GANJIL Tahun Akademik 2014/2015 diatur sebagaimana tercantum dalam agenda di atas.

 

Terkait dengan pelaksanaan Ujian, jadwal selengkapnya dapat didownload di sini.

 

Secara rinci berikut disampaikan jadwal untuk masing-masing Jurusan/Prodi:

 

  1. Teknik Kimia
  2. Teknik IndustriTI Program International
  3. Teknik Informatika
  4. Teknik Elektro
  5. Teknik Mesin

Untuk menjaga ketertiban dalam ujian, berikut disampaikan Tata Tertib Ujian bagi Mahasiswa Peserta Ujian FTI UII.

 

—=== SELAMAT MENEMPUH UJIAN ==—

—=== SEMOGA KESUKSESAN SELALU MENGIRINGI ==—

Pascasarjana FTI UII Yogya Bagi Pengalaman Mengamankan Data

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA – Maraknya kasus peretasan data secara online oleh para hacker, membuat pascasarjana Fakultas Teknologi Industri UII Yogyakarta merasa perlu berbagi pengalaman untuk mengamankan data baik secara online maupun offline.

 

Hamid selaku Investigator Pusat Studi Forensika Digital UII Yogyakarta memberikan beberapa tips bagi pengguna gadget yang awam agar datanya tidak disusupi hacker. Ia menjelaskan untuk menggunakan PC atau laptop, minimal yang harus dimiliki adalah antivirus.

 

“Lebih baik lagi jika PC atau laptop yang masih baru, langsung diinstal antivirus. Antivirus yang diinstal pun minimal ada dua, yaitu antivirus lokal dan dari luar,” jelas Hamid saat ditemui di kantornya, Kamis (22/1/2015).

Menurutnya, sangat penting untuk memiliki dua antivirus. Sebab terkadang virus dari luar negeri tidak bisa terbaca oleh antivirus lokal, begitu juga sebaliknya.

 

“Pengguna PC dan laptop juga sebaiknya menginstal antivirus yang asli. Sebenarnya dari segi harga pun terjangkau, hanya sekitar Rp100 ribu setahun. Jadi lebih baik membayar ketimbang kehilangan data penting,” jelas Hamid.

 

Dalam mendownload file di internet, kata Hamid, pengguna harus cermat dan teliti. Ketika mendownload file lalu antivirus mengeluarkan semacam peringatan, maka peringatan tersebut tidak boleh diabaikan. (tribunjogja.com)

 

Dipulikasikan oleh Tribun Jogja

 

Jerri Irgo

Program Pascasarjana FTI UII Respon Meningkatnya Jumlah Kasus Kejahatan Siber

Seiring dengan semakin meluasnya pemanfaatan akan teknologi informasi melalui perangkat komputer maupun perangkat bergerak, semakin banyak pula tindak kejahatan yang muncul melalui berbagai perangkat canggih. Hal ini terbukti dengan terus bertambahnya jumlah kasus kejahatan siber (cyber crime) yang dilaporkan ke pihak penegak hukum.

 

“Dengan memanfaatkan teknologi informasi seperti banyak dijumpai saat ini, telah mengubah dari yang awalnya conventional crime menjadi cyber crime,” papar Direktur Program Pascasarjana Fakultas Teknologi Universitas Islam Indonesia (FTI UII), Dr. R Teduh Dirgahayu, ST, M.Sc. saat membuka Pelatihan Pengamanan Data dari Hacker, di Gedung K.H. Mas Mansur FTI UII, Kamis (22/1). Pelatihan diikuti oleh sejumlah perwakilan dari Kepolisian DIY dan para awak media.

 

Disampaikan Teduh Dirgahayu, pencegahan terhadap penggunaan internet secara negatif dapat dilakukan melalui peningkatkan kewaspadaan dalam menggunakannya. Cyber crime sendiri menurutnya merupakan sebuah tantangan besar yang harus dihadapi. Tidak hanya bagi para penegak hukum saat ini, tetapi juga bagi perguruan tinggi dan media massa.

