Mewujudkan Mimpi Hajra jadi CEO dan Dosen yang berkualitas.

Kompetensi pendukung lulusan yang mengambil konsentrasi Sistem Informasi Enterprise (SIE) di Magister Teknik Informatika Program Pascasarjana Fakultas Teknologi Industri Universitas Islam Indonesia (MI PPs FTI UII) adalah unggul sebagai Pengelola dan penyedia sumber daya manusia yang memiliki kualitas dan kompetensi dalam pengembangan dan implementasi teknologi informasi untuk kepentingan bisnis mulai dari skala kecil, seperti: Usaha Kecil Menengah (UKM) atau Small Medium Business (SMB) hingga skala besar (enterprise). Selain itu juga unggul sebagai Katalisator sekaligus implementator teknologi informasi dalam meningkatkan daya saing perusahaan dan Pengembang sistem dan teknologi informasi untuk kebutuhan Enterprise Resource Planning (ERP).
Hal tersebutlah yang menjadi alasan kuat bagi seorang Hajra Rasmita, Mahasiswi MI PPs FTI UII yang mengambil konsentrasi  Sistem informasi Enterprise angkatan VII.
Hajra,yang juga Dosen di STMIK Bina Mulia Palu Sulawesi Tengah ini menjelaskan “Saya memilih kuliah di PPs FTI UII karena UII adalah kampus swasta yg berkualitas di Yogyakarta.  UII mendapat akreditasi A dengan urutan ke 6 dari PTN dan PTS di seluruh indonesia, membuktikan bahwa UII memiliki prestasi yang tidak diragukan dalam hal kualitas”.
“Sistem Informasi Enterprise merupakan jurusan yang banyak diminati oleh mahasiswa yang ingin menjadi CIO (Chef InfoRmation Officer)” ujarnya, yang disampaikan melalui pesan singkat, Kamis (30/01/2014).
Hajra juga menambahkan “Saya memilih Sistem informasi enterprise karena S1 saya dulu sistem informasi Pariwisata dan berharap dengan kuliah mempelajari Sistem Enterprise saya dapat  menjadi salah satu CEO di sebuah perusahaan dan bisa menjadi Dosen yang berkualitas”.
“So Don’t be late untuk mendaftar dan bergabung belajar bersama di Magister Teknik Informatika Program Pascasarjana Fakultas Teknologi Industri Universitas Islam Indonesia, cepat dan tepat dalam mengambil keputusan untuk masa depan yang lebih baik merupakan ciri orang yang sukses” pungkas Hajra Rahmita.

 

Jerri Irgo

Delegasi UTHM Malaysia Tertarik Kelola Serat Daun Nanas Jadi Serat Benang

kunjungan_uthm_malaysiaTeknologi pengelolaan Serat Daun Nanas Jadi Serat Benang di Laboratorium Program Studi Teknik Kimia Fakultas Teknologi Industri Universitas Islam Indonesia (FTI UII) menjadi alasan kuat Prof Madya Dr Waluyo Adi Siswanto, untuk melakukan kunjungannya,
Hal tersebut disampaikan Ir Sukirman, MM, Sekretaris Prodi Teknik Kimia,  Kamis petang (30/01/2014) di ruang kerjanya, Gedung Mas Mansur Kampus Terpadu UII, Yogyakarta seusai menerima kunjungan delegasi UTHM Malaysia.
“Alasan Prof Madya Dr Waluyo Adi Siswanto, Departemen of Engineering Mechanics, Faculty Of Mechanical And Manufacturing Engineering Universiti Tun Hussein Onn Malaysia (UTHM) 86400 Parit Raja, Batu Pahat Johor, Malaysia melakukan kunjungan bersama delegasinya adalah untuk mendapat penjelasan langsung terkait mekanisme pengelolaan Serat Daun Nanas yang telah dilakukan para Dosen-Dosen Peneliti Prodi Teknik Kimia FTI UII” ujar Ir Sukirman, MM.
Ir Sukirman, MM menambahkan “Beliau juga sangat tertarik dengan inovasi dari temen-temen (Dosen-Dosen Peneliti) dari Prodi Teknik Kimia FTI UII. Adapun Program tersebut merupakan hasil hasil dari Program Hibah Kompetisi Institusi  (PHKI) Tahun 2009”
Alasan lainnya Nanas Spanish yang popular ditanam di Malaysia yang di produksi menjadi nanas kaleng, terdapat dua yang memang terkenal yaitu kultivar Masmerah dan Gandul, keduanya kultivar ini telah ditanam di Johor, berdasarkan kajian akademis ternyata hingga saat ini, seratnya belum dioptimalkan.
“Kondisi lapangan tersebut, menjadi salah satu tawaran terjalinnya kerjasama di bidang pembinaan industri nanas di malaysia antara Fakultas Teknologi Industri Universitas Islam Indonesia (FTI UII) dan Departemen of Engineering Mechanics, Faculty Of Mechanical And Manufacturing Engineering Universiti Tun Hussein Onn Malaysia (UTHM) Malaysia, disamping membuka peluang untuk melakukan riset bersama” pungkas Ir Sukirman, MM