 

“Tindak kejahatan melalui cara yang berbeda ini tentunya perlu disikapi oleh para pihak penyidik, baik dari kepolisian maupun juga kejaksaan. Oleh karenanya kemampuan penyidikan akan tindak kejahatan yang memanfaatkan teknologi informasi menjadi hal penting untuk dimiliki,” ungkap Teduh Dirgahayu.

 

Melalui pelatihan yang diselenggarakan, Teduh Dirgahayu berharap Program Pascasarjana FTI UII dapat terus memebirakan kontribusinya, salah satunya dengan memberikan edukasi perlunya pengamanan data online dari cybercrime. Selain itu juga diharapkan melalui pelatihan yang diselenggarakan dapat memberikan gambaran bagaimana strategi praktis untuk melindungi seperti penggunaan surat dan data di media online.

 

diberitakan oleh Humas UII

Pelatihan Pengamanan dari Hacker bagi Media dan POLRI

Semakin meluasnya pemanfaatan komputer maupun perangkat bergerak, semakin banyak pula tindak kejahatan yang dapat dilakukan dengan perangkat canggih tersebut. Hal ini terbukti dengan bertambahnya jumlah kasus kejahatan siber (cyber crime) yang dilaporkan ke pihak penegak hukum. Teknologi Informasi mengubah conventional crime menjadi cybercrime.

 

Pencegahan terhadap penggunaan internet secara negatif dapat dilakukan dengan menambah kewaspadaan dalam menggunakannya. Cybercrime merupakan sebuah tantangan besar yang harus dihadapi tidak hanya bagi para penegak hukum (POLRI) saat ini, termasuk bagi Perguruan Tinggi dan Media khususnya Wartawan.

 

Hal tersebut disampaikan Dr. R Teduh Dirgahayu, Direktur Program Pascasarjana Fakultas Teknologi Industri (FTI UII), Selasa 20/1/2015 di ruang kerjanya.

 

“Terkait dengan hal tersebut, Program Pascasarjana Fakultas Teknologi Industri  akan mengadakan Pelatihan Pengamanan Data dari Hacker Bagi Media / Wartawan dan POLRI dengan tujuannya untuk melakukan edukasi perlunya pengamanan data online dari cybercrime dan mengimplementasikan strategi praktis untuk melindungi surat dan data/media online” ujarnya.

 

Adapun waktu pelaksanaan direncanakan pada Kamis, 22 Januari 2015 di ruang Pascasarjana FTI UII, Jl Kaliurang Km 14,4 Sleman Daerah Istimewa Yogyakarta

 

Jerri Irgo

TOEFL, Penghambat Utama Kelulusan Mayoritas Mahasiswa

TOUFEL_PENGHAMBAT-NUR_WIJAYANING“Saya sudah test TOEFL sampai 10 kali & Short Course 2 kali, Tapi nilai saya tetap belum memenuhi skor minimal (422), saya harus bagaimana lagi Bu? Saya rasanya sudah lelah”. Begitulah keluh mahasiswa Teknik Informatika 2010, saat ditanya oleh Sekretaris Jurusan Teknik Informatika, Nur Wijayaning Rahayu, S.Kom., M.Sc, terkait kendala apa yang dihadapi menjelang kelulusan mahasiswa di angkatan 2009 dan 2010, dalam acara Pemantapan Akademik di Auditorium FTI UII (16/01/2015).