Jerri Irgo
Berita Terkait

Kunjungan UTHM Malaysia ke Teknik Kimia FTI UII

Teknologi Pemanfaatan Serat Daun Nanas Sebagai Alternatif Bahan Baku Tekstil

Kunjungan UTHM Malaysia ke Teknik Kimia FTI UII

Kunjungan_UTHM_Malaysia_ke_Teknik__Kimia_FTI_UIIDelegasi yang dipimpin oleh Prof Madya Dr Waluyo Adi Siswanto, Departemen of Engineering Mechanics, Faculty Of Mechanical And Manufacturing Engineering Universiti Tun Hussein Onn Malaysia (UTHM) 86400 Parit Raja, Batu Pahat Johor, Malaysia, melakukan kunjungan ke Fakultas Teknologi Industri Universitas Islam Indonesia (FTI UII) kamis petang (30/01/2014).
Delegasi yang terdiri dari 5 orang utusan ini, juga melakukan kunjungan ke Laboratorium Prodi Teknik Kimia FTI UII disambut langsung Ir Gumbolo Hadi Susanto, M.Sc, Dekan FTI UII yang didampingi oleh Dra Kamariah Anwar, MS ketua Prodi Teknik Kimia dan Ir Sukirman, MM, Sekretaris Prodi Teknik Kimia serta tampak hadir Ir Asmanto Subagyo, M.Sc, Ir Tuasikal Muhamad Amin, M.Sn dan Supardi Laboratorium Teknik Kimia
Prof Madya Dr Waluyo Adi Siswanto mengatakan dia terkesan dengan kunjungan singkatnya ke FTI UII ini, hal tersebut disampaikannya saat pamitan ke Dekan FTI UII.

 

Jerri Irgo

 

Berita Terkait

Delegasi UTHM Malaysia Tertarik Kelola Serat Daun Nanas Jadi Serat Benang 
Teknologi Pemanfaatan Serat Daun Nanas Sebagai Alternatif Bahan Baku Tekstil

Presentasi Small Scale Injection Moulding Machine

fti_uii_thanyaburi_5-akademikRMUTT Open House yang berlangsung pada 18-20 Januari 2014 di Thailand memiliki kesan tersendiri bagi mahasiswa Teknik Kimia FTI UII, Ahmad Satria Budiman. Mahasiswa join degree program UII-RMUTT yang menerima Beasiswa Unggulan BPKLN Dikti tersebut tidak saja berkesempatan untuk berpartisipasi dalam pameran budaya (cultural fair), tetapi juga di pameran akademik (academic fair).  Pameran akademik yang dimaksud berlangsung sejak pukul 9 pagi hingga pukul 4 sore di Auditorium RMUTT.

 

Salah seorang dosen dari RMUTT Thailand, Atjaarn Natee Srisawat menyampaikan “Kami mengajak rekan-rekan mahasiswa dari Fakultas Teknologi Industri Universitas Islam Indonesia (FTI UII) untuk ikut bersama teman-teman Synthetic Fiber RMUTT di booth (stan-red) Textile Engineering RMUTT”, ungkapnya.

 

Pameran akademik diikuti oleh semua program studi di RMUTT. Ahmad Satria Budiman bersama tujuh orang dalam timnya menampilkan small scale injection moulding machine. Mesin tersebut, dibantu oleh kompresor, membuat produk dari polymer chip yang dipanaskan pada suhu tertentu dimana di sini digunakan polypropylene (PP) dengan suhu 270oC. PP yang digunakan ada dua jenis, yaitu PP tanpa warna dan PP dengan warna (cokelat dan hijau). “Kami berharap rekan-rekan dari UII memperoleh pengalaman yang bermanfaat dengan terlibat dalam kegiatan ini”, tutur Atjaarn Piyanut Jingjit, salah seorang dosen.

 

Selama pameran, sejumlah pengunjung berdatangan antara lain dosen, mahasiswa, dan pelajar SMA. Salah seorang pengunjung adalah Prof. Dr. Prasert Pinpathomrat selaku President of RMUTT. Pada kesempatan tersebut, Budiman dipercaya oleh dosen dan teman-teman untuk menyampaikan presentasi tentang mesin dalam Bahasa Inggris. Di akhir presentasi, tak lupa Prof. Prasert diberikan kenang-kenangan souvenir berupa gantungan kunci hasil produksi dari small scale injection moulding machine. “Terima kasih kepada FTI UII dan RMUTT, saya tidak akan melupakan momen itu”, Budiman mengungkapkan kesannya dari lubuk hati yang terdalam.

 

Eko S./Ahmad Satria Budiman

Berita terkait lainnya:

8 Mahasiswa FTI UII Kenalkan Budaya Indonesia

Menjadi Duta Budaya di Negeri Tetangga

 

8 Mahasiswa FTI UII Kenalkan Budaya Indonesia

fti_uii_thanyaburi_2Delapan Mahasiswa Fakultas Teknologi Industri Universitas Islam Indonesia (FTI UII) yang tengah melaksanakan join degree program di RMUTT Thailand, memiliki tanggungjawab ganda, selain harus menyelesaikan urusan akademik mereka juga menjadi duta untuk memperkenalkan budaya Indonesia di Thailand. Mereka adalah Yoski (TK), Ahmad Satria Budiman (TK), Arwani Luthfia Qurataayuni (TI), Disa Ayu Maharani (TI), Rizka Pricillia Fitriana Restu Putri (TI), Achmad Maulidin (TI), Arman Hifni Ramadhan (TI), dan Irfan Hanafi (TI). Mereka saling bahu membahu untuk mensukseskan acara yang digelar pada tanggal 18-20 Januari 2014 dalam rangka Milad RMUTT yang jatuh pada tanggal 18 Januari.

 

Mereka bekerjasama dengan tiga mahasiswa STIE Mandala Jember dan sepuluh mahasiswa UBHARA Surabaya. Sebagaimana telah dilaporkan bahwa rangkaian acara untuk mengisi acara ini meliputi pameran akademik (academic fair) pada pagi hingga sore hari di Auditorium RMUTT dan pameran budaya (cultural fair) pada sore hingga malam hari di area Kampus RMUTT.

 

Pada hari pertama, mahasiswa Indonesia menyajikan pecel kepada pengunjung dan memainkan musik angklung.  Dalam memainkan angklung mereka membawakan tiga lagu yaitu Indonesia Raya, Tanah Airku, dan Poom Pae Krung Thep. Lagu terakhir merupakan salah satu lagu Thailand yang sedang populer di tengah masyarakat penikmat musik. “Pada hari kedua, kami menyajikan makanan ayam geprek dengan sambal dua level, yaitu pedas sekali (phed maak) dan sedikit pedas (phed noy). Sementara saat di panggung kami membawakan lagu-lagu tradisional dari berbagai daerah di Indonesia”, ungkap Satria melaporkan.

 

Selanjutnya masih menurut Satria, pada hari ketiga mahasiswa Indonesia kembali menyajikan ayam geprek, ditambah dengan sayur asem. Penampilan seni di hari terakhir ini adalah seni tari yang dibuka dengan tari saman dari provinsi Aceh. Semua mahasiswa Indonesia mengenakan pakaian putih-hitam agar tampak seragam.  Usai ganti kostum, mereka kembali naik ke atas panggung untuk membawakan medley tari, yaitu Tari Tor Tor dari Sumatera Utara, Tari Ganongan dari Jawa Timur, Tari Pendet dari Bali, Tari Kecak dari Bali, dan Tari Sajojo dari Papua.