 

Alih-alih tak ingin motivasi meraih kelulusan mahasiswanya pudar, beberapa Dosen Pembimbing Akademik (DPA) Teknik Informatika FTI UII, mengundang mahasiswa jurusannya angkatan 2009 dan 2010, untuk sekedar mendengarkan kendala yang dihadapi menjelang kelulusannya. Hal ini dilakukan karena Jurusan Teknik Informatika memiliki keyakinan bahwa masa studi untuk memperolreh gelar Sarjana, sudah di set atau diatur agar selesai dalam kurun waktu maksimal 4 tahun, namun melihat realita yang berbeda, ada sekitar 200 mahasiswa angkatan 2010 yang belum lulus dan sekitar 100 angkatan 2009, para DPA pun mengambil langkah dengan mengundang mereka untuk sharing dan problem solving perihal akademik yang menghambat kelulusan mereka.

 

Mengejutkan, 5 dari 7 mahasiswa yang hadir mengaku bahwa masalah yang menghambat kelulusan mereka bukanlah Tugas Akhir (TA) bukan pula Praktikum apa lagi masalah nilai mata kuliah, melainkan adalah Skor TOEFL. Meskipun pengakuan mahasiswa yang hadir dalam acara tersebut tidak sebanyak yang seharusnya, namun merka juga mengakui bahwa banyak teman-teman se angkatannya yang memiliki problem yang sama, yaitu Skor TOEFL yang rendah. Namun apa daya DPA, minimal skor TOEFL adalah kebijakan Universitas untuk kelulusan mahasiswa, yang nilainya tidak bisa ditawar-tawar lagi.

 

Selengkapnya…..

(Irwan Khoiruddin)

Mahasiswa Berprestasi: Cumlaude Akademik dan Cumlaude Organisasi

MHS_CUMLAUDE-0“Jika Anda ingin menjadi duta Universitas di ajang Mahasiswa Berprestasi (MAWAPRES), anda harus Cumlaude Akademik dan juga Cumlaude Organisasi” begitulah closing statement Laifa Humaira, mahasiswi Teknik Informatika yang pernah menjadi duta FTI UII di ajang bergengsi Mawapres dalam acara Pembeklan Mahasiswa Berprestasi 2015 yang diselenggarakan jurusan Informatika FTI UII di ruang Audiovisal (16/01/2015).

 

Seperti dikutip dari buku panduan pemilihan Mawapres 2014, terbitan Kementerian Pendidikan Dan Kebudayaan Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Direktorat Pembelajaran Dan Kemahasiswaan, devinisi Mawapres atau mahasiswa berprestasi adalah mahasiswa yang berhasil mencapai prestasi tinggi, baik kurikuler, kokurikuler, maupun ekstrakurikuler sesuai dengan kriteria yang ditentukan. Agenda rutin tahunan dari Kementerian Pendidikan Dan Kebudayaan Republik Indonesia ini, memiliki tujuan memberikan motivasi kepada mahasiswa untuk melaksanakan kegiatan kurikuler, kokurikuler, dan ekstrakurikuler sebagai wahana menyinergikan hard skills dan soft skills mahasiswa. Calon Mawapres Nasional adalah mahasiswa berprestasi yang lolos di seleksi tingkat Jurusan, Fakultas hingga Unversitas dan tingkat Wilayah (Kopertis).

 

Terdorong untuk ikut serta mengembangkan iklim kehidupan kampus yang dapat memfasilitasi mahasiswa mencapai prestasi yang membanggakan secara berkesinambungan, menjadikan jurusan Informatika FTI UII mengambil inisiatif dengan mengajak mahasiswanya di angkatan 2012 hingga 2014, untuk mengenal dan memotivasi keikutsertaannya dalam ajang pemilihan Mawapres 2015 mendatang. “Meskipun diantarakalian ada yang baru semester 1 atau 3, hal ini perlu untuk diketahui. Semakin dini kalian mengetahui ajang pemlihan mawapres ini, persiapan kalian akan semakin mantap” ujar Laifa yang menjadi pemateri dalam acara pembekalan mawapres tersebut.