 

Foto

Eko S./Ahmad Satria Budiman

 

Berita terkait lainnya:

Menjadi Duta Budaya di Negeri Tetangga

Presentasi Small Scale Injection Moulding Machine

Menjadi Duta Budaya di Negeri Tetangga

fti_uii_thanyaburi_1Selain memiliki tanggung jawab akademik, pelajar Indonesia yang tengah menuntut ilmu di luar negeri juga mempunyai kewajiban untuk memperkenalkan budaya bangsa. Hal tersebut yang juga dirasakan mahasiswa dari Fakutltas Teknologi Industri Universitas Islam Indonesia (FTI UII) yang tengah melaksanakan join degree program di RMUTT Thailand. Delapan mahasiswa dari FTI UII bersama dengan tiga mahasiswa STIE Mandala Jember dan sepuluh mahasiswa UBHARA Surabaya, mereka turut serta berpartisipasi dalam “RMUTT Open House 2014”, yang digelar pada tanggal 18-20 Januari 2014.

 

Kontributor warta yang juga mahasiswa dari FTI UII, Ahmad Satria Budiman menyampaikan bahwa acara ini digelar dalam rangka Milad RMUTT yang jatuh pada tanggal 18 Januari. Beberapa rangkaian acara untuk mengisi acara ini meliputi pameran akademik (academic fair) pada pagi hingga sore hari di Auditorium RMUTT dan pameran budaya (cultural fair) pada sore hingga malam hari di area Kampus RMUTT.

 

Untuk pameran budaya, pihak kampus memberikan stan (booth) untuk semua mahasiswa internasional, termasuk Indonesia. Booth ini diisi dengan berbagai atribut tentang Indonesia, antara lain booklet dan leaflet yang dibagikan gratis kepada setiap pengunjung. “Beberapa atribut diperoleh dari kerja sama dengan KBRI Thailand”, ungkap Satria. Hal lain yang ditampilkan meliputi standing banner, foto-foto, dan juga makanan khas Indonesia. Satria menambahkan, bahwa pihak kampus juga menyiapkan panggung di ruang terbuka (outdoor stage) untuk ajang apresiasi seni bagi mahasiswa internasional.

 

Mahasiswa dari FTI UII lainnya, Yoski juga menambahkan kalau mereka semua meskipun capek menumpuk tetap semangat bahkan bangga bisa menjadi duta budaya di negeri tetangga.

 

Eko S./Ahmad Satria Budiman

 

Berita terkait lainnya:

8 Mahasiswa FTI UII Kenalkan Budaya Indonesia

Presentasi Small Scale Injection Moulding Machine

Beasiswa Alumni FTI UII

“Beasiswa Alumni Program Pascasarjana (PPs) FTI UII 2011 adalah beasiswa yang diberikan bagi alumni S1 Jurusan Teknik Industri danTeknik Informatika FTI UII yang akan melanjutkan studi S2 di Program Pascasarjana (PPs) FTI UII, baik di konsentrasi Magister Teknik Industri (MTI) maupun Magister Teknik Informatika (MI) pada semester genap tahun akademik 2013/2014”, hal tersebut disampaikan Ir Ali Parkhan, M.T, Koordinator Bidang keilmuan Magister Teknik Industri PPs FTI UII, di ruang kerjanya, Jum’at (24/01/204)

“Program Beasiswa Alumni ini, adalah sebagai upaya bersama Program Teknik Industri dan Program Studi Teknik Informatika FTI UII bersama PPs FTI UII. Harapan program ini adalah memberikan kesempatan meningkatkan kompetensi diri bagi alumni dengan melanjutkan studi S2” ujar Ali Parkhan,

Beasiswa diberikan berupa biaya pendidikan selama di PPs FTI UII yang ditempuh maksimal selama empat semester.

Informasi selengkapnya hubungi : Amarria Dila Sari – 081.2299.44955

Jerri Irgo

Serat Alam, Kemasan Ramah Lingkungan

Selama ini daun nanas hanya digunakan sebagai pakan ternak dan beberapa bahan baku kerajinan yang memiliki nilai ekonomi yang rendah. Padahal dari hasil analisis sifat-sifat fisis dan mekanis, serat daun nanas mempunyai kemampuan untuk dimanfaatkan sebagai bahan komposit. Melihat potensi tersebut dan teknologi bahan komposit yang dapat dikembangkan, upaya pengkajian memanfaatkan daun nanas menjadi bahan komposit perlu untuk dilakukan

Diakui Dr Imam Djati Widodo, M.Eng.Sc, Dosen Magister Teknik Industri Program Pascasarjana Fakultas Teknologi Industri (MTI PPs FTI UII) “Pengembangan kemasan dengan bahan-bahan komposit yang terbarukan sangatlah menjanjikan. Hal ini karena Indonesia kaya akan berbagai jenis serat alam, seperti kenaf, rami, jute, abaca, agave, dan lain sebagainya. Serat-serat tersebut biasanya hanya digunakan sebagai bahan karung goni, tambang (tali), atau bahan kerajinan tangan sehingga memiliki nilai ekonomi yang rendah”.

“Kemasan sangat penting dalam pemasaran karena kemasan merupakan “pemicu” ketertarikan konsumen akan suatu produk. Kemasan harus dapat mempengaruhi konsumen untuk memberikan respon positif sehingga kemudian akan membeli produk. Keindahan dan simbolisme kemasan yang dibentuk oleh warna, bentuk, ilustrasi, dan ukuran dapat berperan sangat ampuh untuk menarik perhatian konsumen” jelas Dr Imam Jum’at (24/01/14).

Konsumen dapat dipengaruhi perhatiaanya dengan memanfaatkan 80% daya tarik visual. Kemasan dapat menjadi bagian dalam komunikasi visual sehingga akan membentuk persepsi konsumen terhadap produk khususnya dalam mendefinisikan “positioning” produk di pikiran konsumen. Kemasan akan menyampaikan pesan mengenai pesona produk baik sebagai memikat eye-cathing maupun untuk memikat pemakaian. Terbentuknya persepsi yang positif terhadap produk akan sangat berpengaruh terhadap pemilihan dan pembelian suatu produk.

Harus diakui serat daun nanas (Anannus comosus). Daun nanas merupakan hasil samping dari industri perkebunan nanas. Produksi nanas meningkat dari tahun ke tahun. Menurut data dari Badan Pusat Statistik, pada tahun 2007 produksi nanas mencapai 2.237.858 ton meningkat dari tahun 2006 yang hanya sebesar 1.427.781 ton. Kenaikan produksi nanas, tentu saja juga meningkatkan jumlah daun nanas yang dihasilkan. Sehingga kebutuhan bahan baku serat daun nanas akan terjamin sepanjang tahun. Umur panen nanas yang pendek, yaitu antara 12-24 bulan dan kemudahan untuk tumbuh pada berbagai lahan dengan kondisi iklim yang berbeda-beda, menjadikan pasokan bahan baku serat dari daun nanas terjamin sepanjang tahunnya.

“Meski demikian Walaupun demikian, masih diperlukan beberapa tahapan penelitian untuk merealisasikan konsep kemasan berbasis komposit serat alam ini terutama berkaitan dengan proses produksi, keamanan, dan biaya produksinya” sebut Imam.

Diharapkan dengan pengembangan konsep kemasan ini akan meningkatkan upaya pemerintah dalam mengembangkan industri kreatif di bidang kemasan ini sehingga akan mendukung laju pembangunan nasional.

“Sebagai perbandingan, industri pengemas di Inggris menyerap 3 % total tenaga kerja dalam sektor manufaktur dan menghasilkan £ 11 miliar dari hasil penjualan produk kemasan per tahunnya” pungkasnya.

Jerri Irgo

,

Recruitment Alumni Teknik Mesin, Elektro, Kimia

Makin Group, membutuhkan alumni Fakultas Teknologi Industri Universitas Islam Indonesia (FTI UII) dari Program Studi Teknik Mesin, Teknik Elektro, dan Teknik Kimia.

Berikut disampaikan persyaratan yang harus dipenuhi antara lain:
1.    Lulus S1 Teknik (Mesin, Elektro, Kimia)
2.    IPK minimal 2,75
3.    Berbadan Sehat
4.    Memiliki izin dari Orang tua atau Wali
5.    Bersedia ditempatkan dan tinggal di Camp Perkebunan kelapa sawit

Apabila Saudara berminat segera kirimkan surat lamaran, CV, serta scan ijazah & transkrip nilai ke email: recruitment@makingroup.com (maks. 150 Kb). Informasi lebih lanjut hubungi Ibu Sumiati atau Bapak Fudoili di HP: 08111046000.

Berikut ini permohonan resmi yang dikirimkan ke FTI UII.

 

———

Eko S.