 

Selengkapnya……

(Irwan Khoiruddin)

PPs FTI UII membutuhkan Staf Keuangan

Program Pascasarjana Fakultas Teknologi Industri Universitas Islam Indonesia (PPs FTI UII) saat ini membutuhkan 1 (satu) orang, lulusan minimal : D3 / S1 Ekonomi Akuntansi

 

Kualifikasi:

  • Mempunyai pengalaman dan terbuka bagi fresh graduate
  • Isi form riwayat hidup di  http://bit.ly/admisiPPs

Kirimkan atau serahkan surat lamaran selambatnya Jumat 23 Januari 2015 pukul15:00 wib, Ke alamat :

 

Direktur Program Pascasarjana 

Fakultas Teknologi Industri Universitas Islam Indonesia

Gedung KH. Mas Mansur, Kampus Terpadu UII

Jl. Kaliurang Km 14.5 Sleman 55584 Yogyakarta

 

dengan menyertakan :

  • Surat Lamaran
  • Fotokopi Ijazah/Surat Keterangan Lulus
  • Fotokopi transkrip nilai
  • Fotokopi surat keterangan kerja (bila ada)
  • Surat keterangan sehat dari Rumah Sakit Pemerintah atau Puskesmas
  • Pas foto 4×6 sebanyak 2 (dua) lembar

Hanya pendaftar yang mengisi form riwayat hidup (online)  dan mengirimkan / menyerahkan surat lamaran yang akan dipertimbangkan dalam proses rekrutmen ini.

 

Informasi lulus seleksi administrasi  :  24 Januari 2015

Tes kompetensi dan wawancara  :  27 – 28 Januari 2015 mulai pukul 09:00 wib.

Pengumuman pendaftar diterima  :  31 Januari 2015

Mulai bekerja  :  2 Februari 2015

,

Pelayanan Tutup Teori Periode Semester Ganjil 2014/2015

141-TUTUP_TEORI

Diinformasikan Kepada Mahasiswa Fakultas Teknologi Universitas Islam Indonesia (FTI UII), seiring berakhirnya semester Ganjil 2014/2015 segera dibuka pelayanan tutup teori.

 

Bagi Saudara/i yang sudah memenuhi syarat tutup teori, pelayanan pendaftaran dilangsungkan selama Ujian Akhir Semester (UAS) berlangsung pada tanggal 19 s.d 30 Januari 2015.

 

Berikut ini link yang berkaitan dengan Pengajuan Tutup Teori di FTI UII.

 

Prosedur dan Syarat Tutup Teori lihat di sini.

Formulir Pengajuan Tutup Teori.

Satu Gambar Lebih Bermakna Dibanding Seribu Kata

Agung Nugroho Adi, ST, MT, Dosen Teknik Mesin Fakultas Teknologi Industri Universitas Islam Indonesia (FTI UII). Menyampaikan bahwa “Satu Gambar Lebih Bermakna Dibanding Seribu Kata”

 

Hal tersebut disampaikan saat menyampaikan Teknik Pembuatan Materi Presentasi yang Menarik dan Interaktif pada Upgrading Skills Tim Promosi FTI UII, Sabtu 10/1/2015 di Auditorium FTI UII Gedung KH Mas Mansur Kampus Terpadu UII Yogyakarta.

 

“Selain itu ada baiknya menggunakan konsep storytelling, yaitu menyampaikan suatu cerita kepada audiens, baik dalam bentuk kata-kata, gambar,foto, maupun suara” ujarnya.

 

Storytelling sering digunakan dalam proses belajar mengajar utamanya pada tingkat pemula atau anak-anak. Teknik ini bermanfaat melatih kemampuan mendengar secara menyenangkan. Orang yang ingin menyampaikan storytelling harus mempunyai kemampuan public speaking yang baik, memahami karakter pendengar, meniru suara-suara, pintar mengatur nada dan intonasi serta keterampilan memakai alat bantu.

 

“Dikatakan berhasil menggunakan teknik storytelling, apabila audiens mampu menangkap jalan cerita serta merasa terhibur. Selain itu, pesan moral dalam cerita juga diperoleh” pungkasnya

 

Jerri Irgo